DESA SUKOHARJO LENYAP DI TELAN BUMI

Setelah Arjuna pergi mencari kayu bakar.

Desa Sukoharjo.

Tidak semua orang tahu akan kehidupan di desa tersebut karena desa itu jauh dari desa tetangga. Di desa itu,orang - orang bebas bisa berkencan dengan siapapun. Namun dengan catatan bila wanita sudah haid dan pria sudah bisa ngecrot. Dan tak ada paksaan. Hanya saja,di desa itu tidak boleh orang luar tinggal di desa itu kecuali ada persetujuan dari kepala desa.

Joko yang sedang memasukkan karung berisi gabah ke gudang karena mendung.Lalu Eko datang menghampiri.

" Jok..." ucap Eko.

" Opo kang..." ucap Joko.

" Nganu... Aku boleh gak garap Dini?" ucap Eko langsung to the point mengatakan keinginannya.

" Tanya dulu Dininya..Mau gak" ucap Joko.

" Hemmm...Ya udah deh...Aku ke rumahmu dulu ya.." ucap Eko.

" Iya.." ucap Joko.

" Kalau kamu mau ngentuin Emi... Datang aja kerumah.." ucap Eko lalu pergi.

Setelah selesai memasukkan gabah,Joko pergi ke rumah Eko untuk menikmati tubuh Emi.

Eko berjalan riang gembira,ia akan membujuk Dini agar mau di ajak bercinta. Karena dirinya ingin menikmati gadis yang sedang tumbuh dewasa.

Sesampai di rumah Joko.

" Mana Dini Rum?" ucap Eko tak melihat Dini.

" Pergi bersama Juna cari kayu bakar kang.." ucap Dewi Arum.

Mendengar ucapan Dewi Arum,Eko menjadi tak bersemangat.

" Kirain ada di rumah.." ucap Eko.

" Kenapa nyariin Dini kang?" ucap Dewi Arum.

" Aku tadi bilang ke Joko,aku ingin ngentuin Dini,terus Joko bilang tanya sendiri ke Dini..." ucap Eko.

" Ooo..Begitu...Dini tadi maksa pengen ikut.." Dewi Arum mendekati Eko.

" Maen sama aku aja...Gimana..?" ucap Dewi Arum.

Eko lantas mencium bibir Dewi Arum.

Dewi Arum yang mendapat serangan dari Eko,lantas mengikuti permainan Eko. Hingga akhirnya mereka tak memakai pakaian dan Eko sedang menggerakkan pinggulnya.

Terdengar suara rintik hujan.Makin lama makin deras.

Setelah Eko mengeluarkan lahar panasnya di atas perut Dewi Arum,Eko memakai pakaiannya.

Sementara Joko nampak menggenjot Emi anaknya Joko yang masih SMA. Istri Eko saat ini berada di rumah adiknya. Ia juga sedang memadu kasih dengan keponakannya.

Setelah Joko mengeluarkan laharnya di perut Emi.

" Enak banget lubangmu Mi..." ucap Joko.

" Punya paklek juga enak..." ucap Emi.

Joko mendengar suara hujan turun sangat lebat. Lalu ia memakai selimut dan memeluk Emi.

Emi yang kelelahan menghadapi serangan Joko memejamkan matanya,kesuciannya hilang karena di ambil oleh ayahnya. Kemudian ia menjadi kecanduan. Setiap hari dirinya selalu bermain dengan ayahnya. Kemudian Joko melihat dirinya sedang di genjot oleh ayahnya. Joko pun ikut serta.

Tak jauh dari rumah Joko berada,retakan tanah yang di lihat oleh Arjuna semakin dalam. Hujan belum juga reda.

Tepat pukul 4.10.

Bujan masih turun lebat,warga desa Sukoharjo belum ada yang bangun.

Tanah di lereng mulai bergerak.

Tiba - tiba suara petir di susul dengan longsoran tanah terdengar.

Warga tak ada mendengar suara longsoran tersebut.

Batu - batu besar menggelinding di sertai longsoran tanah,material tersebut mengenai rumah warga.

Tak sampai 5 menit,seluruh rumah di desa Sukoharjo lenyap di telan bumi.

***

Di sisi Arjuna.

Arjuna terbangun dari tidurnya. Ia segera menyalakan api.

Kayu bakar di susun,lalu di siram minyak. Setelah itu Arjuna menyalakan korek.

Kayu yang Arjuna susun itu pun terbakar.

" Aseemm...Hujannya kok masih ada..." gumam Arjuna,ia merasakan badannya kedinginan karena tak memakai apa - apa,karena selimutnya di pakai Dini.

Kayu mulai terbakar,kini Arjuna tak lagi merasakan dingin. Ia teringat 3 minggu yang lalu pernah menaruh mie instan. Kemudian Arjuna mencari mie tersebut.

" Slamet....Untung masih ada mieku.." ucap Arjuna ketika menemukan 3 bungkus mie instan. Ia mengira mie tersebut di makan hewan.

Arjuna mengambil panci,lalu mengisi dengan air hujan kemudian meletakkan di perapian. Sambil menunggu air mendidih,Arjuna meletakkan pakaiannya yang masih basah di dekat perapian.

Dini membuka matanya,ia mencium aroma tidak asing,ia pun turun dari tempat tidur lalu berjalan menghampiri Arjuna.

Saat Dini berjalan,ia merasakan ada yang berbeda saat ia berjalan. Tidak seperti biasanya. Namjn Dini cuek saja. Karena perutnya keroncongan.

" Masak mie kah dek?" ucap Dini yang tubuhnya di lilit selimut.

" Iya mbak..Untung aku ingat masih ada mie yang ku simpan." ucap Arjuna.

" Hujannya kok gak berenti ya dek.." ucap Dini.

" Iya mbak...Semoga aja gak sampe sore...." ucap Arjuna.

Setelah mienya matang,mereka makan berdua di dalam wadah panci tersebut.

" Untung hari ini hari minggu ya dek.." ucap Dini.

" Iya mbak..." ucap Arjuna.

" Oh iya..."

" Kamu pernah begituan gak dek?" ucap Dini.

" Enggak mbak.." ucap Arjuna.

" Masa seh?" ucap Dini tak percaya. Sebab wajah Arjuna sangat tampan di bandingkan pria di desanya.

" Waktu itu pernah seh mbak..Aku di ajakin sama mbak Tri.."

" Cuman aku sibuk..Jadi aku gak datang kerumahnya..."

" Sebentar..."

Arjuna teringat dengan suara Dewi Arum saat ia tidur.

" Jadi...Suara yang aku dengar itu mamak gak lagi mengingau ya mbak?"ucap Arjuna.

" Enggaklah..."

" Masih terasa ee dek..." ucap Dini.

" Apanya yang terasa mbak?" ucap Arjuna.

" Iniku ( Dini menunjuk selangkangannya) seperti burungmu masih ada di dalam.." ucap Dini.

Selesai mereka makan,Arjuna membersihkan panci tersebut dengan air hujan,kemudian masuk kedalam lagi dan duduk di samping Dini.

" Dek..."

" Aku penasaran deh sama kamu.." ucap Dini.

" Penasaran kenapa mbak?" ucap Arjuna.

Dini memegang tangan Arjuna lalu menempelkan lenganya.

" Coba lihat..Kulit kita beda.."

" Sementara mbak Susi sama mas Doni sama warna kulitnya.." ucap Dini.

" Kata mamak seh waktu kita lahir,mbak duluan keluar tapi mati lampu,begitu aku mau keluar,lampunya nyala..." ucap Arjuna.

" Masa seh?" ucap Dini.

" Iya...Kalau gak percaya,tanya aja sendiri..." ucap Arjuna.

" Kamu ngapain aja di sini sama mbah kung dek?" ucap Dini.

" Cuman ngobrol maenan dan tidur." ucap Arjuna. Ia merahasiakan tentang apa yang di lakukannya,sebab Ki Suro meminta kepada Arjuna untuk tidak menceritakan kepada orang lain,termasuk keluarganya.

Dini melihat sebuat tape radio,lalu mengambil tape tersebut dan menyalakan radio.

" Batreinnya habis itu mbak..." ucap Arjuna.

Dini meletakkan radio itu kembali ketempatnya.

" Kirain bisa nyala..."

Dini melihat kotak kecil,lantas mengambilnya dan membuka kotak tersebut.

Nampak sebuah kalung emas di dalam kotak tersebut. Dini terkejut lalu melihat ke Arjuna.

" Ini kalungnya siapa dek?" ucap Dini.

Arjuna merebut kalung tersebut lalu memakainya.

" Ini kalungku mbak..." ucap Arjuna.

" Kalungmu...?? "

" Siapa yang ngasih dek ?" ucap Dini.

" Mbah kung..." ucap Arjuna.

" Kamu gak kedinginan dek?" ucap Dini.

" Dingin lah mbak...Selimutnya mbak pke gitu.." ucap Arjuna.

Dini membagi kain selimutnya dengan Arjuna sambil bersandar di dinding papan.

" Mbak..." ucap Arjuna

" Apa...?" ucap Dini.

" Perasaanku kok gak enak ya..." ucap Arjuna.

" Gak enak kenapa?" ucap Dini.

" Gak tahu...." ucap Arjuna.

Mereka kemudian terdiam. Hanya ada suara atap daun yang terkena air hujan.

Arjuna turun dari tempat tidur.

" Mau kemana dek?" ucap Dini

" Mau kencing..."

Dini juga ikut turun.

" Mbak mau kemana?" ucap Arjuna.

" Mau pipis juga..." ucap Dini.

Setelah itu mereka kembali naik ke tempat tidur lalu membagi selimut. Dini tak memakai apa - apa,karena sarung yang ia pakai basah terkena air hujan,sebab kamar mandinya terpisah dari gubuk.

" Dek...." ucap Dini.

" Apa mbak..?" ucap Arjuna.

" Kamu gak pengen begituan lagi?" ucap Dini.

" Ya pengen seh..Tapi..." ucap Arjuna.

" Aku pengen dek..Yuk kita begituan lagi.." ucap Dini.

" Ayoo..." ucap Arjuna.

Mereka pun kembali melakukan hubungan terlarang. Meskipun Arjuna bukan adik kandung Dini,akan tetapi mereka sepersusuan dari Dewi Arum.

" Enak dek....Teruss...Aaah...Aaah...Yang kenceng dek..Aaah...." ucap Dini saat pisang Arjuna keluar masuk.

Hingga akhirnya Arjuna menyemprotkan lahar panas di dalam goa Dini.

Nafas mereka ngos - ngossan.

" Enak banget dek..." ucap Dini.

" Iya mbak..." ucap Arjuna.

Pukul 14.10.

Hujan sudah reda.

Arjuna dan Dini bersiap - siap untuk pulang. Mereka memakai pakaiannya. Dan pergi meninggalkan gubuk tersebut.

Saat akan mendekati desanya. Arjuna kaget,sebab ia ingat ada pepohonan dan bebatuan yang akan di lewati,namun ia tak melihatnya.

Arjuna mempercepat langkahnya.

" Jangan cepat - cepat dek.." ucap Dini karena tertinggal.

Arjuna berhenti dan menunggu Dini.

" Mbak ingat kan di sana itu ada batu.." ucap Arjuna sambil menunjuk.

" Mana aku ingat...Jalan pulang aja aku lupa.." ucap Dini.

Mereka lanjut berjalan lagi.

Hingga akhirnya mereka terkejut melihat desanya sudah hilang,longsoran tanah menutupi desa mereka.

Arjuna meletakkan kayu bakar,dan parannya,setelah itu berlari ke arah longsoran tanah.

" MAAAAAAK....

" PAAAAAK......." teriak Arjuna sambil berlari.

Air mata Arjuna keluar.

Dini yang melihat desa tempat ia tinggal tertimbun tanah,terduduk lemas. Ia tak menyangka desanya terkena bencana.

Arjuna berusaha mencari kedua orang tuanya.

Dini berjalan pelan sambil memandang sekeliling untuk memastikan ada yang selamat dari musibah tersebut.

Beberapa jam kemudian.

Segala cara Arjuna gunakan,untuk memcari kedua orang tuanya.

" Maaak...Mamak di mana.." ucap Arjuna tak menemukan Dewi Arum.

Tak terasa malam pun tiba,Arjuna masih mencari Dewi Arum. Ia tak memperdulikan suara perutnya yang minta di isi.

Hingga akhirnya Arjuna menyerah saat matahari terbit.

Arjuna duduk di samping Dini sambil menatap longsoran tanah,dirinya tak bisa lagi mengeluarkan air mata. Sebab semalaman ia menangis sambil mencari kedua orang tuanya,begitu juga dengan Dini.

" Dek...." ucap Dini.

" Iya mbak..." ucap Arjuna.

" Apakah musibah ini akibat kita begituan dek?" ucap Dini.

" Aku gak tahu mbak...." ucap Arjuna lemas. Karena belum ada makan setelah dari gubuk.

" Dek...Aku laper..." ucap Dini.

" Sama mbak...Aku juga lapar..Tapi..."

" Mamak sama bapak belum ketemu.." ucap Arjuna.

Arjuna berdiri,ia menggunakan sisa tenaganya untuk mencari orang - orang di desanya.

Siang harinya.

Arjuna tak menemukan siapapun. Tubuhnya penuh dengan tanah,begitu juga dengan Dini.

Mereka sudah tidak kuat lagi,akhirnya mereka pingsan karena lapar dan keletihan.

***

Esok harinya.

Seorang pria memakai sepeda motor menuju desa Sukoharjo.

Setelah sampai,pria itu terkejut melihat longsoran tanah. Lantas pria itu menghubungi polisi.

Atas laporan dari pria itu. Polisi segera bertindak.

Tim SAR tiba di lokasi,mereka segera mencari korban yang selamat. Dan mereka menemukan Arjuna dan Dini terbaring di longsoran.Mereka mengira Arjuna dan Dini telah tewas sebab tubuhnya di penuhi lumpur.

" Mereka masih hidup.." ucap salah satu tim SAR memeriksa Arjuna dan Dini.

Mereka pun membawa Arjuna dan Dini ke rumah sakit.

Terpopuler

Comments

dhani satria

dhani satria

akibat free sex jadi di laknat

2025-02-25

0

Faizal Azwar

Faizal Azwar

Pompeii versi lokal

2024-09-01

2

hitamanis

hitamanis

hoh kena azab ni ceritanya.satu kampung

2024-01-07

1

lihat semua
Episodes
1 PERAMPOKAN
2 MENEMUKAN BAYI DI HUTAN
3 MELIHAT KEANEHAN PADA ARJUNA
4 MENGINAP DI HUTAN
5 DESA SUKOHARJO LENYAP DI TELAN BUMI
6 AKU JUGA IKUT MATI DEK.
7 KEDATANGAN TAMU TIDAK DI UNDANG.
8 MENDAPAT BANTUAN
9 TAKUT DENGAN HUJAN DAN PETIR.
10 KAPOK AKU DI SUNAT PAK.
11 SEDIKIT KISAH MASA LALU KARTIKA
12 MEMBERI TAHU JATI DIRI ARJUNA
13 DI JENGUK TEMAN - TEMAN
14 LIBURAN KE AIR TERJUN KEDUNG PEDUT.
15 MUNCUL SUARA GHAIB.
16 KE PANTAI PARANGTRITIS
17 PACAR KAKAK
18 KAKAK JUGA HEBAT
19 KAKAK HALANGAN
20 SENDIRIAN.
21 JANDA CANTIK
22 ANTARKAN AKU KERUMAHNYA
23 HAUS KAK
24 ENGGAK BIMO
25 PRIA PEMBOHONG
26 DI DALAM MOBIL PAK.
27 SAKIT KAK
28 IYA PAK
29 DI ANTAR PAK HAJI
30 SIAPA CEPAT,DIA YANG DAPAT
31 MAYAN,DAPAT DUIT
32 MENCARI DINI
33 MAMAKKU MANA KAK
34 AKU GAK MAU DI GANGGU
35 TERNYATA DIA ANGGA
36 SURAT CINTA
37 MANCING
38 AKU TIDAK TAKUT KEPADAMU.
39 ARJUNA TERKENA LUKA DALAM
40 LATIHAN DONG
41 KAMU CEMBURU YA
42 HANA MENEMUI ARJUNA
43 MAAFKAN AKU SAYANG.
44 AKU KANGEN YANK
45 KANGEN BANGET
46 AKU MEMANG PACARMU
47 JANGAN GANGGU ARJUNAKU
48 DI MANA KAMU NAK
49 DINI MENEMUI KARTIKA.
50 AWAS YA KALIAN...
51 ARJUNA MENDATANGI RUMAH BAYU
52 MEMERIKSA KEDIAMAN RUMAH BAYU.
53 HANA MENDATANGI ARJUNA.
54 MEMBUAT PERJANJIAN DENGAN HANA
55 BAYU MENDATANGI ARJUNA
56 PERINGATAN PERTAMA DAN TERAKHIR
57 MEMBERIKAN HASIL TES DNA.
58 TINGGAL DI KOSSAN
59 PINDAH KE RUMAH LIANA
60 PERGI KE RUMAH SAKIT
61 TIBA DI RUMAH SAKIT
62 HANA MENDATANGI ARJUNA
63 MENGENDALIKAN KELUARGA GABRIAN
64 PERGI MENINGGALKAN RUMAH GABRIAN.
65 BEJO MEMBANTU BAYU
66 MANA KERISKU
67 ARJUNA MEMBEBASKAN HANA DAN MENIKAHI HANA.
68 MENYERAHKAN KERIS KE HANA
69 妈妈怎么样了? ( BAGAIMANA KABAR IBU?)
70 PERGI MENEMUI BAYU
71 MEMBERITAHU PERNIKAHAN.
72 DI DESA MASARAN
73 MAAFKAN AKU ARJUNA
74 AYU MENDATANGI RUMAH DARMANTO
75 TES DNA
76 KE HUTAN
77 ARJUNA ADALAH ARIF
78 ARJUNA ADA DI HUTAN
79 JANCOOOOOK
80 IBU......
81 JEPANG....?
82 TERIMA KASIH AYAH
83 BODOH AMAT
84 MODYAR AKU
85 MEMPENGARUHI NURMALA.
86 IYA...AKU MAU
87 ORANGNYA SUDAH KABUR
88 ARJUNA PINGSAN
89 LATIHAN
90 TUNGGU PEMBALASANKU
91 I LOVE YOU MBAH PUTRI
92 AKU HAMIL
93 AYO JUNA...
94 INI RUMAHKU
95 OKE
96 PERGI KE JEPANG
97 DI BUNTUTI.
98 MAMPUSLAH AKU
99 MENGHADAPI MASALAH YANG TIDAK TERDUGA.
100 KEMANA ARJUNA PERGI
101 BAYU MENGINTROGASI SANDRA
102 MENGETAHUI FAKTA YANG SEBENARNYA
103 KERJA DI TOKO BANGUNAN
104 SHILIN MENGHILANG
105 105
106 106
107 107
108 108
109 109
110 110
111 111
112 SIAPA YANG MEMBUNUH KELUARGAKU?
113 KENAPA KAMU DI SINI
114 TIDAK INGAT
115 KAMU SUDAH INGAT
116 MASUK KE RUANG BP
117 MENYERANG.
118 JANGAN BERGADANG
119 KE PASAR MALAM
120 ISTIGHFAR ITU APA
121 MEMBALAS DENDAM
122 PENYERANGAN ARJUNA.
123 JUALAN KUE
124 KAMU SIAPA?
125 MENDAPAT PESANAN LUAR DAERAH
126 MIMPI APA AKU SEMALAM
127 MOMONG ANAK KECIL
128 MENDAPAT KABAR BERITA BURUK.
129 KALIAN MAU IBU NIKAHKAN.
130 NGANCAM TAPI ENAK.
131 MENEMUKAN SHILIN
132 MENCARI RUMAH SHILIN
133 AKU KANGEN
134 KEINDAHAN SEPASANG MATA.
135 MEMINTA BANTUAN KE BU HANA
136 MAAAFKAN AKU SAYANG
137 MEMPERKERJAKAN HANI
138 MENDAPAT PELAJARAN BARU.
139 MEMBEBASKAN SHILIN
140 SHILIN KEMBALI KERUMAH.
141 SHILIN MENGUNJUNGI RUMAHKU
142 MENDAPAT JATAH DARI ISTRI SAM.
143 DI SURUH MILIH
144 APAKAH SEMUA WANITA BERCADAR ITU SAMA (NEGATIF)
145 BU HANA MENCINTAIKU
146 PENGAKUAN BU HANA
147 1. MENIKAHI BU HANA 2. PERTUNANGAN SEKALIGUS LAMARAN DENGAN SHILIN.
148 MENDAPAT HADIAH UTAMA
149 BERTEMU DENGAN KELUARGA BESAR HANA
150 MEBERITAHU LOKASI SAM
151 MENGAPA IBUNYA IMAM SEPERTI IBUKU
152 KELAHIRAN ANAK PERTAMAKU
153 MENERIMA KERIS
154 MEMBERITAHU RUMAH NIKEN
155 BERTEMU CEWEK ANEH.
156 MENYELAMATKAN DIANA
157 HANA MEMBERI KEPUTUSAN
158 MEMBERITAHU KE FITRI.
159 MENDING GAK AKU SELAMATKAN
160 MENDAPAT BISIKAN GHAIB
161 MENGERJAI KURDI.
162 HANA MENEMUIKU
163 BAYU MENEMUI KURDI
164 ISTRIKU DI BAWA OLEH MBAH BLANKON
165 MEMULAI KEHIDUPANKU YANG BARU LAGI.
166 BERTEMU DENGAN ANISYA
167 MANUSIA IDIOT
168 MENDAPAT HUKUMAN
169 MEMBELI RUMAH
170 MENYELAMATKAN INTAN
171 ANISYA MENGINAP DI RUMAHKU Bag 1
172 ANISYA MENGINAP DI RUMAHKU Bag 2
173 PENYERANGAN DI KELUARGA HAN
174 BAYU TAK BERDAYA
175 INTAN BERKHIANAT.
176 PERGI DARI RUMAH.
177 MASUK KANDANG SINGA
178 SOSOK PENJAGA KANDANG SINGA.
179 BAYU MENEMUKAN GELANG HANA.
180 MENJALANKAN MISI ELANG
181 BERPISAH DENGAN ANISYA.
182 MEMBERITAHU KE INTAN.
183 KITA MUNDUR
184 PERUBAHAN MAMAH
185 SEMOGA IBUKU MASIH HIDUP
186 KENAPA MAS DIAM?
187 MEMBUAT HANTARAN PERNIKAHAN
188 FAUZIAH FARHANA
Episodes

Updated 188 Episodes

1
PERAMPOKAN
2
MENEMUKAN BAYI DI HUTAN
3
MELIHAT KEANEHAN PADA ARJUNA
4
MENGINAP DI HUTAN
5
DESA SUKOHARJO LENYAP DI TELAN BUMI
6
AKU JUGA IKUT MATI DEK.
7
KEDATANGAN TAMU TIDAK DI UNDANG.
8
MENDAPAT BANTUAN
9
TAKUT DENGAN HUJAN DAN PETIR.
10
KAPOK AKU DI SUNAT PAK.
11
SEDIKIT KISAH MASA LALU KARTIKA
12
MEMBERI TAHU JATI DIRI ARJUNA
13
DI JENGUK TEMAN - TEMAN
14
LIBURAN KE AIR TERJUN KEDUNG PEDUT.
15
MUNCUL SUARA GHAIB.
16
KE PANTAI PARANGTRITIS
17
PACAR KAKAK
18
KAKAK JUGA HEBAT
19
KAKAK HALANGAN
20
SENDIRIAN.
21
JANDA CANTIK
22
ANTARKAN AKU KERUMAHNYA
23
HAUS KAK
24
ENGGAK BIMO
25
PRIA PEMBOHONG
26
DI DALAM MOBIL PAK.
27
SAKIT KAK
28
IYA PAK
29
DI ANTAR PAK HAJI
30
SIAPA CEPAT,DIA YANG DAPAT
31
MAYAN,DAPAT DUIT
32
MENCARI DINI
33
MAMAKKU MANA KAK
34
AKU GAK MAU DI GANGGU
35
TERNYATA DIA ANGGA
36
SURAT CINTA
37
MANCING
38
AKU TIDAK TAKUT KEPADAMU.
39
ARJUNA TERKENA LUKA DALAM
40
LATIHAN DONG
41
KAMU CEMBURU YA
42
HANA MENEMUI ARJUNA
43
MAAFKAN AKU SAYANG.
44
AKU KANGEN YANK
45
KANGEN BANGET
46
AKU MEMANG PACARMU
47
JANGAN GANGGU ARJUNAKU
48
DI MANA KAMU NAK
49
DINI MENEMUI KARTIKA.
50
AWAS YA KALIAN...
51
ARJUNA MENDATANGI RUMAH BAYU
52
MEMERIKSA KEDIAMAN RUMAH BAYU.
53
HANA MENDATANGI ARJUNA.
54
MEMBUAT PERJANJIAN DENGAN HANA
55
BAYU MENDATANGI ARJUNA
56
PERINGATAN PERTAMA DAN TERAKHIR
57
MEMBERIKAN HASIL TES DNA.
58
TINGGAL DI KOSSAN
59
PINDAH KE RUMAH LIANA
60
PERGI KE RUMAH SAKIT
61
TIBA DI RUMAH SAKIT
62
HANA MENDATANGI ARJUNA
63
MENGENDALIKAN KELUARGA GABRIAN
64
PERGI MENINGGALKAN RUMAH GABRIAN.
65
BEJO MEMBANTU BAYU
66
MANA KERISKU
67
ARJUNA MEMBEBASKAN HANA DAN MENIKAHI HANA.
68
MENYERAHKAN KERIS KE HANA
69
妈妈怎么样了? ( BAGAIMANA KABAR IBU?)
70
PERGI MENEMUI BAYU
71
MEMBERITAHU PERNIKAHAN.
72
DI DESA MASARAN
73
MAAFKAN AKU ARJUNA
74
AYU MENDATANGI RUMAH DARMANTO
75
TES DNA
76
KE HUTAN
77
ARJUNA ADALAH ARIF
78
ARJUNA ADA DI HUTAN
79
JANCOOOOOK
80
IBU......
81
JEPANG....?
82
TERIMA KASIH AYAH
83
BODOH AMAT
84
MODYAR AKU
85
MEMPENGARUHI NURMALA.
86
IYA...AKU MAU
87
ORANGNYA SUDAH KABUR
88
ARJUNA PINGSAN
89
LATIHAN
90
TUNGGU PEMBALASANKU
91
I LOVE YOU MBAH PUTRI
92
AKU HAMIL
93
AYO JUNA...
94
INI RUMAHKU
95
OKE
96
PERGI KE JEPANG
97
DI BUNTUTI.
98
MAMPUSLAH AKU
99
MENGHADAPI MASALAH YANG TIDAK TERDUGA.
100
KEMANA ARJUNA PERGI
101
BAYU MENGINTROGASI SANDRA
102
MENGETAHUI FAKTA YANG SEBENARNYA
103
KERJA DI TOKO BANGUNAN
104
SHILIN MENGHILANG
105
105
106
106
107
107
108
108
109
109
110
110
111
111
112
SIAPA YANG MEMBUNUH KELUARGAKU?
113
KENAPA KAMU DI SINI
114
TIDAK INGAT
115
KAMU SUDAH INGAT
116
MASUK KE RUANG BP
117
MENYERANG.
118
JANGAN BERGADANG
119
KE PASAR MALAM
120
ISTIGHFAR ITU APA
121
MEMBALAS DENDAM
122
PENYERANGAN ARJUNA.
123
JUALAN KUE
124
KAMU SIAPA?
125
MENDAPAT PESANAN LUAR DAERAH
126
MIMPI APA AKU SEMALAM
127
MOMONG ANAK KECIL
128
MENDAPAT KABAR BERITA BURUK.
129
KALIAN MAU IBU NIKAHKAN.
130
NGANCAM TAPI ENAK.
131
MENEMUKAN SHILIN
132
MENCARI RUMAH SHILIN
133
AKU KANGEN
134
KEINDAHAN SEPASANG MATA.
135
MEMINTA BANTUAN KE BU HANA
136
MAAAFKAN AKU SAYANG
137
MEMPERKERJAKAN HANI
138
MENDAPAT PELAJARAN BARU.
139
MEMBEBASKAN SHILIN
140
SHILIN KEMBALI KERUMAH.
141
SHILIN MENGUNJUNGI RUMAHKU
142
MENDAPAT JATAH DARI ISTRI SAM.
143
DI SURUH MILIH
144
APAKAH SEMUA WANITA BERCADAR ITU SAMA (NEGATIF)
145
BU HANA MENCINTAIKU
146
PENGAKUAN BU HANA
147
1. MENIKAHI BU HANA 2. PERTUNANGAN SEKALIGUS LAMARAN DENGAN SHILIN.
148
MENDAPAT HADIAH UTAMA
149
BERTEMU DENGAN KELUARGA BESAR HANA
150
MEBERITAHU LOKASI SAM
151
MENGAPA IBUNYA IMAM SEPERTI IBUKU
152
KELAHIRAN ANAK PERTAMAKU
153
MENERIMA KERIS
154
MEMBERITAHU RUMAH NIKEN
155
BERTEMU CEWEK ANEH.
156
MENYELAMATKAN DIANA
157
HANA MEMBERI KEPUTUSAN
158
MEMBERITAHU KE FITRI.
159
MENDING GAK AKU SELAMATKAN
160
MENDAPAT BISIKAN GHAIB
161
MENGERJAI KURDI.
162
HANA MENEMUIKU
163
BAYU MENEMUI KURDI
164
ISTRIKU DI BAWA OLEH MBAH BLANKON
165
MEMULAI KEHIDUPANKU YANG BARU LAGI.
166
BERTEMU DENGAN ANISYA
167
MANUSIA IDIOT
168
MENDAPAT HUKUMAN
169
MEMBELI RUMAH
170
MENYELAMATKAN INTAN
171
ANISYA MENGINAP DI RUMAHKU Bag 1
172
ANISYA MENGINAP DI RUMAHKU Bag 2
173
PENYERANGAN DI KELUARGA HAN
174
BAYU TAK BERDAYA
175
INTAN BERKHIANAT.
176
PERGI DARI RUMAH.
177
MASUK KANDANG SINGA
178
SOSOK PENJAGA KANDANG SINGA.
179
BAYU MENEMUKAN GELANG HANA.
180
MENJALANKAN MISI ELANG
181
BERPISAH DENGAN ANISYA.
182
MEMBERITAHU KE INTAN.
183
KITA MUNDUR
184
PERUBAHAN MAMAH
185
SEMOGA IBUKU MASIH HIDUP
186
KENAPA MAS DIAM?
187
MEMBUAT HANTARAN PERNIKAHAN
188
FAUZIAH FARHANA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!