King kenapa?

King di bawa ke rumah sakit, dia terus memegangi bahunya bahkan wajahnya pucat, berkali-kali King ingin terjatuh ketika berjalan.

King sudah tidak mampu berjalan dan dia terjatuh di dada Papi nya karena dia berjalan sambil bantu Papi dan juga Cio.

Baju King basah bahkan mengenai bajunya Papi Prince yang memang memakai baju berwarna putih, basah itu bukan karena keringat melainkan darah.

Papi Prince langsung panik melihat anaknya sudah tidak sadar kalo diri, dia pun menggendong nya menuju ke dalam.

Wajahnya King semakin pucat sebab banyak kehilangan darah, King langsung di bawa kedalam ruangan dan yang lainnya menunggu King di luar.

"Darah apa itu? sejak kapan dia luka? " Tanya Papi Prince yang tidak tahu jika putranya sebelum nya sempat terkena tembak.

Cio menatap Serena yang hanya diam berdiri sambil di peluk Daddynya.

"Pasti ada yang dia lakukan sebelum nya" Batin Cio

2 jam penanganan akhirnya King sadar tapi wajahnya masih pucat, namun tidak sepucat tadi.

King mendapatkan 2 kantong darah sekaligus sebab dia banyak kehilangan darah.

"Apa yang terjadi King? " Tanya Papi Prince pada putra nya.

"Aku hanya terluka sedikit pi, terus gak sengaja tadi orang-orang yang kepung kita pukul luka ku lagi" Jawab King santai.

"Terluka karena apa? " Papi Prince.

"Anderson menembak ku dan terkena bahu" Jawab King.

"Kalian berkelahi? " Tanya Cio.

"Aku hanya memancing nya datang dengan cara membuat kekacauan di beberapa usahanya dan rencana ku berhasil, dia datang tapi sayang aku terkena tembakan" Jawab King.

"Lalu Anderson nya kemana? " Tanya Serena, semuanya menatap Serena.

"Masih hidup" Jawab King.

King ingin dan Papi Prince membantunya. "Oh ya yah Pi, aku bakal pulang ke Belanda lagi soalnya urusan ku sudah tidak ada disini" Ucap King.

"Kamu belum sebelum pulang dari Belanda, masa sudah pergi lagi" Ucap Papi Prince.

"Jika ada hal yang membuat ku menetap aku, aku menetap" Ucap King lalu dia menatap Serena tapi Serena pura-pura menatap kearah lain.

"Pi kita pulang saja, aku ingin berpamitan dengan Hellen dan Mami" Ucap King.

"Tapi kamu belum membaik" Ucap Papi Prince.

"Jika aku bisa berbicara dengan lancar berarti aku masih sehat" Ujar King lalu dia ingin turun dari brangkar, Papi Prince tidak bisa menahan King.

Mereka benar-benar pulang malam itu dengan Serena juga.

King duduk besebrangan dengan Serena tapi mereka sama-sama duduk di di dekat jendela.

King sesekali menatap Serena yang sudah tertidur di bahu Daddy nya.

"Apa kamu membenci saya Serena? bahkan kamu seperti jijik menatap ku" Batin King

"Aku akan pergi sekali lagi, agar aku bisa melupakan kamu" Ucap King.

15 jam perjalanan.

Mereka sampai di negara Indonesia.Mereka sampai jam 12.09 WIB.

King dan Papi Prince tidak ikut mengantarkan Serena pulang.

Mommy Intan sangat senang putrinya bisa kembalinya, dia memeluknya dengan sangat eratnya bahkan sambil menangis.

"Mommy gak henti-hentinya meminta agar kamu selamat sayang" Ucap Mommy Intan.

"Serena nakal yah Mom" Ucap Cio dan langsung mendapat tatapan tajam dari Serena.

"Dia nakal Mom, udah buat Mommy khawatir tuh" Ucap Cio sambil senyum-senyum.

Mommy Intan melepaskan pelukannya dan ikut tersenyum.

"Udah Mom jangan nangis-nangis lagi, Serena ngerasa bersalah kalau Mommy nangis kaya gini" Ucap Serena sembari menghapus air matanya Mommynya.

Nuna datang dan memeluk Cio, dia tadi ada dikamar menidurkan anak-anak nya.

"Oh iyah Daddy? Serena masih di usir? " Tanya Cio, tapi Daddy Rio tidak menjawab membuat Cio mengulum senyum nya.

"Janji yah jangan tinggalin Mommy lagi, Serena gak boleh kemana-mana" Ucap Mommy Intan sambil menangkup wajah Serena.

"Iyah Mom" Jawab Serena lalu serena memeluk Mommy nya lagi.

Seminggu berlalu.

King di tahan Mami dan kaka nya untuk pulang jadinya dia hanya sibuk di kantor Papi nya.

King baru saja sampai di markas besar keluarga nya, dan ternyata ada Serena dengan Cio.

King berjalan kearah Cio yang sedang menatap layar monitor besar di depannya.

"Apa yang kamu lihat? " Tanya King, sedangkan Serena sedang duduk mengutak-atik komputer.

"Aku lagi ngeliatin wilayah kekuasaan keluarga kita yang semakin besar" Jawab Cio.

"Katanya di era Papi yang pimpin adalah era yang kurang bagus karena Papi ku sangat lemah karena di tinggalkan oleh Tiara" Ucap King.

"Aku sudah dengar itu, tapi ketika berdua sampai sekarang masih belum ada bisa menggantikan" Ucap Cio dan King hanya tersenyum.

"Ka aku pergi dulu yah" Ucap Serena.

"Ikutin dia King! " Suruh Cio.

"Kenapa aku? " Tanya King bingung.

"Ikut aja sana" Paksa Cio bahkan mendorong King, King pergi mengejar Serena.

Serena sampai ditempat balapan lagi. karena tadi dia mengeluh bosan pada teman-teman, ketika ada kabar ada balapan dia langsung meluncur.

Serena tentu langsung mengambil formulir balapannya dan ikut balapan.

Pasti disana ada Gery yang selalu mengikuti balapan.

"Serena, lama kamu gak kesini" Ucap Gery tersenyum melihat keberadaan Serena.

"Memangnya gak boleh? Aku juga butuh istirahat juga dari balapan" Jawab Serena.

Serena melihat seseorang yang berpakaian rapi, berjalan di belakang nya Gery, dia adalah King.

King berjalan sambil membawa helm fullface ditangannya.

King sudah ada di depannya Serena, dengan wajahnya santainya.

"Mau balapan dengan ku? " Tawar King.

"Jika kamu menang, akan ku kabulkan semua permintaan kamu Serena, kalau aku kalah , aku tidak akan minta apa-apa" Ucap King.

"Aku males ngelawan Om-om" Ucap Serena.

King melepaskan jas dan dasinya, membuka dua kancingnya membuat dadanya sedikit terbuka.

"Lawan saja dulu" Ucap King.

"Bukankah semua orang disini sudah pernah kamu kalahkan kecuali aku? " Ucap King.

"Ka King yakin? paling kalau kalah nanti pulang lagi ke Belanda" Ucap Serena yang terus meremehkan King.

"Mau tidak? kalau tidak mau aku anggap kamu takut" Ucap King dan dia malah ingin pergi.

"Loh kok kaka mau pergi katanya mau balapan kan? " Ucap Serena.

"Aku ambil motorku dulu" Ucap King dan dia melanjutkan langkahnya.

"Kalian kok jadi renggang sekarang? bukannya dulu katanya sudah bertunangan? " Tanya Gery tapi Serena tidak menghiraukan Gery, tapi malah pergi.

"Aku harus menang" Ucap Serena dengan tatapan serius sambil melangkah menuju motornya.

Terpopuler

Comments

Sani Srimulyani

Sani Srimulyani

ayo king kamu harus berusaha untuk menang.

2023-10-13

2

lihat semua
Episodes
1 Awal
2 Laki-laki culun
3 Pikiran Serena
4 Peraturan
5 Hilang
6 Posisi
7 Abadi
8 Kacau
9 Lelang
10 Demi Serena
11 King kenapa?
12 Serena vs King
13 Fitnah
14 Remaja kasmaran
15 King cemburu
16 Pergi
17 pandangan mommy Intan
18 Besan
19 Sulit
20 Permisi
21 Kaka
22 Mamah Alice
23 Bali
24 Ngambek gede
25 1 Miliar
26 Teringat!
27 Usaha Serena
28 Tukang peluk
29 King si Clingy
30 Jahat!
31 Poros
32 Rengekan
33 Nanti malam
34 Kabur
35 Pelukan
36 Dinner
37 Begal
38 Miliku
39 Sangat peka
40 Cemburu
41 Saingan King
42 King berulah
43 Pulang
44 Bertengkar
45 Tukang adu
46 Langit
47 Ngambek lagi
48 Kejutan Serena
49 Cio jelek
50 Bayi punya bayi
51 Kebahagiaan King
52 Mulai aneh
53 Cio lagi
54 Tolong aku
55 Jadi
56 Para orang tua
57 Tingkah Serena
58 Bertemu
59 Akhirnya
60 Dendam!
61 Diskusi
62 Manjanya
63 Antik
64 Insiden
65 Kenyataan
66 Pemakaman
67 Tanpa Serena
68 Tiara buka suara
69 Ditemukan
70 Bertemu
71 Sabar
72 Dalang
73 King berubah
74 Bersatu
75 Ngidam lagi
76 Churros
77 Sabar
78 Kelakuan Serena
79 Gelar Papah
80 Berkat Aunty
81 Suasana
82 Overthinking
83 Suamiku
84 Demi kamu
85 Ucapan Aletha
86 Sekretaris baru
87 Teman baru
88 Jadi anak kecil
89 Serena berulah
90 Aku pulang malam lagi
91 Jarang bertemu
92 Orang baik
93 cerita
94 Khawatir
95 Nostalgia.
96 Mulai!
97 Cerai
98 Temani aku Tiara!!
99 Hukuman
100 Cepat bangun
101 Serena demam
102 Semua sama!
103 Daddy!
104 Putra ku
105 AZEO AIDEN DHEKSON
106 Debat
107 Berdebat lagi
108 Mirip King
109 End
Episodes

Updated 109 Episodes

1
Awal
2
Laki-laki culun
3
Pikiran Serena
4
Peraturan
5
Hilang
6
Posisi
7
Abadi
8
Kacau
9
Lelang
10
Demi Serena
11
King kenapa?
12
Serena vs King
13
Fitnah
14
Remaja kasmaran
15
King cemburu
16
Pergi
17
pandangan mommy Intan
18
Besan
19
Sulit
20
Permisi
21
Kaka
22
Mamah Alice
23
Bali
24
Ngambek gede
25
1 Miliar
26
Teringat!
27
Usaha Serena
28
Tukang peluk
29
King si Clingy
30
Jahat!
31
Poros
32
Rengekan
33
Nanti malam
34
Kabur
35
Pelukan
36
Dinner
37
Begal
38
Miliku
39
Sangat peka
40
Cemburu
41
Saingan King
42
King berulah
43
Pulang
44
Bertengkar
45
Tukang adu
46
Langit
47
Ngambek lagi
48
Kejutan Serena
49
Cio jelek
50
Bayi punya bayi
51
Kebahagiaan King
52
Mulai aneh
53
Cio lagi
54
Tolong aku
55
Jadi
56
Para orang tua
57
Tingkah Serena
58
Bertemu
59
Akhirnya
60
Dendam!
61
Diskusi
62
Manjanya
63
Antik
64
Insiden
65
Kenyataan
66
Pemakaman
67
Tanpa Serena
68
Tiara buka suara
69
Ditemukan
70
Bertemu
71
Sabar
72
Dalang
73
King berubah
74
Bersatu
75
Ngidam lagi
76
Churros
77
Sabar
78
Kelakuan Serena
79
Gelar Papah
80
Berkat Aunty
81
Suasana
82
Overthinking
83
Suamiku
84
Demi kamu
85
Ucapan Aletha
86
Sekretaris baru
87
Teman baru
88
Jadi anak kecil
89
Serena berulah
90
Aku pulang malam lagi
91
Jarang bertemu
92
Orang baik
93
cerita
94
Khawatir
95
Nostalgia.
96
Mulai!
97
Cerai
98
Temani aku Tiara!!
99
Hukuman
100
Cepat bangun
101
Serena demam
102
Semua sama!
103
Daddy!
104
Putra ku
105
AZEO AIDEN DHEKSON
106
Debat
107
Berdebat lagi
108
Mirip King
109
End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!