Serena jika teringat itu benar-benar merasa bersalah pada King tapi dia memang sama sekali tidak menyukai King.
Serena berjalan-jalan sampai bosan lalu pergi lagi ke tempat yang lainnya.
Disisi King.
Ke markas besar keluarganya, sudah lama dia tidak kesana setelah dia memutuskan pergi.
"Tuan! " Panggil anak buahnya lalu berlari mendekati King.
"Ada apa? " Tanya King dengan suara cool nya.
"Kami mendapatkan informasi yang baru saja masuk" Ujarnya.
"Apa itu? " Tanya King lagi.
"Anggota yang selalu menjaga keselamatan keluarga tuan ada penyerangan baru saja, mereka mengincar Nona muda Serena, kemungkinan besar itu dari anggota Sayers" Jawabnya lagi.
"Tunggu bukannya itu dari keluarga anggota Papah kandung Serena? Anggota itu sudah lama tidak ada karena kematian Matthew dan Andrew anggota dari pembunuh bayaran terkenal itu" Ucap King yang benar-benar terkejut.
"Setelah mereka mati, memang sudah ada yang mengawasi pergerakan dari keanggotaan ini tapi hari ini ada yang melaporkan seperti itu" Ucap Anak buahnya King.
"Nona Serena putri dari Matthew Sayers,ketua anggota pembunuh bayaran itu, seperti nya mereka ingin mengambil Nona Serena" Sambungnya lagi.
"Dimana Serena berada? " Tanya King.
"Dia terakhir di terlihat di museum antik milik anda tuan" Jawabnya lalu King buru-buru pergi lagi.
Disisi Serena.
Serena singgah ke tempat khusus orang-orang menjual jajanan kaki lima.
Serena membeli cumi bakar dan juga ice cup coklat kesukaan nya, dia duduk sambil memakan makanan yang dia beli tadi, Serena makan sambil memperhatikan sekitar.
Tiba-tiba saja hujan tentu Serena kehujanan karena tempat duduknya tidak ada atapnya.
Serena ingin bangun dan dia menabrak tubuh seseorang yang berdiri di depannya sambil memegang payung. Serena terdiam melihat orang itu, dia adalah King yang berdiri sejak Serena duduk sambil memegangi payung.
"Ka King! " Ujar Serena yang kaget melihat King ada di depan nya sekarang.
Serena salah tingkah lalu dia menunduk kan kepalanya sambil menyedot minumannya.
"Kamu pulang dengan ku! " Ucap King datar pada Serena.
"Aku bisa pulang sendiri" Tolak Serena.
"Saya benci di tolak Serena! ikut atau saya benar-benar tidak perduli lagi" Ucap King meninggi.
Serena memanggil bodyguard nya lalu mereka datang dengan cepat memayungi Serena.
"Aku mau sekarang! " Ucap Serena lalu dia payungi oleh bodyguard nya menuju mobil, King tak habis pikir dengan Serena yang masih belum berubah sejak dulu.
"Apa gak ada rasa bersalah di benak kamu Serena karena selalu menolak saya? " Tanya King yang menatap Mobil Serena yang sudah pergi.
Disisi Serena.
Dia diam menatap jendela mobil yang berembun karena terkena hujan.
"Ka King kembali bersama rasa bersalah ku yang dulu" Ucap Serena dengan pelan.
"Menatap wajah ka King aja aku gak sanggup karena dosa ku terlalu besar" Ucap Serena.
Diam diam hanyut dalam pikiran yang memikirkan kesalahan nya dulu pada King.
Disisi King.
King sudah sampai di mansionnya Cio sebab dia tau jika Serena di usir oleh Daddnya dan mengungsi ke rumah kaka nya.
King turun dari mobil menatap kearah tempat parkiran mobil tapi tidak menemukan mobil yang di pakai oleh Serena.
King masuk kedalam mansionnya Cio, dia hanya menemukan Nuna, Cio dan kedua anaknya yang sedang bermain-main.
"Serena mana? " Tanya King panik.
"Serena belum balik" Jawab Cio santai sebab dia memang belum mengetahui apapun.
Aletha dan junior berdiri sejajar menatap King dengan tatapan menggemaskan mereka.
"King! " Sapa Nuna yang memang sudah lama tidak bertemu dengan temannya itu.
King berjongkok lalu mencubit pipi bulat keduanya tapi mereka hanya diam.
"Kalian sudah besar ternyata? Aletha pasti kenal dengan ka Tiara kan? " Ucap King dan dia mengangguk pelan.
"Siapa Tiara? " Tanya Cio yang memang tidak tahu.
"Teman penanya Nuna! " Jawab King asal.
"Mah om ini ganteng!" Puji Aletha membuat Nuna tertawa.
"Gantengan mana sama Papah? " Tanya Cio berharap Aletha akan memilih nya.
"Om ini, soalnya wajahnya bagus" Jawab Alteha membuat Nuna semakin tertawa.
"Kan pas Alteha bayi dulu yang sering temenin Mamah kamu itu om, sedangkan Papah kamu sibuk kuliah" Ucap King.
Aletha memeluk King sedangkan Junior hanya diam. King tertawa karena di peluk oleh Putrinya Cio.
"Semangat ya om, kata ka Tiara, om King lagi sedih" Ucap Alteha.
"Sedih gimana? " Tanya King.
"Kata kata Tiara tapi aku gak tau om King itu sedih kenapa katanya aku masih kecil" Jawab Alteha lalu dia melepaskan pelukannya.
"Gak nyangka kamu jadi anak yang pinter" Ucap King lalu tersenyum pada Alteha.
"Kapan kamu datang King? " Tanya Nuna.
"Kemarin sore" Jawab King tapi matanya masih menatap Alteha.
King berdiri lagi lalu menatap jam tangannya, karena kembali ingat dengan Serena.
"Masa dia belum sampai? " Ucap King pelan.
"Kamu kenapa? kok jadi gelisah lagi? " Tanya Cio yang menang heran dengan sikap King.
Ponsel King berdering yang menelpon adalah anak buah dari Markas nya.
"Tuan kami kehilangan lokasi dimana nona Serena berada semua anak buah sudah turun mencarinya termasuk Tuan Rio dan juga Tuan Prince" Ucap Nya.
"Apa? " Ucap King terkejut lalu langsung berlari pergi meninggalkan mansion Cio.
Cio yang heran dengan sikap King pun ikut mengejar King. Cio berhasil menahan King yang sudah ingin masuk kedalam mobilnya.
"Ada apa King? kenapa kamu sampai sepanik ini? " Tanya Cio
"Serena hilang" Jawab King.
"Hah? aku ikut kamu" Ucap Cio.
"Gimana istri kamu? " Tanya King.
"Kamu tunggu disini biar aku minta ijin dulu buat pergi" Ucap Cio lalu dia masuk lagi. tidak lama Cio datang lagi lalu mereka langsung pergi saja.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 109 Episodes
Comments
Sani Srimulyani
serena sih.... diajakin pulang sama king malah ga mau.
2023-10-12
1