King dan Cio langsung menuju bandara karena King akan langsung menuju ke diaman mendiang Papahnya Serena dulu sebab dugaan memang keluarga Sayers lah menculik Serena.
Mereka sudah berada di dalam pesawat dan King hanya diam dengan tatapan kosong.
"King lu balik cuma mau jagain Serena? " Tanya Cio yang duduk di sampingnya King.
"Gak! gua hanya kebetulan datang, dan dapat informasi jika Serena dalam bahaya" Jawab King.
"Lu suka masih suka sama Serena? " Tanya Cio, dia menatap wajah King ingin melihat ekpresi laki-laki yang sedang duduk di samping nya itu.
Tapi King hanya menggeleng tanpa menatap Cio yang ada di samping nya.
Cio juga diam sebab King hanya diam seperti malas berbicara padanya.
15 jam perjalanan mereka sampai di Amerika. Cio dan King langsung menuju tempat kediaman keluarga Sayers bersama dengan Daddy Rio dan juga Papi Prince.
Mereka sampai Daddy Rio, Cio dan King yang seperti terburu-buru turun ingin masuk kedalam.
Rumah bergaya classic Amerika itu seperti tidak ada pergerakan mencurigakan, tapi mereka percaya jika dia dalamnya ada Serena.
King berjalan agak cepat dari yang lainnya lalu langsung menendang pintu sampai terbuka, pintu terbuka isinya banyak orang yang sedang bermain judi, Mereka mengacungkan pistol pada orang-orang itu.
"Benarkah ini tempat Serena di culik? " Tanya Cio pada King.
"Tempat seramai ini? " Tanya Cio lagi.
"Hey! jika kamu ingin bermain juga, gunakan cara yang lebih sopan karena kita semua sama teman! " Ucap orang yang duduk di sofa sambil memegang rokok dengan santainya.
"Siapa pemimpin nya? " Tanya King pada orang yang sambil merokok itu.
"Saya tidak tahu bahkan kami juga tidak tahu siapa pemilik tempat ini" Jawab nya.
"Di rumah ini ada ruangan yang kosong? " Tanya Cio.
"Semua ruangan sudah di isi, untuk orang-orang berjudi dan juga untuk menyewa wanita, kamu mau wanita? biar aku pesankan" Tawar Orang itu pada King.
"Dimana ruangan itu? " Tanya King.
"Di lantai paling atas dan ruangannya bertulisan masuk" Jawabnya santai padahal sedang di acungi pistol, lalu King berlari kesana menuju ruangan itu, "Hey kau terlalu bersemangat, nanti tenaga mu habis sebelum bermain" Teriak itu melihat King.
King sampai dan dia langsung menendang pintu itu, didalamnya penuh perempuan-perempuan cantik, dan ada juga yang sedang melayani pelanggangnya, tapi King tidak memperdulikan itu sebab dia mencari Serena.
"Serena kamu dimana? jangan sampai kamu ada di antara wanita-wanita ini" Batin King.
Mereka berempat masuk dan ada terus wanita yang mendekati mereka. Langkah King terhenti sebab ada wanita yang berjongkok di depannya sambil memegang celananya.
King tanpa kasihanya menendang wanita itu karena menghalangi langkahnya.
Mereka tidak menemukan Serena di ruangan itu, membuat Daddy Rio kebingungan.
"Dimana putri ku" Tanya Daddy Rio panik.
King sedang menelpon anak buahnya , karena anak buahnya sedang memeriksa ruangan yang lainnya tapi mereka juga tidak menemukan Serena.
"Kita harus menemui Anderson! " Ucap King.
"Siapa Anderson? " Tanya Daddy Rio.
"Dia anak dari Matthew Sayers, dia juga kaka sepupunya Serena" Ucap King, Cio dan Daddy Rio tentu terkejut mendengar Matthew yang Daddy Rio bunuh dulu masih memliki keturunan.
"Lebih baik kita cepat sebelum Serena kenapa-kenapa" Ucap King lalu mereka pergi lagi. para yang ada disana tidak berani mendekati keempat laki-laki itu karena takut akan celaka.
Anak buahnya mereka sudah bergerak lagi dan King melihat ada anak buahnya yang masih ada disana.
Dia langsung mengacungi nya pistol di kepalanya, "Kenapa sampai salah informasi hah? kalian benar-benar harus mati! apa yang kalian lakukan hah? dasar bodoh! " Ucap King agak tinggi pada 4 orang yang masih ada disana.
"Apa kalian bersekutu dengan mereka? jika Anderson melakukan sesuatu pada Serena, ku habisi kalian semua termasuk keluarga kalian" Ancam King yang tersulut emosi tidak menemukan Serena.
King menoleh kearah Papi Prince, Daddy Rio dan Cio.
"Aku akan menggunakan mobil sendiri sebab jika kita terus bersama rasanya sulit menemukan Serena" Ucap King lalu dia langsung masuk kesalah satu mobil yang ada disana lalu pergi.
"Lebih baik kita juga pergi" Ucap Daddy Rio lalu mereka pergi juga dengan mobil yang sama.
King menyetirkan mobil sambil sesekali memukul setir nya karena kesal belum menemukan Serena.
"Butuh bantuan? " Tanya Tiara yang tiba-tiba muncul di sampingnya King.
"Dimana Serena Tiara? " Tanya King, King jadi ingin satu mobil sendirian karena dia ingin berbicara dengan Tiara untuk menayai keberadaan Serena tentunya.
"Apakah masih membutuhkan bantuan ku? bukannya biasanya kamu gak butuh bantuan ku? masa jika mencari Serena pasti dengan bantuan ku? " Ujar Tiara.
"Kalau kamu tidak mau membantu ku, ya sudah tidak usah" Kata King dan Tiara tersenyum sebab King ngambek padanya.
"Berusaha saja dulu King, jika kamu tidak mampu baru aku akan membantu kamu nanti" Ucap Tiara.
"Aku tidak akan bertanya ke kamu jika aku bisa menemukan Serena, Tiara! Pikiranku kemana-mana sebab dia bersama dengan Anderson sepupunya, dan bodohnya semua anak ku tidak bisa menemukan keberadaan nya" Ucap King yang marah-marah.
"Kamu takut Anderson akan menikahi Serena? " Tanya Tiara.
"Ya! karena siapapun gak akan pantas dengan Serena ku! " Jawab King tanpa sadar menyebut Serena dengan Serena ku.
"Siapa yang pantas memangnya dengan Serena? " Tanya Tiara.
"Aku tidak tahu" Jawab King.
"Nah berarti Serena biarkan saja dengan Anderson, kan dia juga sepupunya" Ucap Tiara.
"Tiaraaaaa! " Teriak King memanggil nama Tiara.
"Kenapa? kamu marah, apa hak kamu marah, peran kamu hanya sepupu bahkan Anderson dengan kamu lebih kuat Anderson, sebab dia murni sepupu kandung sedangkan kamu hanya sepupu yang tidak memiliki aliran darah" Ucap Tiara.
"Berbicara dengan kamu tidak menemukan apapun lebih baik kamu pergi Tiara! " Suruh King.
"Kamu lemah King! " Ucap Tiara lalu dia menghilang setelah mengakatai King lemah.
King masih menyetirkan mobilnya menatap ke jalan yang dia lalui.
"Tiara benar-benar membuat ku ciut dengan posisi ku,dia bahkan tidak mau memberitahu dimana Serena berada" Ucap King.
"Jika sampai Serena di apa-apa kan oleh Anderson itu habis dia" Ucap King lalu melajukan mobilnya dengan cepat.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 109 Episodes
Comments
Sani Srimulyani
bilangnya ga cinta tp dia yg paling peduli.
2023-10-13
1