A & D: Tak sesuai realita

Dan pada akhirnya setelah memakan waktu berdebat  dengan Alvaro, Diana hanya bisa memandang kosong ke arah tembok kamarnya. Sekuat apapun ia menentang larangan Alvaro nyatanya ia tak akan bisa. Apalagi ia hanya jiwa tersasar ke tubuh tokoh antagonis.

"Bagaimana aku bisa mencari informasi tentang keluarga Ayara bila Alvaro benar-benar tidak mengizinkan aku keluar..." gumam Diana.

Bagaimana pun ia harus mencari informasi tentang kehidupan Ayara sebelum menikah dengan Alvaro. Karna di awal bab penulis sudah menceritakan Alvaro dan Ayara sudah berstatus menikah. Diana bangkit dari kasur lalu melangkah keluar dari kamar. Ia merasa bosan terus berada di dalam kamar. Saat hendak turun dari tangga, suara tawa dua orang membuat perhatian Diana teralihkan.

Diana melebarkan matanya kala melihat Alvaro tengah bercengkrama dengan seorang wanita di ruang tamu. Ia segera menyembunyikan dirinya dari pandangan mereka berdua.

"Siapa perempuan itu?" gumam Diana yang saat ini tengah berjongkok di ujung tangga menyembunyikan dirinya.

Diana bisa melihat jelas senyuman tanpa paksa terukir di bibir Alvaro. Senyuman yang tidak pernah pria itu tunjukkan pada Ayara maupun pada dirinya.

"Apa jangan-jangan perempuan itu tokoh utama perempuan di cerita ini?"

Mata Diana bergulir. Dalam cerita novel yang ia baca Alvaro akan bersikap hangat dengan seseorang yang sangat dekat dengannya ataupun seseorang yang istimewa untuknya. Apa itu Arin? Tokoh utama wanita.

Entah kenapa Diana merasakan sesak dibagian dadanya dan mendadak kedua matanya memanas melihat interaksi keduanya.

"Kenapa rasanya sakit melihat kedekatan mereka berdua?" Diana memukul-mukul bagian dadanya. Ia seperti menahan sakitnya cemburu padahal ia tidak memiliki perasaan apapun dengan Alvaro walaupun pria itu memiliki wajah yang tampan dan kaya raya.

Apa ini merupakan perasaan asli Ayara? Kalau itu benar, sungguh ia sangat kasihan dengan Ayara. Dasar Alvaro sialan! Pria itu melarangnya keluar mansion tapi Alvaro dengan seenaknya membawa wanita ke rumah.

Kedua tangan Diana terkepal kuat.

"Nona sedang apa?"

Diana terperanjat kala mendengar suara Selly yang ikut berjongkok di sampingnya.

"Apa yang kamu lakukan?"

"Seharusnya saya yang bertanya seperti itu, apa yang Nona lakukan di ujung tangga. Nanti Nona Ayara bisa jatuh..."

"Sstt diam. Aku sedang mengintip Alvaro. Apa kamu tahu perempuan itu siapa?" Diana menunjuk wanita yang duduk di samping Alvaro.

Kening Selly mengkerut. Merasa aneh dengan pertanyaan nona mudanya."Apa Nona lupa? Dia Arin, sahabat kecil tuan Alvaro."

Bibir Diana membentuk huruf O setelah mendengar jawaban Selly. Berarti benar Arin merupakan tokoh utama wanita yang akan menjadi jodoh Alvaro dan Ayara akan menjadi Janda. Benar-benar tragis nasib Ayara. Tapi ia juga tidak bisa menyalahkan Arin di sini. Yang salah itu penulisnya yang membuat cerita berkonflik serumit ini.

"Menurutmu, aku akan melakukan apa saat melihat mereka berdua dekat seperti itu?"

"Sebaiknya Nona jangan membuat ulah, nanti tuan Alvaro marah," ucap Selly memperingatkan.

Masih segar diingatan bagaimana nona mudanya mengamuk dengan amarah yang tak terkendali saat melihat Arin dan tuan Alvaro tengah menghabiskan waktu berdua. Dan berakhir menghajar Arin dan membuat tuan Alvaro marah lalu mengurung nona muda di gudang belakang.

"Kamu kenapa?" Diana mengkerutkan keningnya melihat ke terdiaman Selly.

"Tidak apa-apa, Nona. Kalau begitu saya permisi ke belakang." Seolah menghindari pertanyaan Diana selanjutnya, Selly buru-buru pergi.

Diana menatap pelayan pribadinya yang mulai menghilang dari pandangan matanya. Ia merasa Selly tahu banyak tentang kehidupan rumah tangga Alvaro dan Ayara.

Diana kembali menatap ke arah Alvaro yang kini bangkit dari sofa bersamaan dengan Arin. Sepertinya mereka berdua akan pergi karna keduanya melangkah ke pintu utama.

"Apa aku harus mengikuti mereka berdua? Tapi buat apa, Alvaro juga bukan suamiku. Tapi..."

Diana mengigit bibir bawahnya dengan raut wajah yang bingung. Otaknya menolak membuntuti keduanya tapi sebaliknya hatinya memaksa keras untuk mengikuti keduanya.

Di sinilah Diana sekarang. Wanita itu duduk di sebuah meja yang tidak jauh dari keduanya. Sekarang ia berada di sebuah restoran. Apa Alvaro tahu Ia sedang mengumping pembicaraan mereka berdua sampai memilih melanjutkan obrolan mereka berdua di tempat ini?

"Alvaro, kapan kamu mengakhiri pernikahan mu dengan Ayara?" tanya Arin.

Mata Diana langsung melebar mendengar itu. Apa ia tidak salah dengar? Diana mengorek-ngorek telinganya memastikan ucapan yang Arin lontarkan. Pasalnya Arin merupakan tokoh protagonis yang seharusnya bersikap baik hati bukan jadi pelakor seperti ini.

Kenapa alurnya jadi berantakan seperti ini?

______

Hai semuanya! Terima kasih sudah mampir

Jangan lupa tinggalkan jejak dengan memberikan like dan komennya ya!

See you di part selanjutnya:)

Terpopuler

Comments

pisces

pisces

cb diana jujur sama selly klo dia sebenarnya bkn ayara trs nanya ayara itu siapa biar selly jwb semua biar diana bisa ambil sikap gmn harusnya

2023-06-06

4

Hasan

Hasan

diana diana emang alur nya sudah hancur lebur kok🤣🤣🤣

2023-06-06

1

lihat semua
Episodes
Episodes

Updated 52 Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!