"Team!MEDEVAC heli datang, satu orang tergigit! Sudah di tourniquet, siapkan prosedur!" Noah yang memegang radio team mendapat berita dari markas operasi.
Kami langsung menunggu di dekat landasan pendaratan, sementara perawat yang lainnya langsung menuju ke ruang operasi mempersiapkan peralatan.
"Dia tergigit! Kami sudah melakukan tourniquet secepatnya!" Beberapa prajurit membopong
seorang rekannya. Seorang prajurit datang dengan ikatan tourniquet di lengan kiri bawahnya.
"Perawat, lakukan apa saja aku tak mau jadi infected." Dia langsung mengiba kepada kami. Gigitan itu dalam merobek arteri utamanya. Darahnya pasti tadi menghambur. Bajunya basah oleh darah. Kami langsung memintanya berbaring di bed.
"Tenanglah... Kau akan baik-baik saja." Aku menerima chart catatan pasien dari paramedic MEDEVAC berisi catatan detak jantung, SpO2¹, Kadar Glukosa darah, Temperature dan treatment yang sudah mereka berikan.
Kami membaringkannya di bed berjalan. Dan mulai mendorongnya ke ruang operasi. Mereka sudah tahu resiko ini jika kau tergigit prosedur satu-satunya tourniquet secepatnya.
"Kau punya alergi Bobby..." aku dengan cepat membaca namanya dari baju yang dikenakannya.
"Tidak..." Dia melihatku sementara aku mulai mengunting bajunya. Yang lain memasang monitor detak jantung, dan tekanan darahnya. Perawat anestesi mulai memasang masker bius.
Noah dan seorang dokter sipil lainnya datang kemudian setelah dia menyelesaikan persiapan pembersihan tangan, memakai masker dan turup kepala dan baju operasi.
"Kami akan melakukan amputasi untuk menyelamatkanmu anak muda..." Noah yang akan melakukan operasi.
Dia memang terlihat masih muda. Mungkin baru sekitar 21 atau 22 tahun.
"Aku tahu dok, apapun asal aku tak menjadi infected..." Dia menangis. Semuda ini dia sudah harus kehilangan salah satu anggota tubuhnya. Aku turut bersimpati untuknya.
"Kita mulai..." Obat bius propofol mulai disuntikkan oleh dan kemudian febtanyl, midqzolam. Dan masker anestesi yang mengalirkan sevoflurane untuk mempertahankan efek bius selama operasi.
Tangan yang terkena gigitan masih dipertahankan tourniquetnya.
Noah mulai memeriksa jaringan tubuh yang terkena. Dan kami semua melihat bahwa jaringan yang rusak terkena gigitan itu begitu dalam hingga bisa merobek arteri.
"Gigitannya sangat dalam...Para infected ini benar-benar menganggap kita makanan." Kami semua bergidik ngeri melihat arteri yang dirobek itu. Bayangkan jika dia mencapai arteri besar lehermu. Itu akan menjadi kematian yang sangat menyakitkan dan cepat.
"Siapkan gergajinya..."
Setelah mengecek area yang harus dibersihkan jaringannya. Noah mulai menggaris dan memasukkan Gigli Saw, itu adalah kawat tajam yang dipakai untuk memotong tulang dengan cara ditarik bolak balik. Suaranya cukup mengerikan percayalah orang biasa akan mimpi buruk saat melihat dokter menarik talinya bolak balik.
Setelah terpotong dokter akan membersihkan semua jaringan. Menutup semua jaringan darah dan syaraf dan menutup kulitnya.
Akhirnya operasi pertama itu selesai. Aku menghela napas lega sekarang.
"Dia masih harus diawasi jika mempunyai gejala . Kita tak tahu apa tourniquet nya cukup cepat. Tempatkan dia diruang isolasi khusus ." Kami mendorongnya ke ruang isolasi yang sudah disiapkan. Ruangan itu ada penjaganya . Khusus untuk pasien seperti ini.
Melihat mereka berlari mengejar kamu kemarin saja sudah memuat kami cukup gemetar. Sekarang kami melihat sendiri gigitan nya.
"Aku tak mau berhadapan dengan mahluk itu . Benar-benar tak mau ...." Susan yang satu tim denganku mengedikkan bahunya sendiri sekarang.
"Aku juga tak mau ..."
------
Tapi tampaknya doa itu tak dikabulkan.
Pager kami berbunyi lagi di saat istirahat. Kami diminta berkumpul lagi dilapangan latihan. Apa ada latihan senjata lagi, bukankah kami sudah dinyatakan lulus sebelumnya ?
Tim pertama datang dan tebak apa yang kami temukan. Infected yang dipasung ke semacam tongkat panjang dengan pengait tali di lehernya Para prajurit Delta Force memasungnya untuk kami. dan memegangnya dalam sebuah area latihan yang dibatasi kawat .
"Apa yang ada dalam pikiran kalian." James sekarang berkacak pinggang melihat infected itu dan kami senentak mundur ke belakang.
"Kami akan mengajarkan kalian bagaimana menghindari gigitan infected ini. Perhatikan ini karena ini akan menyelamatkan jiwa kalian . Kalian hanya perlu satu benda tajam !" Andrew berkata tegas pada kami .
"Dia cukup cepat dan punya tekad menjadikan kalian sebagai makanannya. Tapi jika otak atau jantungnya rusak dia akan berhenti. Mulai sekarang kalian harus membawa pisau ini kemanapun kalian berada bahkan saat kalian tidur sekalipun!"
Dan selanjutnya dia menjelaskan anatomi yang harus kami serang dan cara efektif menembus bagian tubuh. Well itu mudah baginya, karena dia sudah terlatih.
Tapi kemudian dia menjelaskan terlebih dahulu cara efektif menghindari gigitan dengan memegang leher bahkan bisa dilakukan dengan satu tangan dan memiringkan tatget ke samping dan berputar menusukkan pisau ke bagian terlunak yang bisa dicapai. Mata! dan Kepala belakang yang otomatis memutuskan syaraf .
"Kalian harus berlatih gerakan ini mulai malam ini... Tapi perhatikan bagaimana aku menghadapi infected ini dengan teknik tadi!"
Infected itu dilepas dan berlari ke arah Andrew dia terlihat santai menghadapi dan dengan kecepatan mengagumkan dia bisa memegang leher , berputar menusukkan pisau ke bagian belakang kepalanya. Infected yang tadinya bergerak liar itu terdiam.
"Kalian akan latihan gerakan ini mulai malam ini...Kami tak bisa selalu melindungi kalian ! Antara kau yang akan mati atau dia yang mati! Pindah ke gym latihan!" Dan mulainya perjuangan kami sekarang.
Syukurlah ada yang mengajari kami bagaimana bertahan. Aku tak mau dijadikan makanan dan marasakan darah mengalir keluar dari arteriku.
Dua puluh orang berlatih berpasangan. Masing-masing berusaha berlatih dengan benar. Tujuh orang anggota pasukan khusus mencontohkan bagaimana melakukan step itu dan kami berusaha menirunya dengan benar.
"Kalian diwajibkan latihan beban dan bertarung mulai malam ini!" Latihan itu akan terus berlangsung besoknya. "Berkumpul disini mulai besok di jam yang sama. Dismiss!"
Susan terlihat bermain mata ke DeAngelo kemarin kami baru bicara dan sekarang mereka sudah bisa flirting. My God!
"Kau cepat sekali....Aku langsung menyenggol temanku itu ."
"Temani aku ...."
"Apa temani bagaimana ...." Belum sempat aku memprotes dia sudah menarik tanganku ke arah mereka. Apa yang dilakukan Susan!
"Hai ... " Aku langsung mundur ke belakang melihat Susan menghampiri De Angelo. dan Andrew yang sedang bicara.
"Hai girls, apa yang bisa kami bantu." De Angelo langsung tersenyum lebar.
"Bagaimana kalau sesi latihan pribadi..." Aku membelalak melihat keberanian Susan.
"Ohhh no!Aku tidak terlibat..." Aku langsung mundur dan menggelengkan kepalaku.
"Kau sangat terus terang jika meminta bantuan Nona.... Ayo kita kesana..." De Angelo memberikan lengannya untuk digandeng dan aku membelalak menatap Susan yang menyambut lengannya.
Dan berputar menatap Andrew yang hanya tersenyum lebar.
"Aku benar-benar tidak terlibat kegilaan ini..." Dia tertawa sekarang, aku harus mengingatkan jantungku untuk berdetak melihat tawanya. Kenapa aku harus terlibat disini.
"Aku tahu ... kita biarkan saja mereka bersenang-senang. Aku akan membiarkanmu pergi tentu saja."
"Kalau begitu selamat tinggal, terima kasih untuk latihannya." Aku langsung mengambil langkah cepat meninggalkan tempat itu.
Susan benar-benar gila!
-----
SpO2 singkatan saturasi oksigen perifer kapiler, perkiraan jumlah oksigen dalam darah. Lebih khusus lagi, adalah persentase hemoglobin oksigen
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 464 Episodes
Comments
Pipit Sabela
aihhhh Susan liar seliar namanya 😂😂😂😂
2022-12-11
0
Maya Kitajima
selalalu dapat ilmu dan pengetahuan baru dari tiap novel kk otor...,terimakasih...bener bener penulis berkelas...antimainstream...saluutt...👍👍👍👍👍
2022-10-22
0
mrs YoYaman
beneran rasanya kengerian ini sama ky oas baca novel vesper & the bodyguard.darah darah dan darah😱😨
2022-08-27
0