Seminggu berlalu setelah kejadian itu.
Cio datang ke kantornya King setelah kejadian itu King dan Cio jadi renggang tapi King selalu datang ke mansion nya Cio untuk bertemu Aletha dan juga Junior.
Cio langsung masuk keruangannya King dengan wajah tanpa ekpresi mendekati King.
"Aku sudah tabu semuanya dari istri ku karena dia baca pikiran kamu" Ucap Cio dan King tersenyum.
"Serena selalu menolak ku dan hanya dengan cara ini aku bisa menikahinya, Aku tidak menyentuh nya karena aku tidak akan merusak wanita yang ku cintai" Ucap King dan Cio tersenyum.
"Ide Om Prince memang benar-benar di luar ekpektasi ku" Ucap Cio.
"Oh iyah berikan aku ide agar aku bisa bertemu dengan gadis nakal itu, soalnya aku sudah tidak bertemu dia lagi selama seminggu" Ucap King.
"Serena tadi ke mansion ku, lebih baik kamu datang juga sebelum dia pergi" Ucap Cio dan King berdiri dari duduk nya lalu pergi meninggalkan Cio sambil tersenyum kesenangan, King seperti anak remaja yang sedang di mabuk cinta.
"Dasar-dasar Om-om tapi tingkah masih kaya remaja kasmaran"Ucap Cio tergeleng.
Disisi Serena.
Serena sedang bermain dengan Junior dan Aletha sedangkan Nuna ke kamar mandi karena kebelet buang air besar.
Aletha suka sekali menepuk-nepuk pipinya Serena sambil tertawa sedangkan Junior menggantung di belakangnya Serena dengan tangan melingkar di lehernya Serena.
"Ty kata kaka Tiara, Ty Selena harus bahagia sama Om King" Ucap Aletha dan Serena menahan tangan Aletha.
"Siapa Tiara? " Tanya Serena.
"Teman ku dan katanya dia juga temannya Om King, Dia senang kalau kaka nikah sama Om King, soalnya Om King sayang banget sana Ty Selena" Ucap Aletha lalu dia tersenyum sambil memiringkan wajahnya.
"Di cuma hayalan kamu letha"Ucap Serena.
" Gak kok, dia teman ku dia suka jagain aku pas aku tidur"Jawab Aletha.
Nuna datang dia buru-buru mengambil Junior yang masih betah menggantung di dibelakang nya Serena.
"Ka! " Panggil Serena.
"Iyah" Jawab Nuna lalu ikut duduk dengan Junior duduk di pangkuan nya.
"Siapa tiara? kaka pasti tau kan tiara itu siapa" Tanya Serena.
"Kamu tanya aja sama King" Jawab Nuna.
"Kenapa dengan ku? " Tanya King yang baru datang.
Serena melotot melihat King datang, bahkan wajahnya langsung kesal.
"Aku mau pulang" Ucap Serena dia ingin berdiri tapi King langsung menghalangi jalannya Serena.
"Sopir King siap mengantarkan nona cantik" Ucap King bahkan dia hormat di depan Serena.
Serena menatap datar King, lalu menggeleng dan dia melewati King begitu saja.
"Naa aku pergi dulu yah, biasa tugas calon suami yang baik" Ucap King lalu mengejar Serena.
Serena sudah masuk mobil dan King berlari lalu ikut masuk tapi lewat pintu yang lainnya.
Serena terkejut melihat King juga ada di sampingnya"Pelan-pelan pak sopir"Suruh King lalu dia tersenyum pada Serena.
"Apaan sih ikutin aku terus" Ucap Serena.
"Hanya memastikan kamu selalu aman my Wife" Ucap King, Serena menatap malas King lalu dia ingin turun tapi King menahannya bahkan dia memasangkan sabuk pengaman untuk Serena.
Wajah mereka sangat dekat tapi Serena mendorong King sampai dia terbentur kursi depan.
King tentu meringis dan Serena hanya diam, dia juga mengurungkan niatnya untuk turun mobil.
"Sudah makan? " Tanya King.
"Sudah makan? " Tanya King pada Serena karena dia hanya diam bahkan menatap pun tidak.
"Sudah makan" Tanya King melembutkan suaranya.
"Sudah" Jawab Serena.
"Makan apa" Tanya King lagi.
"Makan angin" Jawab Serena.
"Pak jalan! kita ke restoran terdekat sini tapi yang mewah yah, soalnya takut calon istri ku masuk angin nanti dia sakit terus aku sedih" Ucap King.
"Baik! " Jawab sopir lalu mobil jalan.
"Aku gak lapar! " Ucap Serena.
"Tapi aku lapar" Ucap King.
"Ngeselin banget kenapa sih? " Tanya Serena.
"Karena aku cinta" Jawab King.
"Orang cinta gak kaya gini" Ujar Serena.
"Orang cinta versi kamu gimana emang? " Tanya King
"Gak tau" Jawab Serena.
10 menit perjalanan mereka sampai di restoran yang King kehendaki.
"Ayo! " Ajak King.
"Aku gak lapar" Tolak Serena.
"Mau ku gendong? " Tanya King.
"Apaan sih maksa mulu" Omel Serena.
"Perut kamu diisi dulu" Ucap King.
"Aku gak lapar" Tolak Serena.
"Kalau gitu kamu tunggu sini yah, aku kedalam sebentar" Ucap King dan dia turun lalu masuk kedalam restoran.
Tidak lama dia datang lagi sambil tersenyum manis. "Gak mau nanyain aku ngapain gitu? " Tanya King karena Serena tak perduli dengan King.
"Gak penting" Jawab Serena.
Beberapa pelayan keluar membawan makanan , King masuk tadi karena memesan makanan untuk nya dan juga Serena tapi di bawakan ke mobil karena Serena tak mau turun mobil.
King membuka kaca mobilnya dan mengambil makanan yang dia pesan tadi.
"Nah makanannya udah datang sekarang makan yah"Ujar King tapi Serena menggelengkan kepalanya.
"Kenapa? kamu mau makanan yang lain? " Tanya King.
"Aku gak mau makan sama kamu" Jawab Serena.
"Pak kita pulang jangan turutin dia lagi, kalau gak, aku bakal suruh Daddy buat pecat kamu" Ancam Serena pada supirnya.
King hanya diam, Serena benar-benar tidak menghargainya sama sekali, padahal dia sudah berinisiatif agar bisa makan bareng dengan Serena.
Di dalam mobil mereka saling diam, King juga agak canggung untuk mengajak Serena bicara karena Serena menolak niat baiknya.
20 menit kemudian mereka sampai lagi ke mansion Daddy Rio.
King tak ikut masuk tapi dia langsung pergi lagi ke kantornya, sedangkan masuk kedalam.
Serena sampai kamarnya lalu dia langsung merebahkan tubuhnya.
"Maafin aku ya ka, aku kaya gini karena aku masih ngerasa bersalah sama kaka yang dulu, aku takut dekat-dekat sama kaka, aku takut liat mata kaka soalnya peristiwa hari itu masih melekat banget" Ucap Serena.
"Aku juga rada kecewa dengan kaka, karena kaka jebak aku buat kita bisa menikah" Ucap Serena lagi.
Lalu dia memiringkan tubuhnya menatap ke sampingnya. "Aku malu dengan kaka dan aku juga benci dengan kaka" Ucap Serena lagi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 109 Episodes
Comments
Sani Srimulyani
antara malu dan benci tipis banget ya....hati2 lo ntar malah jd cinta lg.
2023-10-13
1