Cio sedang bermain dengan kedua anaknya sebab hari ini adalah weekend jadinya dia libur bekerja.
Aletha bermain boneka dengan Mamahnya sedangkan junior bermain mobil remote control dengan Papahnya.
Serena datang dengan mainan yang banyak di tangannya, para keponakan nya langsung berlarian melihat aunty mereka datang sebab mereka juga dekat dengan Serena.
Cio dan Nuna tersenyum melihat kedatangan adik nya tapi Cio yang sudah tahu semuanya dia hanya berdiri menatap sang adik dengan tatapan nanar.
Serena membagikan mainan itu secara adil pada kedua keponakan nya lalu mereka berlari lagi menuju Nuna Mamahnya.
Serena mendekati Cio dan dia berdiri didepan nya Cio yang hanya diam sejak tadi, "Ka! " Panggil Serena sambil tersenyum manis.
"Kamu makin pendek Serena? kayanya junior bakalan lebih tinggi dari kamu nantinya" Ucap Cio dan Serena langsung memukul Cio.
"Aku gak pendek tapi orang yang lebih dari aku itu mungkin makan tiang listrik" Jawab Serena.
"Kenapa kamu gak makan tiang listrik juga biar gak pendek kaya sekarang" Tanya Cio.
"Ka, masih pagi, masa iyah udah buat mood aku gak bagus? " Ujar Serena.
"Muka kamu kenapa? kok kaya bekas di cakar gitu? " Tanya Cio dan dia ingin menyentuh wajah Serena tapi dia menjauh dari Cio.
"Masalah kecil" Jawab Serena.
"Malam ini aku nginep di mansion kaka yah soalnya aku kesepian misalnya tinggal di apartemen" Ujar Serena.
"Oke! tapi kamu harus siap ikut peraturan yang kaka buat" Ucap Cio.
"Siap! " Jawab Serena mantab.
"Gak boleh bawa motor, kalau mau kemana-mana harus pakai dan dengan sopir" Ujar Cio membuat Serena melotot.
"Loh peraturan nya kok gitu sih? gak bisa" Tolak Serena sambil menggeleng menolak.
"Gak boleh pulang malam, jam 9 malam sudah harus di mansion" Sambung Cio tanpa memperdulikan penolakan Serena.
"Aku gak mau, lebih kejam dari pada dijajah kalau gitu" Ucap Serena yang menolak mentah-mentah peraturan yang di buat Cio.
"Kalau gak mau ya gak usah" Ucap Cio yang ingin pergi tapi Serena menahannya.
"Oke! Aku mau tapi jangan lah pulangnya jam 9 lebih lagi" Tawar Serena.
"Oke! jam 8 sudah harus ada di Mansion" Ucap Cio lalu dia meninggal kan Serena mendekati anak-anak dan istrinya.
"Kaka!" Teriak Serena dan dia kembali menahan tangan Cio dengan memeluknya.
"Kok lebih awal lagi? Kaka jangan gini dong" Rengek Serena seperti biasa pada kaka nya.
"Sekarang pilih, mau jam 8 atau jam 9 kalau gak mau ya usah" Nego Cio pada adiknya.
"Iyah deh jam 9,itu lebih baik daripada jam 8" Ucap Serena dengan wajah masamnya.
"Gitu dong dari tadi, kamu memang adik penurut" Ucap Cio tapi ekpresi Serena tetap saja kesal pada kaka.
Disisi King.
Dia masih tidur di kamarnya dengan nyenyak sampai kakanya datang sebab pelayan tidak berani membangunkan King.
Hellen melompat dan menindih tubuh besarnya King, tentu King terbangun sampai teraduh karena sikut Hellen mengenai belakangnya.
"Bangun kebo! masa kebiasaan kamu gak pernah berubah" Ucap Hellen.
"Bangunin adik kaya bangun orang mati" Kata King lalu dia duduk bersandar pada unjung ranjang.
"Untung gak ku siram tadi" Ucap Hellen.
"Kaka keluar sana" Usir King yang juga kesal pada kaka nya ini.
"Gak mau, nanti kamu tidur lagi" Tolak Hellen.
"Kaka gak ke rumah sakit? " Tanya King.
"Aku masuk siang" Jawab Hellen.
"Mau olahraga bareng gak? " Tanya Hellen karena dia tau King yang badan nya bagus karena suka berolahraga.
"Aku mau malas-malasan aja hari ini" Tolak King dan Hellen berdiri lalu memukuli King dengan guling, King bukannya marah malah tertawa sambil berusaha kabur dari kaka nya.
King keluar kamar tanpa baju dan dia bertemu dengan Mamahnya.
"Mah tolong aku di pukulin" Ujar King bersembunyi di belakang Mamahnya sedangkan Helen sudah datang dengan guling.
"Cepetan kita olahraga bareng" ajak Hellen.
"Aku males, baru juga pulang malah di ajak olahraga" Ucap King.
"Banyak alasan" Ujar Hellen.
"Aku gak mau! " Tolak King.
"Hellen mungkin King cape, jangan di paksain yah" Bela Mamah Tiara pada anak laki-laki nya.
"Mamah kok belain dia? " Tanya Hellen.
Lalu King berlari ke kamar dan langsung mengunci kamarnya agar Hellen tak bisa masuk.
"Kingggg! " Teriak Hellen dengan nyaring.
Disisi Serena.
Dia sedang duduk disisi kolam sambil melamun, entah apa yang dia pikirkan.
Cio datang dan langsung mendorongnya masuk kedalam kolam renang. Serena muncul di permukaan melihat kakanya sedang tertawa berbahak-bahak melihat adiknya.
"Kakaaaaaa! " Teriak Serena dengan nyaring.
"Siapa suruh ngelamun" Ujar Cio
"Dasar jahil ih" Ujar Serena.
"Kan emang dari dulu" Jawab Cio.
"Oh yah Serena, King datang loh kayanya dia mau lamar kamu lagi" Ucap Cio.
"Gak mau! " Tolak Serena.
"Kalau Daddy yang nyuruh kamu nikah gimana? " Tanya Cio.
"Gak mau" Teriak Serena.
"Umur kamu sudah pas buat nikah" Ucap Cio.
"Diam gak kalau gak aku ceburin juga nih" Ancam Serena tapi Cio malah berlari kabur meninggalkan Serena.
"Ngeselin banget sih jadi orang" Omel Serena lalu dia naik ke tepi kolam.
Hari semakin siang. Serena merasa bosan juga di mansion Cio apalagi keponakan nya tidur siang, dia pun jalan-jalan dengan mobil Cio di sertai supir.
Serena mengunjungi tempat barang antik yang King bangun dulu, bagunan itu semakin ramai pengujung nya.
Baru saja dia ingin menaiki tangga dia harus di tabrak oleh seseorang, Serena memutar bola matanya karena tau siapa orang yang menabraknya, dia adalah laki-laki culun yang kemarin bertemu di clubbing.
"Lu lagi! lu udah punya mata empat kenapa masih gak liat sih? " Tanya Serena pada laki-laki itu.
"Mata ku cuma 2 sejak kapan jadi empat? " Tanyanya polos bahkan sambil memeriksa matanya.
"Dasar bego! lu kan pakai kacamata dan itu sama aja mata lu ada empat" Jawab Serena.
"Kamu bisa santai aja kan kalau ngomong? " Ujar Laki-laki itu.
"Sama lu gak bisa! " Jawab Serena lalu dia meninggal kan si culun itu yang masih terdiam.
Serena masuk dia tersenyum melihat banyak berubah dari setiap ruangan dan barang antiknya juga semakin banyak.
"Aku kira ka King gak bakal memperbesar dan memperbagus bangunan ini" Ucap Serena lalu dia berjalan sambil sesekali memoto.
Serena tiba-tiba teringat dengan King yang dulu pernah melamarnya di depan orang banyak bahkan dengan sangat romantis.
Flashback on
5 tahun yang lalu.
Serena pulang kuliah tapi kali ini King tidak menjemput nya seperti biasanya.
Serena pun di jemput oleh supir dan dia tertidur di dalam mobil karena matanya mengantuk.
20 menit perjalanan, mobilnya berhenti dan dia juga terbangun tapi mobil bukannya berhenti di mansionnya melainkan di acara kecil tapi Serena tidak tahu itu acara siapa.
Namun, dia melihat ada banyak foto dan juga banyak orang disana tapi satupun dia tidak mengenalnya.
"Pak supir kita dimana? aku mau pulang" Tanya Serena.
"Sesuai perintah Nona, aku disuruh mengantarkan kamu kesini"Jawabnya lalu Serena turun dari mobil, dia langsung mendapatkan senyuman dari semua orang.
2 wanita cantik mendekati nya lalu membimbingnya menuju ke dalam.
Serena masih kebingungan dan dia melihat ada Cio kakanya dan Nuna yang duduk di kursi yang tak jauh dari sana.
"Apa ini? " Tanya Serena tapi Cio hanya diam sambil tersenyum.
Serena duduk dan ketika dia melihat ke samping dia kaget bukan main melihat King yang tersenyum manis padanya.
"Apa ini ka? aku mau pulang kenapa malah dibawa kesini? " Tanya Serena tapi King juga diam.
King berdiri dari duduknya lalu dia berdiri di depannya Serena lalu dia berjongkok di depan Serena.
Serena masih kebingungan lalu King mengeluarkan cincin dari jas nya.
"Serena Dirgantari Wijaksono" Ujar King.
"Kamu selalu cantik kapan dimataku, tapi mau kah kamu menjadi cantiknya aku dan menjadi wanita yang selalu ku cintai sampai akhir hayatku" Ucap King, dia masih kebingungan.
"Jadilah istriku Serena aku berjanji aku membuat kamu bahagia" Ujar King lagi lalu dia ingin meraih tangan Serena tapi dia menepis tangan King lalu berdiri.
"Berapa kali aku bilang ka! kalau aku masih belum siap nikah!Aku masih kuliah, aku gak bisa jadi istri sambil kuliah.Semuanya omong kosong" Ujar Serena lalu dia berlari menuju mobilnya meninggalkan King yang masih berjongkok.
Flashback Off
Setelah acara itu Serena tidak pernah lagi melihat King sampai sekarang bahkan dia hampir satu bulan di acuh kan oleh Cio karena serena menolak King tanpa ada kata sopannya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 109 Episodes
Comments
Sani Srimulyani
mungkin karna ininjuga serena berubah.
2023-10-12
1