Tetap Melawan 2

Warti pun langsung mengambil batu permata biru itu “ayo.. ayo terbang cepat SP” pinta warti sudah panic sendiri yang membuat SP mengerti namun para monyet itu langsung mengejar mereka saat harta berharganya di curi “dor.. dor.. dor” warti menembaki satu persatu monyet yang mendekati seluncurnya “ah habis pelurunya, SP emang gak bisa lebih cepat lagi?” Tanya warti ternyata para monyet itu sangat cepat dan lincah hingga mampu mengejar mereka.

“ini kecepatan terbaiknya nona” kata SP padahal sudah lebih dari 100 meter perjam seluncur ini terbang “ah harus nunggu 5 menit lama juga, kita gak punya senjata lagi?” Tanya warti melihat jarak mereka dengan monyet semakin terkikis “tidak ada nona” jawab SP yang membuat warti terdiam karena ia sedang berpikir keras.

“tidak ada cara lain. SP buatkan drone kecil lalu terbangkan supaya dia bisa melihat objek walaupun kecil” SP menurutinya tanpa berbicara lalu drone itu benar benar terbang di atas mereka “bagus mari kita eksekusi ide gila ini” setelah mengatakan itu warti tiba tiba langsung memegang batu permata itu yang ia sembunyikan di saku jaketnya tadi “nona apa yang anda lakukan?” SP terkejut bukan main saat warti melemparkan batu itu kearah para monyet sehingga para monyet itu berhenti mengejarnya dan mereka berlari kencang sekali kembali ke goa.

“sekarang kejar mereka SP” teriak warti, SP pun melaksanakannya dan saat sudah 5 menit berlalu peluru pun kembali terisi yang membuat warti membidik monyet yang membawa batu itu “wahai senapan percayalah kepadaku, jadi lah banyak dan bunuh para monyet itu” kata warti seolah ia yakin senjatanya ini akan mendengarkannya “Dor” dan benar saja satu peluru yang di lesatkan oleh senapannya berubah menjadi 10 peluru yang berhasil melesat cepat menusuk kepala para monyet itu sehingga warti segera mengambil batunya kembali.

“SP panggil lah drone mu suruh kesini” pinta warti si sisa tenaga nya karena ia sekarang sangat lelah akibat energinya di kuras habis untuk mengendalikan senjata nya tadi “bawa terbang ini ya, jangan sampai diambil kembali para monyet” kata warti setelah meletakan batu permata itu ke dalam tubuh drone lalu SP menerbangkannya kembali jauh lebih dari yang sebelumnya sehingga para monyet itu semakin brutal, karena mereka marah besar kepada warti sehingga mereka menambah kecepatan larinya.

“dor.. dor.. dor..” 5 peluru sudah melesat namun monyet itu tidak habis habis “SP kau ada ide lain?” Tanya warti ia mulai frustrasi karena jika menggunakan kekuatan lagi habis sudah energinya “jaraknya masih 1 kilo lagi nona, dan seluncur ini tidak bisa terbang lebih tinggi la..” SP tersentak kaget saat melihat salah satu monyet itu melompat lalu menggigit bahu warti yang juga terkejut itu.

“Aaa..”warti langsung menjerit, karena rasa sakit yang begitu besar “persetan dengan mu monyet” kata warti marah lalu ia membidikan senapannya ke tubuh monyet itu “dor” tubuh monyet langsung terpental jauh sehingga seluncur kembali terbang dengan baik tanpa kelebihan beban “huh huh huh” napas warti mulai tersengal, ia juga merasakan perihnya juga nyeri di bahu kanannya yang terkoyak itu bahkan darahnya berceceran juga membasahi tubuhnya dan bajunya “nona.. bertahan lah” SP yang melihat tuannya itu sekarat langsung mengambil obat penawarnya “obat anti virus dan regenerasi” kata SP sehingga obat itu muncul dan di ambilnya.

Warti tersenyum karena kegilaan dari rasa sakitnya benar benar membuatnya ingin mati saja “nona minum obatnya dulu” warti mengabaikan permintaan SP ia lebih memilih membidikan senapannya kembali namun menggunakan satu tangannya “jadilah banyak dan habisi mereka semua” kata warti penuh penekanan “dor” seketika peluru yang baru keluar dari senapan itu berubah menjadi sangat banyak dan bercahaya biru sehingga SP tercengang melihatnya.

“bruk” dan saat para monyet itu mati tubuh warti langsung terjatuh dari seluncur karena tidak kuatnya menyeimbangkan tubuhnya “nona..” SP langsung terbang menghampiri warti yang sudah kehilangan setengah kesadarannya.

“nona.. nona bertahan lah.. nona minum ini?”

“ak aku su.. dah” warti mulai memejamkan matanya, tubuhnya sudah tidak mampu menahan rasa sakit ini yang begitu nyata menyiksanya “nona minum ini dulu, supaya kau selamat. Nona bangun” pinta SP warti mendengarnya namun ia tidak kuasa untuk meresponnya sehingga SP pun langsung membuka tutup botol itu lalu SP naik keatas dada warti “nona maafkan aku, ini akan sangat sakit. Tapi kalo kau tidak menelan obatnya kau akan terkena rabies dan itu sangat berbahaya bagi tubuh anda” setelah mengatakan itu SP langsung membuka paksa mulut warti dan cairan obat berwarna biru terang itu ia masukan kedalam mulut tuannya.

“Ah” warti memberontak saat lehernya terasa terbakar, dan ia juga kesulitan menelan obat itu “nona minum ini demi kesembuhan anda” paksa SP sehingga bulir air asin keluar dari kedua mata warti ia susah payah menelan obatnya, menahan rasa sakitnya membuatnya benar benar sekarat dan merasakan sakit yang tidak pernah tertandingi.

“glug..” SP langsung tersenyum senang akhirnya warti berhasil meminum obatnya meski sedikit dan sisanya langsung SP tumpahkan ke bahu warti yang terluka parah itu “Aaaa” lagi lagi warti menjerit karena rasa perih ini berubah seperti di bakar di tungku bara api yang panas.

“nona tidak apa apa, anda akan sembuh” kata SP di sisa tenaga warti sehingga tuannya itu tersenyum kecil dan warti benar benar kehilangan kesadarannya lalu SP pun mengangkat tubuh warti menggunakan seluncurnya tadi dan kiri drone nya pun sudah kembali kepadanya batu permata biru itu pun akhirnya mereka dapatkan.

Sesampainya di jalan buntu Batu permata biru yang bercahaya itu pun tiba tiba menyatu dengan SP dan sekarang tubuh SP pun berevolusi menjadi lebih kuat dari sebelumnya "bagus, setelah ini kita akan dapat obat penambah stamina nya. Nona selamat anda sudah berhasil mencapai level 3" kata SP ia senang karena tuannya kali ini lebih jenius dan bar bar meski agak sedikit gila namun Warti berhasil menyelesaikan misi nya.

"close" Setelah SP mengatakan itu pintu portal dimensi pun tertutup, dan kini hari semakin gelap sehingga SP masuk kedalam mobil dan membawa tuannya itu pulang. "jadilah robot dan bawa nona ke kamarnya" pinta SP sehingga mobil itu benar benar berubah menjadi Robot lalu masuk ke dalam rumah dan segera membaringkan tubuh kurus Warti ketempat tidur, lalu ia keluar dan kembali menjadi mobil.

SP masih memperhatikan tubuh Warti bajunya di bagian bahu kanannya terkoyak habis dan darah yang mengering mulai menusuk indra penciumannya karena terlalu amis aromanya "besok pagi dia mungkin sudah siuman, jadi biarkan lah" SP memutuskan menjadi ponsel kembali lalu tergeletak di samping Warti dan mereka pun beristirahat bersama.

Episodes
1 Berpamitan
2 Ponsel ajaib
3 Ponsel ajaib 2
4 Adu Bacot
5 Ide kelas atas
6 Misi selesai
7 Kembali ke realita
8 Perjalanan menuju misi
9 Pertarungan mudah
10 Ini gimana ya?
11 Tetap melawan 1
12 Tetap Melawan 2
13 bercerita
14 Perjalanan menuju misi ke 4
15 Pertarungan
16 Evolusi tubuh
17 Pulih Cepat
18 Alasan ku
19 terpesona
20 serangan dadakan
21 Penyusup
22 bercerita
23 Lest go
24 Serangan dadakan
25 misi 6 selesai
26 datang dan pergi
27 Sampai rumah
28 Masalah
29 Misi 7 siap
30 Pertarungan
31 Penjelasan
32 Misi 8
33 berhasil
34 Deg deg gan
35 penghalang
36 selesai misi
37 Berbicara serius
38 doa ku
39 Lest go
40 jubah ku
41 Menang
42 siapa?
43 Restui aku bu
44 Ini adalah kejujuran
45 Kekuatiran ku
46 telah sembuh
47 Pergi ke misi 10
48 Gerbang Raja monyet
49 Gerbang robot Banteng
50 Pertarungan sengit
51 Serangan serigala
52 Imbalan mati atau kekuatan
53 kekuatan baru
54 menang bertarung
55 Sebenarnya mereka siapa?
56 Persiapan sebelum memulai
57 Misi berubah
58 Ini lah misinya
59 Misi selesai
60 Penjelasan misi
61 Perjalanan ini
62 Aku kenapa begini
63 Gadis kecil
64 Selamat tinggal
65 Pertarungan sulit
66 Siapa yang jahat
67 Ini rencana ku
68 Ini misinya
69 Pasrah pada misi ini
70 Siapa sebenarnya kau
71 Datang kembali
Episodes

Updated 71 Episodes

1
Berpamitan
2
Ponsel ajaib
3
Ponsel ajaib 2
4
Adu Bacot
5
Ide kelas atas
6
Misi selesai
7
Kembali ke realita
8
Perjalanan menuju misi
9
Pertarungan mudah
10
Ini gimana ya?
11
Tetap melawan 1
12
Tetap Melawan 2
13
bercerita
14
Perjalanan menuju misi ke 4
15
Pertarungan
16
Evolusi tubuh
17
Pulih Cepat
18
Alasan ku
19
terpesona
20
serangan dadakan
21
Penyusup
22
bercerita
23
Lest go
24
Serangan dadakan
25
misi 6 selesai
26
datang dan pergi
27
Sampai rumah
28
Masalah
29
Misi 7 siap
30
Pertarungan
31
Penjelasan
32
Misi 8
33
berhasil
34
Deg deg gan
35
penghalang
36
selesai misi
37
Berbicara serius
38
doa ku
39
Lest go
40
jubah ku
41
Menang
42
siapa?
43
Restui aku bu
44
Ini adalah kejujuran
45
Kekuatiran ku
46
telah sembuh
47
Pergi ke misi 10
48
Gerbang Raja monyet
49
Gerbang robot Banteng
50
Pertarungan sengit
51
Serangan serigala
52
Imbalan mati atau kekuatan
53
kekuatan baru
54
menang bertarung
55
Sebenarnya mereka siapa?
56
Persiapan sebelum memulai
57
Misi berubah
58
Ini lah misinya
59
Misi selesai
60
Penjelasan misi
61
Perjalanan ini
62
Aku kenapa begini
63
Gadis kecil
64
Selamat tinggal
65
Pertarungan sulit
66
Siapa yang jahat
67
Ini rencana ku
68
Ini misinya
69
Pasrah pada misi ini
70
Siapa sebenarnya kau
71
Datang kembali

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!