Mereka sudah di lapangan dengan pembalap yang lainnya, King berada di ujung sedangkan Serena berada dj tengah-tengah barisan.
Hitungan mundur dimulai dan bendera di jatuhkan, semua pembalap langsung melajukan motor mereka tanpa terkecuali.
Semuanya melajukan motornya tanpa kecuali, yang memimpin adalah Serena, seperti biasanya.
"Boleh juga nih" Batin King
King lalu tancap gas dan bisa menyusul Serena bahkan dia melambaikan tangannya ke arah Serena.
Serena tak terima dan ikut tancap gas tapi dia masih belum bisa menyusul King.
Serena membuka kaca helm nya dan malah memanggil King, "Ka King" Teriak Serena dengan suara cemprengnya.
King menoleh, kecepatan motornya juga dia rendahkan, rencana Serena berhasil dan dia kembali memimpin.
King bukannya marah tapi hanya tersenyum dengan kepintaran Serena.
Mereka sudah dengan garis finish tapi King masih di belakang Serena.
King tancap gas sampai habis dan malah King yang jadi pemenang.
King bereaksi dengan mengangkat ban depannya ke atas. Serena tentu sangat malu di permalukan oleh kaka sepupunya sendiri.
King putar balik untuk mendekati Serena yang sudah berhenti di depan para teman-teman nya.
King melepaskan helmnya dan tersenyum lebar sampai lesung pipitnya terlihat.
"Jadi bagaimana Nona? Saya menang kan" Ucap King dengan bangga didepan Serena.
Serena turun dari motornya bahkan dia melemparkan helmnya ke aspal berlalu pergi meninggalkan King dengan ekspresi marahnya.
King buru - buru dari motornya lalu menggendong Serena seperti karung dan berlari menuju mobil nya sambil membawa Serena.
"Kaaaaaaa" Teriak Serena sambil memukul-mukul belakangnya King.
Mereka sudah di mobil bahkan King mengunci mobilnya agar Serena tak bisa kabur.
"Apaan sih ka! angkat aku kaya karung" Omel Serena.
King hanya diam menatap Serena dengan tatapan mata yang hangat.
"Mau kembali ke 5 tahun yang lalu? " Tanya King sambil tersenyum.
"Maksudnya? " Ujar Serena bingung.
"Aku mengejar kamu tapi kamu harus menerima aku jika kamu menolak ku, aku akan menembak kamu sekarang juga" Ucap King ketika King mengakatakan kata menembak wajahnya langsung berubah serius, bahkan dia mengacungkan pistol ke dahi Serena.
"Cara romantis gak akan mempan untuk wanita keras kepala kaya kamu" Ucap King.
Serena terdiam menatap wajahnya King yang serius sambil mengacungkan pistol ke arah nya.
"Kalau aku gak mau, apa kaka akan menembak ku" Tanya Serena.
"Menantangku? " Ujar King
Dor!
Satu peluru keluar dari pelatuk nya dengan sangat cepat, Serena memejamkan matanya, tapi bukan kepalanya yang berlubang melainkan kaca mobil King, yang memang sengaja King tembak kan.
Serena menatap kaca mobil yang berlubang karena King, "Masih mau menantangku? Prinsip yang ku tanamkan, jika aku tidak bisa memiliki apa yang aku inginkan, berarti orang lain juga tidak boleh" Ucap King dengan wajah serius.
"Cepat pilih Serena, Menikah dengan ku atau ku bunuh" Tanya King mendesak Serena.
Serena sama sekali tidak bisa berkutik karena King masih mengarahkan pistolnya ke arahnya.
"Apa kau gila ka? aku sudah menolak kaka bahkan kaka sangat malu karena ulah ku, tapi kenapa kaka masih mau menikah dengan cewe berandal seperti ku? " Tanya Serena.
"Jika aku bisa menjawab berarti aku tidak mencintai kamu" Jawab King.
King mendekatkan wajahnya dan langsung mencium Serena dengan kasar sebab Serena berontak.
Serena tidak sengaja meremas celana King sampai King kesakitan sebab adiknya di remas kuat oleh Serena.
Serena ingin kabur tapi King menyalakan mobilnya dan langsung tancap gas pergi membawa Serena.
"Aku bakal aduin ini semuanya ke Daddy" Ancam Serena.
"Aduin aja, malah itu lebih bagus karena aku bisa menikahi kamu lebih mudah" Tantang King yang sama sekali tidak takut dengan ancaman Serena.
"Stopin mobilnya" Suruh Serena.
"Gak akan" Tolak Serena, Serena ingin mengambil alih setir tapi ditahan oleh dengan King dengan tangan Kiri nya jadinya di tidak bisa bergerak.
"Ka King sakit! " Teriak Serena yang tidak bisa bergerak karena dia tahan oleh King kepalanya.
King tersenyum melihat Serena malah seperti anak kecil dari penglihatan nya.
"Ka King lepasin" Ucap Serena.
King menghentikan mobilnya dan kemudian kembali menatap Serena yang merapikan rambut nya.
"Aku aduin beneran , apalagi kamu cium aku, bibirku gak virgin lagi" Ucap Serena sambil menyentuh bibirnya.
"Memangnya kamu belum pernah ciuman? " Tanya King.
"Belum lah, pacaran aja dilarang" Jawab Serena.
"Karena aku yang sudah bilang ke Om Rio, buat larang Serena pacaran soalnya nanti susah kalau dia jadi istriku bakal banyak mantannya yang nangis" Ucap King.
"Ayolah Serena menikah lah dengan ku, 3 bulan aja juga gak papa" Pinta King seperti meminta mainan pada ibunya.
"Aku gak mau! " Tolak Serena tetap pada pendiriannya.
"Kalau begitu kamu harus mati" Ucap King dan kembali mengacungkan pistol ke perut nya Serena, wajahnya juga serius.
"Ka King kamu gila! " Teriak Serena.
Serena dengan cepat mengambil pistol itu dari tangan King dan jadinya sekarang King yang terdesak.
King tersenyum, seakan-akan tidak ada kepanikan di wajahnya membuat Serena jadi takut pada King.
"Kamu banyak berubah Serena, kamu jadi wanita kuat tapi manja ke Daddy dan kakanya" Ucap King.
"Mau ku antar pulang" Tanya King dan dia mengambil pistol itu dari tangan Serena, Serena hanya diam ketika King mengambil pistol itu.
King mengantarkan Serena ke mansion, di perjalanan Serena malah tertidur.
King mengubah niatnya untuk mengantarkan Serena ke mansion melainkan membawanya ketempat lain.
King sampai di tempat tujuan nya, yaitu hotel bintang lima.
King menggendong Serena menuju tempat pemesan kasar dan King masih ingat jika Serena susah bangun ketika sudah tidur.
Sampai di kamar, King mengunci kamarnya lalu membawa Serena ke ranjang yang berukuran besar itu.
King merebahkan Serena dengan perlahan agar tidak terbangun, lalu dia menatap wajah cantik Serena yang masih terlelap.
Tatapan nya turun ke arah dadanya Serena yang hanya memakai kemeja putih crob tipis tapi memakai dalaman tanktop hitam.
King membuka kancing bajunya Serena satu persatu dan ketika kancing ketiga Serena membuka matanya.
Dia terkejut melihat King ingin membuka bajunya. Serena berontak tapi King menahan tubuh Serena bahkan menaikinya.
"Ka jangan lakuin ini, kalau kaka lakuin aku bakal sangat benci sama kaka" Teriak Serena yang masih berontak.
King mengeluarkan sapu tangan nya dan langsung membekap mulut Serena, tidak beberapa detik Serena tidak sadarkan diri lagi, sapu tangan King bekapkan ke mulutnya Serena sudah dia berikan obat bius ringan.
King diam sejenak sambil menatap Serena yang ada di bawahnya.
King benar-benar melepaskan baju Serena dari dan melemparkan nya ke sembarang arah.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 109 Episodes
Comments
Sani Srimulyani
waduh....kenapa king jd kaya gini?
2023-10-13
2