Margareth II

Margareth sangat senang dengan keterus-terangan Alex. “Aku ingin bekerjasama denganmu untuk membuka beberapa cabang Restoran lagi. Sebelumnya Bibi Evelyn telah menerima informasi kalau Paman Jack akan mengirim seseorang untuk meniru makanan buatan tuan Alex.”

Alex tersenyum lebar. “Mereka tidak akan dapat meniru dengan sempurna makanan buatanku karena itu menggunakan bumbu-bumbu rahasia yang kuciptakan sendiri,” sahutnya dengan bangga. “Untuk para pencipta makanan tradisional di Indonesia aku meminta maaf telah mengalihkan hak cipta padaku.” Alex memohon maaf dalam pikirannya.

Margareth dan Evelyn terkejut mendengarnya, kini akhirnya mereka mengerti kenapa Alex hanya membangun pembatas Kaca antara Dapur dan ruangan Restoran, ternyata makanan buatannya tidak akan mudah ditiru.

Margareth belum menyerah untuk bekerjasama dengan Alex. “Aku akan menyediakan semua dana dan tuan Alex hanya perlu mengajari Koki yang kami tunjuk makanan buatanmu,” katanya. “Dan... tuan Alex berhak memiliki Hak Kepemilikan Restoran sebesar 30%.” Dia membujuk Alex dengan Hak kepemilikan, bukan membeli resepnya karena ia yakin Alex pasti menolak.

Alex tidak langsung menjawab dan berpikir Hak Kepemilikan ini mungkin sama dengan Saham bila di Bumi. Memiliki 30% Saham memang sangat menggiurkan, Dividen akan mengalir ke sakunya setiap tahun.

Margareth yakin Alex merasa tawaran yang ia berikan masih terlalu kecil. “Aku akan berbicara dengan Kakek untuk meningkatkan Hak Kepemilikan tuan Alex hingga 35%, bagaimana?” tanyanya dengan ekspresi wajah khawatir, karena bila Alex meminta Hak Kepemilikan terlalu tinggi maka Paman-Pamannya akan menentang kerjasama ini, sebab Perusahaan Kelurga Donovan tidak pernah memberikan Hak Kepemilikan pada orang luar.

Setelah Margareth berbicara, Restoran itu menjadi hening cukup lama. Alex masih merenung cukup lama, Dia sedang menggabungkan informasi yang ia pelajari saat menjadi Pangeran dan informasi di Bumi.

Namun, di Bumi ia hanya Koki dan tidak pernah berkecimpung dalam Dunia Bisnis secara langsung walaupun ia memiliki Ribuan Lot Saham di Emiten Pertambangan yang memberikan Dividen setiap tahun. “Kalau aku tokoh utama dalam novel atau Komik maka aku akan serba bisa dan mengaplikasikan teknologi Bumi ke sini, akan tetapi Aku hanyalah Manusia biasa,” pikirnya.

Alex juga berfirasat Margareth sebenarnya hebat berbisnis, hanya saja Kelurga Donovan terlalu mengekangnya bahkan hanya memberikan Perusahaan Transportasi yang bangkrut untuk ia kelola sehingga ia tidak bisa memperlihatkan bakat bisnisnya karena saat ini bisnis transportasi sudah menjamur di Benua Grandland.

“Aku memiliki sebuah ide dan nona muda Margareth dapat menolaknya bila tidak setuju, kemudian kita cari lagi cara agar kita dapat bekerjasama sama di masa depan,” kata Alex sudah memikirkan dirinya harus memanfaatkan Margareth. “Serahkan saja urusan pada ahlinya, maka uang akan mengalir ke sakumu,” pikirnya sembari tersenyum licik.

Margareth menganggukkan kepala dan menatap Alex dengan seksama, tak sabar ingin mendengar ide yang ingin ia sampaikan.

Evelyn mengerutkan keningnya menatap Alex. “Apakah Dia benar-benar berasal dari wilayah kumuh? Kenapa Aku merasa nada bicaranya sangat berpengetahuan seperti para Bangsawan atau Pengusaha,” pikirnya.

“Pertama bubarkan Perusahaan Transportasi yang nona Margareth kelola, kemudian membangun Restoran... tidak-tidak, lebih baik membangun Perusahaan di bidang makanan saja. Namun, nona Margareth harus menjadi Pengendali Hak Kepemilikan Perusahaan baru itu, mungkin berikan saja 10% Hak Kepemilikan pada Kelurga Donovan; anggap saja 10% itu uang dari hasil penjualan Perusahaan Transportasi itu dan Aku tentu cukup 35% saja ha-ha-ha.” Alex tertawa bahagia karena bila kerjasama ini terealisasi maka hanya dengan modal ide saja dirinya akan menjadi orang kaya baru dalam sekejap.

Evelyn tercengang mendengarnya. “Itu memang ide yang sangat bagus. Bila nona muda tersisihkan dari kandidat pewaris Pemimpin Kelurga Donovan, maka ia tetap mandiri karena telah memiliki Perusahaan sendiri dan terlepas dari bayang-bayang Kelurga Donovan.”

Margareth juga merasa yang diucapkan oleh Alex sangat bagus. Dia tidak menolak ide itu, hanya saja dia harus berkonsultasi dengan Kakeknya terlebih dahulu karena tidak mungkin ia bisa menjual Perusahaan transportasi Kelurga Donovan tanpa ijin Kakeknya walaupun Perusahaan itu hampir bangkrut.

“Kami akan kembali dulu tuan Alex,” kata Margareth segera berdiri. “Tolong jangan terima dulu tawaran kerjasama dengan pihak lain, dalam waktu dekat aku akan memberitahu apakah akan menerima atau menolak tawaran kerjasama ini,” katanya lagi.

“Ya, aku tidak akan ke mana-mana kok, ha-ha-ha.” Alex bercanda sembari mengulurkan tangan menjabat tangan Margareth.

Margareth dan Evelyn kemudian meninggalkan Restoran Sarah dengan tergesa-gesa, mereka bahkan tidak mengambil kembalian uang setelah menyerahkan Satu Koin Emas pada Sarah.

“He-he-he... Sarah mendapatkan tip lagi,” katanya tertawa bahagia dan langsung menyimpan 650 Koin Perak yang tidak diambil oleh Margareth.

Alex hanya tersenyum saja dan segera berjalan ke dapur.

“Bos kecil... Aku datang lagi,” kata Uran tersenyum lebar menyapa Sarah.

“Selamat datang Paman Dwarf dan Paman Dwarf Dua serta Paman Dwarf Tiga,” sahut Sarah tersenyum pada Uran dan Dua temannya.

“Bos kecil itu menggemaskan sekali,” kata Dardaran, rekan Uran dan ini pertama kalinya ia ke sini. Uran memaksanya untuk makan di sini karena katanya masakan Daging di sini sangat enak, tetapi harganya cukup mahal.

“Masih sepi, ya... seharusnya Restoran ini melakukan promosi dengan mengundang para pejabat pemerintah makan siang gratis,” sahut Delvon yang juga dipaksa oleh Uran untuk makan di Restoran Sarah.

Uran mengabaikan ucapan Dua temannya itu, tanpa membuka daftar menu dia langsung memanggil Hannah dan memesan Tiga Rendang dan Tiga Ayam Crispy Dengan Sambal Pedas.

Sambil menunggu hidangan datang, Uran dan rekan-rekannya bercanda dengan Sarah yang nada bicaranya sangat lucu terdengar oleh Tiga Dwarf itu.

...***...

Margareth tidak kembali ke kantor Perusahaan transportasi yang ia kelola. Dia meminta Evelyn membawanya kembali Kastil Kelurga Donovan.

Setelah sampai di Kastil, Margareth segera menuju halaman belakang yang ditumbuhi kebun teh. Donovan sedang memetik teh di sana bersama para pekerja.

“Aku ingin berbicara denganmu, Kakek!” sapa Margareth berjalan mengikuti Donovan yang tetap sibuk memetik teh.

“Apakah kamu sudah menyerah seperti ayahmu atau meminta dana tambahan?” sahut Donovan tanpa menoleh ke arah Margareth. “Kalau meminta dana maka lupakan saja, karena aturannya sudah jelas dan tidak bisa diubah lagi,” katanya lagi.

“Bukan!” kata Margareth dengan tegas. “Aku akan menjual Perusahaan Transportasi dan membuat Perusahaan baru.”

Donovan berhenti memetik daun teh dan menatap cucu perempuannya yang sangat berambisi menjadi pebisnis tersebut. Dia bahkan menolak lamaran tuan muda Bangsawan Kekaisaran Hazel dan tiba-tiba mengajukan diri menggantikan ayahnya sebagai kandidat pewaris pemimpin Kelurga Donovan.

Setelah menatap Margareth, Donovan kembali memetik daun teh tanpa mengatakan sepatah katapun.

“Uang hasil penjualan Perusahaan transportasi itu akan menjadi 10% Hak Kepemilikan untuk Kelurga Donovan dan sisanya untukku sebagai Pengendali serta investor lain.” Margareth menjelaskan lagi.

Donovan mengerutkan keningnya karena hasil penjualan perusahaannya hanya mendapatkan 10% Hak Kepemilikan. Dia yakin Margareth sebenarnya tidak memiliki dana dan investor lain itu pasti dananya dibawah 10% hasil penjualan perusahaan transportasi itu.

“Apakah dia sudah berpikir tidak mungkin menang melawan Pamannya dan ingin tetap menjadi Pengusaha?” pikir Donovan merenung sejenak. Sudut bibirnya memancarkan senyuman tipis. “Bagaimana bila Perusahaanmu itu gagal, siapa yang akan bertanggungjawab atas kehilangan uang Keluarga Donovan itu?” Dia penasaran apakah Margareth tetap kukuh membuat perusahaan baru atau mengurungkan niatnya karena Margareth tidak mungkin bisa mengembalikan uangnya.

Margareth menggertak kan giginya. Dia tidak memikirkan hal ini karena merasa kerjasamanya dengan Alex pasti akan berhasil.

Dia menarik napas dalam-dalam dan berkata, “Aku siap dijadikan alat pernikahan politik atau bisnis!”

“Hmm?” Donovan menatap cucunya itu dan tidak menyangka Margareth akan berkata begitu. Dia kembali memetik daun teh dan berkata, “Terserah kamu saja. Ingat waktumu tinggal Tiga tahun lagi dan usiamu semakin tua, kalau kamu kalah maka hanya Duda tua saja yang mau menikah denganmu!”

Margareth tersenyum cerah karena mendapatkan ijin dari Kakeknya untuk menjual Perusahaan Transportasi Kelurga Donovan yang hampir bangkrut tersebut, bahkan Donovan tidak menolak dirinya yang akan memegang kendali penuh atas perusahaan barunya nanti.

Terpopuler

Comments

Rhakean Djati

Rhakean Djati

gak apa². udah di akui dan di sahkan UNESCO. udah jadi milik dunia.hahahaaa

2024-08-02

5

Harwi

Harwi

/Grin/

2024-06-16

0

🍁mahes❣️💋🄻🄴🄱🄰🅁🄰🄽👻ᴸᴷ

🍁mahes❣️💋🄻🄴🄱🄰🅁🄰🄽👻ᴸᴷ

wah.. wah.. pebisnis cilik ini beneran pinter cari duit 😁😁😁

2024-05-22

1

lihat semua
Episodes
1 Alex Dan Sarah
2 Pendekar Tingkat 10
3 Menguras Harta Markas Bandit
4 Ikan Toman Emas Tingkat 10
5 Jamuan Makan Sarah
6 Kenapa Semua Orang Menangis?
7 Restoran
8 Jack
9 Malam Itu
10 Menu Baru
11 Restoran Sarah, Menyajikan Makanan Mewah Dan Pertama Di Benua Grandland
12 Pelanggan Mulai Berdatangan
13 Elemen Petir Sarah
14 Reus Dan Cucunya Mengunjungi Restoran Sarah
15 Uang Kertas Bank Voldemort
16 Pengendali Semua Elemen Sihir
17 Margareth
18 Margareth II
19 Sarah Memukul Preman
20 Rumah Jessica
21 Kabar Yang Mengejutkan Helena
22 Mordor
23 Alex Berenang di Sungai Elbrus
24 Sarah Ditangkap Petugas Keamanan
25 Hidangan Baru
26 Nenek Eli
27 Dewa Cthulhu
28 Koki Leonardo
29 Kerjasama Bisnis
30 Segel di Hutan Monster Kota Perdamaian
31 Segel di Hutan Monster Kota Perdamaian II
32 Nasi Goreng
33 Teman Lama
34 Karyawan Baru
35 Pesta
36 Pesta II
37 Pesta III
38 Pesta IV
39 Menu Baru Lagi
40 Merekrut Koki Baru
41 Kemunculan Lancelot
42 Lilith
43 Membeli Golok
44 Informasi Penting Dari Lord Michael
45 Kemarahan Pangeran Alex
46 Soto Banjar
47 Sosok Mencurigakan Mengintai Restoran Sarah
48 Viola
49 Tunggangan Alex
50 Sate
51 Lilia
52 Wakil Kepala Akademi Kekaisaran
53 Rencana Pangeran Kedua
54 Pertemuan Sarah dan Neneknya
55 Rahasia Tersembunyi Kuil Cahaya
56 Keliling Kota Ella
57 Kekuatan Yang Ditinggalkan Oleh Dewa Hercules
58 Hutan Abadi
59 Hutan Abadi II
60 Hutan Abadi III
61 Hutan Abadi IV
62 Hutan Abadi V
63 Hutan Abadi VI
64 Hutan Abadi VII
65 Hutan Abadi VIII
66 Hutan Abadi IX
67 Hutan Abadi X
68 Kekaisaran Hazel Akan Memulai Perang
69 Nyonya Bos
70 Kebersamaan di Restoran Sarah
71 Helena Menjadi Pusat Perhatian
72 Alex Membeli Monster di Guild Pandora
73 Rosa
74 Jangan Biarkan Rosa Kabur
75 Hukuman Dari Helena
76 Menu Baru Restoran Sarah
77 Hades
78 Rendang Yang Membuat Hades Menangis
79 Ayam Betutu
80 Victor Romanov
81 Kedatangan Pangeran Naga
82 Evolusi Elemen Sihir
83 Utusan Kekaisaran Hazel
84 Catherine Mengunjungi Restoran Sarah
85 Catherine Mengunjungi Restoran Sarah II
86 Tetua Naga Tertarik Pada Eva
87 Pembersihan Preman Dari Wilayah Timur Kota Perdamaian
88 Pesanan Fantastis Kastil Pemimpin Kota
89 Surat Undangan Dari Lord Michael
90 Pertemuan Di Kastil Pemimpin Kota
91 Pertemuan Di Kastil Pemimpin Kota II
92 Naga Tua Mencurigakan
93 Naga Tua Mencurigakan II
94 Menuju Kerajaan Orc
95 Pengikut Mordor
96 Kekuatan Cinta
97 Pengungsi Orc
98 Bahaya Mengintai
99 Bahaya Mengintai II
100 Mencapai Pangkalan Militer
101 Malapetaka Di Wilayah Selatan Kekaisaran Hazel
102 Sarah: “Siapa Paman Yang Mirip Ayah Itu?”
103 Hades Bergabung Dengan Pasukan Kota Perdamaian
104 Ibukota Kerajaan Orc
105 Kekuatan Dewa Gul'dan
106 Perang Melawan Mordor
107 Perang Melawan Mordor II
108 Perang Melawan Mordor III
109 Perang Melawan Mordor IV
110 Perang Melawan Mordor V
111 Perang Melawan Mordor VI
112 Perang Melawan Mordor VII
113 Perang Melawan Mordor VIII
114 Perang Melawan Mordor IX
115 Perang Melawan Mordor X
116 Perang Melawan Mordor XI
117 Perang Melawan Mordor XII
118 Perang Melawan Mordor XIII
119 Perang Melawan Mordor XIV
120 Perang Melawan Mordor XV
121 Perang Melawan Mordor XVI
122 Perang Melawan Mordor XVII
123 Perang Melawan Mordor XVIII
124 Perang Melawan Mordor XIX
125 Dimulainya Era Damai di Benua Grandland
126 Gado-Gado Betawi
127 Membagikan Resep Masakan Restoran Sarah ke Publik
128 Kekaisaran Suci Kuil Matahari
129 Ekspedisi Penyihir
130 Bos Kecil Yang Perkasa
131 Karyawan Restoran Sarah Menerima Gaji
132 Tiga Menu Baru Restoran Sarah
133 Vera Voldemort
134 Meninjau Cabang Sekolah Harapan
135 Sarah Pindah Sekolah
136 Perang Pecah di Benua Vlorien
137 Merlinmie
138 Varian Rasa Baru Sarahmie
139 Pembunuh Misterius
140 Pulau Terluar Kerajaan Iblis
141 Hancurnya Perisai Yang Melindungi Benua Grandland
142 Monster Dari Samudera
143 Daging Panggang Gosong Asin
144 Serangan Monster Ikan
145 Hades
146 Melawan Monster Hiu
147 Gulai Asam Pedas Monster Hiu
148 Pesta Makan Besar
149 Kedatangan Nenek ke Restoran Sarah
150 Sarah Selalu Menggemaskan Saat Makan
151 Bisnis
152 Bisnis II
153 Kekalahan Penyihir Benua Vlorien
154 Pesta Ulang Tahun Sarah
155 Pesta Ulang Tahun Sarah II
156 Hadiah Dari Dewan Kota Avena
157 Logan
158 Menuju Utara Benua Grandland
159 Monster Beruang Coklat
160 Dendam Terbalaskan
161 Saksang
162 Berbagi Saksang Monster Beruang Coklat Dengan Pengungsi Beasthuman Harimau
163 Serbuan Organisasi Hercules Ke Rumah Kepala Suku Harimau
164 Terlalu Percaya Diri
165 Varol Dan Ayla
166 Sosok Misterius Di Dahan Pohon
167 Eden Merasakan Firasat Buruk
168 Kota Ardotalia
169 Mengajari Valor dan Ayla Memasak
170 Makan Malam Bersama
171 Memasuki Rumah Wanita Suku Ular Yang Cantik
172 Neil Melarikan Diri
173 Restoran Valor Dan Ayla
174 Restoran Valor Dan Ayla II
175 Pertemuan Tak Terelakkan
176 Surat Dari Uran
177 Sistem Pengereman
178 Kereta Api
179 Kedatangan Penyihir Dari Benua Vlorien
180 Kedatangan Penyihir Dari Benua Vlorien II
181 Perjumpaan Dengan Alex
182 Ulrich Dan Zelma Datang Ke Restoran Sarah
183 Apa Ini? Lezat Sekali!
184 Tamu Asing
185 Sarahmie Empal Gentong
186 Pelanggan Misterius
187 Kedatangan Tiga Kapal Terbang Sihir Kekaisaran Suci Kuil Matahari
188 Latih Tanding Pendekar Melawan Kesatria Suci
189 Ratu Elf
190 Musuh Dalam Selimut
191 Pendekar Tingkat 10
192 Kabar gembira
193 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari
194 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari II
195 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari III
196 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari IV
197 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari V
198 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari VI
199 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari VII
200 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari VIII
201 Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari IX
202 Pulang
203 Mie Aceh
204 Lelang Mie Aceh
205 Bisnis Baru
206 Panik
207 Keputusan Alex
208 Lila
209 Isen Dan Pipins
210 Tamu Asing
211 Kedatangan Tamu Asing
212 Malaikat Penjaga
213 Pertarungan Melawan Malaikat Penjaga I
214 Pertarungan Melawan Malaikat Penjaga II
215 Pertarungan Melawan Malaikat Penjaga III
216 Epilog
217 Promosi Novel Baru
Episodes

Updated 217 Episodes

1
Alex Dan Sarah
2
Pendekar Tingkat 10
3
Menguras Harta Markas Bandit
4
Ikan Toman Emas Tingkat 10
5
Jamuan Makan Sarah
6
Kenapa Semua Orang Menangis?
7
Restoran
8
Jack
9
Malam Itu
10
Menu Baru
11
Restoran Sarah, Menyajikan Makanan Mewah Dan Pertama Di Benua Grandland
12
Pelanggan Mulai Berdatangan
13
Elemen Petir Sarah
14
Reus Dan Cucunya Mengunjungi Restoran Sarah
15
Uang Kertas Bank Voldemort
16
Pengendali Semua Elemen Sihir
17
Margareth
18
Margareth II
19
Sarah Memukul Preman
20
Rumah Jessica
21
Kabar Yang Mengejutkan Helena
22
Mordor
23
Alex Berenang di Sungai Elbrus
24
Sarah Ditangkap Petugas Keamanan
25
Hidangan Baru
26
Nenek Eli
27
Dewa Cthulhu
28
Koki Leonardo
29
Kerjasama Bisnis
30
Segel di Hutan Monster Kota Perdamaian
31
Segel di Hutan Monster Kota Perdamaian II
32
Nasi Goreng
33
Teman Lama
34
Karyawan Baru
35
Pesta
36
Pesta II
37
Pesta III
38
Pesta IV
39
Menu Baru Lagi
40
Merekrut Koki Baru
41
Kemunculan Lancelot
42
Lilith
43
Membeli Golok
44
Informasi Penting Dari Lord Michael
45
Kemarahan Pangeran Alex
46
Soto Banjar
47
Sosok Mencurigakan Mengintai Restoran Sarah
48
Viola
49
Tunggangan Alex
50
Sate
51
Lilia
52
Wakil Kepala Akademi Kekaisaran
53
Rencana Pangeran Kedua
54
Pertemuan Sarah dan Neneknya
55
Rahasia Tersembunyi Kuil Cahaya
56
Keliling Kota Ella
57
Kekuatan Yang Ditinggalkan Oleh Dewa Hercules
58
Hutan Abadi
59
Hutan Abadi II
60
Hutan Abadi III
61
Hutan Abadi IV
62
Hutan Abadi V
63
Hutan Abadi VI
64
Hutan Abadi VII
65
Hutan Abadi VIII
66
Hutan Abadi IX
67
Hutan Abadi X
68
Kekaisaran Hazel Akan Memulai Perang
69
Nyonya Bos
70
Kebersamaan di Restoran Sarah
71
Helena Menjadi Pusat Perhatian
72
Alex Membeli Monster di Guild Pandora
73
Rosa
74
Jangan Biarkan Rosa Kabur
75
Hukuman Dari Helena
76
Menu Baru Restoran Sarah
77
Hades
78
Rendang Yang Membuat Hades Menangis
79
Ayam Betutu
80
Victor Romanov
81
Kedatangan Pangeran Naga
82
Evolusi Elemen Sihir
83
Utusan Kekaisaran Hazel
84
Catherine Mengunjungi Restoran Sarah
85
Catherine Mengunjungi Restoran Sarah II
86
Tetua Naga Tertarik Pada Eva
87
Pembersihan Preman Dari Wilayah Timur Kota Perdamaian
88
Pesanan Fantastis Kastil Pemimpin Kota
89
Surat Undangan Dari Lord Michael
90
Pertemuan Di Kastil Pemimpin Kota
91
Pertemuan Di Kastil Pemimpin Kota II
92
Naga Tua Mencurigakan
93
Naga Tua Mencurigakan II
94
Menuju Kerajaan Orc
95
Pengikut Mordor
96
Kekuatan Cinta
97
Pengungsi Orc
98
Bahaya Mengintai
99
Bahaya Mengintai II
100
Mencapai Pangkalan Militer
101
Malapetaka Di Wilayah Selatan Kekaisaran Hazel
102
Sarah: “Siapa Paman Yang Mirip Ayah Itu?”
103
Hades Bergabung Dengan Pasukan Kota Perdamaian
104
Ibukota Kerajaan Orc
105
Kekuatan Dewa Gul'dan
106
Perang Melawan Mordor
107
Perang Melawan Mordor II
108
Perang Melawan Mordor III
109
Perang Melawan Mordor IV
110
Perang Melawan Mordor V
111
Perang Melawan Mordor VI
112
Perang Melawan Mordor VII
113
Perang Melawan Mordor VIII
114
Perang Melawan Mordor IX
115
Perang Melawan Mordor X
116
Perang Melawan Mordor XI
117
Perang Melawan Mordor XII
118
Perang Melawan Mordor XIII
119
Perang Melawan Mordor XIV
120
Perang Melawan Mordor XV
121
Perang Melawan Mordor XVI
122
Perang Melawan Mordor XVII
123
Perang Melawan Mordor XVIII
124
Perang Melawan Mordor XIX
125
Dimulainya Era Damai di Benua Grandland
126
Gado-Gado Betawi
127
Membagikan Resep Masakan Restoran Sarah ke Publik
128
Kekaisaran Suci Kuil Matahari
129
Ekspedisi Penyihir
130
Bos Kecil Yang Perkasa
131
Karyawan Restoran Sarah Menerima Gaji
132
Tiga Menu Baru Restoran Sarah
133
Vera Voldemort
134
Meninjau Cabang Sekolah Harapan
135
Sarah Pindah Sekolah
136
Perang Pecah di Benua Vlorien
137
Merlinmie
138
Varian Rasa Baru Sarahmie
139
Pembunuh Misterius
140
Pulau Terluar Kerajaan Iblis
141
Hancurnya Perisai Yang Melindungi Benua Grandland
142
Monster Dari Samudera
143
Daging Panggang Gosong Asin
144
Serangan Monster Ikan
145
Hades
146
Melawan Monster Hiu
147
Gulai Asam Pedas Monster Hiu
148
Pesta Makan Besar
149
Kedatangan Nenek ke Restoran Sarah
150
Sarah Selalu Menggemaskan Saat Makan
151
Bisnis
152
Bisnis II
153
Kekalahan Penyihir Benua Vlorien
154
Pesta Ulang Tahun Sarah
155
Pesta Ulang Tahun Sarah II
156
Hadiah Dari Dewan Kota Avena
157
Logan
158
Menuju Utara Benua Grandland
159
Monster Beruang Coklat
160
Dendam Terbalaskan
161
Saksang
162
Berbagi Saksang Monster Beruang Coklat Dengan Pengungsi Beasthuman Harimau
163
Serbuan Organisasi Hercules Ke Rumah Kepala Suku Harimau
164
Terlalu Percaya Diri
165
Varol Dan Ayla
166
Sosok Misterius Di Dahan Pohon
167
Eden Merasakan Firasat Buruk
168
Kota Ardotalia
169
Mengajari Valor dan Ayla Memasak
170
Makan Malam Bersama
171
Memasuki Rumah Wanita Suku Ular Yang Cantik
172
Neil Melarikan Diri
173
Restoran Valor Dan Ayla
174
Restoran Valor Dan Ayla II
175
Pertemuan Tak Terelakkan
176
Surat Dari Uran
177
Sistem Pengereman
178
Kereta Api
179
Kedatangan Penyihir Dari Benua Vlorien
180
Kedatangan Penyihir Dari Benua Vlorien II
181
Perjumpaan Dengan Alex
182
Ulrich Dan Zelma Datang Ke Restoran Sarah
183
Apa Ini? Lezat Sekali!
184
Tamu Asing
185
Sarahmie Empal Gentong
186
Pelanggan Misterius
187
Kedatangan Tiga Kapal Terbang Sihir Kekaisaran Suci Kuil Matahari
188
Latih Tanding Pendekar Melawan Kesatria Suci
189
Ratu Elf
190
Musuh Dalam Selimut
191
Pendekar Tingkat 10
192
Kabar gembira
193
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari
194
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari II
195
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari III
196
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari IV
197
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari V
198
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari VI
199
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari VII
200
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari VIII
201
Perang Melawan Kesatria Suci Kuil Matahari IX
202
Pulang
203
Mie Aceh
204
Lelang Mie Aceh
205
Bisnis Baru
206
Panik
207
Keputusan Alex
208
Lila
209
Isen Dan Pipins
210
Tamu Asing
211
Kedatangan Tamu Asing
212
Malaikat Penjaga
213
Pertarungan Melawan Malaikat Penjaga I
214
Pertarungan Melawan Malaikat Penjaga II
215
Pertarungan Melawan Malaikat Penjaga III
216
Epilog
217
Promosi Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!