Hari berganti siang.
Siang ini Serena ikut Mommy intan untuk ikut ke tempat kerja Mommy Intan.
Serena sedang merias model yang akan menjadi Brand ambassador nya Mommy Intan.
Serena melakukan pekerjaan nya dengan sangat serius dan juga profesional, sering dia menunda makan hanya untuk menyelesaikan pekerjaan nya.
Model yang di rias serena seorang perempuan tapi dia sangat senang menatap wajahnya Serena yang cantik yang ada di hadapannya.
"Kamu cantik sekali" Puji Model yang di rias Serena.
"Kamu juga cantik" Jawab Serena ramah.
"Tapi tidak secantik kamu" Ujar Nya lagi.
Serena menghentikan aktifitas lalu menatap wanita yang di depannya sambil mengerucut alisnya lalu kembali melanjutkan pekerjaan nya.
"Berarti aku tidak pandai merias kamu karena kamu merendah sama saja menghina ku" Ucap Serena.
"Eh engga kok, Riasan kamu selalu cantik, maafin aku" Ucap nya dan Serena tertawa.
"Memangnya aku wanita apaan sampai mudah banget baperannya" Ucap Serena lalu dia mentoel hidung mancung si model.
Mommy Intan datang untuk memeriksa modelnya, apakah sudah siap di rias oleh Serena.
"Sayang modelnya sudah siap belum? " Tanya Mommy Intan.
"Sudah! " Jawab Serena lalu dia tersenyum pada si model.
"Ya sudah ayo, kita ke tempat pemotretan nya langsung" Ucap Mommy Intan.
Mereka pergi lagi ke ruang pemotretan, Serena duduk melihat modelnya di potret.
"Mom aku ada tugas lagi gak? " Tanya Serena.
"Kamu tanda tangani berkas yang ada di meja Mommy aja" Jawab Mommy Intan lalu dia pergi menuju ruangan Mommy Nya.
Serena sampai di ruangan Mommy nya lalu dia duduk di kursi kebesaran Mommy Intan dan mulai mem buka-buka berkas yang ada di meja, dia membaca satu persatu-satu dengan serius.
Serena mulai membuat tanda tangan di map yang memang layak untuk di setujui.
Semua map nya sudah habis lalu dia mulai bosan lagi.
"Bosannn" Keluh Serena lalu dia membuka sosial medianya.
Dia juga bosan lalu dia merebahkan kepalanya di meja tapi dia kaget karena ada tangan yang menjadi bantalnya dan menyentuh pipinya.
Dia mengangkat kepalanya ternyata ada King yang berdiri disana.
"Tidur aja, biar tangan ku jadi bantal kamu" Suruh King.
"Aku gak ngantuk" Ucap Serena lalu menatap malas King. King tetap duduk sambil tersenyum.
"Mau ikut aku gak? " Tanya King.
"Gak mau! " Tolak Serena cepat.
"Oke deh, kalau gitu gaun kamu, aku yang milihin" Ucap King tapi dia hanya diam saja.
"Hal apa sih yang bisa buat kamu semangat kalau sama aku? " Tanya King.
"Gak ada! " Jawab Serena.
"Nanti malam aku bakal berangkat ke Belanda lagi, tapi cuma sebentar buat urus sesuatu disana, jadi kamu jaga diri baik-baik yah. Aku bakal pulang sebelum kita nikah" Ucap King.
"Aku kesini cuma mau ajakin kamu buat fitting baju sama pamitan" Ucap King.
"Gak penting" Jawab Serena yang memang tidak peduli.
"Aku akan pulang dengan selamat" Ucap King dengan tahapan serius pada Serena.
"Apa kamu akan berperang sampai berkata seperti itu? " Tanya Serena tapi King hanya tersenyum.
"Boleh aku minta sesuatu? yang bisa ku pakai? " Tanya King.
"Apa? aku gak punya apapun" Jawab Serena.
"Berikan saja apapun, aku janji tidak akan melepaskan nya" Ucap King.
Serena menatap tubuhnya dan dia menemukan gelang hitam yang entah siapa punya.
"Ini" Serah Serena dan King mengambilnya lalu memakainya.
King tersenyum menatap Serena dan kali ini Serena memberanikan dirinya menatap King karena dia sering membuang wajah atau pandangan nya jika berhadapan dengan King.
"Mata itu masih sama ya ka King. masih indah ketika di pandang" Batin Serena.
King mengelus rambut nya Serena dengan lembut sambil tersenyum.
"Aku 2 minggu di Belanda, aku pasti jarang menghubungi kamu jadi kamu harus baik-baik yah, karena aku akan selalu tenang jika kamu baik-baik saja" Ucap King.
"Oh ya sudah aku pergi dulu, soalnya pasti mengganggu kamu" Ucap King lalu dia berdiri ingin pergi tapi Serena berdiri dan berdiri didepan King.
"Kembalikan gelang hitam tadi" Ujar Serena.
"Loh kenapa? bukannya kamu menyerahkannya untukku? " Ucap King.
"Kembalikan dulu" Ucap Serena memaksa dan King mengalah lalu melepaskan gelang tadi.
Serena membuang gelang tadi King ingin mengambil nya tapi dia tahan oleh Serena.
"Jangan di ambil" Tahan Serena sambil menahan tubuh King.
"Kenapa? " Tanya King tapi Serena tidak menjawab, Dia melepaskan cincin yang ada di jari telunjuknya.
"Ini cincin kesayangan ku, cincin ini pernah hilang satu tahun yang lalu, aku mencari nya sampai nangis bahkan aku meminta Daddy buat bantu dan bodyguard juga,untung ketemu" Ucap Serena.
"Dimana ketemu nya? " Tanya King penasaran.
"Di dalam kolam renang" Jawab Serena.
"Ini Cincin hadiah ka Nuna, aku sangat suka sampai aku gak pernah lepas, dan sekarang aku lepas dan aku kasih ke kamu" Ucap Serena lagi.
"Jaga cincin ini baik-baik sama seperti kamu menjaga kamu tetap hidup" Ucap Serena.
"Kamu memberikan cincin yang sangat berharga bagi kamu ke aku dan artinya aku sama berharga dengan cincin ini? " Tanya King.
"Aku gak bisa jawab itu" Ucap Serena lalu dia memasangkan cincin itu ke jari kelingking nya King sebab hanya jari itu yang muat.
"Kaka boleh pergi" Ucap Serena mempersilahkan King pergi tapi dia malah memeluk Serena dengan eratnya.
"Aku akan merindukan kamu lagi" Ucap King.
"Jangan ke bar lagi yah apalagi minum dan ngerokok itu gak baik buat kamu" Ucap King.
"Apa sih larang-larang" Ucap Serena.
King melepaskan pelukan nya, dia tersenyum menatap Serena yang malah menatapnya dengan sinis.
"Byeee" Ucap King lalu dia pergi dan Serena menatap punggung nya King dan menghilang di balik pintu.
"Dia balik ke Belanda ngapain yah? apa ketemu mantan pacarnya" Ucap Serena.
"Atau malah dia temuin pacarnya" Ucap Serena yang malah berpikir buruk tentang King.
"Dia bilang gak akan bisa hubungin aku selama dia pergi, kan fiks dia bakal ketemu pacarnya" Ucap Serena.
"Ehhhh! kok aku ngurusin dia sih? jangan Serena, kamu itu gak boleh baper sama dia" Ucap Serena lalu dia kembali ke kursinya.
Serena duduk serba salah memikirkan King, pikirannya terus berdebat sampai Mommy datang.
"Kamu kenapa? kok kaya orang serba salah? " Tanya Mommy Intan.
"Aku lapar Mom" Rengek Serena.
"Oh kamu lapar, ya sudah kamu suruh Winda buat pesan makanan sekalian sama karyawan yang lainnya, jam makan siang sebentar lagi tiba" Suruh Mommy Intan.
"Oke Mom" Jawab Serena.
"Ka King beneran buat kerjaan atau buat yang lain yah" Ucap Serena pelan.
"Ngomong apa sayang? Mommy gak denger kalau bisik-bisik gitu" Ucap Mommy Intan, Serena kaget, merapatkan mulutnya sambil geleng-geleng.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 109 Episodes
Comments
Sani Srimulyani
ciiieee kayanya ada yg penasaran nih
.....
2023-10-13
1