Hari berganti malam
King sejak tadi menelpon dan juga menchat Serena tapi semuanya tidak di respon oleh nya.
"Gimana sih caranya bikin di luluh" Ucap King.
"Ketemu dia selalu di ketusin sedangkan di hubungi gak di respon" Ucap King lalu dia tergeleng.
King membuka sosial medianya Serena dan dia melotot melihat Serena baru saja memosting fotonya dengan motornya tapi mengangkat atau membalas chatnya susah sekali.
"Om Rio masih ijinin dia balapan? " Tanya King yang heran.
"Gak boleh di biarin" Ucap King lalu dia pergi untuk menyusul Serena.
Disisi Serena.
"Serena! " Panggil Gery yang sedang duduk di motornya dengan teman-temannya yang lain.
"Nih! " Gery menyerahkan minuman boba kesukaan Serena dan dia mengambilnya.
"Ke club yuk" Ajak Serena.
"Gas! " Teriak temannya yang duduk di samping Serana
Serena dan yang lainnya ke tempat bar langganan mereka.
Seperti biasanya tempat itu pasti banyak pelanggan nya, Serena sedang duduk menunggu minumannya.
Serena memegangi kepalanya lalu mengacak-acak rambut nya.
Gery datang dan duduk di samping nya Serena, "Kamu kenapa? " Tanya Gery.
Serena menatap Gery lalu menghela nafasnya dengan berat, Gery ingin menyentuh rambut Serena tapi ada tangan yang menahannya, dia adalah King, Gery di banting oleh King semuanya terkejut melihat kejadian itu apalagi Serena.
"Ger! " Ucap Serena sambil turun membantu Gery untuk bangun.
King menahan Serena "Kamu sentuh dia, aku akan lakukan yang lebih dari ini" Ancam King dengan wajahnya sangat serius.
"Kaka apaan sih? Dia salah apa ke kaka? sampai dibanting kaya gitu? " Tanya Serena dengan nada tinggi.
"Menyentuh kamu sama saja menantang ku" Jawab King dengan nada serius.
"Sekarang pulang! ini bukan tempat kamu" Ucap King.
"Kata siapa ini bukan tempat ku? malah kaka yang pergi, pengacau gak di terima disini" Jawab Serena.
King tersenyum tipis seakan-akan ada yang sedang dia pikirkan.
"Oke aku pergi! Tapi tepat jam 10 malam kamu harus pergi dari sini kalau tidak... " Ucap King sengaja menggantung.
"Apa? " Tanya Serena.
"Kalau gak ku bakar ya ku ledakkan" Jawab King santai.
Serena langsung menarik kerah baju King menatapnya dengan tajam.
"Kaka mau bunuh aku? " Tanya Serena dia hanya diam tapi tangan King mengangkat kaki Serena jadinya dia mengantung di depan King.
King memegangi bokongnya Serena, dia tadi memgang baju King malah mengalungkan tangannya di leher King takut jatuh.
Wajah mereka sangat dekat dan malah King tersenyum bisa menggedong Serena dengan gaya seperti itu.
"Jika kita sudah menikah, gaya seperti ini pasti akan ada di malam pertama kita" Bisik King pelan di telinga Serena.
Serena bergidik ngeri mendengar nya lalu dia ingin berontak tapi King malah membawa nya lari keluar bar itu sambil tersenyum karena senang.
"Ka Kinggggg" Teriak Serena dengan nyaring.
King membawa Serena ke parkiran ke tempat lapang, yang tidak banyak kendaraan nya.
Serena memejamkan matanya karena takut terjatuh pikir nya, apalagi King membawa nya sambil berlari.
"Serena! " Panggil King yang sudah berhenti.
"Apa? " Jawab ketus Serena dan dia membuka matanya lalu matanya langsung menatap King yang menatapnya sambil tersenyum.
"Apa yang bisa buat kamu luluh Serena? biar aku lakukan walaupun aku harus merubah diriku" Tanya King dengan lembut pada Serena.
"Pokoknya bukan kaka tipe ku" Jawab Serena.
"Tapi aku maunya kamu Serena, Kata psikolog jika seseorang itu jatuh cinta, paling lama bertahan hanya 4 bulan tapi beda dengan ku, malah bertahan selama ini" Ucap King.
"Aku alasan ku untuk tidak ke Belanda lagi" Ucap King lagi.
"Kenapa kamu gak bisa seperti aku Serena? " Tanya King.
"Aku benci kaka, kaka menjebak ku agar bisa menikah dengan kaka" Ucap Serena.
King tersenyum sangat manis pada Serena "Aku minta maaf cantik" Ucap King.
"Mau dengar cerita ku setelah kamu tolak 5 tahun yang lalu? " Tawar King tapi Serena diam sambil menatap dada King tak berani menatap wajahnya King.
"Seperti nya tidak penting buat kamu" Ucap King.
"Mau ku ajak ke tempat bagus? atau kita balapan lagi? " Tawar King.
"Aku mau main sama temen-temen ku tadi" Ucap Serena.
King menurun kan Serena tapi dia tetap mendekap Serena dengan eratnya.
"Ka King" Ujar Serena sambil berontak ingin minta di lepaskan oleh King.
"Coba diam dulu" Suruh King dan Serena diam.
King menikmati aroma rambut Serena yang sangat harum sambil terus memeluk Serena.
"Kamu memang belum bisa membalas perasaan ku Serena, tapi jika kamu menurut dengan ku, itu sudah lebih cukup karena aku merasa di hargai" Ucap King pelan dan lemah lembut.
"Aku benci laki-laki yang mengemis karena sama saja dia tidak mempunyai harga diri" Ucap Serena tapi King hanya tertawa.
"Hanya dengan kamu" Ucap King.
Serena mendorong dada King dan pelukan mereka terlepas, Serena langsung berlari menuju motornya lalu pergi pulang.
King hanya tersenyum melihat Serena pergi, dan dia mencium bajunya yang masih menempel aroma parfum Serena lalu dia tertawa kecil.
"Malam ini sangat berkesan, aku memeluk Serena" Ucap King lalu dia juga pergi menuju mobilnya.
Serena sampai mansionnya dan langsung menuju kamarnya takut King akan mampir.
Serena mengunci kamarnya dan dia malah kotak yang di hiasi lampu LED.
Dia mendekati lalu membukanya kotak itu, isinya hanya cemilan dan juga boneka penguin.
Serena tau siapa yang memberikan nya hadiah itu pasti King tapi dia menutup kembali kotak itu meletakkannya ke bawah ranjang nya.
Dia masuk ke kamar mandi untuk membersihkan kaki, tangan dan wajahnya karena dia malas mandi.
Setelah dia mengganti baju nya dengan baju tidur lalu naik keatas ranjang nya memainkan ponselnya. Kantuk nya datang lalu dia tidur.
Disisi King.
King baru sampai ke Mansionnya,Dia berjalan menuju kamarnya tapi dia bertemu Mami nya.
"King?" Panggil Mami nya dan dia menoleh karena Maminya ada di belakang nya.
"Mam? Mami belum tidur? " Tanya King, dia hanya menggeleng sambil mendekati King.
"Mami boleh ngomong" Ucap Mami Tiara.
"Tentu"Jawab King.
"Biar ku tebak pasti Mami mau membahas pernikahan dengan Serena kan? " Tebak King yang memang sudah tau, jika Mami kurang menyukai Serena.
"Jawaban ku, aku akan tetap menikahi Serena Mam, karena aku tahu, aku akan bahagia hanya dengan Serena, jika Mami hanya ingin meracuni pikiranku dengan aku membatalkan semuanya, itu gak akan terjadi, Pernikahan akan terjadi apapun halangan nya" Ucap King lalu dia memeluk Mami dan mencium kening Mami nya lalu pergi.
Mami Tiara tidak bisa berkata banyak karena King memang orang keras.
"Kenapa sampai hari ini aku masih belum ikhlas jika King menyukai anaknya Alice itu" Ucap Mami Tiara.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 109 Episodes
Comments
Sani Srimulyani
ikhlaskan tiara, intan aja bisa menyayangi serena dengan tulus bahkan seperti anak kandungnya sendiri.
2023-10-13
1