"Dok, Bibi Jane bisa keluar?" Aku belum tahu kabar bibi Jane Ibunya. Apa dia berhasil keluar? Aku bertanya pada saat menyerahkan hasil lab salah satu pasien pada James.
"Tidak, mereka sama masih tertahan di Dallas. Mereka sudah berada di jalan tapi kemudian patroli memerintahkan mereka kembali di tengah jalan."
"Oh my..." Aku bersimpati pada bibi Jane.
"Apa dia baik-baik saja. Tak bisakah kalian Arnold kakakmu mengusahakan sesuatu."
"Mereka bilang sedang mengusahakan tes untuk bisa keluar. Banyak rumah sakit juga mendesak pemerintah untuk membiarkan lab mereka melakukan tes dan memberikan mereka izin lengkap, kita masih akan menunggu."
"Fred masih tertahan di Dallas?"
"Iya sudah lima hari mereka dihotel tanpa kejelasan."
"Pasti berat buatmu mengkhawatirkannya. CDC entah kenapa seperti bekerja lambat sekali, kenapa sampai sekarang mereka belum bisa menentukan sumber penularan parasit ini."
"Aku tak berani memakan apapun yang mentah sekarang. Bahkan buah pun yang bisa kukupas kulitnya dan sudah dicuci dengan cairan pembersih."
Tak lama pager kami berbunyi. Permintaan briefing. Aku menghela napas panjang.
"Kurasa kita akan ditugaskan ke lapangan."
"Tugas lapangan!? Benarkah..." James yang sekarang terkejut tapi dia mengikutiku ke ruang briefing.
"Ini akan jadi tugas lapangan pertama kalian nampaknya." Aku bicara pada James dan Noah, sementara teman-temanku yang lain rata-rata sudah pernah mengalami penugasan lapangan. Kami sudah berkumpul di depan lift.
"Kenapa kau begitu yakin ini akan jadi tugas lapangan?"
"Mereka selalu memilih single untuk dikirim pertama kali. Sederhana. Kalian tahun pertama di corps medic, dan kita semua single di tengah apocalypse ini...." Aku yakin 100% kami akan briefing pengiriman personil. Entah ke mana aku tak tahu. Tapi harusnya menuju ke Williamson County.
"Kenapa single terdengar menyedihkan sekarang..." Noah menjawabku. Aku meringis. Itu memang terdengar menyedihkan. Kami masih single di kiamat ini. Tapi idup pilihan bukan? Mungkin lebih baik karena tidak ada anak yang kami khawatirkan bukan. Aku hanya mengkhawatirkan Ibu dan Fred di Dallas.
"Bagaimana jika kita mati di tugas ini?" Noah sekarang mungkin gugup mengenai penugasan pertamanya.
"Ehmm... Keluargamu akan didatangi petugas dan diberitahu secara hormat. Akan ada pemakaman militer untukmu." Aku menepuk dan merangkul bahu Noah sambil tersenyum lebar.
"Aku belum mau mati digigit infected. Dan tidak mau mati sebagai infected. Lebih baik kau bunuh aku, berjanjilah padaku."
"Tenanglah Noah, jika peluru menembus kepalanya mereka mati." Aku sekarang harus menenangkan dokter yang biasanya terlalu optimis dengan hidupnya ini.
James terlihat diam sekarang.
Kadang aku bertanya, aku kadang melihat dia masih termenung sendiri dan wajahnya nampak sedih. Jika dia tak sanggup menanggung kematian kekasihnya di Manhattan, alasan sampai dia melamar ke Corps Medic dan meninggalkan karirnya yang begitu cemerlang di Mount Sinai, kenapa. Apa dia mencari...
Aku menghapus pikiranku.
Dia masih muda tak mungkin dia berpikir seperti itu. Dia hanya ingin tempat menjauh dari kenangan. Tentu saja dia bisa mendapatkan penggantinya. Wanita manapun akan meleleh jika berhadapan dengannya. Dia hanya perlu menemukan orang yang tepat.
Kami menghadap Colonel (Dr) Mark Hughey pimpinan operasi rumah sakit ini.
Aku benar.
Kami akan memulai persiapan dalam dua hari, tim kami akan bertugas di medan garis depan.
Disebuah rumah sakit wilayah yang sudah diamankan oleh pihak militer.
Dua tim Respon cepat terdiri dua perawat anesthetists, operating room nurse, medical-sugical nurse, critical care nurse, tiga dokter bedah trauma, dokter bedah ortopedic, dan nurse yang akan menjadi medical officer.
Kami mendata semua supply yang kami perlukan dan semua akan segera dibawa kesana dan yang memimpin unit ini adalah Mayor Dr. Joseph Hopkinsville, senior kami dokter bedah trauma yang sudah berpengalaman di Army. Aku pernah berada di timnya saat di Afganistan untungnya. Dan kurasa medan kali ini tampaknya lebih bisa dikompromikan.
Kami masih berada di tanah US yang lebih melegakan.
"Selamat datang di tim semuanya. Dokter James dan Noah tahun pertama di Army, aku berharap besar pada kalian...." Dr Joseph memberikan briefing pertama kami. "Nampaknya kali ini kita akan banyak berhadapan dengan case amputasi, SOP baru kita akan bahas soal penanganan gigitan infected. Tugas pertama kita adalah kita akan langsung briefing para prajurit medic saat kita sampai kesana. Para perawat senior ... aku akan mengharapkan banyak bantuan kalian."
"Yes Sir!" Saat ini kami sudah berada di rantai komando militer untuk misi sekarang.
Dan kami memulai persiapan kami untuk misi selama dua hari.
-----------------
Jika ada kiamat yang terjadi inilah saatnya.
Tuhan nampaknya mengirimkan penyakit ini untuk memusnahkan populasi manusia yang terlalu merusak.
Kota-kota besar di seluruh dunia berhenti aktivitasnya. Manusia melambat dan ketakutan karena hukum alam dan infeksi merambat luas tanpa bisa terhenti.
Lima hari setelah DEFCON 3, seluruh penduduk Williamson County sudah dievakuasi dan setengah wilayahnya sudah ditetapkan sebagai zona merah berserta dengan beberapa bagian negara lainnya. Mereka dikumpulkan di lima kamp sementara yang dijaga polisi dan militer.
Kabarnya sudah ratusan orang infected ditembak disini. Tapi yang masih mengerikan adalah banyak penduduk yang masih hilang disini. Williamson County mempunyai populasi sekitar 400rb orang, baru 300rb orang yang melapor ke sistem darurat. Lainnya belum bisa dijangkau atau mungkin sudah pindah ke wilayah lain tapi tidak terdata.
Zona merah ditetapkan di beberapa bagian negara karena sudah terlalu banyak infeksi yang tak dapat ditangani di daerah itu. Kebanyakan adalah daerah pertanian yang luas. Militer akan masuk mencari korban selamat dan memusnahkan infected.
Perkotaan yang penjagaannya lebih ketat tampaknya lebih aman.
Sementara operasi militer akan mulai menyisir seluruh wilayah Williamson County dimulai.
Fred sudah tertahan enam hari di Dallas. CDC baru membuka pendaftaran test di bandara besok.
Menjelang siang dua tim dokter berangkat dari El Paso menuju Will Roger World Airport yang hampir empat jam penerbangan sambil membawa supply medis.
"Apakah kau akan berada di wilayah aman?" Fred langsung menelepon waktu tahu aku akan ditugaskan ke lapangan.
"Norman sudah dikosongkan, tapi kami bertugas di Regional Hospital yang sudah disterilkan oleh militer. Jadi kurasa tak akan ada masalah."
"Kamipun tak berani keluar untuk menghindari penyerangan. Kabarnya ada beberapa penyerangan dikota ini, beberapa penyerangan mengakibatkan korban. Infected mempunyai naluri mencari mangsa dimalam hari nampaknya."
"Jaga dirimu oke, kita akan bertemu lagi. Berjanjilah kita akan bertemu."
"Kita akan bertemu sweetheart, ... kau harus berhati-hati juga."
Dengan itu aku bertekad kami harus bertemu lagi. Empat jam perjalanan terasa sangat lama.
Apakah aku akan kembali lagi ke El Paso.
Ataukah aku hanya meninggalkan nama,..
Tidak! Aku telah berjanji harus kembali bertemu Fred.
Ratusan mil dari rumahku dan ratusan mil dari kekasihku.
Tapi aku akan kembali.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 464 Episodes
Comments
gracerinny ☘️
kasih hadiah aja deh.
mo ikut komentar aku dah ikutan dilanda kepanikan juga.
emosi sedihku berlipatganda disini.
2022-12-11
0
🔴 Kⁱᵃⁿᵈ⏤͟͟͞Rą 🈂️irka
udah kayak COVID kemarin yaa...
2022-12-03
1
Nommahasrul Hasrul
🤣🤣🤣🤣 betul yah mak, single kok menyedihkan
noah kok panikan bbgttt sih padahal kan laki🤣🤣🤣
2021-08-22
0