Sarah Memukul Preman

“Ayah... Ayah... cepat bangun!” Sarah menggoyangkan tubuh Alex.

Alex membuka matanya dan tersenyum hangat menatap Putri cantiknya itu, kalau bukan demi Sarah mungkin ia sudah menyerah menjalani hidup karena menjalani kehidupan yang sangat menyedihkan selama Empat tahun terakhir ini.

“Ayah tidak lupa dengan janji Ayah yang kemarin, kan?” kata Sarah mendesak Alex segera beranjak dari tempat tidur.

“Baiklah, Ayah cuci muka dulu dan akan memasakkan banyak Ayam Crispy dengan Suas Pedas,” sahut Alex yang kemarin menjanjikan untuk mengantar Sarah ke rumah Jessica serta membiarkan Putrinya itu membeli Ayam Crispy yang akan dibagikan kepada teman-temannya.

Sarah menggantikan Alex menyapu halaman restoran sedangkan Hannah telah pulang ke rumah orangtuanya tadi malam karena hari ini adalah akhir pekan yang berarti Restoran sedang libur.

“Na-na-nanna ... ye-ye-yeay ....” Sarah menyapu halaman sembari bernyanyi.

“Ha-ha-ha... suaramu bagus sekali, Nak.” Sosok berjubah hitam yang duduk di balkon rumah sebelah Restoran tertawa mendengar nyanyian Sarah.

Sarah menoleh ke arah sumber suara itu sambil tersenyum cerah. “He-he-he... betulkah? Padahal Jessica dan yang lainnya akan menutup telinga saat Aku bernyanyi. Nek, karena Kamu memujiku maka aku akan menghadiahkanmu Paha Ayam Crispy,” sahut Sarah sembari meletakkan Sapu lidi dan berlari ke dalam Restoran.

Wanita tua bertudung hitam penjual Ramuan herbal tersebut hendak menghentikan Sarah agar tidak perlu memberikannya hadiah, akan tetapi lari gadis kecil setengah Elf itu terlalu cepat sehingga ia hanya menggelengkan kepala dan tersenyum tipis. “Pendekar kecil yang sangat jenius,” gumamnya.

“Ayah... tolong berikan Aku satu Paha Ayam Crispy,” desak Sarah terlihat tergesa-gesa sembari mengambil piring kecil.

Alex tidak tahu mengapa Sarah terlihat tergesa-gesa. Dia langsung mengambil Paha Ayam Crispy yang sudah selesai dimasak dan menaruhnya ke dalam piring kecil ditangan Sarah.

“Hati-hati... awas jatuh!” seru Alex, karena Sarah langsung berlari ke luar Restoran.

Setelah berada di halaman Restoran, Sarah bingung cara memberikan Paha Ayam Crispy itu pada Wanita tua yang sedang duduk santai di balkon rumahnya.

Wanita tua itu tersentuh dengan kebaikan gadis kecil setengah Elf itu dan tidak tega menolak pemberiannya walaupun sebenarnya ia baru saja selesai sarapan pagi di Restoran Saradan.

Wanita tua itu melompat dari balkon dan mendarat di depan Sarah.

“Wow! Nenek keren sekali!” Mata Sarah langsung berbinar-binar. Sesaat kemudian ia teringat dengan Paha Ayam Crispy di piring kecil di tangannya. “Nek, ambillah ini dan... lain kali aku akan menyanyikan lagu lain untukmu.”

Wanita tua itu menerima pemberian Sarah, akan tetapi dalam hatinya dia sebenarnya tidak ingin lagi mendengar nyanyian aneh Sarah. “Panggil Aku Nenek Eli saja,” sahut wanita tua bernama Elizabeth tersebut. “Dan... terimakasih, Sarah!“

Elizabeth melompat ke balkon rumahnya dan kembali duduk di kursi.

Mata Sarah kembali berbinar-binar saat melihat adegan Elizabeth melompat ke lantai dua toko penjual Ramuan herbal tersebut.

“Sarah! Ayo mandi agar kita segera ke rumah Jessica.”

Suara Alex terdengar dari dalam Restoran dan Sarah langsung berlari ke dalam Restoran karena ia sudah tidak sabar ingin bertemu teman-temannya.

Elizabeth menatap Ayam Crispy di piring kecil yang ia letakkan diatas meja. Dia belum pernah melihat olahan Ayam goreng seperti itu. Walaupun ia perutnya sudah kenyang, ia tetap mencobanya karena gadis kecil setengah Elf tadi sangat tulus memberikan Ayam goreng tersebut untuknya.

“Hmm?” Matanya terbelalak dan terkejut dengan rasa Ayam Crispy tersebut.

...***...

Alex membalut Pedang Josh dengan kain, kemudian mengikatnya di punggungnya, sedangkan tangan kanannya menjinjing tas plastik yang cukup besar berisi Ayam Crispy dan Saus Pedas yang sebenarnya tidak pedas karena lebih dominan tomatnya dari pada cabainya.

Alex dan Sarah berjalan kaki menuju wilayah Barat. Saat melihat para Penyapu jalan sedang sibuk bekerja, Alex langsung teringat beberapa hari yang lalu ia juga berada di posisi yang sama dengan mereka.

Saat itu punggungnya agak bungkuk serta berjalan pincang karena cedera yang ia alami setelah disergap kelompok tak dikenal empat tahun yang lalu.

Para Penyapu jalan itu tidak mengenali Alex yang sedang melintas didekat mereka karena dulu ia jarang berinteraksi dengan mereka serta selalu mengenakan jubah lusuh. Efek dari ramuan penyembuh yang ia minum juga mengakibatkan terjadi sedikit perubahan pada tubuhnya, termasuk wajahnya walaupun masih mirip dengan Pangeran Alex Acherron yang dulu dijuluki sebagai Pendekar terkuat di Benua Grandland tersebut.

Setelah melewati Jembatan Elbrus, pemandangan di depan mereka langsung berubah dratis; gubuk-gubuk kecil bertebaran dimana-mana, jalanannya juga langsung mengecil serta sebagian besar penduduk di sana mengenakan pakaian lusuh.

Tiga Pria kurus keluar dari sebuah gubuk hanya mengenakan celana dan baju ditaruh di bahu. Mereka tersenyum lebar dan langsung meninggalkan gubuk itu dengan kondisi pintu masih terbuka.

Alex menutup mata Sarah agar tidak melihat ke arah gubuk itu, karena ada wanita yang tidak mengenakan pakaian tergeletak di sana, air mata mengalir deras dari sudut matanya. Dia pasti telah diperkosa oleh Ketiga Preman itu karena hal seperti ini sudah biasa terjadi di wilayah timur Kota Perdamaian.

“Aku mencium aroma Ayam Goreng dari tas plastik Pria itu!” kata salah satu Pria Preman berbadan kurus itu.

“Perutku juga sangat lapar setelah olahraga sepanjang malam,” sahut Pria yang lain.

“Hmm, pakaiannya sangat bagus, sebaiknya kita tidak bertindak gegabah atau kita akan bernasib sama dengan Kelompok Josh yang langsung dihancurkan dalam semalam,” sahut Pria Ketiga.

Pria pertama tersenyum licik dan berkata, “Josh pasti telah menyinggung Kelompok besar, sedangkan Pria dihadapan kita ini mungkin baru pindah ke sini. Lihat lah Putrinya itu.”

Pria Kedua tersenyum lebar. “Setengah Elf, kalau dijual ke pasar gelap makanya harganya pasti sangat mahal,” sahutnya.

Alex mengerutkan keningnya mendengar percakapan mereka. Kalau otak mereka sedikit berisi seharusnya mereka berpikir hanya kelas menengah atas yang mampu membeli pakaian bagus, sedangkan orang-orang miskin pasti lebih mengutamakan membeli makanan saat memiliki uang.

“Ayah... Sarah kesal dengan sikap mereka!” seru Sarah menatap tajam Tiga Preman berbadan kurus itu. “Mereka ingin merebut Ayam Crispyku, apakah mereka orang jahat?” Karena kata Alex hanya orang jahat yang boleh mencicipi elemen Petirnya.

Alex menyeringai tipis, kebetulan jalan yang mereka lewati berada ditepi Sungai Elbrus. “Ya, berikan mereka sarapan Petir 100 Juta Volt,” sahutnya.

“Asiapppp!” Sarah berjalan dengan santai ke arah Preman itu sembari mengepalkan kedua tangannya yang kecil sehingga membuat siapapun yang melihatnya akan tertawa karena ia terlihat menggemaskan.

Ketiga Preman berbadan kurus itu tertawa terkekeh-kekeh dan tidak menyangka seorang Ayah akan berlindung di punggung anaknya.

Terpopuler

Comments

N A R U T O

N A R U T O

piiiiiikaaaaachuuuuuuuu 😅

2024-04-26

1

Shania Evolet Aurora

Shania Evolet Aurora

like like like
koment koment koment
senajan isih berbatas!

2024-02-03

1

S Property

S Property

apa ga hancur tubuh manusia dikasih 100juta volt ....

2024-01-16

1

lihat semua
Episodes
1 Alex Dan Sarah
2 Pendekar Tingkat 10
3 Menguras Harta Markas Bandit
4 Ikan Toman Emas Tingkat 10
5 Jamuan Makan Sarah
6 Kenapa Semua Orang Menangis?
7 Restoran
8 Jack
9 Malam Itu
10 Menu Baru
11 Restoran Sarah, Menyajikan Makanan Mewah Dan Pertama Di Benua Grandland
12 Pelanggan Mulai Berdatangan
13 Elemen Petir Sarah
14 Reus Dan Cucunya Mengunjungi Restoran Sarah
15 Uang Kertas Bank Voldemort
16 Pengendali Semua Elemen Sihir
17 Margareth
18 Margareth II
19 Sarah Memukul Preman
20 Rumah Jessica
21 Kabar Yang Mengejutkan Helena
22 Mordor
23 Alex Berenang di Sungai Elbrus
24 Sarah Ditangkap Petugas Keamanan
25 Hidangan Baru
26 Nenek Eli
27 Dewa Cthulhu
28 Koki Leonardo
29 Kerjasama Bisnis
30 Segel di Hutan Monster Kota Perdamaian
31 Segel di Hutan Monster Kota Perdamaian II
32 Nasi Goreng
33 Teman Lama
34 Karyawan Baru
35 Pesta
36 Pesta II
37 Pesta III
38 Pesta IV
39 Menu Baru Lagi
40 Merekrut Koki Baru
41 Kemunculan Lancelot
42 Lilith
43 Membeli Golok
44 Informasi Penting Dari Lord Michael
45 Kemarahan Pangeran Alex
46 Soto Banjar
47 Sosok Mencurigakan Mengintai Restoran Sarah
48 Viola
49 Tunggangan Alex
50 Sate
51 Lilia
52 Wakil Kepala Akademi Kekaisaran
53 Rencana Pangeran Kedua
54 Pertemuan Sarah dan Neneknya
55 Rahasia Tersembunyi Kuil Cahaya
56 Keliling Kota Ella
57 Kekuatan Yang Ditinggalkan Oleh Dewa Hercules
58 Hutan Abadi
59 Hutan Abadi II
60 Hutan Abadi III
61 Hutan Abadi IV
62 Hutan Abadi V
63 Hutan Abadi VI
64 Hutan Abadi VII
65 Hutan Abadi VIII
66 Hutan Abadi IX
67 Hutan Abadi X
68 Kekaisaran Hazel Akan Memulai Perang
69 Nyonya Bos
70 Kebersamaan di Restoran Sarah
71 Helena Menjadi Pusat Perhatian
72 Alex Membeli Monster di Guild Pandora
73 Rosa
74 Jangan Biarkan Rosa Kabur
75 Hukuman Dari Helena
76 Menu Baru Restoran Sarah
77 Hades
78 Rendang Yang Membuat Hades Menangis
79 Ayam Betutu
80 Victor Romanov
81 Kedatangan Pangeran Naga
82 Evolusi Elemen Sihir
83 Utusan Kekaisaran Hazel
84 Catherine Mengunjungi Restoran Sarah
85 Catherine Mengunjungi Restoran Sarah II
86 Tetua Naga Tertarik Pada Eva
87 Pembersihan Preman Dari Wilayah Timur Kota Perdamaian
88 Pesanan Fantastis Kastil Pemimpin Kota
89 Surat Undangan Dari Lord Michael
90 Pertemuan Di Kastil Pemimpin Kota
91 Pertemuan Di Kastil Pemimpin Kota II
92 Naga Tua Mencurigakan
93 Naga Tua Mencurigakan II
94 Menuju Kerajaan Orc
95 Pengikut Mordor
96 Kekuatan Cinta
97 Pengungsi Orc
98 Bahaya Mengintai
99 Bahaya Mengintai II
100 Mencapai Pangkalan Militer
101 Malapetaka Di Wilayah Selatan Kekaisaran Hazel
102 Sarah: “Siapa Paman Yang Mirip Ayah Itu?”
103 Hades Bergabung Dengan Pasukan Kota Perdamaian
104 Ibukota Kerajaan Orc
105 Kekuatan Dewa Gul'dan
106 Perang Melawan Mordor
107 Perang Melawan Mordor II
108 Perang Melawan Mordor III
109 Perang Melawan Mordor IV
110 Perang Melawan Mordor V
111 Perang Melawan Mordor VI
112 Perang Melawan Mordor VII
113 Perang Melawan Mordor VIII
114 Perang Melawan Mordor IX
115 Perang Melawan Mordor X
116 Perang Melawan Mordor XI
117 Perang Melawan Mordor XII
118 Perang Melawan Mordor XIII
119 Perang Melawan Mordor XIV
120 Perang Melawan Mordor XV
121 Perang Melawan Mordor XVI
122 Perang Melawan Mordor XVII
123 Perang Melawan Mordor XVIII
124 Perang Melawan Mordor XIX
125 Dimulainya Era Damai di Benua Grandland
126 Gado-Gado Betawi
127 Membagikan Resep Masakan Restoran Sarah ke Publik
128 Kekaisaran Suci Kuil Matahari
129 Ekspedisi Penyihir
130 Bos Kecil Yang Perkasa
131 Karyawan Restoran Sarah Menerima Gaji
132 Tiga Menu Baru Restoran Sarah
133 Vera Voldemort
134 Meninjau Cabang Sekolah Harapan
135 Sarah Pindah Sekolah
136 Perang Pecah di Benua Vlorien
137 Merlinmie
138 Varian Rasa Baru Sarahmie
139 Pembunuh Misterius
140 Pulau Terluar Kerajaan Iblis
141 Hancurnya Perisai Yang Melindungi Benua Grandland
142 Monster Dari Samudera
143 Daging Panggang Gosong Asin
144 Serangan Monster Ikan
145 Hades
146 Melawan Monster Hiu
147 Gulai Asam Pedas Monster Hiu
148 Pesta Makan Besar
149 Kedatangan Nenek ke Restoran Sarah
150 Sarah Selalu Menggemaskan Saat Makan
151 Bisnis
152 Bisnis II
153 Kekalahan Penyihir Benua Vlorien
154 Pesta Ulang Tahun Sarah
155 Pesta Ulang Tahun Sarah II
156 Hadiah Dari Dewan Kota Avena
157 Logan
158 Menuju Utara Benua Grandland
159 Monster Beruang Coklat
160 Dendam Terbalaskan
161 Saksang
162 Berbagi Saksang Monster Beruang Coklat Dengan Pengungsi Beasthuman Harimau
163 Serbuan Organisasi Hercules Ke Rumah Kepala Suku Harimau
164 Terlalu Percaya Diri
165 Varol Dan Ayla
166 Sosok Misterius Di Dahan Pohon
167 Eden Merasakan Firasat Buruk
168 Kota Ardotalia
169 Mengajari Valor dan Ayla Memasak
170 Makan Malam Bersama
171 Memasuki Rumah Wanita Suku Ular Yang Cantik
172 Neil Melarikan Diri
173 Restoran Valor Dan Ayla
174 Restoran Valor Dan Ayla II
175 Pertemuan Tak Terelakkan
176 Surat Dari Uran
177 Sistem Pengereman
178 Kereta Api
179 Kedatangan Penyihir Dari Benua Vlorien
180 Kedatangan Penyihir Dari Benua Vlorien II
181 Perjumpaan Dengan Alex
182 Ulrich Dan Zelma Datang Ke Restoran Sarah
183 Apa Ini? Lezat Sekali!
184 Tamu Asing
185 Sarahmie Empal Gentong
186 Pelanggan Misterius
187 Kedatangan Tiga Kapal Terbang Sihir Kekaisaran Suci Kuil Matahari
188 Latih Tanding Pendekar Melawan Kesatria Suci
189 Ratu Elf
190 Musuh Dalam Selimut
191 Pendekar Tingkat 10
192 Kabar gembira
193 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari
194 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari II
195 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari III
196 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari IV
197 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari V
198 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari VI
199 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari VII
200 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari VIII
201 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari IX
202 Pulang
203 Mie Aceh
204 Lelang Mie Aceh
205 Bisnis Baru
206 Panik
207 Keputusan Alex
208 Lila
209 Isen Dan Pipins
210 Tamu Asing
211 Kedatangan Tamu Asing
212 Malaikat Penjaga
213 Pertarungan Melawan Malaikat Penjaga I
214 Pertarungan Melawan Malaikat Penjaga II
215 Pertarungan Melawan Malaikat Penjaga III
216 Epilog
217 Promosi Novel Baru
Episodes

Updated 217 Episodes

1
Alex Dan Sarah
2
Pendekar Tingkat 10
3
Menguras Harta Markas Bandit
4
Ikan Toman Emas Tingkat 10
5
Jamuan Makan Sarah
6
Kenapa Semua Orang Menangis?
7
Restoran
8
Jack
9
Malam Itu
10
Menu Baru
11
Restoran Sarah, Menyajikan Makanan Mewah Dan Pertama Di Benua Grandland
12
Pelanggan Mulai Berdatangan
13
Elemen Petir Sarah
14
Reus Dan Cucunya Mengunjungi Restoran Sarah
15
Uang Kertas Bank Voldemort
16
Pengendali Semua Elemen Sihir
17
Margareth
18
Margareth II
19
Sarah Memukul Preman
20
Rumah Jessica
21
Kabar Yang Mengejutkan Helena
22
Mordor
23
Alex Berenang di Sungai Elbrus
24
Sarah Ditangkap Petugas Keamanan
25
Hidangan Baru
26
Nenek Eli
27
Dewa Cthulhu
28
Koki Leonardo
29
Kerjasama Bisnis
30
Segel di Hutan Monster Kota Perdamaian
31
Segel di Hutan Monster Kota Perdamaian II
32
Nasi Goreng
33
Teman Lama
34
Karyawan Baru
35
Pesta
36
Pesta II
37
Pesta III
38
Pesta IV
39
Menu Baru Lagi
40
Merekrut Koki Baru
41
Kemunculan Lancelot
42
Lilith
43
Membeli Golok
44
Informasi Penting Dari Lord Michael
45
Kemarahan Pangeran Alex
46
Soto Banjar
47
Sosok Mencurigakan Mengintai Restoran Sarah
48
Viola
49
Tunggangan Alex
50
Sate
51
Lilia
52
Wakil Kepala Akademi Kekaisaran
53
Rencana Pangeran Kedua
54
Pertemuan Sarah dan Neneknya
55
Rahasia Tersembunyi Kuil Cahaya
56
Keliling Kota Ella
57
Kekuatan Yang Ditinggalkan Oleh Dewa Hercules
58
Hutan Abadi
59
Hutan Abadi II
60
Hutan Abadi III
61
Hutan Abadi IV
62
Hutan Abadi V
63
Hutan Abadi VI
64
Hutan Abadi VII
65
Hutan Abadi VIII
66
Hutan Abadi IX
67
Hutan Abadi X
68
Kekaisaran Hazel Akan Memulai Perang
69
Nyonya Bos
70
Kebersamaan di Restoran Sarah
71
Helena Menjadi Pusat Perhatian
72
Alex Membeli Monster di Guild Pandora
73
Rosa
74
Jangan Biarkan Rosa Kabur
75
Hukuman Dari Helena
76
Menu Baru Restoran Sarah
77
Hades
78
Rendang Yang Membuat Hades Menangis
79
Ayam Betutu
80
Victor Romanov
81
Kedatangan Pangeran Naga
82
Evolusi Elemen Sihir
83
Utusan Kekaisaran Hazel
84
Catherine Mengunjungi Restoran Sarah
85
Catherine Mengunjungi Restoran Sarah II
86
Tetua Naga Tertarik Pada Eva
87
Pembersihan Preman Dari Wilayah Timur Kota Perdamaian
88
Pesanan Fantastis Kastil Pemimpin Kota
89
Surat Undangan Dari Lord Michael
90
Pertemuan Di Kastil Pemimpin Kota
91
Pertemuan Di Kastil Pemimpin Kota II
92
Naga Tua Mencurigakan
93
Naga Tua Mencurigakan II
94
Menuju Kerajaan Orc
95
Pengikut Mordor
96
Kekuatan Cinta
97
Pengungsi Orc
98
Bahaya Mengintai
99
Bahaya Mengintai II
100
Mencapai Pangkalan Militer
101
Malapetaka Di Wilayah Selatan Kekaisaran Hazel
102
Sarah: “Siapa Paman Yang Mirip Ayah Itu?”
103
Hades Bergabung Dengan Pasukan Kota Perdamaian
104
Ibukota Kerajaan Orc
105
Kekuatan Dewa Gul'dan
106
Perang Melawan Mordor
107
Perang Melawan Mordor II
108
Perang Melawan Mordor III
109
Perang Melawan Mordor IV
110
Perang Melawan Mordor V
111
Perang Melawan Mordor VI
112
Perang Melawan Mordor VII
113
Perang Melawan Mordor VIII
114
Perang Melawan Mordor IX
115
Perang Melawan Mordor X
116
Perang Melawan Mordor XI
117
Perang Melawan Mordor XII
118
Perang Melawan Mordor XIII
119
Perang Melawan Mordor XIV
120
Perang Melawan Mordor XV
121
Perang Melawan Mordor XVI
122
Perang Melawan Mordor XVII
123
Perang Melawan Mordor XVIII
124
Perang Melawan Mordor XIX
125
Dimulainya Era Damai di Benua Grandland
126
Gado-Gado Betawi
127
Membagikan Resep Masakan Restoran Sarah ke Publik
128
Kekaisaran Suci Kuil Matahari
129
Ekspedisi Penyihir
130
Bos Kecil Yang Perkasa
131
Karyawan Restoran Sarah Menerima Gaji
132
Tiga Menu Baru Restoran Sarah
133
Vera Voldemort
134
Meninjau Cabang Sekolah Harapan
135
Sarah Pindah Sekolah
136
Perang Pecah di Benua Vlorien
137
Merlinmie
138
Varian Rasa Baru Sarahmie
139
Pembunuh Misterius
140
Pulau Terluar Kerajaan Iblis
141
Hancurnya Perisai Yang Melindungi Benua Grandland
142
Monster Dari Samudera
143
Daging Panggang Gosong Asin
144
Serangan Monster Ikan
145
Hades
146
Melawan Monster Hiu
147
Gulai Asam Pedas Monster Hiu
148
Pesta Makan Besar
149
Kedatangan Nenek ke Restoran Sarah
150
Sarah Selalu Menggemaskan Saat Makan
151
Bisnis
152
Bisnis II
153
Kekalahan Penyihir Benua Vlorien
154
Pesta Ulang Tahun Sarah
155
Pesta Ulang Tahun Sarah II
156
Hadiah Dari Dewan Kota Avena
157
Logan
158
Menuju Utara Benua Grandland
159
Monster Beruang Coklat
160
Dendam Terbalaskan
161
Saksang
162
Berbagi Saksang Monster Beruang Coklat Dengan Pengungsi Beasthuman Harimau
163
Serbuan Organisasi Hercules Ke Rumah Kepala Suku Harimau
164
Terlalu Percaya Diri
165
Varol Dan Ayla
166
Sosok Misterius Di Dahan Pohon
167
Eden Merasakan Firasat Buruk
168
Kota Ardotalia
169
Mengajari Valor dan Ayla Memasak
170
Makan Malam Bersama
171
Memasuki Rumah Wanita Suku Ular Yang Cantik
172
Neil Melarikan Diri
173
Restoran Valor Dan Ayla
174
Restoran Valor Dan Ayla II
175
Pertemuan Tak Terelakkan
176
Surat Dari Uran
177
Sistem Pengereman
178
Kereta Api
179
Kedatangan Penyihir Dari Benua Vlorien
180
Kedatangan Penyihir Dari Benua Vlorien II
181
Perjumpaan Dengan Alex
182
Ulrich Dan Zelma Datang Ke Restoran Sarah
183
Apa Ini? Lezat Sekali!
184
Tamu Asing
185
Sarahmie Empal Gentong
186
Pelanggan Misterius
187
Kedatangan Tiga Kapal Terbang Sihir Kekaisaran Suci Kuil Matahari
188
Latih Tanding Pendekar Melawan Kesatria Suci
189
Ratu Elf
190
Musuh Dalam Selimut
191
Pendekar Tingkat 10
192
Kabar gembira
193
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari
194
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari II
195
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari III
196
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari IV
197
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari V
198
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari VI
199
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari VII
200
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari VIII
201
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari IX
202
Pulang
203
Mie Aceh
204
Lelang Mie Aceh
205
Bisnis Baru
206
Panik
207
Keputusan Alex
208
Lila
209
Isen Dan Pipins
210
Tamu Asing
211
Kedatangan Tamu Asing
212
Malaikat Penjaga
213
Pertarungan Melawan Malaikat Penjaga I
214
Pertarungan Melawan Malaikat Penjaga II
215
Pertarungan Melawan Malaikat Penjaga III
216
Epilog
217
Promosi Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!