15. Sikap asli Lili mulai keluar.

Yoana dan Alexander sama-sama diam saat mereka telah selesai makan siang, dan sekarang mereka berada di dalam mobil untuk kembali pulang ke Mansion.

Wajah Alexander masih merona membayangkan tindakan Yoana tadi, mengambil pangsit dari dalam mulutnya, lalu Yoana memakannya tanpa pikir panjang.

Selama ini Alexander tidak pernah dekat dengan wanita, semua wanita, bahkan para Pelayannya semua takut melihat wajahnya yang cacat.

Mereka hanya berpura-pura ramah dan tersenyum didepannya, tetapi dibelakangnya mereka menghina dan mencela dirinya.

Alexander tahu semua itu, tapi dia tidak bisa untuk memecat mereka karena hanya berpura-pura tidak takut didepannya.

Pernah dia melakukannya, memecat para Pelayan yang takut padanya, tapi setelah mengganti Pelayan baru, keadaan tetap saja sama, Pelayan baru yang diterimanya semuanya takut juga padanya.

Akhirnya Alexander tetap mempertahankan Pelayan yang ada, tidak berniat untuk memecat mereka lagi.

Hanya Nick lah yang tetap setia dan tidak takut padanya, semenjak Nick di terima Alexander menjadi orang kepercayaannya sampai saat ini, Nick lah satu-satunya orang yang paling loyal kepada Alexander.

Tanpa sadar tangan Alexander menyentuh topengnya, dia teringat tadi Yoana dengan lembut menyentuh bekas lukanya yang mengerikan.

Jantung Alexander kembali berdebar kencang, Yoana tidak takut dengan luka diwajahnya, bahkan justru merasa prihatin dengan cacatnya.

Ada perasaan berdesir di hati Alexander memikirkan orang yang dapat di percayanya bertambah satu orang lagi, dan sekarang dia memiliki dua orang yang tulus memperhatikannya.

Pintu gerbang yang tinggi itu perlahan terbuka secara otomatis, dan mobil Alexander pun masuk kedalam pelataran halaman Mansion, dan berhenti tepat didepan lobby pintu utama Mansion.

Dengan cepat Nick turun, dan bergegas membuka pintu untuk Alexander.

Di pintu masuk Mansion sudah berbaris beberapa Pelayan utama Mansion menyambut Alexander, mereka dengan sopan membungkukkan tubuh memberi salam hormat pada Alexander sebagai Majikan mereka.

Dengan langkah tenang Alexander masuk kedalam Mansion nya, diikuti oleh Yoana dibelakangnya.

Saat Yoana melewati para Pelayan yang berbaris tersebut, Yoana mendengar bisikan-bisikan di antara mereka.

"Baru saja dia masuk menjadi bagian dari Mansion menjadi asisten pribadi Tuan Alexander, sudah berlagak seperti Nyonya, sepertinya memang benar dia punya niat tertentu pada Tuan Alexander!"

"Ya, benar!"

"Kita lihat saja apa yang akan dilakukannya pada Tuan Alexander, semua orang tahu wajah Tuan Alexander sangat menakutkan dibalik topengnya, aku yakin sepertinya dia berpura-pura tidak takut supaya tujuannya tercapai!"

"Aku yakin Tuan Alexander akan menendangnya sebentar lagi dari Mansion ini, seperti Asistennya yang lalu, yang berpura-pura tidak takut dengan wajah cacat Tuan Alexander!"

"Ya, kau benar, kita saksikan saja!"

Yoana merasa ada yang mencoba memprovokasi para Pelayan di Mansion tersebut, membuat rumor agar Yoana disingkirkan dari Mansion.

Dalam alur cerita aslinya tidak ada saingan yang menggagalkan rencana Lili untuk mendapatkan sepenuhnya cinta Alexander, karena keadaan berbalik, sepertinya dia mencoba membuat rumor tidak benar di Mansion untuk menyerang dirinya.

Baiklah, sampai dimana dia mencoba bermain, aku akan melayaninya! pikir Yoana tidak takut.

Sebagai pembantu pribadi Alexander, seperti layaknya seorang pembantu Yoana mengikuti Alexander masuk ke kamar Alexander untuk membantu Alexander.

Yoana membantu Alexander membuka jas pria itu, mengambil hanger dan menggantungnya didekat keranjang baju kotor.

Besok pagi akan dibawanya untuk diberikan kepada Pelayan khusus membersihkan pakaian kotor.

Yoana masuk ke dalam kamar mandi untuk mengisi bathtub dengan air hangat.

"Tuan..air hangat sudah tersedia, silahkan membersihkan diri Tuan!" sahut Yoana keluar dari kamar mandi.

"Baik!"

Alexander kemudian masuk kedalam kamar mandi, lalu Yoana masuk kedalam walk in closet untuk mengambil pakaian Alexander, dan meletakkannya di atas tempat tidur Alexander.

Setelah itu Yoana keluar dari kamar Alexander, lalu pergi ke kamarnya untuk membersihkan diri juga.

Jam empat sore seperti biasa Alexander akan bersantai diruang bacanya sambil membaca buku seperti biasanya.

"Nona..saya membawakan camilan untuk Tuan Alexander!" sahut Lili saat Yoana akan pergi ke ruang baca Alexander.

Yoana memandang nampan berisi makanan ringan dan satu teko teh panas, lengkap dengan cangkir gula.

Yoana memandang Lili, dia sudah tidak tahan lagi ingin mendengar apa yang akan dikatakan Lili.

"Nona Lili..anda begitu gigih ingin melayani Tuan Alexander, sebenarnya apa tujuan anda mencoba mengambil alih pekerjaan saya?" tanya Yoana menatap Lili dengan tajam, "Anda adalah asisten Bibi koki, tidak ada urusan untuk melakukan pekerjaan saya membuat makanan Tuan Alexander, semua berkaitan dengan kepentingan dan makanan Tuan Alexander saya yang urus!"

Yoana melihat perubahan di wajah Lili, sepertinya dia tidak senang dengan apa yang dikatakan Yoana.

"Saya hanya bermaksud membantu anda, kenapa anda curiga pada saya, anda sungguh tidak punya rasa berterimakasih dan terlalu berprasangka yang tidak masuk akal!" sahut Lili sembari tersenyum yang dipaksakan, Yoana dapat melihat raut wajah marah Lili dibalik senyumannya tersebut.

Yoana mulai merasakan sikap asli Lili yang mulai keluar, sepertinya taringnya sudah mulai tumbuh, karena niatnya belum terlaksana sampai sekarang, dia sudah habis akal ingin melancarkan maksud tujuannya.

"Bawa kembali apa yang anda bawa ini Nona, saya yang akan membuat makanan ringan untuk Tuan Alexander!" kata Yoana dengan santai, lalu berbalik meninggalkan Lili yang masih tersenyum dipaksakan.

Dan, wajah Lili langsung menggelap begitu Yoana berbalik, mata Lili tajam memandang punggung Yoana yang berjalan menjauh.

"Baiklah, kalau anda tidak ingin membawanya pada Tuan Alexander, biar saya yang memberikannya pada Tuan Alexander!" sahut Lili dengan suara yang terdengar ramah, sambil memasang kembali senyuman terpaksa nya.

Yoana tidak memperdulikan apa yang dikatakan Lili, gadis itu membuka pintu ruang baca Alexander, lalu masuk kedalam.

Bersambung.....

Terpopuler

Comments

nacho

nacho

😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘

2024-10-11

0

lihat semua
Episodes
1 1. Dunia Novel.
2 2. Bertemu dengannya.
3 3. Bertemu dengan pemeran utama wanita.
4 4. Mulai tinggal bersama.
5 5. Mulai bekerja, dan mendapat kepercayaan.
6 6. Menggagalkan rencana pemeran utama wanita.
7 7. Tidak boleh menyebutnya.
8 8. Jack.
9 9. Ketahuan.
10 10. Plotnya berubah.
11 11. Berdebar.
12 12. Air mineral.
13 13. Wajah yang merona.
14 14. Pangsit.
15 15. Sikap asli Lili mulai keluar.
16 16. Lebih keras lagi kalau menegur...
17 17. Mencari dalangnya.
18 18. Air raksa.
19 19. Aku pria yang tidak berharga.
20 20. Tanpa sadar mengungkapkan...
21 21. Aku akan mengubah cerita aslinya.
22 22. Alexander yang berbeda.
23 23. Ternyata memang Lili.
24 24. Alexander merasa tidak nyaman.
25 25. Ini sakit sekali.
26 26. Normal kembali.
27 27. Siapa kau sebenarnya...
28 28. Aku mau dia.
29 29. Barang bukti.
30 30. Rumah kaca.
31 31. Sepupu yang tidak tahu diri.
32 32. Wanita yang kucintai.
33 33. Aku hanya menginginkannya.
34 34. Luka di balik topeng Alexander.
35 35. Yoana super woman.
36 36. Jangan tinggalkan aku.
37 37. Aku punya bukti.
38 38. Bukti yang membuat panik.
39 39. Akhirnya Ibu Alexander percaya.
40 40. Tidak bisa tidur.
41 41. Sikap Ibu Alexander.
42 42. Wanita lain lagi.
43 43. Ibuku menjadi musuhku.
44 44. Tidak tergantikan.
45 45. Ke Salah pahaman yang berbuah manis.
46 46. Aku juga mencintaimu.
47 47. Tidak adil! Aku tidak terima!
48 48. Kembali ke rumah.
49 49. Merindukan Alexander.
50 50. Alexander.
51 51. Tempat yang sama dan familiar.
52 52. Bersikap biasa saja.
53 53. Aku tidak kenal.
54 54. Yoana yang berani.
55 55. Menyelamatkannya.
56 56. Akhirnya berhasil.
57 57. Kekasih dalam mimpiku.
58 58. Kerinduan yang terbayarkan.
59 59. Mengurus Alexander.
60 60. Aku juga mengalami hal yang sama.
61 61. Kenalkan kak....
62 62. Bagaikan pilot dan copilot.
63 63. Aku tahu siapa dia, melebihi dirinya sendiri.
64 64. Tiga kali lipat.
65 65. Tidak bisa berhenti.
66 66. Pemeran yang sama dalam dunia novel.
67 67. Untung saja...
68 68. Mansion yang sama.
69 69. Sama-sama baru pertama kali.
70 70. Menyelidiki pelakunya.
71 71. Bagaimana caranya dia membeli...
72 72. Novel yang sama tapi berbeda cerita.
73 73. Ruang musik.
74 74. Perjalanan ke pulau.
75 75. Villa di atas bukit.
76 76. Shock.
77 77. Yoana merasakan sesuatu.
78 78. Wanita dalam kamar penyekapan.
79 79. Ibu kandung Alexander.
80 80. Masa lalu yang mulai terkuak.
81 81. Ternyata benar....
82 82. Rencana penjelasan.
83 83. Sahabat masa kecil.
84 84. Ingatan di masa kecil.
85 85. Sudah menjadi milikku sedari dulu.
86 86. Kau bukan Mamaku...
87 87. Sudah waktunya berhenti...
88 88. Ingatan Alexander.
89 89. Hanya ingatan masa kecil saja.
90 90. Kembali ke rumah.
91 91. Seharian di Cafe.
92 92. Tidak ada respon.
93 93. Maaf.
94 94. Jangan pendam sendirian.
95 95. Aku selalu mencintaimu.
96 96. Akhirnya terbongkar.
97 97. Rencana mengeluarkan Riuna.
98 98. Di kembalikan ke tempat semula.
99 99. Ingin membantu.
100 100. Sudah bertunangan.
101 101. Perubahan total.
102 102. Diana yang cantik.
103 103. Rasa yang lain.
104 104. Sepasang mata.
105 105. Jadi suatu kebiasaan.
106 106. Masih sendiri.
107 107. Dalam toilet.
108 108. Terlalu sempurna, sehingga aku merasa tidak nyaman...
109 109. Apartemen Diana.
110 110. Aku juga menyukaimu!
Episodes

Updated 110 Episodes

1
1. Dunia Novel.
2
2. Bertemu dengannya.
3
3. Bertemu dengan pemeran utama wanita.
4
4. Mulai tinggal bersama.
5
5. Mulai bekerja, dan mendapat kepercayaan.
6
6. Menggagalkan rencana pemeran utama wanita.
7
7. Tidak boleh menyebutnya.
8
8. Jack.
9
9. Ketahuan.
10
10. Plotnya berubah.
11
11. Berdebar.
12
12. Air mineral.
13
13. Wajah yang merona.
14
14. Pangsit.
15
15. Sikap asli Lili mulai keluar.
16
16. Lebih keras lagi kalau menegur...
17
17. Mencari dalangnya.
18
18. Air raksa.
19
19. Aku pria yang tidak berharga.
20
20. Tanpa sadar mengungkapkan...
21
21. Aku akan mengubah cerita aslinya.
22
22. Alexander yang berbeda.
23
23. Ternyata memang Lili.
24
24. Alexander merasa tidak nyaman.
25
25. Ini sakit sekali.
26
26. Normal kembali.
27
27. Siapa kau sebenarnya...
28
28. Aku mau dia.
29
29. Barang bukti.
30
30. Rumah kaca.
31
31. Sepupu yang tidak tahu diri.
32
32. Wanita yang kucintai.
33
33. Aku hanya menginginkannya.
34
34. Luka di balik topeng Alexander.
35
35. Yoana super woman.
36
36. Jangan tinggalkan aku.
37
37. Aku punya bukti.
38
38. Bukti yang membuat panik.
39
39. Akhirnya Ibu Alexander percaya.
40
40. Tidak bisa tidur.
41
41. Sikap Ibu Alexander.
42
42. Wanita lain lagi.
43
43. Ibuku menjadi musuhku.
44
44. Tidak tergantikan.
45
45. Ke Salah pahaman yang berbuah manis.
46
46. Aku juga mencintaimu.
47
47. Tidak adil! Aku tidak terima!
48
48. Kembali ke rumah.
49
49. Merindukan Alexander.
50
50. Alexander.
51
51. Tempat yang sama dan familiar.
52
52. Bersikap biasa saja.
53
53. Aku tidak kenal.
54
54. Yoana yang berani.
55
55. Menyelamatkannya.
56
56. Akhirnya berhasil.
57
57. Kekasih dalam mimpiku.
58
58. Kerinduan yang terbayarkan.
59
59. Mengurus Alexander.
60
60. Aku juga mengalami hal yang sama.
61
61. Kenalkan kak....
62
62. Bagaikan pilot dan copilot.
63
63. Aku tahu siapa dia, melebihi dirinya sendiri.
64
64. Tiga kali lipat.
65
65. Tidak bisa berhenti.
66
66. Pemeran yang sama dalam dunia novel.
67
67. Untung saja...
68
68. Mansion yang sama.
69
69. Sama-sama baru pertama kali.
70
70. Menyelidiki pelakunya.
71
71. Bagaimana caranya dia membeli...
72
72. Novel yang sama tapi berbeda cerita.
73
73. Ruang musik.
74
74. Perjalanan ke pulau.
75
75. Villa di atas bukit.
76
76. Shock.
77
77. Yoana merasakan sesuatu.
78
78. Wanita dalam kamar penyekapan.
79
79. Ibu kandung Alexander.
80
80. Masa lalu yang mulai terkuak.
81
81. Ternyata benar....
82
82. Rencana penjelasan.
83
83. Sahabat masa kecil.
84
84. Ingatan di masa kecil.
85
85. Sudah menjadi milikku sedari dulu.
86
86. Kau bukan Mamaku...
87
87. Sudah waktunya berhenti...
88
88. Ingatan Alexander.
89
89. Hanya ingatan masa kecil saja.
90
90. Kembali ke rumah.
91
91. Seharian di Cafe.
92
92. Tidak ada respon.
93
93. Maaf.
94
94. Jangan pendam sendirian.
95
95. Aku selalu mencintaimu.
96
96. Akhirnya terbongkar.
97
97. Rencana mengeluarkan Riuna.
98
98. Di kembalikan ke tempat semula.
99
99. Ingin membantu.
100
100. Sudah bertunangan.
101
101. Perubahan total.
102
102. Diana yang cantik.
103
103. Rasa yang lain.
104
104. Sepasang mata.
105
105. Jadi suatu kebiasaan.
106
106. Masih sendiri.
107
107. Dalam toilet.
108
108. Terlalu sempurna, sehingga aku merasa tidak nyaman...
109
109. Apartemen Diana.
110
110. Aku juga menyukaimu!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!