Jangan dibully ya sayang,ini karya pertama author.Masih acak acakan harap dimaklumi ya readers.Sorry readers semua lama ngak update soalnya kemaren ada acara keluarga jadi terbengkalai cerita nya. 🙏
... ...
... *** ...
Keesokan hari nya Angela kembali datang kekantor Zain.Zain yang tengah fokus pada Pekerjaannya di kantor terhenti mendengar telpon kantor di atas meja yang berbunyi.
"Halo, " terdengar suara Zain yang tegas dan dingin menyapa indera pendengar si penelpon.
"Halo Tuan, ini di lobby ada tamu bernama Nona Angela ingin bertemu tuan," ucap resepsionis memberitahu sang bos.
"Suruh saja naik, arah kan keruangan Jo" titah Zain.
Sedangkan di lobby Angela tersenyum saat resepsionis menyuruh seseorang mengantar nya menemui Zain.
"Antar keruangan Tuan Jo," ucap resepsionis pada salah satu karyawan Adhitama group yang akan mengantar Angela.
Zain pun segera menghubungi Jo. "Jo, Angela anak Demian datang kesini, apa Tuan Demian ada menghubungi lo? "tanya Zain langsung saat telpon tersambung.
Jo sama kaget nya, pasal nya urusan kerja sama mereka sudah selesai, kalau pun ada yang kurang sudah diserah kan sepenuh nya pada Alex.
" Ngak ada Zain.Mungkin dia datang untuk urusan lain, " ucap Jo menebak-nebak.
"Urusan apa? " tanya Zain tidak mengerti apa maksud ucapan Jo.
"Urusan hati mungkin, " jawab Jo terbahak.
"Ahh brengsek lo,lo urus dia gue gak mau Zia salah faham ! '"ucap Zain langsung mengakhiri panggilan nya.
"Astaga..masalah gitu aja udah bikin Zain kalang kabut, takut banget sama Zia. " Ucap Jo meremehkan kan Zain yang bucin. "Gue aja sama Clara biasa aja. " sambungnya lagi dengan percaya diri.
Ceklek.
Pintu ruangan Zain dibuka dari dalam,Zain melongok ke arah meja Zia. "Sayang,ke ruangan Kakak yuk! " terlihat Zain menghampiri Zia dan memeluknya dari belakang.
"Ngapain Kak? Zia banyak kerjaan, " sahut Zia lembut. Zia mengelus tangan Zain yang memeluk nya.
"Bawa keruangan Kakak saja kita kerjakan sama-sama didalam,pasti Kakak tambah semangat." Ucap Zain merengek manja.Zain tidak ingin Zia bertemu dengan Angela , kalau pun harus bertemu Zia harus bersamanya.
"Baiklah, " jawab Zia malas, tapi tetap mengambil pekerjaan nya yang akan dibawa keruangan Zain.Ini yang Zain suka dari Zia,Zia tetap menurut pada Zain meskipun kesal.Calon istri soleha ini mah.
Baru beberapa menit Zain dan Zia berada dalam ruangan Zain, mereka dikejutkan dengan pintu ruangan Zain dibuka dari luar dengan kasar.
Brakkkkkk..
Masuklah seorang wanita berjalan menghampiri Zain,tanpa malu langsung melingkar kan tangan nya di bahu Zain.Zain segera menepis tangan Angela kasar karena di ruangan itu juga ada Zia.
"Honey,l miss you." Ucap Angela manja, suara Angela terdengar menjijikan ditelinga Zia. Zain melihat kearah Zia menggelengkan kepalanya.
Deg,
Zia terkejut, siapakah wanita ini dan apa tadi panggilan mesra nya, honey? apa wanita ini kekasih Zain atau apa?beribu pertanyaan bersarang di dalam otak Zia. pandangan Zia mengarah pada Zain dengan sorot mata tajam.Menatap Zain seolah ingin menguliti Zain hidup-hidup.Nyali Zain menciut melihat Zia.Ngeri juga kalau perempuan sedang cemburu pikir nya dalam hati.
"Maaf Nona tolong jaga batasan nya,jika urusan pekerjaan anda bisa menghubungi Tuan Alex." ucap Zain dingin menatap Angela tajam.
"Maaf Tuan Zain,Nona Angela memaksa ingin bertemu Tuan," sahut Jo juga formal, dia tidak ingin nanti disalahkan Zain.
"Tidak usah terlalu formal Zain kita kan sudah lama dekat, " ucap Angela melirik ke arah Zia dengan tersenyum miring.'Ternyata dia kerja disini juga', batinnya.
Jo sebenar nya sengaja tidak berusaha keras melarang Angela untuk masuk keruangan Zain.Malahan Jo sengaja mempermudah Angela masuk karena Jo ingin mengerjai Zain.Dan benar saja Zia hanya diam saja dari tadi dengan wajah dingin nya.
Zain berjalan kearah sofa tempat duduk Zia, menarik tangan Zia supaya berdiri.Zain pun memeluk pinggang Zia erat."Sayang, kenal kan ini Nona Angela anak rekan bisnis papa yang dari Amerika," ucap Zain memperkenal kan Angela pada Zia sebelum terjadi salah paham.
Dengan langkah anggun Zia berjalan mendekati Angela kemudian mengulur kan tangan nya.
"Perkenalkan saya Ziandra istri Zain, " ucap Zia tersenyum bangga.Sengaja berbohong meskipun malu mengaku-ngaku istri Zain tapi tidak apa apa lah.Zia hanya mencoba mempertahan kan apa yang sudah jadi milik nya.Zia tidak ingin kejadian yang sama terulang lagi pada hubungan nya dengan Zain.Sedangkan Zain tersenyum bangga melihat cara Zia yang elegant mengusir ulat keket didepan nya ini .
Jo mendengus kesal,seperti nya rencana membuat Zia dan Zain bertengkar terancam gagal karna Zia tidak mudah di bohongi.
"Hmm,istri? " tanya Angela mengejek.Bukan kah Zain masih single,lalu ini kenapa gadis ini mengatakan dia istri Zain, apa orang suruhan nya salah memberikan informasi pikir nya.
"Ya saya istrinya, " Sahut Zia penuh penekanan.'Perempuan ini cantik juga pikir Angela."Pernikahan kami sengaja belum dipublikasi kan karena beberapa hal yang tidak perlu kami jelaskan pada anda." penjelasan Zia membuat Angela bungkam. Tapi perjuangan nya tidak akan berhenti,dia akan berusaha berebut Zain dari istrinya.
"Saya permisi dulu," Angela langsung keluar meninggal kan mereka bertiga.
"Urusan kita belum selesai," ucap Zia menunjuk kearah Zain,kemudian Zia melenggang keluar.Lancang memang tapi saat ini Zia emosi tingkat dewa.Zain yang berniat mengejar Zia tapi urung dilakukan,lebih baik membiarkan Zia menenangkan diri dulu.Zain akan menjelas kan nanti setelah pulang kerja.
"Semua ini salah lo Jo," ucap Zain kesal melempar pena ke arah Jo tepat sasaran mengenai kening Jo.
kenapa bisa Jo membiarkan Angela masuk padahal sebelum nya sudah diwanti-wanti oleh Zain.
"Ya sorry Zain,habis nya dia maksa banget mau ketemu lo, rindu berat kali," sahut Jo terkekeh kecil.
"Brengsek lo," umpat Zain mendorong tubuh Jo keluar dari ruangan nya.
Jo pun berlari keluar sebelum mendapat kan kekerasan dalam rumah tangga dari Zain.
Sedangkan Zia mengomel panjang kali lebar, setelah sampai di mejanya,Zia langsung membanting foto Zain dan dirinya yang ada diatas meja.
"Awas kau Zain berani selingkuh dari ku,ku kutuk kau jadi bujang lapuk ngak laku laku sampai mati.Tnggu pembalasan ku lebih kejam dari apa yang aku lakukan pada Daren. " Ucap Zia emosi menginjak-injak foto Zain di lantai.
Begitulah hati perempuan mudah memaafkan tapi sulit melupakan.
Mampir yuk, tinggalkan jejak kalian readers ku yang tampan dan cantik.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 75 Episodes
Comments
Erlinda
Jo sebagai asisten kok kurang ajar gitu dgn sengaja ingin membuat masalah utk Zia dan Zain...biasa nya sang asisten lah yg paling sibuk utk kebahagiaan bos nya ini malah sebalik nya ..dasar asisten laknat
2025-02-21
0
Ruk Mini
sandisss.........
2024-01-15
0