Lanjut lagi yuk readers sayang nya aku.Yang jauh mari mendekat, yang udah dekat mari merapat, yang udah rapat ikutin terus update author ya.
Karena masih pemula dan juga ini baru karya pertama author harap di maklumi ya.Tolong kerjasama yang baik jangan di hujat,kalau ngak suka tinggal kan aja tapi author maunya sih suka semua ya.
*****
Semua orang berbalik, terlihat seorang gadis cantik memakai gaun selutut rambut di kuncir kuda,senyum terus terukir dari bibir mungil nya.Seorang laki-laki memandang takjub ke arah sang pujaan hati. Sesaat pandangan mereka terpaku satu sama lain,deg deg deg jantung Zain berdegup kencang.
"Sayang, kok disini? "tanya Zain menghampiri Zia dan memeluk pinggang nya posesif.
Zia mengangkat wajah nya melihat ke wajah Zain, sejenak Zia terpaku memandang Zain 'kak Zain kalau gini tambah genteng deh batinnya'.
"Genteng ya? " bisik Zain ditelinga nya yang membuat Zia merinding seketika.
"iya, " jawab Zia tanpa sadar."Hah,kakak ngomong apa tadi? " tanya Zia salah tingkah. Muka Zia memerah malu karna ucapan nya sendiri ."Ayo Kak, malu di liat banyak orang, " ucap Zia menarik Zain ke tempat acara.
"Sayang kamu kenal dengan Juna?"tanya Zain heran kenapa gadis nya ada di acara Juna yang notabene sahabat nya.
Zia mengangguk kan kepalanya."Kak Juna pacar nya Jesika teman Zia Kak. " Sahut Zia, Zain hanya ber oh ria.
"Kakak di undang Kak Juna juga? " tanya Zia balik pada Zain.
"Juna teman Kakak Sayang, " Zain menunduk kan badan dan membisik kan sesuatu."Kamu cantik banget hari ini. " Blush, Zia merona mendengar pujian Zain.
Acara berjalan lancar jaya setelah pemotongan pita selesai, seluruh undangan menyantap hidangan yang disediakan oleh pemilik acara.Selama seminggu ke depan Kafe ini akan memberikan diskon 40 % pada setiap pengunjung nya.
Di pojok ruangan grup Zain vs grup Zia berkumpul disebuah meja besar,karena personil nya banyak jadilah mereka menggabung kan 2 meja jadi 1.
"Jadi Kak Zain ini pacar lo Zia? " tanya Jesika penasaran.
"Bukan, "sahut Zia cepat membuat semua orang menatap kedua nya bergantian.
"Bukan pacar tapi calon suami maksud Zia,ya kan Sayang? "Zia melotot ke arah Zain, sedangkan Zain tersenyum tanpa rasa bersalah.
" Kalian udah lama temenan? "Zia menunjuk Zain dan Juna bergantian.
Plak.
Jesika menepuk paha Zia yang duduk disebelah nya.
"Lo jangan mengalih kan pembicaraan,sejak kapan?" tanya Jesika mengulang pertanyaan nya lagi saking penasaran nya.
" Nanti malam kita bahas sampai tuntas, "bisik Zia mengedip kan matanya.
"Kalau di lihat-lihat kita kek nge date kelompok.Biasanya kan double date atau apalah,nah kita ini kan four date jadi nama nya diganti ngedate kelompok." Celetuk Jesika tiba-tiba setelah memperhatikan sekelilingnya.
"Benar juga loh yank, " timpal Juna membenar
kan ucapan kekasih nya.
"Gimana kalau Leo jadian aja sama Ayu? dari pada nanya adek gue terus, " usul Zain yang langsung di setujui oleh semua orang kecuali dua orang yang bersangkutan.
"Ogah." jawab Ayu dan Leo kompak.
"Cie cie yang kompak, " ucap Zia ikut meledek mengedipkan matanya ke Ayu."Boleh juga Yu, sekarang kan kamu lagi jomblo baru putus kemaren, lagian kak Leo ngak kalah ganteng dari si Samson, "sambung Zia lagi.
"Clara gimana sama Jo udah ada kemajuan ? "tanya Zia melirik Jo."Ah cemen Kak Jo, " canda Zia menunjuk kan jempol yang terbalik.
"Tunggu tanggal main nya Zia." Jawab Jo tersenyum penuh arti. "Lagian gimana bisa cepat jadian PDKT gue aja diganggu terus sama Zain." Ucap Jo melempar tisu ke wajah Zain.
"Kok gue? " ucap Zain menunjuk dirinya.Jo menghela nafas berat, "Ya lo lah, sebelum lo nikah sama Zia hidup gue ngak bakalan pernah damai. " Rutuk Jo lagi.
"Sayang, maka nya kita cepetan nikah,emang kamu tega Kakak dibully terus sama Jo. " Ucap Zain sedih.
Zia menghela napas sejenak, "Ajak orang tua Kakak ke rumah!" Ucapan Zia mengejut kan mereka semua.
Zain memutar tubuh nya menghadap Zia, menarik pelan tubuh Zia, perlahan tangan Zain terangkat membingkai wajah Zia.
"Sayang, benarkah apa yang kamu katakan?" tanya Zain mau meyakinkan lagi,Zia mengangguk sebagai jawaban.Zain langsung merengkuh tubuh Zia kedalam pelukan nya.
" Hei kenapa menangis? "tanya Zia merasa bahu nya basah kena air mata Zain."Aku bahagia Sayang ini air mata bahagia. Perjuangan ku selama ini berhasil, walaupun kamu menyuruh ku menunggu bertahun-tahun akan ku tunggu asal kamu membalas cintaku. "ucap Zain bahagia.
Flashback on.
"Ma, Pa Zia mau ngomong. " Ucap Zia pada kedua orang tua nya sedang berkumpul diruang keluarga setelah selesai makan malam.
Kedua orang tua nya sama-sama menoleh ke Zia, "Ngomong apa Sayang? " tanya Mama Jeni.
Zia menghela nafas berat."Tadi siang Zia ketemu sama Mami Kak Zain, dia nanya kapan bisa datang melamar Zia. Zia harus gimana Ma, Pa? "tanya Zia meminta pendapat orang tua nya.
"Sayang, ngak ada salah nya kamu membuka hati buat Zain? " ucap Mama membelai rambut putri nya ,Papa mengangguk setuju."Lagian tidak semua laki-laki sama seperti Daren, bukti nya Papa setia sama Mama, ya kan Ma?"sang istri pun membenarkan apa yang dikatakan suaminya.
Zia diam memikir kan keputusan selanjut nya."Jangan sampai disaat Zain lelah dan memilih berhenti berharap padamu,kamu baru menyadari perasaan mu padanya,Zia.Laki-laki juga capek berharap terus tanpa ada kepastian. "Ucap Mama lagi. Ucapan sang Mama terus berputar di otak nya.Benar juga kalau Zia seperti ini terus bagaimana jika Zain menyerah dan memilih pergi mencari cinta yang lain,bagaimana Zia hidup tanpa ada Zain.Zia sudah terbiasa dengan Zain disisi nya, bagaimana kalau, bagaimana dan bagaimana selanjut nya.
Flashback off.
Suasana mendadak melow bahkan semua nya ikut terharu, terutama sahabat Zia yang sangat tau gimana terluka nya saat dikhianati orang yg dicintainya.Semoga kali ini sahabat mereka bahagia bersama lelaki pilihannya.
" Ya udah tunggu aja 10 tahun lagi. "Ucap Zia lagi mencair kan suasana.
Ambyar,masak aiiiirrrrr.
Suasana yang tadi nya haru biru seketika hancur mendengar kalimat sialan dari mulut Zia.
*Note:formasi duduk mereka dari Zain, Zia, Jesika, Juna, bersebrangan dengan Jo, Clara, Ayu, Leo,biar gak gagal paham reader nya.Juna sama Jesika mulai dekat setelah Jesika kerja di perusahaan dekat dari salah satu Kafe Juna.paham ya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 75 Episodes
Comments
Ruk Mini
seruuuuu..klo dh bucin
2024-01-14
0