"Dimana lokasi dungeon rangking B terdekat." Tanya Deon kepada Freya.
"3 km dari sini ada dungeon rangking B." Kata Freya menunjukan lokasi dungeon kepada Deon.
"Broom." Deon menarik gas kemudian mengendarai motor. "Broom." Agnes mengikuti Deon dari belakang.
Beberapa menit kemudian Deon, Freya dan Agnes sampai di lokasi dungeon tingkat B. Deon, Freya dan Agnes kemudian berjalan ke arah dungeon.
"Tunjukan kartu identitas hunter kalian." Kata pria berpakaian hitam melihat Deon, Freya dan Agnes.
Deon, Freya dan Agnes kemudian menunjukan kartu identitas hunter mereka. "Kalian bertiga hunter ranking C." kata pria berpakaian hitam melihat Deon, Freya dan Agnes.
"Benar, kami bertiga hunter rangking C." Deon mengangguk.
"Level kami bertiga cukup tinggi. Jadi kami tidak akan mati jika bertarung dengan monster rangking B." Kata Deon melihat pria berpakaian hitam.
"Kalian bertiga bisa masuk." Kata pria berpakaian hitam.
"Ayo masuk." Kata Deon masuk ke dalam dungeon.
"Baik." Freya dan Agnes mengangguk kemudian masuk ke dalam dungeon.
Saat masuk ke dalam dungeon Deon melihat dirinya berada di tengah gurun pasir. "Gurun pasir." Freya dan Agnes terkejut saat melihat mereka bertiga ada di tengah gurun pasir.
"Bruaakk." Deon melihat 2 kalajengking sebesar 3 meter keluar dari dalam pasir. "Freya Agnes bunuh kalajengking itu." Teriak Deon.
"Baik." Freya dan Agnes mengangguk.
"Lightning Ball." Kata Freya kemudian menembakan bola petir sebesar 1 meter ke arah salah satu kalajengking. "Booommm." Bola petir meledak.
"Fire ball." Kata Agnes kemudian menembakan bola api sebesar 1 meter ke arah kalajengking yang lain. "Booomm." "Kieekkk." Kalajengking menjerit saat tubuhnya terbakar.
Melihat 2 kalajengking yang sudah tidak bergerak Deon berkata. "Bangkit." Namun deon tidak melihat bayangan yang keluar dari tubuh 2 kalajengking.
"2 kalajengking itu masih belum mati." Kata Deon melihat Freya dan Agnes.
"Fire ball." "Lightning ball." Freya dan Agnes kemudian menembakan bola petir dan bola api sebesar bola basket ke arah kalajengking. "Booomm." Ledakan terjadi.
"Bangkit." Kata Deon melihat 2 kalajengking yang sudah tidak bergerak. "Wuusshh." 2 Bayangan hitam keluar dari mayat kalajengking dan membentuk 2 bayangan kalajengking sebesar 3 meter.
"Anda berhasil membangkitkan arwah." "Arwah yang bisa di summon 3/14."
"Aku lupa masih memiliki 1 arwah yang tersisa." Kata Deon melihat notifikasi yang muncul di depannya.
"Bruaakk." Deon melihat 4 kalajengking sebesar 3 meter keluar dari dalam pasir. "Freya, Agnes masing-masing dari kalian bunuh 1 kalajengking. Aku akan membunuh 2 kalajengking." Kata Deon melihat Freya dan Agnes.
"Baik." Freya dan Agnes mengangguk.
"Bangkit." Kata Deon kemudian arwah gorila muncul di depannya. "Bunuh 2 kalajengking itu." Kata Deon memberi perintah.
"Huuhh." "Huuhh." "Kiieeekk." Arwah gorila dan 2 arwah kalajengking kemudian menyerang 2 kalajengking.
"Arwah telah kembali ke kematian abadi." Deon melihat arwah gorila di bunuh dengan mudah oleh kalajengking.
"Kieekk." Arwah kalajengking menyerang kepala kalajengking dengan ekornya. "Ceepp." "Kieekk." Kalajengking berteriak setelah terkena serangan di kepalanya.
Tidak lama kemudian Deon melihat 2 arwah kalajengkingnya berhasil membunuh 2 monster kalajengking. "Level Up." "Poin +5." Deon melihat notifikasi yang muncul di depannya.
"Deon aku dan Agnes berhasil mengalahkan 2 kalakengking." Kata Freya melihat Deon.
Deon melihat mayat 4 kalajengking dan berkata. "Bangkit." "Wuusshh." 4 Bayangan hitam keluar dari tubuh kalajengking kemudian membentuk 4 kalajengking sebesar 3 meter.
"Anda berhasil membangkitkan arwah." "Arwah yang bisa di summon 6/14."
"Deon, saat ini berapa banyak arwah yang bisa kamu summon." Tanya Freya.
"Sekarang aku bisa mensummon 14 arwah." Jawab Deon.
"Ayo kita jelajah gurun pasir ini." Kata Deon melihat Freya dan Agnes.
"Baik." Freya dan Agnes mengangguk.
Beberapa jam telah berlalu. Saat ini Deon, Freya dan Agnes sedang bertarung melawan 3 monster kalajengking. "Lightning ball." "Fire ball." Freya dan Agnes menembakan bola petir dan bola api sebesar 1 meter ke arah kalajengking. "Booomm." Ledakan terjadi.
"Bangkit." Kata Deon kemudian 14 arwah kalajengking sebesar 3 meter muncul di depannya. "Bunuh kalajengking itu." Kata Deon menunjuk kalajengking yang berlari ke arahnya.
"Kieekk." 14 arwah kalajengking kemudian mulai menyerang 1 kalajengking. "Kieekk." 14 arwah kalajengking mencabik-cabik kalajengking.
"Bruuaakk." "Kieekkk." Kalajengking bewarna merah sebesar 4 meter keluar dari dalam pasir. "Apakah dia boss monsternya." Kata Agnes melihat kalajengking bewarna merah.
"Sepertinya dia boss monsternya." Kata Freya.
"Freya, Agnes jangan diam saja. Serang boss kalajengking itu." Teriak Deon.
"Ahhh, Baik." Freya dan Agnes mengangguk.
"Lightning ball." "Fire ball." Freya dan Agnes kemudian menembakan bola petir dan bola api sebesar 1 meter ke arah kalajengking. "Booomm." Ledakan terjadi.
"Kieeekk." Kalajengking bewarna merah berteriak setelah terkena serangan Freya dan Agnes.
"Dia baik-baik saja setelah terkena serangan gabungan kami berdua." Freya dan Agnes terkejut melihat kalajengking bewarna merah masih hidup setelah terkena serangan mereka berdua.
"Mengapa kalian berdua terkejut. Kalajengking merah itu setara monster rangking A. Jadi dia tidak akan bisa di kalahkan dengan mudah." Kata Deon.
"Kalahkan kalajengking itu." Deon memberi perintah kepada prajurit arwahnya. "Kieeekk." 14 arwah kalajengking kemudian menyerang kalajengking bewarna merah.
Tidak lama kemudian Deon melihat 14 prajurit arwahnya berhasil mengalahkan boss kalajengking.
"Level Up." "Poin +5." "Silakan pilih hadiah anda. New Skill / Poin +10." Notifikasi muncul di depan Deon.
"Aku akan memilih new skill." Kata Deon memilih new skill.
"Shadow Doppelanger. Skill yang membuat anda dapat menciptakan klon dari bayangan. Klon akan hancur ketika menerima serangan fisik atau sihir."
"Skill yang bagus." Deon tersenyum melihat notifikasi yang muncul di depannya.
"Wuuzzz." Deon melihat Gate muncul di depannya. "Bawa mayat kalajengking itu keluar dungeon." Kata Deon melihat prajurit arwahnya.
"Kieekk." 14 arwah kalajengking kemudian membawa mayat kalajengking bewarna merah keluar dungeon.
"Ayo keluar." Kata Deon melihat Freya dan Agnes.
"Baik." Freya dan Agnes mengangguk.
"Monster." Pria berpakaian hitam bersiap bertarung melihat prajurit arwah Deon yang keluar dari gate dengan membawa mayat kalajengking merah.
"Mereka bukan monster. Mereka adalah prajurit arwahku." Kata Deon keluar dari dungeon. "Wuuzzz." Gate menghilang setelah Deon, Freya dan Agnes keluar dari Gate.
"Kembali." Kata Deon kemudian 14 arwah prajuritnya menghilang.
"Aku tidak percaya kalian bertiga dapat menyelesaikan dungeon ranking B." Kata pria berpakaian hitam melihat Deon, Freya dan Agnes.
"Apa asosiasi hunter tertarik membeli kalajengking ini." Kata Deon melihat pria berpakaian hitam.
"Apa ini mayat boss dungeon." Tanya pria berpakaian hitam.
"Benar, kalajengking merah ini adalah boss dungeon." Deon mengangguk.
Mendengar kata Deon, pria berpakaian hitam memeriksa kalajengking merah. "Aku akan bertanya dulu kepada atasanku." Kata pria berpakain hitam melihat Deon.
"Tidak masalah." Jawab Deon.
Pria berpakaian hitam kemudian mulai menghubungi seseorang. "Asosiasi akan membeli kalajengking ini seharga 25 juta." Kata pria berpakaian hitam.
"Deal. Aku akan menjual mayat kalajengking ini kepada asosiasi." Kata Deon.
"Kirim nomor rekeningmu." Kata pria berpakain hitam. Deon kemudian mengirimkan nomor rekeningnya kepada pria berpakain hitam.
Tidak lama kemudian Deon melihat 25 Juta masuk ke dalam rekeningnya. "Freya, Agnes kirim nomor rekening kalian berdua. Aku akan mentransfer 8,3 juta ke rekening kalian." Kata Deon melihat Freya dan Agnes.
"Baik." Freya dan Agnes mengangguk kemudian mengirim nomor rekening mereka berdua.
"Terimakasih Deon." Agnes berterimakasih melihat 8,3 juta masuk ke dalam rekeningnya.
"Baiklah, ayo kita pulang." Kata Deon melihat Freya dan Agnes.
"Baik." Freya dan Agnes mengangguk.
"Broom." Deon menghidupkan motor scooternya. Freya kemudian menaiki motor Deon. "Broom." Deon menarik gas dan mengendarai motor.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 60 Episodes
Comments
Nazrul
mantap lanjut terus thor
2023-05-24
1