Kenapa Semua Orang Menangis?

Tanpa berpikir panjang, Alex langsung mengangguk setuju karena ia sudah berniat untuk merekrut Hannah sebagai karyawan pertamanya.

Hannah sangat senang mendengarnya dan membayangkan hari-hari memakan Rendang serta Ikan Bakar yang belum ia rasakan itu. Namun, Sarah mengatakan itu sangat nikmat, bahkan saat menceritakannya air liur Sarah sampai menetes sehingga Hannah juga sangat ingin memakannya.

Irina menghela napas dalam-dalam, Dia iri Hannah bisa memasak—sementara dirinya tidak bisa melakukannya karena sejak kecil ia selalu makan Roti kering dan ibunya hanya fokus melatihnya menjahit Pakaian. Namun, kemampuan menjahitnya itu hanya berguna untuk menjahit pakaian Jessica dan Sarah saja karena setiap ia melamar kerja—dirinya selalu gagal bersaing dengan pelamar lainnya.

“Ayah! Kapan kita akan makan? Teman-temanku sudah tidak sabar lagi ingin mengunyah Rendang yang sangat nikmat ini!” seru Sarah menghentikan perbincangan Alex dengan Jane.

“Baiklah, tidak perlu berbasa-basi lagi, Ayo makan!” sahut Alex tersenyum lebar.

Dia tahu sebenarnya Sarah yang sudah tidak sabar ingin segera makan karena air liurnya sudah menetes dan matanya yang biru itu tidak berkedip serta hanya tertuju pada Rendang Daging Rusa.

Alex melirik Irina yang tiba-tiba mende$ah saat mengunyah Rendang, matanya terpejam dan air mata membasahi pipinya. Ini adalah pertama kalinya ia memakan makanan yang begitu nikmat dan sulit baginya mendeskripsikan kenikmatan itu. Tatapannya kemudian tertuju pada Alex yang dengan santai mengunyah rendang dengan nasi, perasaannya campur aduk dan dia ingin mengatakan sesuatu—tetapi akhirnya ia memutuskan memendamnya saja.

Alex melamun serta berpikir bagaimana cara membantu keluarga Pak tua Mag dan Keluarga Irina. Membawa mereka ke wilayah barat itu tidak mungkin, orang-orang Kaya di sana pasti akan menentangnya. Pada akhirnya Kedua Keluarga yang sangat baik padanya dan putrinya itu harus tetap tinggal di wilayah timur ini, Alex berencana akan menyumbangkan mereka Koin Emas untuk digunakan membuka usaha.

Suara tangisan anak-anak dan Pak tua Mag segera membuyarkan lamunan Alex. “Kenapa kalian menangis? Kalau mau tambah Nasi, di periuk masih banyak.” Dia tidak menyangka Rendang buatannya ini membuat semua orang menangis.

“Pasti karena terlalu nikmat, Ayah!” sahut Sarah yang juga menitikkan air mata. Namun, tangan imutnya terus memasukkan nasi ke dalam peluk hingga pipinya menjadi kembung.

Alex tidak tahu apakah harus ikutan menangis atau tertawa. Dia kemudian mengatakan bagi siapa yang belum merasa kenyang untuk mengangkat tangan agar dia segera menambah Nasi mereka dan seluruh anak-anak mengangkat tangan.

Setelah anak-anak itu kenyang, mereka kesulitan untuk berjalan karena perut mereka telah membuncit akibat makan terlalu banyak.

Alex tertawa melihatnya dan menyuruh mereka pulang. Dia membungkus nasi berisi rendang untuk diberikan kepada orangtua masing-masing.

Hannah segera pulang untuk mengemasi pakaiannya setelah Ferdinand, Kepala Pelayan Keluarga Reus datang menyerahkan Kunci Restoran dan sertifikat kepemilikan Restoran tersebut.

Dua anak Pak tua Mag juga ingin ikut dengan Hannah tinggal di Restoran milik Alex. Namun, Jane langsung memarahi mereka karena Restoran itu bukanlah Panti Asuhan, kalau mereka ingin tinggal di sana maka mereka harus belajar memasak dulu barulah melamar kerja ke sana.

Jessica menatap ibunya. Dia bingung kenapa ibunya tidak mengatakan pada Paman Alex untuk membiarkan mereka tinggal di Restoran itu juga agar mereka dapat makan makanan enak setiap hari.

Irina membelai rambut Jessica, ia tahu apa yang dipikirkan putrinya itu. “Kita tidak boleh menyusahkan Paman Alex, ibu akan bekerja keras dan sesekali kita akan membeli Rendang buatan Paman Alex,” bisiknya.

Alex mengeluarkan 10 Keping Emas atau itu setara dengan Sepuluh Kali Upah Minimum Kota Perdamaian pada Pak tua Mag.

“Ada apa ini?” Pak tua Mag langsung menolak pemberian Alex. “Gunakan saja untuk biaya operasional Restoranmu, karena memulai usaha itu tidak mudah,” katanya lagi.

Orang-orang Kaya di wilayah barat pasti hanya mau makan di Restoran ternama. Mereka tidak akan tertarik pada Restoran Alex yang berasal dari wilayah timur, mereka pasti menuding masakan Alex tidak enak dan membuat mereka sakit perut bila memakannya.

Alex tersenyum dan berkata, “Uang ini tidak gratis. Paman Mag harus beternak Ayam Broiler dan setiap minggu ke Lima aku akan datang membelinya.”

Pak tua Mag tertegun sejenak untuk mencerna ucapan Alex. Sesaat kemudian mulutnya menganga lebar, “Kau ingin Aku menjadi penyuplai Ayam untuk Restoranmu?”

Alex mengangguk dan tersenyum lebar. Menjadikan Pak tua Mag penyuplai Ayam adalah pilihan terbaik karena Dia sebenarnya memelihara beberapa ekor Ayam Broiler betina dan Belasan Ayam Broiler Jantan. Namun, Ayam-Ayam itu dilepas liar saja dan akan kembali ke kandang menjelang malam.

Pak tua Mag menarik napas dalam-dalam. “Baiklah, aku akan menyuplai Ayam Broiler untukmu. Mulai sekarang Aku akan menjadi Peternak Ayam ha-ha-ha... dan berhenti menjadi tukang Sapu jalanan.”

Alex kembali mengeluarkan Kantong berisi 20 Koin Emas dan menyerahkannya pada Irina yang juga langsung menolak pemberian itu.

“Ini adalah uang pembayaran Enam Set Pakaian Pelayan Restoran untuk Hannah dan untukku Pakaian berwarna Putih serta celemek berwarna hitam,” kata Alex tersenyum hangat. “Oh, ya... buatkan juga pakaian sehari-hari untuk Sarah dan Jessica. Kurasa itu saja untuk saat ini, di masa depan aku akan selalu belanja pakaian buatanmu.”

Irina tertegun sejenak seperti Pak tua Mag. Alex segera masuk ke dalam gubuknya untuk mengemasi barang-barang yang masih dapat digunakan, kemudian ia membakar gubuk kecil itu.

“Nona Irina... tanahku ini untukmu saja!” Alex menyerahkan sertifikat kepemilikan tanahnya pada Irina. “Semoga sukses dan bila kamu ingin membangun Toko di wilayah barat, jangan ragu untuk mencariku dan aku akan membantumu sebisaku.”

Alex menggendong Sarah, kemudian naik ke kereta kuda bersama Hannah. Irina masih terdiam menatap punggung Alex, air matanya mengalir deras membasahi pipinya. Akhirnya impiannya menjadi penjahit pakaian terwujud.

Jane menepuk pundak Irina. “Jangan terlalu sedih, masih banyak Pria baik disekitar sini. Misalnya Pemburu Dimitrov, dia adalah Pria yang memiliki lengan yang kekar walaupun ada bekas luka diwajahnya. Namun, Dia masih lumayan tampan, kok!”

“Bibi Jane! Apa yang kamu pikirkan? Aku tidak ingin menikah lagi, aku hanya kelilipan, kok!” sahut Irina menyeka air matanya. “Tolong katakan pada Paman Mag untuk merenovasi rumahku. Sebelah sana ruang tengah, di situ dapur dan di sana kamar tidur.”

“Eh, ternyata Alex telah memberikanmu tanahnya,” kata Jane langsung cemberut karena tidak mendapatkan hadiah dari Alex. “Baiklah, Aku akan meminta suamiku merenovasi rumahmu. Namun, hati-hati dalam menyimpan uang itu, kalau kamu ingin membeli mesin Jahit maka bawalah Dimitrov bersamamu. Dia akan melindungimu dari bandit karena Dia itu Pendekar tingkat 3,” katanya lagi. Jane sudah lama tahu kalau impian Irina adalah menjadi Penjahit pakaian.

Terpopuler

Comments

Angel Ribka

Angel Ribka

kubayangkan cerita ini campuran indo+Eropa dilihat dr nama-nama pemerannya 🤭

2025-02-12

2

Pierany Prahasiwie

Pierany Prahasiwie

bingung membayangkan sutiasi di dlm cerita ini..

2024-05-30

5

🍁mahes❣️💋🄻🄴🄱🄰🅁🄰🄽👻ᴸᴷ

🍁mahes❣️💋🄻🄴🄱🄰🅁🄰🄽👻ᴸᴷ

bandit udh dibantai Alex 😁

2024-05-22

0

lihat semua
Episodes
1 Alex Dan Sarah
2 Pendekar Tingkat 10
3 Menguras Harta Markas Bandit
4 Ikan Toman Emas Tingkat 10
5 Jamuan Makan Sarah
6 Kenapa Semua Orang Menangis?
7 Restoran
8 Jack
9 Malam Itu
10 Menu Baru
11 Restoran Sarah, Menyajikan Makanan Mewah Dan Pertama Di Benua Grandland
12 Pelanggan Mulai Berdatangan
13 Elemen Petir Sarah
14 Reus Dan Cucunya Mengunjungi Restoran Sarah
15 Uang Kertas Bank Voldemort
16 Pengendali Semua Elemen Sihir
17 Margareth
18 Margareth II
19 Sarah Memukul Preman
20 Rumah Jessica
21 Kabar Yang Mengejutkan Helena
22 Mordor
23 Alex Berenang di Sungai Elbrus
24 Sarah Ditangkap Petugas Keamanan
25 Hidangan Baru
26 Nenek Eli
27 Dewa Cthulhu
28 Koki Leonardo
29 Kerjasama Bisnis
30 Segel di Hutan Monster Kota Perdamaian
31 Segel di Hutan Monster Kota Perdamaian II
32 Nasi Goreng
33 Teman Lama
34 Karyawan Baru
35 Pesta
36 Pesta II
37 Pesta III
38 Pesta IV
39 Menu Baru Lagi
40 Merekrut Koki Baru
41 Kemunculan Lancelot
42 Lilith
43 Membeli Golok
44 Informasi Penting Dari Lord Michael
45 Kemarahan Pangeran Alex
46 Soto Banjar
47 Sosok Mencurigakan Mengintai Restoran Sarah
48 Viola
49 Tunggangan Alex
50 Sate
51 Lilia
52 Wakil Kepala Akademi Kekaisaran
53 Rencana Pangeran Kedua
54 Pertemuan Sarah dan Neneknya
55 Rahasia Tersembunyi Kuil Cahaya
56 Keliling Kota Ella
57 Kekuatan Yang Ditinggalkan Oleh Dewa Hercules
58 Hutan Abadi
59 Hutan Abadi II
60 Hutan Abadi III
61 Hutan Abadi IV
62 Hutan Abadi V
63 Hutan Abadi VI
64 Hutan Abadi VII
65 Hutan Abadi VIII
66 Hutan Abadi IX
67 Hutan Abadi X
68 Kekaisaran Hazel Akan Memulai Perang
69 Nyonya Bos
70 Kebersamaan di Restoran Sarah
71 Helena Menjadi Pusat Perhatian
72 Alex Membeli Monster di Guild Pandora
73 Rosa
74 Jangan Biarkan Rosa Kabur
75 Hukuman Dari Helena
76 Menu Baru Restoran Sarah
77 Hades
78 Rendang Yang Membuat Hades Menangis
79 Ayam Betutu
80 Victor Romanov
81 Kedatangan Pangeran Naga
82 Evolusi Elemen Sihir
83 Utusan Kekaisaran Hazel
84 Catherine Mengunjungi Restoran Sarah
85 Catherine Mengunjungi Restoran Sarah II
86 Tetua Naga Tertarik Pada Eva
87 Pembersihan Preman Dari Wilayah Timur Kota Perdamaian
88 Pesanan Fantastis Kastil Pemimpin Kota
89 Surat Undangan Dari Lord Michael
90 Pertemuan Di Kastil Pemimpin Kota
91 Pertemuan Di Kastil Pemimpin Kota II
92 Naga Tua Mencurigakan
93 Naga Tua Mencurigakan II
94 Menuju Kerajaan Orc
95 Pengikut Mordor
96 Kekuatan Cinta
97 Pengungsi Orc
98 Bahaya Mengintai
99 Bahaya Mengintai II
100 Mencapai Pangkalan Militer
101 Malapetaka Di Wilayah Selatan Kekaisaran Hazel
102 Sarah: “Siapa Paman Yang Mirip Ayah Itu?”
103 Hades Bergabung Dengan Pasukan Kota Perdamaian
104 Ibukota Kerajaan Orc
105 Kekuatan Dewa Gul'dan
106 Perang Melawan Mordor
107 Perang Melawan Mordor II
108 Perang Melawan Mordor III
109 Perang Melawan Mordor IV
110 Perang Melawan Mordor V
111 Perang Melawan Mordor VI
112 Perang Melawan Mordor VII
113 Perang Melawan Mordor VIII
114 Perang Melawan Mordor IX
115 Perang Melawan Mordor X
116 Perang Melawan Mordor XI
117 Perang Melawan Mordor XII
118 Perang Melawan Mordor XIII
119 Perang Melawan Mordor XIV
120 Perang Melawan Mordor XV
121 Perang Melawan Mordor XVI
122 Perang Melawan Mordor XVII
123 Perang Melawan Mordor XVIII
124 Perang Melawan Mordor XIX
125 Dimulainya Era Damai di Benua Grandland
126 Gado-Gado Betawi
127 Membagikan Resep Masakan Restoran Sarah ke Publik
128 Kekaisaran Suci Kuil Matahari
129 Ekspedisi Penyihir
130 Bos Kecil Yang Perkasa
131 Karyawan Restoran Sarah Menerima Gaji
132 Tiga Menu Baru Restoran Sarah
133 Vera Voldemort
134 Meninjau Cabang Sekolah Harapan
135 Sarah Pindah Sekolah
136 Perang Pecah di Benua Vlorien
137 Merlinmie
138 Varian Rasa Baru Sarahmie
139 Pembunuh Misterius
140 Pulau Terluar Kerajaan Iblis
141 Hancurnya Perisai Yang Melindungi Benua Grandland
142 Monster Dari Samudera
143 Daging Panggang Gosong Asin
144 Serangan Monster Ikan
145 Hades
146 Melawan Monster Hiu
147 Gulai Asam Pedas Monster Hiu
148 Pesta Makan Besar
149 Kedatangan Nenek ke Restoran Sarah
150 Sarah Selalu Menggemaskan Saat Makan
151 Bisnis
152 Bisnis II
153 Kekalahan Penyihir Benua Vlorien
154 Pesta Ulang Tahun Sarah
155 Pesta Ulang Tahun Sarah II
156 Hadiah Dari Dewan Kota Avena
157 Logan
158 Menuju Utara Benua Grandland
159 Monster Beruang Coklat
160 Dendam Terbalaskan
161 Saksang
162 Berbagi Saksang Monster Beruang Coklat Dengan Pengungsi Beasthuman Harimau
163 Serbuan Organisasi Hercules Ke Rumah Kepala Suku Harimau
164 Terlalu Percaya Diri
165 Varol Dan Ayla
166 Sosok Misterius Di Dahan Pohon
167 Eden Merasakan Firasat Buruk
168 Kota Ardotalia
169 Mengajari Valor dan Ayla Memasak
170 Makan Malam Bersama
171 Memasuki Rumah Wanita Suku Ular Yang Cantik
172 Neil Melarikan Diri
173 Restoran Valor Dan Ayla
174 Restoran Valor Dan Ayla II
175 Pertemuan Tak Terelakkan
176 Surat Dari Uran
177 Sistem Pengereman
178 Kereta Api
179 Kedatangan Penyihir Dari Benua Vlorien
180 Kedatangan Penyihir Dari Benua Vlorien II
181 Perjumpaan Dengan Alex
182 Ulrich Dan Zelma Datang Ke Restoran Sarah
183 Apa Ini? Lezat Sekali!
184 Tamu Asing
185 Sarahmie Empal Gentong
186 Pelanggan Misterius
187 Kedatangan Tiga Kapal Terbang Sihir Kekaisaran Suci Kuil Matahari
188 Latih Tanding Pendekar Melawan Kesatria Suci
189 Ratu Elf
190 Musuh Dalam Selimut
191 Pendekar Tingkat 10
192 Kabar gembira
193 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari
194 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari II
195 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari III
196 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari IV
197 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari V
198 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari VI
199 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari VII
200 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari VIII
201 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari IX
202 Pulang
203 Mie Aceh
204 Lelang Mie Aceh
205 Bisnis Baru
206 Panik
207 Keputusan Alex
208 Lila
209 Isen Dan Pipins
210 Tamu Asing
211 Kedatangan Tamu Asing
212 Malaikat Penjaga
213 Pertarungan Melawan Malaikat Penjaga I
214 Pertarungan Melawan Malaikat Penjaga II
215 Pertarungan Melawan Malaikat Penjaga III
216 Epilog
217 Promosi Novel Baru
Episodes

Updated 217 Episodes

1
Alex Dan Sarah
2
Pendekar Tingkat 10
3
Menguras Harta Markas Bandit
4
Ikan Toman Emas Tingkat 10
5
Jamuan Makan Sarah
6
Kenapa Semua Orang Menangis?
7
Restoran
8
Jack
9
Malam Itu
10
Menu Baru
11
Restoran Sarah, Menyajikan Makanan Mewah Dan Pertama Di Benua Grandland
12
Pelanggan Mulai Berdatangan
13
Elemen Petir Sarah
14
Reus Dan Cucunya Mengunjungi Restoran Sarah
15
Uang Kertas Bank Voldemort
16
Pengendali Semua Elemen Sihir
17
Margareth
18
Margareth II
19
Sarah Memukul Preman
20
Rumah Jessica
21
Kabar Yang Mengejutkan Helena
22
Mordor
23
Alex Berenang di Sungai Elbrus
24
Sarah Ditangkap Petugas Keamanan
25
Hidangan Baru
26
Nenek Eli
27
Dewa Cthulhu
28
Koki Leonardo
29
Kerjasama Bisnis
30
Segel di Hutan Monster Kota Perdamaian
31
Segel di Hutan Monster Kota Perdamaian II
32
Nasi Goreng
33
Teman Lama
34
Karyawan Baru
35
Pesta
36
Pesta II
37
Pesta III
38
Pesta IV
39
Menu Baru Lagi
40
Merekrut Koki Baru
41
Kemunculan Lancelot
42
Lilith
43
Membeli Golok
44
Informasi Penting Dari Lord Michael
45
Kemarahan Pangeran Alex
46
Soto Banjar
47
Sosok Mencurigakan Mengintai Restoran Sarah
48
Viola
49
Tunggangan Alex
50
Sate
51
Lilia
52
Wakil Kepala Akademi Kekaisaran
53
Rencana Pangeran Kedua
54
Pertemuan Sarah dan Neneknya
55
Rahasia Tersembunyi Kuil Cahaya
56
Keliling Kota Ella
57
Kekuatan Yang Ditinggalkan Oleh Dewa Hercules
58
Hutan Abadi
59
Hutan Abadi II
60
Hutan Abadi III
61
Hutan Abadi IV
62
Hutan Abadi V
63
Hutan Abadi VI
64
Hutan Abadi VII
65
Hutan Abadi VIII
66
Hutan Abadi IX
67
Hutan Abadi X
68
Kekaisaran Hazel Akan Memulai Perang
69
Nyonya Bos
70
Kebersamaan di Restoran Sarah
71
Helena Menjadi Pusat Perhatian
72
Alex Membeli Monster di Guild Pandora
73
Rosa
74
Jangan Biarkan Rosa Kabur
75
Hukuman Dari Helena
76
Menu Baru Restoran Sarah
77
Hades
78
Rendang Yang Membuat Hades Menangis
79
Ayam Betutu
80
Victor Romanov
81
Kedatangan Pangeran Naga
82
Evolusi Elemen Sihir
83
Utusan Kekaisaran Hazel
84
Catherine Mengunjungi Restoran Sarah
85
Catherine Mengunjungi Restoran Sarah II
86
Tetua Naga Tertarik Pada Eva
87
Pembersihan Preman Dari Wilayah Timur Kota Perdamaian
88
Pesanan Fantastis Kastil Pemimpin Kota
89
Surat Undangan Dari Lord Michael
90
Pertemuan Di Kastil Pemimpin Kota
91
Pertemuan Di Kastil Pemimpin Kota II
92
Naga Tua Mencurigakan
93
Naga Tua Mencurigakan II
94
Menuju Kerajaan Orc
95
Pengikut Mordor
96
Kekuatan Cinta
97
Pengungsi Orc
98
Bahaya Mengintai
99
Bahaya Mengintai II
100
Mencapai Pangkalan Militer
101
Malapetaka Di Wilayah Selatan Kekaisaran Hazel
102
Sarah: “Siapa Paman Yang Mirip Ayah Itu?”
103
Hades Bergabung Dengan Pasukan Kota Perdamaian
104
Ibukota Kerajaan Orc
105
Kekuatan Dewa Gul'dan
106
Perang Melawan Mordor
107
Perang Melawan Mordor II
108
Perang Melawan Mordor III
109
Perang Melawan Mordor IV
110
Perang Melawan Mordor V
111
Perang Melawan Mordor VI
112
Perang Melawan Mordor VII
113
Perang Melawan Mordor VIII
114
Perang Melawan Mordor IX
115
Perang Melawan Mordor X
116
Perang Melawan Mordor XI
117
Perang Melawan Mordor XII
118
Perang Melawan Mordor XIII
119
Perang Melawan Mordor XIV
120
Perang Melawan Mordor XV
121
Perang Melawan Mordor XVI
122
Perang Melawan Mordor XVII
123
Perang Melawan Mordor XVIII
124
Perang Melawan Mordor XIX
125
Dimulainya Era Damai di Benua Grandland
126
Gado-Gado Betawi
127
Membagikan Resep Masakan Restoran Sarah ke Publik
128
Kekaisaran Suci Kuil Matahari
129
Ekspedisi Penyihir
130
Bos Kecil Yang Perkasa
131
Karyawan Restoran Sarah Menerima Gaji
132
Tiga Menu Baru Restoran Sarah
133
Vera Voldemort
134
Meninjau Cabang Sekolah Harapan
135
Sarah Pindah Sekolah
136
Perang Pecah di Benua Vlorien
137
Merlinmie
138
Varian Rasa Baru Sarahmie
139
Pembunuh Misterius
140
Pulau Terluar Kerajaan Iblis
141
Hancurnya Perisai Yang Melindungi Benua Grandland
142
Monster Dari Samudera
143
Daging Panggang Gosong Asin
144
Serangan Monster Ikan
145
Hades
146
Melawan Monster Hiu
147
Gulai Asam Pedas Monster Hiu
148
Pesta Makan Besar
149
Kedatangan Nenek ke Restoran Sarah
150
Sarah Selalu Menggemaskan Saat Makan
151
Bisnis
152
Bisnis II
153
Kekalahan Penyihir Benua Vlorien
154
Pesta Ulang Tahun Sarah
155
Pesta Ulang Tahun Sarah II
156
Hadiah Dari Dewan Kota Avena
157
Logan
158
Menuju Utara Benua Grandland
159
Monster Beruang Coklat
160
Dendam Terbalaskan
161
Saksang
162
Berbagi Saksang Monster Beruang Coklat Dengan Pengungsi Beasthuman Harimau
163
Serbuan Organisasi Hercules Ke Rumah Kepala Suku Harimau
164
Terlalu Percaya Diri
165
Varol Dan Ayla
166
Sosok Misterius Di Dahan Pohon
167
Eden Merasakan Firasat Buruk
168
Kota Ardotalia
169
Mengajari Valor dan Ayla Memasak
170
Makan Malam Bersama
171
Memasuki Rumah Wanita Suku Ular Yang Cantik
172
Neil Melarikan Diri
173
Restoran Valor Dan Ayla
174
Restoran Valor Dan Ayla II
175
Pertemuan Tak Terelakkan
176
Surat Dari Uran
177
Sistem Pengereman
178
Kereta Api
179
Kedatangan Penyihir Dari Benua Vlorien
180
Kedatangan Penyihir Dari Benua Vlorien II
181
Perjumpaan Dengan Alex
182
Ulrich Dan Zelma Datang Ke Restoran Sarah
183
Apa Ini? Lezat Sekali!
184
Tamu Asing
185
Sarahmie Empal Gentong
186
Pelanggan Misterius
187
Kedatangan Tiga Kapal Terbang Sihir Kekaisaran Suci Kuil Matahari
188
Latih Tanding Pendekar Melawan Kesatria Suci
189
Ratu Elf
190
Musuh Dalam Selimut
191
Pendekar Tingkat 10
192
Kabar gembira
193
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari
194
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari II
195
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari III
196
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari IV
197
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari V
198
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari VI
199
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari VII
200
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari VIII
201
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari IX
202
Pulang
203
Mie Aceh
204
Lelang Mie Aceh
205
Bisnis Baru
206
Panik
207
Keputusan Alex
208
Lila
209
Isen Dan Pipins
210
Tamu Asing
211
Kedatangan Tamu Asing
212
Malaikat Penjaga
213
Pertarungan Melawan Malaikat Penjaga I
214
Pertarungan Melawan Malaikat Penjaga II
215
Pertarungan Melawan Malaikat Penjaga III
216
Epilog
217
Promosi Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!