pandangan mommy Intan

Hari berganti sore, Perkerjaan Serena dan Mommy Intan sudah selesai, mereka baru saja keluar dari bangunan kerja mereka.

Serena membuka mobil dia terkejut melihat bunga ada di jok belakang, tempatnya duduk.

"Bunga matahari? " Ucap Mommy Intan.

Serena mengambil bunga itu lalu dia masuk kedalam, dia menatap bunga itu sedangkan Mommy duduk di sampingnya.

Serena menemukan surat di dalamnya lalu membacanya.

"Aku kasih bunga matahari karena kamu dan dia sama, sama-sama memerangi pagi terus memberi kehangatan" Tulisnya.

"Seneng gak di kasih bunga? " Tanya Mommy Intan dan Serena menatap Mommy nya sambil tersenyum canggung.

"Gak juga" Jawab Serena.

"Mommy kenapa gak marah sama ka King? padahal dia... " Ucap Serena terpotong karena Mommy nya mencium kening nya.

"Mommy gak akan marah, karena Mommy tau King itu sangat menyayangi anak Mommy ini, Wanita akan sangat bahagia jika dia dicintai dengan sangat tulus oleh laki-laki nya, Mommy bisa lihat jika perasaan King ke kamu sangat besar" Ucap Mommy Intan.

"Mommy tau kan, kalau Aunty Tiara sama sekali gak suka sama aku" Ucap Serena dengan nada pelan, ada rasa takut di hatinya mengatakan itu pada Mommy Intan.

"Dia memang seperti itu, jangankan kamu, Cio saja pernah tidak dia anggap sebagai keponakan nya. Kamu jangan pernah mikir jika kaka ku yang aneh itu tidak menyukai kamu, tapi dia hanya belum kenal dengan putri cantik ku ini" Ucap Mommy Intan

"Dia kenal kamu sebagai putrinya Mamahnya Alice, padahal Serena kan putri nya Mommy Intan dan Daddy Rio" Ucap Mommy Intan.

Serena tersenyum mendengar kan mommynya berbicara.Serena memeluk Mommy dengan erat.

"Love you Mommy" Ucap Serena.

"Love you too sayang" Jawab Mommy Intan.

30 menit perjalanan mereka pun sampai mansion, Serena turun dari mobil tapi ada yang menariknya sampai dia ingin terjatuh.

"Ka King! " Ucap Serena tapi King hanya tersenyum.

"Mom! " Teriak Serena tapi Mommy tak memperdulikan nya dia sudah tau jika King ada disana.

"Kaka belum berangkat? " Tanya Serena.

"Belum, aku berangkat nanti malam dan pikiran aku kaya gak tega tinggalin kamu" Ucap King.

"Gak tega kenapa? " Tanya Serena bingung.

"Kaka pergi aja, jangan banyak alasan deh, aku juga agak risih kalau kaka dekat-dekat aku terus" Ucap Serena.

"Antarkan aku ke bandara mau? " Tanya King.

Serena menggelengkan lalu dia kabur masuk kedalam Mansionnya.

King mengejarnya, Serena tetap berlari lalu dia masuk lift mansion nya, King berlari lagi menaiki tangga untuk bisa menyusul Serena.

King sudah sampai dia didepan lift Serena dan ketika terbuka Serena terkejut, ada King di depannya.

King tersenyum manis tapi serena tidak, "Aku cape, mau istirahat, aku mohon sama kaka jangan ganggu aku bisa gak? "Ucap Serena.

" Aku risih kalau selalu di ganggu, aku risih kalau selalu di samperin kaka"Ucap Serena lagi.

"Ya sudah, istirahat sana" Suruh King dia juga memberikan jalan untuk Serena, Serena meninggalkan King menuju kamarnya.

King tersenyum, dia hanya bisa menghela napas nya, karena Serena tidak berubah.

Serena melemparkan tubuhnya ke ranjangnya dan dia mengerucut alisnya melihat bunganya pemberian King tadi ada si kamarnya, terletak di meja riasnya.

Serena mengucap wajahnya dengan kasar lalu dia menatap langit-langit kamarnya.

"Ka King nyebelin" Ucap Serena.

Hari semakin malam

Dia baru saja masuk kedalam zet pribadinya, dia senyum-senyum sendiri memikirkan Serena.

"Aku hanya pergi sebentar" Ucap King dan pesawat sudah lepas landas.

King menatap foto Serena yang sangat cantik sambil terus tersenyum.

"Rencana ku berhasil tapi hubungan ku dengan Om Rio merenggang, setelah Serena menjadi istriku, aku akan memberi tahu semuanya ke dia" Ucap King.

Disisi Anderson.

Anderson bisa melarikan diri rumah sakit tapi keadaan masih lemah. Anderson baru saja sampai ke Indonesia.

Wajah yang masih di perban dan juga tangannya masih di perban, tekatnya masih bulat untuk membawa Serena pergi sejauh mungkin dari keluarga Daddy Rio.

Anderson melewati jalan dan dia sering melihat wajah Serena papan besar kota.

Anderson masih belum sehat jadinya dia tidak berani untuk bisa menculik Serena lagi.

Anderson menyewa apartemen, karena jika dia kembali ke hotel itu pasti dia akan ketahuan.

"Aku akan membawa Serena lagi" Ucap Anderson.

Disisi Serena.

Dia sedang mandi, dibantu oleh para pelayannya karena serena jika tentang tubuhnya selalu ingin paling spesial jadinya dia menyuruh pada pelayan nya untuk membantu nya membersihkan tubuhnya.

Serena memejamkan matanya menikmati tubuhnya dia sedang di manjakan oleh para pelayannya.

"Nona tubuh mu sangat indah" Puji pelayannya.

"Aku tahu" Jawab Serena dengan mata masih terpejam.

"Kalian yang selalu berjuang untuk membuat tubuhku seperti ini" Sambung Serena.

"Ada kabar apa di mansion? " Tanya Serena tapi mereka semua diam.

"Aku salah menanyakan pada kalian" Ucap Serena.

Hampir 2 jam lebih dia dilayani oleh pelayanan nya, dan sekarang dia keluar dari kamar mandi dengan kimono dan juga rambut di balut oleh anduk.

Serena kembali menatap beberapa hadiah yang di berikan oleh King padanya.

"Aku benci dengannya" Ucap Serena.

"Aku tidak pernah menerimanya sebagai suamiku, aku tidak akan lari dari pernikahan ini tapi aku buat dia menceraikan aku" Ucap Serena sambil menatapnya dirinya sendiri di cermin.

Seminggu berlalu.

King benar-benar menghilang dari kehidupan Serena selama seminggu itu, tentu Serena merasa aman dengan itu.

Serena sedang sibuk di tempat kerja Mommy nya, kali ini dia memantau para karyawan baru yang di ambil dari salon cabang.

"Sayanggg" Panggil Mommy Intan yang berdiri di samping nya.

"Bagaiamana? " Tanya Mommy Intan.

"Mereka berkerja benar-benar sangat tekun dan teliti Mom, aku senang melihatnya" Jawab Serena.

"Seminggu ini aku sudah memperhatikan mereka semuanya, tapi mereka yang berjumlah 10 orang sama sekali gak membuat kesalahan" Ucap Serena lagi.

"Kamu yang mengambil keputusan untuk semuanya, sebab kamu kan yang memang memantau mereka" Ucap Mommy Intan.

"Aku tunggu sampai 1 bulan dulu Mom baru ku pilih nanti" Ucap Serena.

"Ya sudah" Ujar Mommy Intan lalu dia meninggal kan Serena.

Terpopuler

Comments

Sani Srimulyani

Sani Srimulyani

aku tunggu serena yg balik kejar2 king.

2023-10-15

1

lihat semua
Episodes
1 Awal
2 Laki-laki culun
3 Pikiran Serena
4 Peraturan
5 Hilang
6 Posisi
7 Abadi
8 Kacau
9 Lelang
10 Demi Serena
11 King kenapa?
12 Serena vs King
13 Fitnah
14 Remaja kasmaran
15 King cemburu
16 Pergi
17 pandangan mommy Intan
18 Besan
19 Sulit
20 Permisi
21 Kaka
22 Mamah Alice
23 Bali
24 Ngambek gede
25 1 Miliar
26 Teringat!
27 Usaha Serena
28 Tukang peluk
29 King si Clingy
30 Jahat!
31 Poros
32 Rengekan
33 Nanti malam
34 Kabur
35 Pelukan
36 Dinner
37 Begal
38 Miliku
39 Sangat peka
40 Cemburu
41 Saingan King
42 King berulah
43 Pulang
44 Bertengkar
45 Tukang adu
46 Langit
47 Ngambek lagi
48 Kejutan Serena
49 Cio jelek
50 Bayi punya bayi
51 Kebahagiaan King
52 Mulai aneh
53 Cio lagi
54 Tolong aku
55 Jadi
56 Para orang tua
57 Tingkah Serena
58 Bertemu
59 Akhirnya
60 Dendam!
61 Diskusi
62 Manjanya
63 Antik
64 Insiden
65 Kenyataan
66 Pemakaman
67 Tanpa Serena
68 Tiara buka suara
69 Ditemukan
70 Bertemu
71 Sabar
72 Dalang
73 King berubah
74 Bersatu
75 Ngidam lagi
76 Churros
77 Sabar
78 Kelakuan Serena
79 Gelar Papah
80 Berkat Aunty
81 Suasana
82 Overthinking
83 Suamiku
84 Demi kamu
85 Ucapan Aletha
86 Sekretaris baru
87 Teman baru
88 Jadi anak kecil
89 Serena berulah
90 Aku pulang malam lagi
91 Jarang bertemu
92 Orang baik
93 cerita
94 Khawatir
95 Nostalgia.
96 Mulai!
97 Cerai
98 Temani aku Tiara!!
99 Hukuman
100 Cepat bangun
101 Serena demam
102 Semua sama!
103 Daddy!
104 Putra ku
105 AZEO AIDEN DHEKSON
106 Debat
107 Berdebat lagi
108 Mirip King
109 End
Episodes

Updated 109 Episodes

1
Awal
2
Laki-laki culun
3
Pikiran Serena
4
Peraturan
5
Hilang
6
Posisi
7
Abadi
8
Kacau
9
Lelang
10
Demi Serena
11
King kenapa?
12
Serena vs King
13
Fitnah
14
Remaja kasmaran
15
King cemburu
16
Pergi
17
pandangan mommy Intan
18
Besan
19
Sulit
20
Permisi
21
Kaka
22
Mamah Alice
23
Bali
24
Ngambek gede
25
1 Miliar
26
Teringat!
27
Usaha Serena
28
Tukang peluk
29
King si Clingy
30
Jahat!
31
Poros
32
Rengekan
33
Nanti malam
34
Kabur
35
Pelukan
36
Dinner
37
Begal
38
Miliku
39
Sangat peka
40
Cemburu
41
Saingan King
42
King berulah
43
Pulang
44
Bertengkar
45
Tukang adu
46
Langit
47
Ngambek lagi
48
Kejutan Serena
49
Cio jelek
50
Bayi punya bayi
51
Kebahagiaan King
52
Mulai aneh
53
Cio lagi
54
Tolong aku
55
Jadi
56
Para orang tua
57
Tingkah Serena
58
Bertemu
59
Akhirnya
60
Dendam!
61
Diskusi
62
Manjanya
63
Antik
64
Insiden
65
Kenyataan
66
Pemakaman
67
Tanpa Serena
68
Tiara buka suara
69
Ditemukan
70
Bertemu
71
Sabar
72
Dalang
73
King berubah
74
Bersatu
75
Ngidam lagi
76
Churros
77
Sabar
78
Kelakuan Serena
79
Gelar Papah
80
Berkat Aunty
81
Suasana
82
Overthinking
83
Suamiku
84
Demi kamu
85
Ucapan Aletha
86
Sekretaris baru
87
Teman baru
88
Jadi anak kecil
89
Serena berulah
90
Aku pulang malam lagi
91
Jarang bertemu
92
Orang baik
93
cerita
94
Khawatir
95
Nostalgia.
96
Mulai!
97
Cerai
98
Temani aku Tiara!!
99
Hukuman
100
Cepat bangun
101
Serena demam
102
Semua sama!
103
Daddy!
104
Putra ku
105
AZEO AIDEN DHEKSON
106
Debat
107
Berdebat lagi
108
Mirip King
109
End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!