Kejutan

Ini karya pertama author tolong jangan dibully ya,mari mampir readers kesayangan aku, kasih like, hadiah yang banyak, vote nya juga ya.

*****

Hari ini Zain bersiap untuk pulang ke Indonesia, dia jadi tidak sabar bertemu gadis pujaan hati nya.Apakah Zia juga merindukan nya seperti Zain yang merindukan Zia.

"Penerbangan kita jam berapa Jo? " tanya Zain tanpa melihat ke arah Jo, Zain fokus menyelesaikan laporan perusahaan yang di Amerika karena hari ini mereka akan kembali ke tanah air.

"Jam 10 malam Zain, kita masih bisa santai menyelesaikan semua tugas disini," ucap Jo melihat sekilas kemudian kembali fokus ke laptop didepan nya.

"Baik lah,setelah ini kita pulang dulu , masih ada waktu untuk istirahat sebentar." ucap Zain kembali menyelesaikan pekerjaan nya yang tinggal sedikit.

"Abang sudah pulang? "tanya Ameera melihat wajah letih Zain.

" Sudah Dek, beneran kamu ngak mau pulang? ngak kangen Mami? "tanya Zain sambil berjalan ke arah ruang tamu dan ikut bergabung sama kakek dan nenek nya.

" Ame kan belum libur Bang, besok ulang tahun Mami Ame pulang, nenek sama kakek juga ikut, ya kan Nek? " sahut Ameera bertanya pada nenek disela kegiatan memijat nya.

"Iya Zain, Nenek mau ziarah ke makam Papi kamu, udah lama kita ngak kesana kan, sekalian ketemu calon cucu menantu, " sahut nenek.Zain tersenyum lebar mendengar ucapan nenek nya.

"Nenek tau gak?kalau Abang tiap malam sebelum tidur pasti menatap ponsel sampai dia ketiduran, ehh pas Ame lihat

ternyata foto cewek nek."Adu Ameera pada nenek nya Zain berdecak kesal.

" Berarti kamu sering masuk kamar Abang saat Abang udah tidur?" tanya Zain dengan tatap penuh selidik.

"Ih ngak lah ya, kebetulan waktu itu Ame ada perlu sama Abang tau tau nya udah tidur?" jawab Ameera jujur.

" Beneran? "tanya Zain lagi.

" Iya Abangku sayang, lagian mana berani Ame kayak gitu yang ada ntar Ame abang gantung di monas, abang kan kejam, " sahut Ameera merangkul lengan Zain.

"Kamu ngatain Abang Dek?" kesal Zain melotot pada Ameera.

"Eh,ngak lah.Salah ngomong itu, Abang baik hati, tampan, kaya lagi, " ucap Ameera merayu sambil memukul mulut nya karna salah bicara.

Setelah menyelesaikan makan malam nya Zain pun berpamitan.

" Kami berangkat dulu Kek ,Nek, " ucap Zain dan Jo menyalami kakek dan nenek nya bergantian.

" Ameera jaga diri baik-baik, meskipun Abang tidak disini Abang selalu mengawasi kamu, paham." Ucap nya tegas.

"Paham Bang, jangan lupa titip salam buat Mami, oleh-oleh yang Ame beliin buat Mami udah dibawa kan? " tanya Ame,Zain menganggukkan kepala nya mengiyakan.

"Ya udah dong, Abang juga udah beliin oleh-oleh buat Mami sama Zia juga," ucap Zain lagi.

Setelah mengudara lebih kurang 21 jam, karena mereka memakai jet pribadi Zain jadi waktu tempuh agak lebih cepat.Mereka mendarat sempurna di bandara soe_tha Jakarta.Di sana terlihat sebuah mobil jemputan orang suruhan Zain menunggu kedatangan Tuan nya.

"Kemana dulu Tuan? " tanya sopir melongok ke belakang menunggu perintah Zain.

"Antar Jo dulu baru kita pulang, " sahut nya menyandar kan badan di kursi mobil memejam kan mata nya.

Di dalam perjalanannya Zain menghubungi seseorang."Gimana persiapan nya? "tanya nya to the point.

"Aman bos, sesuai rencana?"sahut yang di seberang sana.

"Bagus," tut.Zain langsung saja mengakhiri panggilan nya.Sedang kan seseorang diseberang sana kesal bukan main, "Selalu saja begitu, untung bos." omel nya berbicara sendiri ke arah ponsel nya.

Jam makan siang hampir tiba, Zain bersiap dengan penampilan paripurna hari ini dia akan memberikan kejutan pada sang kekasih dengan makan siang.Seharusnya makan malam romantis ya guys tapi karena terlalu rindu dan tak sabaran.

Sedang kan di kantor,Zia di kejut kan dengan kedatangan asisten Jo memberi tahu kan pertemuan dengan klien di Kafe xx, sedangkan di agenda tidak ada pertemuan dengan klien mana pun hari ini karena CEO mereka tidak di kantor.

"Kenapa mendadak Dea?" tanya Zia kesal.

"Ngak tau Mbak baru di konfirmasi ulang sekretaris nya barusan,"sahut nya pura pura tidak tau.

"Terus saya gimana dong?masa meeting dengan klien penting saya sendiri,"ucap Zia frustasi.

"Ya gak papa dong Mbak,lagian Mbak kan udah biasa ikut meeting dengan Tuan Zain pasti bisa lah.Semangat Mbak, " ucap Dea mengangkat kepalan tangan nya tanda 0à z semangat.

"Huh,terpaksa.Baik lah akan saya coba,"sahut Zia lemah.Mengambil dokumen yang akan dibawa tapi sebelum melangkah Dea lagi lagi bersuara.

"Dibawah sudah ada sopir kantor yang menunggu Mbak," beritahu nya.

"Saya berangkat sendiri saja De, bawa mobil kok,"jawab Zia jujur .

"Ngak bisa Mbak,biar ada yang jagain Mbak Zia nanti Tuan Zain marah sama saya," ucap nya takut-takut.

"Ya udah," Zia mengalah. Marah gimana dia aja ngak ada kabar hilang bagaikan ditelan bumi sungut nya, "saya berangkat dulu De, " pamit nya kemudian melangkah pergi.

Mobil yang membawa Zia tiba di depan Kafe tempat pertemuan.Zia turun dan langsung masuk mencari kliennya tapi Zia tidak menemukan siapa pun di sana.Zain yang melihat wajah yang sangat dirindukan jantung nya seketika berdetak kencang,gugup tiba tiba menyerang. Ahh entah lah suasana hati Zain campur aduk, gugup, bahagia, takut. takut Zia kecewa pada nya karena beberapa hari ini mengabaikan Zia.

Zia duduk di sebuah kursi dengan membelakangi pintu masuk, Zia sempat heran karena Kafe ini sepi dan dekorasi nya agak berbeda. Cantik memang tapi event nya ngak tepat mereka mengadakan pertemuan bisnis di Kafe yang telah dibooking untuk acara spesial seseorang.

Sambil menunggu Zia meminum minuman yang di pesan nya.Telinga nya menangkap suara langkah seseorang mendekatinya. Perlahan Zia memutar tubuh nya melihat siapa yang datang.Setelah tubuh nya berputar sempurna Zia menutup mulut nya tak percaya.Menatap pria yang membuat nya gelisah beberapa hari ini, pria yang sangat dia rindukan sekaligus membuat nya kesal, berjalan mendekati Zia.

Hap.

Zain langsung memeluk Zia erat, mencium seluruh wajah nya terakhir bibir Zia, ini kedua kali zain mencium Zia setelah kejadian tak terduga waktu itu. Sangking rindu nya tidak peduli kemarahan Zia karna sudah lancang mencium nya lagi.

Segini dulu ya kasih like, vote juga hadiah nya yang banyak ya.

Kite ketemu lagi di bab selanjut nya.

Lope lope readers sayang mari mampir tinggal kan jejak kalian.

Terpopuler

Comments

Ruk Mini

Ruk Mini

unyuuuuu babank....🤗🤗🤗

2024-01-15

0

lihat semua
Episodes
1 Kecewa
2 Penolakan Zia
3 Pertemuan pertama
4 Maling teriak maling
5 Suami takut istri
6 Ulang tahun Zia
7 Putus
8 Ke Bandung
9 Kencan Sebelum Jadian
10 Ketahuan
11 Semakin Bucin
12 Nge Date Kelompok
13 Truth or Dare
14 Menguntit
15 Ujian LDRan
16 Kejutan
17 Melepas Rindu
18 Pisah Kantor
19 Wanita Penganggu
20 Ameera Putri Adhitama
21 Salah Paham
22 Acara Lamaran
23 Acara Lamaran 2
24 Ulang Tahun Mami
25 Masih Ulang Tahun
26 Rencana Licik
27 Bodyguard Zia
28 Pewaris Nugraha
29 Obsesi Daren
30 Obsesi Daren 2
31 Trauma Zia
32 Hukuman Daren
33 Persiapan Pernikahan
34 Pingitan Sebelum Pernikahan
35 Kerikil Kecil Sebelum Pernikahan
36 Hari H
37 Resepsi Pernikahan
38 Malam Pertama
39 Honeymoon Tertunda
40 Hari Pertama Di Rumah Mertua
41 Kembali Bekerja
42 Honeymoon
43 Malam pertama yang sesungguhnya
44 Jalan-jalan
45 Pulang
46 Kecelakaan
47 Hikmah di balik musibah
48 Siapa Dalang nya?
49 Pelaku
50 Cemburu
51 USG
52 Ada apa dengan Zain?
53 Kehamilan simpatik
54 Keluar Negri
55 Di jebak
56 Hampir Keguguran
57 Pulang
58 Angela seorang OCD
59 Saling merindu
60 Ancaman
61 Akhir Dari Demian dan Angela
62 Baby boy
63 Keinginan Ibu Hamil
64 Penikahan Joshua dan Clara
65 Apakah Zia selingkuh?
66 Surprise buat Pipi
67 Kontraksi
68 Zain kontraksi?
69 Mau melahirkan
70 Penerus Adhitama
71 Promosi novel baru
72 Zachery Putra Adhitama
73 Gagal
74 Makan malam bersama
75 Nikah dadakan
Episodes

Updated 75 Episodes

1
Kecewa
2
Penolakan Zia
3
Pertemuan pertama
4
Maling teriak maling
5
Suami takut istri
6
Ulang tahun Zia
7
Putus
8
Ke Bandung
9
Kencan Sebelum Jadian
10
Ketahuan
11
Semakin Bucin
12
Nge Date Kelompok
13
Truth or Dare
14
Menguntit
15
Ujian LDRan
16
Kejutan
17
Melepas Rindu
18
Pisah Kantor
19
Wanita Penganggu
20
Ameera Putri Adhitama
21
Salah Paham
22
Acara Lamaran
23
Acara Lamaran 2
24
Ulang Tahun Mami
25
Masih Ulang Tahun
26
Rencana Licik
27
Bodyguard Zia
28
Pewaris Nugraha
29
Obsesi Daren
30
Obsesi Daren 2
31
Trauma Zia
32
Hukuman Daren
33
Persiapan Pernikahan
34
Pingitan Sebelum Pernikahan
35
Kerikil Kecil Sebelum Pernikahan
36
Hari H
37
Resepsi Pernikahan
38
Malam Pertama
39
Honeymoon Tertunda
40
Hari Pertama Di Rumah Mertua
41
Kembali Bekerja
42
Honeymoon
43
Malam pertama yang sesungguhnya
44
Jalan-jalan
45
Pulang
46
Kecelakaan
47
Hikmah di balik musibah
48
Siapa Dalang nya?
49
Pelaku
50
Cemburu
51
USG
52
Ada apa dengan Zain?
53
Kehamilan simpatik
54
Keluar Negri
55
Di jebak
56
Hampir Keguguran
57
Pulang
58
Angela seorang OCD
59
Saling merindu
60
Ancaman
61
Akhir Dari Demian dan Angela
62
Baby boy
63
Keinginan Ibu Hamil
64
Penikahan Joshua dan Clara
65
Apakah Zia selingkuh?
66
Surprise buat Pipi
67
Kontraksi
68
Zain kontraksi?
69
Mau melahirkan
70
Penerus Adhitama
71
Promosi novel baru
72
Zachery Putra Adhitama
73
Gagal
74
Makan malam bersama
75
Nikah dadakan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!