“nona bangun, hei bangun lah sudah pagi ini” suara SP sayup terdengar sehingga mata warti pun terbuka perlahan “aku masih ngantuk, rasanya masih lelah tahu..” kata warti dengan suara seraknya “itu wajar karena efek samping anda bertarung dan di gigit zombie juga” sahut SP yang membuat warti tersenyum “bercanda hehehe, tapi aku tubuh bantuan mu carikan aku lokasi tempat nyewa rumah” kata warti yang langsung di laksanakan oleh SP.
Di perjalanan menuju loka penyewa rumah, warti kembali mengambil uangnya di atm untuk membeli chicken kfc “nona apa anda sudah lebih baik?” Tanya SP sehingga warti manggut manggut karena mulutnya penuh makanan “misi apa hari ini?” Tanya balik warti setelah menelan makanan di mulutnya “misi kali ini masih sama nona, bertarung dengan dewa Poseidon” tentu warti langsung terperanjat bahkan matanya melotot tidak percaya “Poseidon kan cerita rakyat yunani, bagaimana bisa aku melawannya?” warti pun tahu tentang legenda cerita rakyat itu karena ia adalah penggemar film anime saint seiya.
“itu benar, tapi jika anda bisa mengalahkannya akan dapat hadiah uang 200 jt” jelas SP.
“hah 200 jt, 200 jt.. serius?” tanya Warti tidak percaya.
“iya nona, gimana anda mau?” sahut SP.
“mau deh lumayan nambah saldo, lagi pula separuh uang ku aku kirimkan ke rekening ibuku jadi tinggal 50 jt di kartu ini” Jawab Warti.
“nona kenapa sebanyak itu anda mengirimnya?” warti tersenyum mendengar pertanyaan konyol itu, tapi ia memakluminya karena SP adalah sistem bukan manusia jadi SP tidak tahu apapun tentang rasa dan perasaan yang menghantui manusia “sebenarnya aku datang ke kota ini untuk bekerja jadi pelayan di restoran tapi aku bertemu Justin yang memberikan kamu kepadaku, tapi aku bersyukur banget karena itu aku bisa dapat uang yang lebih banyak.
Sehingga aku bisa membantu pengobatan ayahku yang sudah komplikasi karena banyak penyakit yang ada di tubuhnya, dan saat aku menghubungi ibu tadi ayah sedang di rawat di rumah sakit” jawab warti panjang lebar yang membuat SP mengerti.
“jangan sedih nona” pinta SP.
“tidak, aku kuat hehehe” kata warti lalu ia tertawa kecil, dan setelah menyewa rumah dan mengangkut barang bawaannya warti langsung pergi ke stadion Makmur untuk menyelesaikan misi level dua “kok bisa ya ada stadion terbengkalai di tengah kota begini?” Tanya warti saat melihat rumput yang tumbuh tinggi dan lebat memenuhi lapangan “itu wajar karena di kota ini ada stadion pkor dan pahoman yang jauh lebih terkenal, baik lah aku buka portalnya ya nona?” kepala warti lalu mengangguk “ya allah tolong selamatkan aku, kalo aku mati di sini aku akan berakhir dan tidak ada lagi yang tersisa dari diriku. Artinya aku akan di lupakan dan mereka yang mengenalku akan bersedih, karena itu tolong aku!” ya itulah doa yang di panjatkan hati warti penuh harap, karena ia tahu yang memegang nyawanya adalah tuhannya.
“open” kata SP sehingga muncul di hadapan mereka sebuah pintu besar yang terbuka sehingga mereka pun masuk kedalamnya “wah ini lebih buruk dari yang kemarin” kata warti ia kecewa sekali, karena di ujung matanya melihat hanya ada lautan yang sangat luas juga tidak ada tanda tanda kehidupan “nona kerajaannya tepat di bawah kita, karena Poseidon adalah dewa yang menguasai lautan” kata SP yang membuat warti semakin dongkol “iya tahu, tapi gimana caranya kesana. Aku gak bisa renang!” sahut warti, tadinya ia sudah semangat dan berhasil melawan rasa takutnya namun sekarang hancur sudah harapannya.
“kapal selam sudah siap nona” kata SP.
“eh..” warti langsung berbinar saat melihat kapal selam berukuran sedang itu benar benar muncul di hadapannya “ayo masuk nona” ajak SP sehingga warti menurut saja, ia tidak berhenti tersenyum saat sudah masuk dan duduk dengan nyaman di kursi yang empuk ini “kau hebat sekali bisa buat beginian?” sanjung warti, iya. Ini kali pertama dalam hidupnya naik kapal selam yang mengarungi kedalaman laut sehingga mata warti berbinar melihat indahnya karang laut dan binatang penghuninya.
“ini fasilitas di level ini nona, karena nama level dystopia 2 jadi kita punya kendaraan sekarang” jawab SP kini ia juga sudah berubah menjadi robot kecil yang imut “tapi senjata yang kita dapat di level ini apa?” Tanya warti lagi, ia tiba tiba terpikirkan hal itu.
“buka senjata” setelah SP mengatakan itu tiba tiba muncul tombak silver di hadapan mereka “tombak ini bisa menghancurkan apapun jika tertusuk maka sudah di pastikan ia akan mati” jawab SP menjelaskan kekuatan tombak ini “tunggu, apa aku harus membunuh Poseidon?” SP menggelengkan kepalanya.
“sebenarnya Poseidon tidak lah jahat, hanya saja dia adalah maniac wanita. Karena itu banyak selirnya jadi dia juga punya banyak anak dan jika anda tidak membunuhnya dia akan terus berlaku seperti itu sehingga lautan pun akan di penuhi keturunannya saja dan rakyat akan semakin sengsara karena banyak pajak yang akan di bayar untuk kebutuhan hidup keluarga raja” jelas SP sehingga warti tersenyum tipis.
“berarti dia jahat, tapi kalo aku berhasil membunuhnya siapa yang akan menggantikannya?” SP tampak terkejut saat mendapat pertanyaan itu karena ia tidak menyangka tuannya ini bertanya hal itu “SP kenapa diam?” kata warti tampak bingung “nona tidak ada yang akan menggantikannya, karena jika anda berhasil mengalahkannya atau bahkan membunuhnya maka misi pun selesai artinya level di game ini akan terhapus seperti di level 1 kemarin” jelas SP yang membuat warti tercengang, ia terkejut sampai tidak bisa berkata apapun.
“itu artinya apa kau akan menghilang juga jika aku berhasil menyelesaikan semua misi di sistem ini?” tanya Warti serius.
“aku tidak mati nona atau menghilang, tapi anda tidak perlu kuatir karena kita akan menjadi partner untuk berpetualang menyelesaikan misi demi misi jadi saat saat itu terjadi nikmati lah” ujar SP yang membuat warti terasa nyeri hatinya, entah mengapa jawaban itu tidak sepenuhnya memberikan ketenangan untuknya karena warti sejatinya takut akan kehilangan ponsel ajaibnya.
“jangan sampai aku membencimu SP, meski kau hanyalah sebuah ponsel yang menyatu dengan sistem pemandu kekayaan. Aku tetap akan marah jika kau main pergi gitu aja tanpa mengucapkan selamat tinggal” kata warti ia senang ada benda ajaib ini, meski bukan manusia warti percaya SP bisa di andalkan dan ia menyayanginya karena itu warti ingin menjaganya.
“nona tenang saja” sahut SP singkat yang membuat kepala warti mengangguk samar lalu ia menatap kearah kaca “wow gerbangnya terbuat dari emas?” Tanya warti saat melihat kapalnya memasuki gerbang istana yang megah ini tiba tiba atap kapal selam ini terbuka yang membuat warti terkejut namun langsung kegirangan karena ia bisa bernapas dengan bebas, belum lagi di sisi jalan yang di penuhi air ini terdapat bangunan kota kota yang mengapung “wah indahnya masya allah” kata warti saat ia terkagum kagum melihat indahnya kota bawah laut ini.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 71 Episodes
Comments