Bab 14. Pohon Dan Bunga Berbahaya

Bab 14

Lewis dan yang lainnya mendatangi kembali laboratorium Geofisika begitu matahari terbit. Mereka akan masuk kembali ke Dungeon untuk mencari beberapa jenis tumbuhan yang lainnya. Mereka berharap kalau zat-zat yang berbahaya di dalam beberapa jenis tumbuhan itu bisa dinetralisir.

"Sekarang kalian berempat masuk bersama. Di sini sudah ada beberapa orang dari militer yang berjaga," kata Aron begitu masuk ke dalam ruang uji coba.

Begitu mereka masuk keadaan ruangan itu terlihat sedikit berbeda. Mereka menyadari itu. Lalu, Aron memeriksa keadaan di ruangan itu apa yang membuatnya tampak berbeda dari biasanya.

"Apa ada seseorang yang masuk ke ruangan ini selain kita?" tanya Armando.

Mereka masih mengedarkan pandangan ke segala penjuru. Perasaan mereka mengatakan kalau di ruangan itu ada perubahan, tetapi belum tahu apa.

"Entahlah," jawab Aron dengan mata yang sedang memindai semua peralatan yang ada di ruangan itu.

"Aku merasa keadaan udara di ruangan ini hampir mirip dengan di dunia sana," ujar Hilda sambil menghirup udara dengan mata tertutup.

Mendengar ucapan gadis itu, semuanya jadi terkejut. Lalu, Aron memeriksa menggunakan alatnya. Ternyata benar apa yang dikatakan oleh Hilda barusan. Ada sedikit zat asing yang terkandung di udara yang ada di dalam ruangan itu. Sama seperti udara yang ada di dunia sana, meski kandungan zat asing itu sedikit.

"Jika kondisi udara di sini sama dengan yang ada di dunia sana, maka itu akan berbahaya. Kalian ingat tikus yang di bawa masuk ke sana. Tikus itu berubah menjadi hewan yang buas seperti zombie," ucap Aron dan tentunya keempat anak muda itu masih ingat.

"Sebaiknya kita segera mencari tanaman yang di maksud oleh Daddy," kata Lewis dan ketiga temannya pun sudah bersiap.

Mereka berempat jalan beriringan saat masuk ke dalam Dungeon. Kali ini tali yang mengikat mereka lebih panjang agar bisa mencari ke tempat yang lebih jauh lagi.

Lewis melihat ke sekeliling hutan itu yang tampak berbeda juga dari yang sebelumnya. Begitu juga dengan udara di sana terasa sesak seperti udara kotor di kota industri. 

"Aku merasa agak sesak," ucap Gaby begitu mereka berjalan beberapa langkah dari lubang gate.

"Ya, aku juga sama merasa begitu. Apa karena semburan dari putik dan benang sari dari bunga itu," ucap Hilda sambil menunjuk ke arah bunga yang cantik sedang menyemburkan sesuatu.

Lewis teringat dengan pohon bunga yang merambat ini. Dulu pohon ini tidak ada di sekitar sana. Dia melihatnya berada jauh dari lubang gate. Namun, sekarang tumbuhan itu merambat ke pohon-pohon dan mendekati lubang gate.

"Aku rasa ini adalah salah satu penyebab kandungan senyawa yang ada di udara ruang uji coba sedikit berubah," ujar Lewis.

"Maksudnya?" tanya Armando sambil membalikan badan dan menghadap Lewis.

"Dulu saat aku pertama kali melihat pohon bunga ini berada sangat jauh dari lubang gate. Tapi, sekarang tumbuhan ini merambat dan semakin mendekat ke lubang penghubung dunia ini dengan dunia kita," jawab Lewis dan membuat ketiga temannya terkejut sekaligus khawatir. 

"Sepertinya pohon ini adalah sumber bahaya itu. Sebaiknya kita musnahkan saja sekarang," ucap Armando dan Gaby pun setuju.

Terlihat ada burung sedang sedang terbang di atas. Lalu salah satu bunga menyemburkan sesuatu dari putiknya. Tidak berapa lama burung itu pun berubah menjadi bringas. Hewan itu menyerang hewan lainnya. Kini dihadapan mereka berempat sedang ada tontonan seperti sedang menonton life action dari film fantasi Jurassic Park. 

Burung yang berubah menjadi monster itu menyerang kawanannya. Suara pekikan dan geraman dari hewan-hewan itu memenuhi langit di dunia sana.

"Bagaimana ini? Apa yang harus kita lakukan sekarang?" tanya Hilda sambil menggenggam tangan Lewis.

"Kita beri tahu dulu Daddy. Sebab di sini sekarang jadi jauh lebih berbahaya," jawab Lewis.

Keempat anak remaja itu pun berlari untuk kembali ke dunia mereka. Tiba-tiba saja ada anjing zombie yang menyerang Armando dan di waktu yang bersamaan Lewis menembakan peluru api dan bahan bakar ke tubuh makhluk itu.

Graaaaw! Graaaaw!

Tubuh zombie berbentuk anjing itu ukurannya seperti ukuran anjing normal di dunia mereka. Mereka hanya terdiam melihat zombie anjing itu terbakar.

"Kasih sekali dia," gumam Gaby dengan mata berlinang.

"Benar. Tapi kenapa ukuran anjing itu kecil bahkan dibandingkan tupai, lebih besar tupai yang ada di atas pohon itu," ujar Hilda.

Lewis dan Armando saling beradu pandang. Mereka yakin kalau anjing itu adalah hewan dari dunia mereka. Bukan hewan asli dari dunia ini.

"Apa kamu menyadarinya?" tanya Armando berbisik kepada Lewis.

"Ya, sekarang kita tahu kenapa ada yang berbeda dengan ruang uji coba tadi. Pasti ada orang yang datang ke ruangan itu dan anjing ini pun masuk ke dunia ini, sehingga dia berubah menjadi zombie. Berbeda dengan hewan asli yang terkena serbuk dari bunga itu berubah layaknya mutan bukan zombie," jawab Lewis.

Dikarenakan keadaan di dunia sana semakin tidak aman. Mereka kembali dahulu ke dunia mereka untuk melaporkan hal ini dan mencari solusi terbaik.

"Ayo, kita kembali!" ajak Lewis.

Keempat remaja itu segera berlari menuju pintu masuk ke dunia mereka. Namun, saat gate sudah terlihat ada seekor singa menyerang mereka. Bahkan Lewis dan Armando sampai terlempar saat terkena kibasan ekornya.

"Lewis! Armando!" teriak Hilda dan Gaby bersamaan.

"Kita tidak apa-apa. Kalian kembali ke laboratorium dahulu. Laporkan apa yang kita lihat di sini. Jangan sampai serbuk tadi masuk ke dunia kita!" teriak Lewis.

Mau tidak mau Hilda dan Gaby harus kembali ke dunia mereka. Jangan sampai keadaan di dunia mereka semakin kacau dengan masuknya zat-zat yang berbahaya itu. Namun, sekitar beberapa puluh meter ke gate, singa tadi sudah berdiri di depan kedua gadis itu.

"Gawat. Apa kita lawan makhluk ini dulu?" tanya Gaby kepada Hilda.

***

Apakah mereka bisa kembali ke dunianya atau malah terjebak di dunia itu? Ikuti terus kisah mereka, ya!

Terpopuler

Comments

Muhamad Bardi

Muhamad Bardi

aduh ceritanya semakin menegangkan nih aq baca selau deg degan kak thor😁😁😁, emangnya dungeonnya ga bisa dihilangin kak biar ga orang yang masuk lagi..

2023-06-20

5

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!