“Tuan Reus! Kondisi nona Amy semakin parah!” Ferdinand, Kepala Pelayan Keluarga Reus membangunkan Reus. “Kita harus memanggil Tabib,” desaknya.
Reus dan Dahlia keluar dari kamar masih mengenakan pakaian tidur. Pasangan suami istri itu segera berlari ke arah kamar cucunya itu.
Amy menderita penyakit misterius, Keluarga Reus telah mengundang banyak Tabib. Namun, tak ada satupun diantara mereka yang dapat mengobatinya—hingga ada tabib yang juga Pendekar tingkat 10 menyarankan untuk menangkap Monster Ikan Toman tingkat 4. Dengan rutin mengkonsumsi daging Monster Ikan Toman itu selama Sepuluh hari, maka penyakit misterius yang menyerang Amy akan menghilang selamanya.
“Apakah tidak ada kabar dari para Pemburu?” tanya Reus yang telah mengontak semua Pemburu terkenal di Kota Perdamaian agar memburu Ikan Toman Emas dengan hadiah yang sangat menggiurkan.
“Maaf tuan Reus, mereka mengatakan Ikan Toman Emas sangat sulit ditemukan,” sahut Ferdinand.
Air mata Reus dan Dahlia mengalir deras saat melihat cucu kesayangan mereka sedang kejang-kejang di atas tempat tidur.
“Panggil Tabib Bari kemari dan bila ia menolak datang sepagi ini, katakan kalau kita akan membayar tarif Sepuluh kali lipat dari biasanya!” seru Reus.
Tabib Bari adalah Elf yang sangat ahli dalam bidang pengobatan tradisional Elf. Dia juga memiliki elemen sihir Kehidupan tingkat rendah; hampir semua pasien yang berobat padanya dapat ia sembuhkan, kecuali beberapa pasien dengan penyakit langka seperti Amy.
Ferdinand bergegas keluar dari Kastil Keluarga Reus dikawal oleh Dua Pendekar tingkat 7.
Reus termasuk salah satu anggota Dewan Kota dari Ras manusia. Keistimewaan menjadi anggota Dewan Kota adalah dapat membentuk Pasukan sendiri dan mendirikan Kastil di wilayah Barat Kota Perdamaian, maka tidak akan aneh melihat ada beberapa Kastil berdiri selain Kastil milik Pemimpin Kota.
“Siapa kamu?” Pendekar tingkat 7 yang membuka gerbang terkejut melihat Pria lusuh mendekat ke arah mereka dengan memikul Ikan yang sangat besar.
Kedua Pendekar tingkat 7 itu segera menghunus Pedang dan bersiap-siap melakukan perlawanan bila Pria lusuh ini mencoba membuat onar di depan Kastil Keluarga Reus.
“Ikan Toman Emas!” Ferdinand terkejut dan segera tersenyum lebar, Ikan Toman Emas inilah yang dibutuhkan oleh Amy sebagai obat dari penyakitnya. “Beratnya mungkin Satu Ton, bagaimana Pria lusuh ini dapat menangkapnya?” Dia terkejut setelah memperhatikan Toman Emas itu dan yang paling mengejutkannya adalah Toman Emas itu setara dengan Tingkat 10.
“Aku Alex,” sahutnya tersenyum pada Ferdinand. “Aku mendengar kabar Dewan Kota Reus menginginkan Ikan Toman Emas tingkat 4, tetapi yang ada hanya tingkat 10. Apakah dia tetap mau membeli Ikan ini?”
“Justru semakin tinggi tingkatannya maka itu semakin bagus,” sahut Ferdinand segera mempersilahkan Alex masuk ke dalam Kastil. “Siapa sebenarnya Pria ini? Bahkan ia membekukan Toman Emas tingkat 10 ini untuk menjaga agar Monster Ikan Tomannya tetap segar,” pikirnya.
Salah satu Pendekar tingkat 7 segera menghubungi Reus dan hampir semua orang-orang penting dalam kelurga Reus datang untuk melihat Alex. Mereka tampak bahagia setelah mengetahui ada seseorang yang membawa Ikan Toman Emas.
“Terimakasih telah membawakan Monster Ikan Toman untuk kami,” kata Reus berjalan tergesa-gesa mendekati Alex, wajahnya telah dibasahi air mata.
Alex tersenyum dan menganggukkan kepala. “Apakah aku boleh meminta bayarannya dengan sebuah Restoran?” sahutnya, “Aku warga wilayah timur dan sangat ingin mendirikan Restoran di wilayah Barat. Namun, aku takut—”
“Tentu saja!” sela Reus sebelum Alex menyelesaikan perkataannya.
Namun, Reus sudah menebak akhirnya, karena warga wilayah timur pasti kesulitan membeli bangunan di wilayah Barat walaupun mereka memiliki uang, karena tanah dan bangunan di wilayah Barat itu dikuasai oleh Keluarga Pengusaha yang juga Dewan Kota Perdamaian tersebut.
“Ferdinand... carikan sebuah Restoran mewah untuknya dan langsung urus sertifikat kepemilikannya di Kastil Pemimpin Kota!” kata Reus pada Kepala Pelayan Keluarganya tersebut.
“Baik tuan Reus,” sahut Ferdinand menganggukkan sedikit kepalanya. “Tuan Alex, tolong serahkan kartu Identitasmu dan nanti Siang aku akan mengirim kunci Restoran serta sertifikat kepemilikan padamu,” katanya pada Alex.
Alex segera menyerahkan kartu Identitasnya yang telah direkayasa oleh bawahannya di Legiun Barat saat pertama kali datang ke Kota Perdamaian ini. Di Kartu Identitas itu, namanya hanya Alex saja tanpa mencantumkan nama panjangnya.
Setelah menyerahkan Kartu Identitasnya, Alex segera meninggalkan Kastil Kelurga Reus.
“Selidiki identitasnya, aku curiga dia adalah Pendekar tingkat 10,” kata Reus memperhatikan punggung Alex. “Namun, jangan sampai mengusiknya karena dia adalah penyelamat cucuku. Kalau kalian kesulitan menyelidiki identitasnya maka hentikan saja penyidikan itu!” katanya lagi.
Ferdinand menganggukkan kepala, kemudian ia segera meninggalkan Kastil Keluarga Reus untuk mencarikan Restoran untuk Alex dan menyelidiki identitasnya.
Koki Kelurga Reus segera memotong Ikan Toman Emas dan mengambil bagian daging terbaik untuk dimakan oleh Amy.
Dalam sekejap, kejang-kejang pada tubuh Amy berhenti. Dia membuka matanya dan menatap orang-orang disekitarnya sembari tersenyum.
“Ayah... ibu! Kakek dan Nenek... kenapa kalian menangis?” tanya Amy dengan suara kekanak-kanakan tetapi sangat menggemaskan didengar.
“Karena cucuku telah sehat kembali,” sahut Reus segera mencium kening Amy.
“Betulkah? Berarti Amy tidak perlu lagi meminum ramuan pahit dan menjijikkan itu.” Amy sangat senang. “Dan juga Amy dapat pergi ke Sekolah Harapan!”
“Untuk saat ini Amy harus istirahat dulu beberapa hari dan rutin memakan Ikan Toman Emas. Tabib Bari akan memeriksa tubuhmu, apakah penyakitmu itu benar-benar menghilang,” sahut Reus membelai rambut cucu kesayangannya itu.
...***...
Sarah menyilangkan kedua tangannya yang kecil di dada. Wajahnya cemberut dan segera memalingkan wajahnya saat melihat Alex datang dengan senyum cerah.
“Kenapa Putri Ayah yang cantik ini merajuk?” goda Alex sembari mencubit pipinya. “Lihatlah Ayah membawakan daging Rusa. Kita akan pesta makanan enak dan Sarah dapat mengundang teman-temanmu ikutan makan dengan kita!”
Mata Sarah langsung berbinar-binar. Dia juga terkejut tiba-tiba ayahnya pulang membawa daging, padahal biasanya ayahnya hanya dapat membeli Roti kering saja.
Namun, sesaat kemudian ia tak mau memikirkan dari mana ayahnya mendapatkan daging itu, yang membuatnya senang adalah ia boleh mengundang teman-temannya ikut menyantap daging tersebut.
“Apakah Aku boleh mengundang Jessica, Anni, Jack, Ham?” sahut Sarah dan Alex menganggukkan kepala tanda setuju. “Eh, masih ada Celin, Nora, Gina—”
“Semua dapat kamu undang karena Ayah akan memasak daging yang sangat banyak,” sela Alex tersenyum hangat. “Dan mulai nanti kita tidak akan tinggal di sini lagi, Kita akan tinggal di Restoran wilayah Barat.”
“Eh, kita jadi Kaya kalau gitu, Ayah!” Mata birunya terbelalak. Teman-temannya mengatakan kalau orang-orang diseberang Sungai Elbrus itu sangat Kaya dan mereka selalu makan makanan enak kapan pun mereka mau.
“Ya, kita kaya dan Sarah akan selalu makan makanan enak serta bersekolah di Sekolah Harapan!” sahut Alex sembari mengacak-acak rambut Perak Sarah sehingga rambutnya yang dikuncir kuda langsung berantakan.
Sarah sangat senang mendengar perkataan Alex. Dia segera melompat dari gubuk dan berlari ke gubuk di sebelah yang merupakan rumah Jessica, teman sebayanya.
“Jessica!” Suara Sarah melengking saat berteriak memanggil Jessica.
Alex tersenyum hangat menatap Putrinya itu, kemudian ia menuju dapur. Dia berencana membuat Rendang Daging yang merupakan makanan tradisional Minangkabau. Dia tidak khawatir lagi dengan biaya membeli bumbu-bumbu masakan, karena ia memiliki banyak Uang rampasan dari bandit Josh.
Alex menggulung lengan bajunya, Pisau ditangannya mulai memotong-motong daging dengan potongan yang sangat sempurna seperti Koki berpengalaman.
Dia sangat memperhatikan setiap detailnya; seperti sedang kompetensi MasterChef yang harus memasak dengan sempurna.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 217 Episodes
Comments
manusia terkuat
cih rendang daging rusa apa enaknya, coba bikin rendang daging dinosaurus/Hunger/
2025-01-21
2
Dwika Wahyu
nih aku baru bangga 👍👍ada novel yg menjunjung negaranya .
2024-10-03
1
pengagum 🥀
nama sekolahnya sangat terasa Indonesia nya
2024-07-03
3