Penjelasan Arab Pegon

Pagi harinya, Zaid bangun tidur lebih awal. Zaid melihat Jam dinding di kamarnya, masih pukul 05.00. Hujan di luar sudah reda. Lampu di kamar itu juga sudah menyala, tidak mati lampu lagi. Anak itu dan kucingnya masih tertidur lelap di sampingnya. Ia tidak mengigau lagi.

Zaid turun dari ranjang, dan keluar kamar, meninggalkan Elena tidur di kamar. Ia menuju dapur.

"Oh, Zaid, kau bangun pagi sekali hari ini," kata Aleyna yang sedang memasak.

"Di mana Kak Chiara?" Tanya Zaid.

"Mungkin ia di kamarnya," jawab Aleyna.

Zaid berjalan menuju kamar Chiara, ia melewati ruang tengah, di sana ia melihat Rhys tengah duduk sambil menonton berita di televisi hologram ýang dipancarkan oleh benda berbentuk mangkuk kecil. Sekecil mangkuk bayi. Ia sampai di pintu kamar Chiara yang tertutup.

"Kak Chiara, apa kau di dalam?" Seru Zaid.

"Yaa!" Chiara menyahut dari dalam.

"Boleh aku masuk?"

"Masuk saja. Pintunya tidak dikunci."

Zaid membuka pintu perlahan, lalu masuk ke dalam membiarkan pintu setengah terbuka. Ia melihat Chiara tengah membaca buku tua itu. Mungkin ia mengambilnya diam-diam di kamar Zaid saat ia tertidur.

Zaid sejenak mengalihkan pandangan ke sekeliling kamar Chiara. Tak jauh berbeda dengan kamarnya, hanya saja di sana terdapat seperti botol-botol obat dan racun serta rumput-rumput obat di atas meja, ada alat seperti komputer hologram dan semacam buku-buku di rak. Zaid juga baru menyadari di pergelangan tangan kiri Chiara yang putih terdapat gelang. Tetapi sepertinya itu bukan sekedar untuk perhiasan, mungkin itu juga benda berteknologi.

"Bukankah kau tidak bisa membacanya?"

"Ya, memang. Tapi waktu itu, ketika kau mengatakan bahwa ini tulisan 'Arab Pegon', aku kemuadian mencoba mencari tahu informasi tentang tulisan ini di Qoogle, semacam teknologi pencari informasi dan lain-lain," kata Chiara. Ia menyalakan gelang di tangannya, hologram berwarna biru muncul di hadapannya. menampilkan semacam informasi yang ia cari. "Dan sekarang aku tahu tulisan Pegon adalah tulisan huruf-huruf Arab atau Hijaiyyah yang dimodifikasi untuk menuliskan bahasa Sunda dan Jawa atau bahasa lainnya, seperti bahasa Esia. Dan semalam suntuk aku mempelajari huruf-huruf Arab Pegon ini hingga sedikit-sedikit aku bisa membacanya," tutur Chiara panjang lebar lantas menguap.

"Tapi, tulisan Arab Pegon adalah warisan negara Indonesia di planet Bumi, bagaimana mungkin orang-orang di planet ini bisa tahu?" Tanya Zaid heran.

"Bukankah tadi malam aku sudah bilang padamu, negara Indonesia ditemukan oleh salah satu orang dari Suku Esia, lantas dinamakan 'Indonesia', yang berarti 'wilayah suku Esia'. Bahasa Indonesia sebenarnya bahasa Esia. Bahasa Esia juga bahasa internasional di sini. Jadi, dengan kata lain, tulisan Arab Pegon bisa saja sebenarnya warisan suku Esia kuno. Wajar kalau mesin pencari Qoogle tahu."

"Wah, benarkah seperti itu?" Zaid setengah percaya setengah tidak.

Chiara menghela napas. Dengan hanya melihat ekspresi wajah Zaid, ia sudah mengerti. "Lantas, bagaimana kau dan aku yang berbeda planet bisa berkomunikasi dengan bahasa yang sama?"

Zaid mengangguk-angguk sambil mengelus dagunya yang tak berjanggut. itu masuk akal.

Terdengar pintu kamar yang dibuka lebih lebar perlahan. Elena masuk. Rambutnya pirang bergelombangnya tampak berantakan. Mata hijaunya masih setengah terbuka.

"Kak Chiara, bisa antar aku pulang?" Elena lantas menguap dan mengucek mata kirinya.

Chiara juga ikutan menguap. "Sepertinya aku tidak bisa, Elena. Aku mengantuk sekali. Aku tidak tidur semalam. Tapi mungkin Zaid bisa mengantarmu."

"Hah? Apa? Aku?" Zaid terkejut.

Ekspresi Elena juga seperti mengatakan 'tidak mau'.

"Ee... baiklah kalau kau tak mau," kata Chiara kemudian. Chiara lalu 'bervideo call' dengan bodyguard yang ada di rumah Elena menggunakan gelangnya, mengatakan bahwa ia tak bisa mengantarnya pulang, ada sedikit masalah. Bodyguard itu mengiyakan lalu menutup 'video call'.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Hanya dalam waktu kurang dari satu menit setelahnya, bodyguard itu datang ke rumah Chiara dengan mengendarai mobil terbang yang bentuknya mirip seperti mouse. Berwarna hitam putih. Karena bentuknya yang pipih, hanya terdapat 2 kursi di sana.

Kalian bisa lihat, bodyguard itu tidak tampak seperti 'bodyuard', ia tampak seperti orang timur tengah biasa dengan godek tipis panjang. Di tangannya terlilit jam perak, tetapi anehnya di tangan kanan. Mungkin itu penyamarannya, atau ia sengaja tidak menampakkan auranya.

Setelah memarkir mobil 'mouse'nya, bodyguard itu menuju rumah Chiara yang tak jauh di sana.

Sebelum bodyguard itu mengetuk pintu, pintu rumah sudah dibuka perlahan. Zaid yang membukanya.

"Oh," kata bodyguard itu. "Apa Elena di dalam?" Tanyanya, ia tak melihat Elena di belakang Zaid.

Zaid menengok ke belakang, kurasa tadi dia mengikutiku, pikir Zaid. "Hei, Elena, cepat keluar dari persembunyianmu!"

Bodyguard itu mencopot benda bulat di jam tangannya, mengarahkannya ke mata kirinya. Benda bulat itu berubah menjadi lempeng. Mata kiri bodyguard itu sekarang seperti menggunakan kacamata canggih.

Bodyguard itu bisa melihat bayangan Elena yang bersembunyi di balik tembok. "Nak, ayo aku bisa melihatmu, percuma kau sembunyi."

Elena mau tak mau keluar. Ia sebenarnya tak mau dijemput, menurutnya menggunakan kendaraan berbentuk mouse itu tidak seru. Meski memang cepat dan nyaman, ia tidak bisa melihat yang ada di sekitarnya dengan jelas. Lebih lagi, ia merasa takut dengan bodyguard itu.

"Bagus, ayo kita pulang," kata bodyguard itu.

Keduanya meninggalkan rumah Chiara. Elena pamit; bodyguard itu tidak mengatakan apapun.

Mereka sampai di kendaraan yang terparkir mengambang. Beberapa detik kemudian, keduanya sudah naik, sabuk terpasang otomatis di badan mereka, 'mouse' itu lantas terbang otomatis dengan kecepatan dan ketinggian sedang.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

,

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!