14. Makan Bersama Freya Dan Agnes

Gisella berdiri kemudian membuka pintu. "Gisella bayar hutangmu." Kata pria berusia 30an berkulit kuning, berambut hitam pendek.

"Aku masih belum mempunyai uang untuk membayar hutangnya." Kata Gisella.

"Di dalam cerita, Gisella meminjam uang kepada sepupunya. Untuk biaya berobat ibunya di rumah sakit." Gumam Deon melihat Gisella.

"Kita adalah saudara. Bisakah kamu memberikanku keringanan. Aku pasti akan membayar hutangku." Kata Gisella.

"Berapa hutang Gisella. Aku akan membayarnya." Kata Deon berjalan ke arah pria berusia 30an.

"Hutang Gisella 30 Juta belum termasuk bunga 3 Juta." Balas pria berambut hitam pendek melihat Deon.

"Kirim nomor rekeningmu. Aku akan membayar bunganya terlebih dulu." Kata Deon. Pria berambut hitam kemudian mengirimkan nomor rekeningnya kepada Deon. Deon kemudian mentransfer uang 3 juta kepada pria berambut hitam.

"Gisella kamu menemukan pacar yang baik." Pria berambut hitam tersenyum melihat uang 3 juta yang masuk ke dalam rekeningnya.

"Gisella aku akan memberimu waktu 30 Hari untuk melunasi hutangmu." Kata pria berambut hitam kemudian keluar dari rumah.

"Deon, aku pasti akan mengganti uangmu." Kata Gisella melihat Deon.

"Tidak perlu, anggap saja uang 3 juta itu sebagai tanda terimakasih karena sudah mengajakku makan bersama di rumahmu." Deon tersenyum.

"Terimakasih Deon." Gisella tersenyum.

"Deon, aku minta nomor teleponmu." Kata Gisella. Deon kemudian memberikan nomor teleponnya kepada Gisella.

"Baiklah, kalau begitu aku pamit pulang." Kata Deon melihat Gisella dan ibunya.

"Aku akan mengantarmu ke depan." Kata Gisella. Gisella kemudian mengantar Deon ke depan rumahnya.

"Deon, hati-hati di jalan." Kata Gisella. Deon mengangguk kemudian menarik gas dan mengendarai motornya.

Melihat kepergian Deon, Gisella kemudian masuk ke dalam rumahnya. "Gisella apa Zion pernah memberimu sesuatu." Tanya ibu Gisella.

"Tidak." Gisella menggeleng.

"Ibu memberimu saran. Lebih baik kamu berpisah dengan Zion dan menjalin hubungan dengan Deon." Kata ibu Gisella. Gisella terdiam saat mendengar kata ibunya.

Beberapa menit kemudian Deon telah kembali ke apartemennya. Deon masuk ke dalam apartemennya kemudian berbaring di sofa.

"Open status window." Kata Deon kemudian status window muncul di depannya.

Nama : Deon

Usia : 25 tahun

Ras : Manusia

Class : Necromancer

Level : 28

Health : 30

Strength : 30

Agility : 25

Stamina : 10/25

Mana : 85/95

Poin : 5

"Aku hanya level up 3 kali setelah membunuh puluhan goblin." Kata Deon melihat levelnya.

"Aku akan menambahkan 5 Poin di mana." "Singg." Cahaya biru menyelimuti tubuh Deon.

"Dengan kekuatanku yang sekarang. Seharusnya aku setara hunter rangking C." Gumam Deon melihat statusnya.

Beberapa jam telah berlalu. Saat ini Deon sedang berada di dalam kamarnya. "Kring." Deon melihat smartphonenya berbunyi.

Deon membuka smartphonenya dan melihat panggilan dari Freya. "Halo." Kata Deon menjawab panggilan.

"Deon, aku menunggumu di restoran tempat kita makan biasanya." Kata Freya.

"Baik. Aku akan segera kesana." Jawab Deon kemudian mematikan telepon.

"Freya siapa yang kamu hubungi." Kata Agnes melihat Freya.

"Teman huntingku. Dia juga tinggal di apartemen yang sama denganku." Jawab Freya.

"Kak, kamu mau pergi kemana." Tanya Clara.

"Makan bersama teman." Kata Deon keluar dari apartemen.

"Broomm." Deon menghidupkan motor scooternya. "Broom." Deon menarik gas dan mengendarai motor.

30 Menit kemudian Deon berhenti di depan sebuah restoran. Deon memarkir motornya kemudian masuk ke dalam restoran.

Saat masuk ke dalam restoran Deon terkejut melihat wanita yang sedang duduk bersama Freya.

"Dia terlihat mirip dengan Agnes." Gumam Deon kemudian berjalan ke arah Freya.

"Deon, pesan makanan yang kamu suka. Hari ini aku yang akan mentraktirmu." Kata Freya.

"Baik." Deon mengangguk kemudian memesan makanan.

"Deon, kenalkan dia Agnes sepupuku." Kata Freya.

"Deon." Deon mengulurkan tangannya.

"Agnes." Agnes menjabat tangan Deon.

"Deon, Agnes adalah hunter seperti kita. Classnya adalah Mage dan levelnya 21." Kata Freya.

"Apa skillmu fire ball." Tanya Deon.

"Benar, skillku fire ball." Agnes mengangguk. "Ehh, bagaimana kamu bisa tahu bahwa skillku fire ball." Agnes bingung.

"Tidak salah lagi, dia Agnes yang aku temui di dalam permainan. Bagaimana bisa dia tidak mengenalku." Gumam Deon di pikirannya.

"Apa jangan-jangan Agnes kehilangan ingatannya tentang permainan. Setelah dia terbunuh di dalam permainan. " Gumam Deon.

Deon melihat Agnes dan berkata. "Aku hanya menebak."

"Ini pesanan anda." Deon melihat pelayan restoran mengantar pesanannya.

"Deon, kamu bisa makan terlebih dulu. Setelah itu kita akan mengobrol." Kata Agnes.

"Baiklah." Balas Deon kemudian mulai makan.

Beberapa menit kemudian Deon telah selesai makan. "Deon, besok ayo kita berburu bersama." Kata Freya.

"Besok aku akan mengevaluasi ulang rank hunterku." Kata Deon.

"Ahh begitu ya. Jika setelah selesai mengevaluasi rank, kamu ingin pergi berburu. Jangan lupa hubungi aku." Kata Freya.

"Baik, aku akan menghubungimu. Jika aku ingin pergi berburu." Jawab Deon.

"Bagus." Freya tersenyum.

"Baiklah, ayo kita pulang." Kata Deon.

"Baik." Freya mengangguk. Deon, Freya dan Agnes kemudian keluar dari restoran.

"Broomm." Deon menghidupkan motornya. "Deon, hati-hati di jalan." Kata Freya masuk ke dalam mobil.

"Oke." Deon mengangguk kemudian mengendarai motornya.

30 menit kemudian Deon telah kembali ke apartemen. "Apa ibu belum pulang." Tanya Deon kepada Clara.

"Belum. Ibu bilang akan pulang tengah malam." Jawab Clara.

"Okee." Balas Deon kemudian masuk ke dalam kamarnya. Deon berbaring di kasur dan memejamkan matanya.

Keesokan harinya Deon keluar dari kamarnya. "Deon, kamu ingin pergi kemana." Tanya ibu Deon.

"Kantor asosiasi hunter." Jawab Deon.

"Hati-hati di jalan." Kata ibu Deon.

"Baik bu." Deon mengangguk kemudian keluar dari apartemennya. "Broomm." Deon menghidupkan motor scooternya. "Broom." Deon menarik gas dan mengendarai motor.

30 Menit kemudian Deon berhenti di depan sebuah gedung. Deon memarkir motornya kemudian masuk ke dalam gedung. "Aku ingin mengevaluasi ulang ranking hunterku." Kata Deon melihat pria berpakaian hitam.

Pria berpakaian hitam kemudian memberikan nomor kepada Deon. "Nomor 7." Kata Deon kemudian duduk di kursi.

"Apa kamu ingin mendaftar menjadi hunter." Pria berambut coklat melihat Deon.

"Ehh, bukankah dia pria yang terbunuh di dalam permainan." Gumam Deon melihat pria berambut coklat.

"Tidak, aku ingin mengevaluasi ulang rankingku." Kata Deon.

"Sama, aku juga ingin mengevaluasi ulang rank hunterku." Pria berambut coklat tersenyum.

"Kalau kamu menjadi hunter ranking C, kamu akan mendapatkan tawaran dari asosiasi hunter dan guild." Kata pria berambut coklat melihat orang-orang yang sedang mengobrol.

"Antrian nomor 6 silakan masuk." Kata wanita berpakaian hitam berambut hitam pendek.

"Giliranku." Kata pria berambut coklat kemudian masuk ke dalam ruangan.

Beberapa menit kemudian Deon melihat pria berambut coklat keluar dari ruangan. "Seperti yang aku harapkan. Aku rank C." Pria berambut coklat tersenyum.

"Antrian nomor 7." Kata wanita berpakaian hitam. Deon kemudian masuk ke dalam ruangan.

"Aku ingin melihat kartu identitas anda." Kata wanita berpakaian hitam. Deon kemudian memberikan kartu identitas hunter miliknya.

"Ehh, dia sudah rank D." Gumam wanita berpakaian hitam melihat kartu hunter Deon.

"Apa anda ingin mengevaluasi ulang ranking hunter anda." Tanya wanita berapakaian hitam.

"Iya, aku ingin mengevaluasi ulang ranking hunterku." Jawab Deon.

"Tolong letakan tangan anda di kristal hitam." Kata wanita berambut pendek.

"Baik." Deon kemudian menyentuh kristal hitam.

"Tiitt." Wanita berambut pendek melihat angka 210 di monitor. "Bisakah saya melihat kemampuan Necromancer anda." Tanya wanita berambut pendek. 

"Tidak masalah." Jawab Deon.

"Bangkit." Kata Deon kemudian 7 arwah prajurit muncul di depannya.

"Apa 7 arwah jumlah maksimal yang bisa anda panggil." Tanya wanita berambut pendek.

"Tidak, jumlah arwah yang bisa aku panggil adalah 10." Jawab Deon.

Terpopuler

Comments

Nazrul

Nazrul

lanjut terus

2023-05-19

1

lihat semua
Episodes
1 1. Transmigrasi Ke Dalam Novel
2 2. Merubah Alur Cerita
3 3. Quest Bertahan Hidup
4 4. Dungeon Break
5 5. Class Necromancer
6 6. Mendaftar Menjadi Hunter
7 7. Melawan Kawanan Serigala
8 8. Menyelamatkan wanita
9 9. Freya
10 10. Skill Baru
11 11. Membunuh Beruang
12 12. Membunuh Lizard Man
13 13. Gisella
14 14. Makan Bersama Freya Dan Agnes
15 15. Skill Baru Bone Armor
16 16. Membunuh Gorila
17 17. Melawan Skeleton
18 18. Menonton Film Bersama Gisella
19 19. Membunuh Kalajengking
20 20. Membunuh Ribuan Zombie
21 21. Kathrina
22 22. Kembali Ke Jakarta
23 23. Membunuh Harimau
24 24. Merawat Kathrina
25 25. Membunuh Laba-Laba
26 26. Membunuh Orc
27 27. Apartemen Baru
28 28. Membunuh Banteng
29 29. Mengevaluasi Ranking Hunter
30 30. Pergi Ke Mall
31 31. Tawaran Ketua Asosiasi
32 32. Membunuh Gajah
33 33. Melawan Patung
34 34. Bersama Gisella
35 35. Membunuh Ular
36 36. Melawan Minotaur
37 37. Pergi Ke Taman Hiburan
38 38. Jessica
39 39. Membunuh Werewolf
40 40. Melawan Griffin
41 41. Belanja Di Mall
42 42. Studio Tatoo
43 43. Bertemu Orang Tua Freya
44 44. Pergi Ke Tempat Karaoke
45 45. Konferensi Pers
46 46. Hadiah Dari Freya
47 47. Membunuh Cerberus
48 48. Menjadi Brand Ambassador
49 49. Bersama Jessica
50 50. Chelsea
51 51. Membunuh Wyvern
52 52. Melawan Dragon
53 53. Membunuh Dragon
54 54. Aurel
55 55. Hamil
56 56. Ulang Tahun Orang Tua Freya
57 57. Bersama Chelsea
58 58. Konflik
59 59. Munculnya Dungeon Rangking S
60 60. Membunuh Titan END
Episodes

Updated 60 Episodes

1
1. Transmigrasi Ke Dalam Novel
2
2. Merubah Alur Cerita
3
3. Quest Bertahan Hidup
4
4. Dungeon Break
5
5. Class Necromancer
6
6. Mendaftar Menjadi Hunter
7
7. Melawan Kawanan Serigala
8
8. Menyelamatkan wanita
9
9. Freya
10
10. Skill Baru
11
11. Membunuh Beruang
12
12. Membunuh Lizard Man
13
13. Gisella
14
14. Makan Bersama Freya Dan Agnes
15
15. Skill Baru Bone Armor
16
16. Membunuh Gorila
17
17. Melawan Skeleton
18
18. Menonton Film Bersama Gisella
19
19. Membunuh Kalajengking
20
20. Membunuh Ribuan Zombie
21
21. Kathrina
22
22. Kembali Ke Jakarta
23
23. Membunuh Harimau
24
24. Merawat Kathrina
25
25. Membunuh Laba-Laba
26
26. Membunuh Orc
27
27. Apartemen Baru
28
28. Membunuh Banteng
29
29. Mengevaluasi Ranking Hunter
30
30. Pergi Ke Mall
31
31. Tawaran Ketua Asosiasi
32
32. Membunuh Gajah
33
33. Melawan Patung
34
34. Bersama Gisella
35
35. Membunuh Ular
36
36. Melawan Minotaur
37
37. Pergi Ke Taman Hiburan
38
38. Jessica
39
39. Membunuh Werewolf
40
40. Melawan Griffin
41
41. Belanja Di Mall
42
42. Studio Tatoo
43
43. Bertemu Orang Tua Freya
44
44. Pergi Ke Tempat Karaoke
45
45. Konferensi Pers
46
46. Hadiah Dari Freya
47
47. Membunuh Cerberus
48
48. Menjadi Brand Ambassador
49
49. Bersama Jessica
50
50. Chelsea
51
51. Membunuh Wyvern
52
52. Melawan Dragon
53
53. Membunuh Dragon
54
54. Aurel
55
55. Hamil
56
56. Ulang Tahun Orang Tua Freya
57
57. Bersama Chelsea
58
58. Konflik
59
59. Munculnya Dungeon Rangking S
60
60. Membunuh Titan END

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!