Yoana merasa canggung juga terlalu lama berada didalam kamar Alexander, dia pun permisi untuk pergi mengambil air minum.
"Kalau begitu, selamat tidur Tuan, semoga anda bisa tidur dengan nyenyak setelah meminum obat yang tadi kuberikan!" kata Yoana, lalu berjalan menuju pintu.
"Ya..pergilah!" kata Alexander yang juga sepertinya merasa canggung juga.
Alexander diam ditempatnya untuk melihat Yoana keluar dari kamarnya, sesaat mereka saling diam saat Yoana akan meraih gagang pintu.
Yoana sekali lagi menoleh kearah Alexander, dan Alexander juga memandang Yoana.
Yoana yang sudah mengenal karakter Alexander karena telah membaca plot ceritanya, mengetahui kalau Alexander punya kepribadian pemalu karena wajahnya yang cacat.
"Selamat tidur Tuan!" sahut Yoana, lalu menarik daun pintu.
Yoana melangkah keluar dari dalam kamar Alexander, dan menutup pintu dengan pelan.
Yoana kemudian bergegas pergi menuju dapur Mansion, tidak butuh lama sampai di dapur, karena dia sudah mengetahui letak dapur.
Besoknya, Yoana menyiapkan sarapan pagi untuk dirinya dan Alexander.
Lili dengan pandangan tajam selalu melirik Yoana tidak senang, sepertinya dia ingin melakukan sesuatu untuk menyingkirkan Yoana.
Yoana meletakkan sarapan mereka diatas meja makan, setelah itu menghidangkan satu piring dihadapan Alexander.
Menyendok sarapan kedalam piring Alexander, dan setelah itu menuangkan jus satu gelas untuk Alexander.
"Silahkan Tuan!" kata Yoana lembut.
"Terimakasih, " ucap Alexander pelan.
Mereka kemudian sarapan dalam diam.
Dan setelah selesai sarapan, Yoana ikut dengan Alexander berangkat ke kantor.
Alexander memakai topeng untuk menutupi bekas lukanya.
Nick yang menjadi sopir mereka pergi ke kantor.
Yoana tidak menyangka, ternyata gedung kantor Alexander begitu megah.
Mobil Alexander perlahan berhenti di lobby pintu utama gedung, dan Nick dengan cepat turun dari mobil untuk membuka pintu mobil buat Alexander.
Tiba-tiba Yoana teringat sesuatu, dalam plot cerita aslinya akan ada kejadian kecil menimpa Alexander saat akan melangkah kedalam gedung kantornya.
"Tunggu Tuan!" sahut Yoana menarik tangan Alexander yang hendak turun.
Alexander mundur kebelakang karena tarikan tangan Yoana, sehingga tubuh Alexander merapat ke tubuh Yoana.
Wajah Alexander seketika memerah merasakan tubuhnya dengan tubuh Yoana saling menempel, dan tangan Yoana memegang lengan Alexander.
Yoana tidak memperhatikan perubahan pada wajah Alexander, pusat perhatiannya hanya fokus memandang kearah pintu gedung.
"Ada apa Tuan, kenapa tidak jadi turun?" tanya Nick heran masih memegang daun pintu mobil.
Tiba-tiba didepan pintu gedung, terlihat seorang pria membawa benda tajam mengancam seorang pria yang akan masuk kedalam gedung.
Sepertinya pria itu mabuk, dan terdengar berteriak mengatakan selingkuh.
Nick yang memegang pintu mobil, dengan cepat menutup kembali pintu mobil.
Alexander terkejut melihat apa yang terjadi didepan lobby pintu utama gedung, kalau tadi dia yang berjalan masuk kedalam gedung.
Pasti dia yang ditodong senjata tajam oleh pria mabuk tersebut.
"Aku akan membunuhmu! kau merebut istriku, aku sudah tahu kalian sudah lama berhubungan di belakangku! kesini kau brengsek! aku akan membunuhmu!!" teriak pria yang memegang benda tajam sambil sempoyongan.
Yoana ingat dalam plot aslinya, pria itu yang menodongkan benda tajam kearah Alexander.
Dan, Lili berupa menghalangi pria itu, sehingga Alexander yang kemudian melindungi Lili dari ayunan benda tajam yang akhirnya mengenai lengannya.
Tapi, sekarang keadaan plot novelnya telah berbalik, Yoana yang akan menyelematkan Alexander dari bahaya apapun yang mengincarnya.
Bersambung......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 110 Episodes
Comments
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘okkkk
2024-10-11
0
Susila Ratih
makin menarik ni cerita 🤩
2024-01-28
0
N Wage
semakin menarik jalan ceritanya😊
2023-12-05
0