Permisi

King yang menyetirkan mobil sedangkan Serena berada di sampingnya. Padahal King juga lelah habis pulang dari Belanda tapi ketika mendengar Serena berada di luar sendirian jadinya dia langsung menyusul.

"Serena kamu hari lebih banyak bicara dan aku senang, tidak seperti biasanya seperti singa" Ucap King sambil tertawa tapi dia tidak mendapatkan respon dari Serena.

"Kok diam? " Tanya King dan dia menatap Serena, dia baru sadar jika wanita di sampingnya tertidur.

"Pasti cape juga yah?Setelah kejadian kamu di culik, kamu lebih sering berkerja ketimbang jalan seperti biasanya" Ucap King.

"Kamu itu wanita mandiri, hebat tapi manja" Ucap King lalu King dengan perlahan mengggegam tangan Serena, King tersenyum karena dia bisa mengggegam tangan Serena.

"Mimpi indah yah" Ucap King.

King menyetir kan mobilnya hanya sebelah tangan karena tangan kanannya menggenggam tangan Serena.

Sampai di mansion, King menggendong Serena masuk dan dia mendapat tatapan tajam oleh daddy Rio bahkan dia mengikuti King membawa Serena ke kamarnya.

King meletakkan Serena dengan perlahan, ketika dia sudah menyelimuti Serena, bahunya di tarik oleh Daddy Rio.

"Kamu apain lagi dia, sampai ketiduran? " Tanya Daddy Rio ketus.

"Dia ketiduran di mobil om, aku gak apa-apain kecuali setelah menikah nanti" Jawab King dan dia tersenyum lalu meninggal kan kamar Serena.

Daddy Rio mengejar King tapi King hanya bersikap santai dengan tingkah Daddy Rio padanya.

"Om kenapa sih? kok kaya orang ketakutan? " Tanya King.

"Masih belum terima kalau Serena akan menikah" Jawan Daddy Rio.

"Dia menikah dengan ku, jadi om tenang aja, sebagai imbalannya akan ku buatkan cucu yang cantik seperti Serena nanti" Ujar King.

"Kamu langsung mau bikin Serena hamil? " Tanya Daddy Rio.

"Ya! Biar dia sibuk dirumah aja Om" Jawab King.

"Haha imutnya Serena ketika perutnya buncit, wajahnya chubby ketika mengandung anak ku" Ujar King menghayal lalu dia tertawa.

"Om aku bikin sekarang aja yah" Canda King dan dia kembali ke kamar Serena tapi dia tahan oleh Daddy Rio.

"Ku gantung kau King" Ancam Daddy Rio tapi King hanya tertawa.

"Cantiknya istriku" ucap King lalu merangkul bahunya Daddy Rio.

"Makasih yah Om, sudah besarin Serena terus sampai jadi cantik" Ucap King. Daddy Rio jadi kesal dengan sikap dan dia buru-buru menuruni tangga meninggalkan King.

"Daddy! " Panggil King dengan manjanya, tapi dia mengacuhkan King.

"Daddy" Panggil King lagi sampai tangga habis.

"Kamu pulang sana King" Suruh Daddy Rio.

"Daddy mengusirku? boleh aku menginap? " Tanya King.

"Tidak boleh" Tolak Daddy Rio.

"Loh kenapa gak boleh? biasanya juga boleh, tapi kali ini aku tidurnya di kamar King yah" Ucap King dan Daddy Rio mengepakkan tangan nya, menatap King dengan tajam.

"Oke Dad aku pulang" Ucap King yang terus memanggil Daddy Rio dengan Daddy.

King berlari pergi meninggalkan Daddy Rio sambil tertawa.

"Sikapnya hampir sama dengan ku, aku dulu suka sekali menggoda Prince, seperti King menggoda ku" Ucap Daddy Rio tersenyum lalu dia naik lagi menuju kamarnya.

King menuju Mansionnya tapi di jalan dia mendapatkan kabar jika keberadaan Anderson sudah di temukan.

"Biarkan saja dulu, aku bukan lemah yang menyerang nya ketika dia belum berdaya" Ucap King.

"Baik tuan" Jawab Bodyguard nya, King mematikan Ponselnya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Seminggu berlalu.

Hari ini adalah hari H nya King dan Serena, Serena sejak tadi malam tidak berbicara apapun bahkan tersenyum saja tidak padahal hari ini adalah hari pernikahan nya.

King berdiri menunggu kedatangan Serena yang masih dalam ruangan hias.

"Pasti dia sangat cantik" Ucap King pelan.

"Serena hari ini akan menjadi istriku"Ucap King, karena dia sangat senang , hari yang dia nantikan datang juga, bahkan dia tadi malam tak bisa tidur hanya karena memikirkan Serena.

Serena datang dan pandangan tertuju padanya, King tersenyum menatap Serena yang sangat cantik dengan balutan gaun pengantin wanita berwarna putih sedangkan King berwarna hitam, membuatnya sangat gagah.

Serena di tuntung untuk berdiri di samping King, Serena sudah ada di samping King. King tersenyum menatap calon istrinya dengan penuh cinta.

"Tadi malam aku terus memandang bulan yang menurut ku sangat indah tapi ternyata wanita yang di depan ku ini lebih indah dan cantik " Ucap King tapi Serena menatap King dengan sendu.

"Mau ku gandeng? " Tanya King,Serena diam menatap tangan King lalu dia mengaitkan tangannya.

Mereka berjalan dengan perlahan menuju pendeta yang sudah menunggu mereka.

Tamu undangan nya sangatlah banyak, karena King mengundang berbagai kalangan atas.

Daddy Rio menatap Serena yang sudah berdiri di sampingnya King.

"*Alice hari ini Serena putri mu, sudah menjadi istrinya King, Tugas ku untuk menjaganya sudah selesai, Berkati pernikahan nya agar dia selalu bahagia" Batin Daddy Rio. *

"Dia anak yang cerdas dan ceria Alice tapi aku tidak pernah melihat dirinya seperti kamu melainkan seperti istriku" Sambung Daddy Rio.

King dan Serena saling tatap sedangkan Pendeta membacakan ikrar.

"Love you"

"Love you"

"Love you" Ujar King tanpa suara sambil menggerakkan kepalanya ke kiri dan ke kanan.

"Benarkah ini? aku benar-benar akan menikah dengan ka King? sepupu ku sendiri? bahkan aku tidak memiliki rasa apa-apa padanya" Batin Serena

Tiara muncul tepat di sampingnya serena, dia tersenyum pada King.

"Selamat King" Ucap Tiara.

"Aku akan jarang muncul karena kamu sudah dengan Serena, jadi menurut ku aku sudah tidak layak sama kamu" Ucap Tiara tapi King hanya diam menatap dengan tatapan nanar.

"Tapi aku bakal lebih dekat dengan aletha, kamu berbahagia yah, impian kamu sudah tercapai" Ucap Tiara.

"Aku permisi" Ucap Tiara, mata King berkaca-kaca ketika mendengar Tiara berpamitan padanya.

Tiara menghilang bertepatan dengan Pendeta selesai mengucapkan ikrar.

"Tiaraaaa" Ucap King pelan dan Serena menatap heran King.

Pemberkatan pernikahan King dan Serena selesai. King mendekati serena lalu mencium kening Serena.

"Aku kehilangan dia tapi aku mendapatkan kamu Serena" King membatin.

Episodes
1 Awal
2 Laki-laki culun
3 Pikiran Serena
4 Peraturan
5 Hilang
6 Posisi
7 Abadi
8 Kacau
9 Lelang
10 Demi Serena
11 King kenapa?
12 Serena vs King
13 Fitnah
14 Remaja kasmaran
15 King cemburu
16 Pergi
17 pandangan mommy Intan
18 Besan
19 Sulit
20 Permisi
21 Kaka
22 Mamah Alice
23 Bali
24 Ngambek gede
25 1 Miliar
26 Teringat!
27 Usaha Serena
28 Tukang peluk
29 King si Clingy
30 Jahat!
31 Poros
32 Rengekan
33 Nanti malam
34 Kabur
35 Pelukan
36 Dinner
37 Begal
38 Miliku
39 Sangat peka
40 Cemburu
41 Saingan King
42 King berulah
43 Pulang
44 Bertengkar
45 Tukang adu
46 Langit
47 Ngambek lagi
48 Kejutan Serena
49 Cio jelek
50 Bayi punya bayi
51 Kebahagiaan King
52 Mulai aneh
53 Cio lagi
54 Tolong aku
55 Jadi
56 Para orang tua
57 Tingkah Serena
58 Bertemu
59 Akhirnya
60 Dendam!
61 Diskusi
62 Manjanya
63 Antik
64 Insiden
65 Kenyataan
66 Pemakaman
67 Tanpa Serena
68 Tiara buka suara
69 Ditemukan
70 Bertemu
71 Sabar
72 Dalang
73 King berubah
74 Bersatu
75 Ngidam lagi
76 Churros
77 Sabar
78 Kelakuan Serena
79 Gelar Papah
80 Berkat Aunty
81 Suasana
82 Overthinking
83 Suamiku
84 Demi kamu
85 Ucapan Aletha
86 Sekretaris baru
87 Teman baru
88 Jadi anak kecil
89 Serena berulah
90 Aku pulang malam lagi
91 Jarang bertemu
92 Orang baik
93 cerita
94 Khawatir
95 Nostalgia.
96 Mulai!
97 Cerai
98 Temani aku Tiara!!
99 Hukuman
100 Cepat bangun
101 Serena demam
102 Semua sama!
103 Daddy!
104 Putra ku
105 AZEO AIDEN DHEKSON
106 Debat
107 Berdebat lagi
108 Mirip King
109 End
Episodes

Updated 109 Episodes

1
Awal
2
Laki-laki culun
3
Pikiran Serena
4
Peraturan
5
Hilang
6
Posisi
7
Abadi
8
Kacau
9
Lelang
10
Demi Serena
11
King kenapa?
12
Serena vs King
13
Fitnah
14
Remaja kasmaran
15
King cemburu
16
Pergi
17
pandangan mommy Intan
18
Besan
19
Sulit
20
Permisi
21
Kaka
22
Mamah Alice
23
Bali
24
Ngambek gede
25
1 Miliar
26
Teringat!
27
Usaha Serena
28
Tukang peluk
29
King si Clingy
30
Jahat!
31
Poros
32
Rengekan
33
Nanti malam
34
Kabur
35
Pelukan
36
Dinner
37
Begal
38
Miliku
39
Sangat peka
40
Cemburu
41
Saingan King
42
King berulah
43
Pulang
44
Bertengkar
45
Tukang adu
46
Langit
47
Ngambek lagi
48
Kejutan Serena
49
Cio jelek
50
Bayi punya bayi
51
Kebahagiaan King
52
Mulai aneh
53
Cio lagi
54
Tolong aku
55
Jadi
56
Para orang tua
57
Tingkah Serena
58
Bertemu
59
Akhirnya
60
Dendam!
61
Diskusi
62
Manjanya
63
Antik
64
Insiden
65
Kenyataan
66
Pemakaman
67
Tanpa Serena
68
Tiara buka suara
69
Ditemukan
70
Bertemu
71
Sabar
72
Dalang
73
King berubah
74
Bersatu
75
Ngidam lagi
76
Churros
77
Sabar
78
Kelakuan Serena
79
Gelar Papah
80
Berkat Aunty
81
Suasana
82
Overthinking
83
Suamiku
84
Demi kamu
85
Ucapan Aletha
86
Sekretaris baru
87
Teman baru
88
Jadi anak kecil
89
Serena berulah
90
Aku pulang malam lagi
91
Jarang bertemu
92
Orang baik
93
cerita
94
Khawatir
95
Nostalgia.
96
Mulai!
97
Cerai
98
Temani aku Tiara!!
99
Hukuman
100
Cepat bangun
101
Serena demam
102
Semua sama!
103
Daddy!
104
Putra ku
105
AZEO AIDEN DHEKSON
106
Debat
107
Berdebat lagi
108
Mirip King
109
End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!