Bab 5
"Tolong!"
Grrrrr! Grrrrr!
Teriakan seorang wanita yang meminta tolong membuat orang-orang yang sedang berada di dalam rumah Profesor Enzo langsung mengalihkan perhatian ke balik jendela. Mereka tahu siapa gadis itu. Dia adalah seorang pasien yang pernah menjadi korban malpraktek oleh seorang dokter saat salah memvonis penyakit. Untungnya saat itu Maria membantu pihak rumah sakit untuk membantu proses pengobatan gadis itu.
Armando mengambil geretan lalu berlari ke luar dan mengambil satu wadah jiligen bensin yang dekat pintu garasi yang ada di dekat pintu masuk rumah.
Grrrrr! Grrrrr!
"Hilda menunduk!" teriak Armando lalu melemparkan jiligen berisi bensin itu ke arah tiga zombi yang hampir menerkam dirinya.
"Hilda kemari!" teriak Gaby sambil mengulurkan tangannya.
Armando pun melemparkan geretan itu ke arah zombie yang tubuhnya sudah dipenuhi oleh bensin. Api besar pun dengan cepat membakar ketiga makhluk itu.
Graaaaw! Graaaaw! Graaaaw!
Zombie itu berteriak keras saat tubuh dilahap oleh air besar. Api tidak padam sampai mereka berubah menjadi arang lalu berubah menjadi aku.
Orang-orang yang ada di sana kini tahu kalau zombie itu juga lemah terhadap api yang besar. Hilda pun bisa selamat.
"Kamu tadi kena gigitan zombie?" tanya Gaby saat melihat ada bekas gigitan di lengan dan leher Hilda.
Mendengar ucapan Gaby, muncul ketakutan dalam diri Hilda. Tadi dia memang kena serangan makhluk itu. Sang gadis pun kini merasa ketakutan kalau dia akan dibunuh oleh orang-orang yang ada di sana.
"Sepertinya tubuh dia juga mengalami mutasi dan kebal kepada gigitan zombie," ucap Maria sambil menelisik keadaan Hilda.
"Dia 'kan gadis yang menjadi korban malpraktek Dokter Martin yang sudah mencuri salinan formula buatan kita," kata Aiden dan membuat ketiga pemuda-pemudi yang lainnya saling beradu pandang.
"Kamu jangan takut. Kamu tidak akan berubah menjadi zombie," kata Lewis menepuk pundak Hilda sambil tersenyum dan membuat gadis itu terlihat lega.
Orang-orang itu pun sudah tahu cara mengalahkan zombie. Namun, memerlukan banyak orang kuat untuk melawannya. Selain memproduksi bahan penghancur zombie.
***
Pemerintah pusat mengirimkan banyak bantuan untuk kota El Dorado. Tentu saja ini memberikan harapan dan kebahagiaan untuk warga kota El Dorado.
"Terima kasih atas bantuan ini," ucap Walikota Adams Smith saat menerima banyak bahan pangan dan beberapa bahan baku untuk membuat senjata.
"Ini sebagai bentuk perhatian dari pemerintah pusat untuk warga kota El Dorado," ucap seorang laki-laki berseragam militer.
Meski datang bantuan untuk warga sudah datang, tetapi mereka masih belum merasa aman. Jika malam tiba teror zombie akan menghantui mereka. Sebenarnya yang warga inginkan adalah bisa hidup damai kembali.
Terdengar suara rentetan ledakan yang memekakan telinga. Tanah sampai bergetar, bahkan beberapa kaca di rumah warga sampai pecah. Mereka menyangka terjadi gempa bumi.
Banyak orang yang merasa penasaran dengan bunyi keras itu. Betapa terkejutnya mereka saat tahu jembatan penghubung dengan pulau utama hancur dan memutuskan segaka akses dengan pemerintah pusat, membuat warga kota El Dorado kini terputus dengan dunia luar.
"Apa yang pemerintah pusat pikirkan saat ini?" tanya Adams Smith dengan berteriak.
Laki-laki berusia 50 tahunan itu benar-benar marah kepada para pejabat yang ada di ibu kota. Mereka seakan tidak ingin menolong rakyat yang sedang dalam ketakutan.
"Ada pesan dari Perdana Mentri, Pak. Katanya mereka terpaksa menghancurkan jembatan agar para zombie itu tidak sampai menyerang ke pulau utama atau menyebar ke belahan dunia lainnya," ucap asisten walikota dengan wajah kelelahan.
"Apa? Jadi, mereka ingin hanya warga kota El Dorado saja yang menjadi sasaran para zombie itu tanpa mencari tahu bagaimana cara pencegahan penyebaran virus ini dan menyelamatkan orang yang masih sehat!" bentak Pak Walikota dengan penuh amarah.
Sebagai seorang pemimpin dari suatu kelompok atau suku bangsa, seharusnya memberikan perlindungan kepada semua warganya tanpa terkecuali. Jika sedang terjadi suatu wabah penyakit seharusnya mencari tahu apa penyebab itu bisa terjadi. Lalu, bagaimana cara untuk mengatasinya. Bukan langsung memutus semua hal dengan bagian yang terkena dampak suatu wabah, tanpa berusaha menolong.
Orang-orang yang hanya mementingkan diri sendiri dan mengorbankan orang lain, itu tidak pantas untuk menjadi seorang pemimpin. Adams Smith pun langsung memerintahkan untuk mengumpulkan orang-orang yang paham akan ilmu pengobatan atau ilmu sains. Dia ingin tahu kira-kira apa yang sudah menyebabkan hal ini bisa terjadi dan apa bisa ditemukan cara menghentikan penyebaran zombie ini.
Kini sudah ada beberapa orang dari kelompok ilmuan dan militer. Mereka sedang membicarakan apa yang sedang terjadi di kota mereka.
"Aku akan mencari tahu awalnya kenapa sampai bisa orang-orang yang sedang bekerja di laboratorium Geofisika berubah menjadi zombie," kata Aron selalu salah satu ketua tim yang bekerja di sana.
Semua orang setuju. Bagaimanapun juga dengan mengetahui penyebab awal, nantinya akan mudah untuk mencari solusi untuk menghancurkan atau menghilangkan penyebabnya.
"Aku dan teman-teman dari laboratorium Biokimia akan membuat vaksin SS13 untuk diberikan kepada warga. Karena hal ini sudah terbukti kepada kami yang tubuhnya pernah menerima cairan ini tidak berubah menjadi zombie meski terkena gigitan," ucap Maria dan didukung oleh Aiden juga Profesor Enzo.
Adams Smith dan beberapa orang terperanjat mengetahui ada yang bisa selamat dan tidak berubah menjadi zombie. Tentu saja hal ini merupakan kabar gembira bagi mereka.
"Kalian pihak militer juga bisa membantu dengan memusnahkan para zombie itu. Ada beberapa cara untuk membuat mereka hancur menjadi abu," ucap Aron sambil melihat ke arah jendral.
"Bagaimana caranya?" tanya laki-laki berseragam militer.
"Pertama, mereka akan hancur jika terkena matahari langsung, makanya tidak ada serangan zombie di siang hari. Kedua, dengan bom api. Mereka akan terbakar dan hancur sampai menjadi abu. Dibakar dengan api yang sangat besar juga bisa meski ini akan memakan waktu yang cukup lama," jawab Aron dan dibenarkan oleh Aiden yang menyaksikan langsung kejadian itu.
***
Para warga El Dorado yang merasa ketakutan dan putus asa dengan keadaan mereka saat ini. Membuat mereka banyak bersembunyi di tempat yang menurut mereka aman.
Begitu mendengar ada cara bisa bertahan hidup dan memusnahkan zombie, membuat mereka kembali merasakan gairah untuk hidup. Mereka bersedia membantu pihak ilmuan dan militer juga pemerintahan Walikota Adams Smith.
Siang hari mereka bekerja menebang banyak pohon di halaman rumah untuk dijadikan kayu bakar untuk membuat jebakan para zombie dan membakarnya. Rumah mereka juga mendapat banyak cahaya sinar matahari masuk ke dalam rumah. Tinggal menunggu vaksin yang akan diberikan kepada mereka jika sudah selesai dibuat.
"Mom … Dad, ada hal genting lainnya saat ini!" Lewis yang tiba-tiba masuk dengan napas terputus-putus.
"Ada apa?" tanya Aron.
"Persediaan makanan untuk warga sudah tidak ada. Semua swalayan juga sudah kehabisan stok. Bahkan mereka banyak yang kelaparan," jawab Lewis yang tadi disuruh berbelanja oleh Maria.
"Gawat! Ternyata bukan hanya masalah zombie yang mengancam kelangsungan hidup warga di pulau ini. Tetapi juga masalah pangan," kata Aron dengan frustrasi.
***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 31 Episodes
Comments
Muhamad Bardi
ayo para warga semangaaat💪💪💪basmi para zombie, tapi kasihan yang pada kelaparan semoga ada jalan keluarnya untuk bisa mendapatkan makanan..
2023-06-12
5