18. Menonton Film Bersama Gisella

Beberapa menit kemudian Deon sampai di rumah Gisella. Deon turun dari motor kemudian mengetuk pintu rumah Gisella.

"Kreekk." Deon melihat ibu Gisella membuka pintu. "Ahh, Deon. Ayo masuk ke dalam." Ibu Gisella tersenyum.

"Baik tante." Deon mengangguk kemudian masuk ke dalam rumah.

"Gisella, Deon sudah datang." Kata ibu Gisella.

"Deon, tunggu sebentar." Kata Gisella yang berada di dalam kamarnya.

Tidak lama kemudian Deon melihat Gisella keluar dari kamarnya. "Deon, ayo pergi." Kata Gisella melihat Deon.

"Deon, aku titipkan Gisella kepadamu." Ibu Gisella tersenyum.

"Ibu." Gisella tersipu malu.

"Baik tante. Malam ini aku akan menjaga Gisella." Deon tersenyum.

"Ayo pergi." Gisella tersipu malu dan menarik tangan Deon. Deon kemudian keluar dari rumah bersama Gisella.

"Brooom." Deon menghidupkan motor scooternya. Gisella kemudian menaiki motor Deon.

"Hati-hati di jalan." Kata ibu Gisella.

"Baik tante." Kata Deon kemudian mengendarai motor.

30 Menit kemudian Deon dan Gisella berada di bioskop yang terletak di sebuah mall. "Ingin menonton film apa." Kata seorang kasir wanita melihat Deon dan Gisella.

"Kami berdua ingin menonton film First kiss." Kata Gisella.

"Totalnya 100 ribu kak." Kata kasir wanita.

"Gisella pesan popcorn dan air mineral juga." Kata Deon.

"Aku pesan 2 Popcorn dan 2 botol air mineral."

"Baik, totalnya 300 ribu kak." Kata kasir wanita.

Setelah membayar tiket bioskop. Deon dan Gisella masuk ke dalam studio. Deon dan Gisella kemudian mencari nomor tempat duduk mereka.

"Ini tempat duduk kita." Kata Gisella melihat nomor kursi di tiketnya. Deon dan Gisella kemudian duduk di kursi.

Beberapa menit kemudian Deon melihat film telah di mulai. Deon kemudian melihat Gisella menyentuh tangannya. Deon tersenyum kemudian menggenggam tangan Gisella. Gisella tersipu malu saat Deon menggenggam tangannya.

Deon kemudian melihat adegan berciuman film. "Emmm." Deon melihat Gisella menggenggam tangannya dengan erat.

"Gisella." Kata Deon melihat Gisella.

"Iya." Gisella menatap wajah Gisella.

"Kamu menggengam tanganku terlalu erat." Kata Deon.

"Huuhh." Gisella mendengus kemudian melepas tangan Deon. Deon tersenyum melihat Gisella yang cemberut.

1 Jam kemudian, Deon melihat film telah selesai. "Ayo kita keluar." Kata Deon melihat Gisella.

"Baik." Gisella mengangguk. Deon dan Gisella kemudian keluar dari studio.

"Freya bukankah dia Deon." Kata Agnes melihat Deon dan Gisella keluar dari bioskop bersama.

"Mengapa Deon bersama Gisella kekasih Zion." Gumam Freya melihat Deon dan Gisella yang keluar dari bioskop bersama.

"Deon." Kata Freya berjalan ke arah Deon dan Gisella.

"Freya, Agnes." Deon terkejut saat melihat Freya bersama Agnes.

"Deon, mengapa kamu bersama kekasih Zion." Tanya Freya.

"Maaf, aku sudah bukan kekasih Zion lagi." Jawab Gisella.

"Jadi setelah putus dengan Zion. Kamu mendekati Deon." Kata Freya.

"Benar, aku mendekati Deon. Jadi kamu mau apa." Jawab Gisella.

"Sial, mengapa mereka berdua jadi bertengkar." Gumam Deon.

"Uuuhh." Freya tidak bisa menjawab saat mendengar kata Gisella. Freya tahu hubungannya dengan Deon hanya sebatas teman berburu.

"Kamu bukan kekasih Deon, jadi kamu tidak bisa melarangku untuk mendekati Deon." Kata Gisella.

"Deon, ayo pergi dari sini." Kata Gisella menarik tangan Deon.

"Deon." Kata Gisella melihat Deon.

"Apa." Jawab Deon melihat Gisella.

"Jika kamu di beri pilihan untuk memilih aku atau Freya. Kamu akan memilih siapa." Tanya Gisella.

"Untuk saat ini aku tidak bisa memilih." Jawab Deon.

"Mengapa kamu tidak bisa memilih." Tanya Gisella.

"Jika aku memilih kamu. Apa yang aku dapatkan darimu." Kata Deon melihat Gisella.

"Jika kamu serius memilihku. Kamu boleh meminta apa saja dariku." Kata Gisella tersipu malu.

"Jika aku memintamu untuk tidur denganku. Apa kamu tidak keberatan." Tanya Deon.

"Tidak masalah. Tapi dengan syarat kamu harus menikahiku." Jawab Gisella.

Mendengar jawaban Gisella, Deon menghela nafas. "Aku hanya bercanda. Untuk saat ini aku tidak ada niat untuk menikah." Kata Deon melihat Gisella.

"Baiklah, ayo kita pulang." Kata Deon melihat Gisella.

"Baik." Gisella mengangguk. Deon dan Gisella kemudian keluar dari mall.

"Brooom." Deon menghidupkan motornya. Gisella kemudian menaiki motor Deon. Deon menarik gas dan mengendarai motor.

30 Menit kemudian Deon sampai di rumah Gisella. "Deon, apa kamu marah padaku." Tanya Gisella.

"Tidak, buat apa aku marah padamu." Jawab Deon. Gisella tersenyum saat mendengar Deon tidak marah kepadanya.

"Deon, besok ayo kita berburu bersama lagi." Kata Gisella.

"Mengapa kamu tidak mengevaluasi ulang ranking huntermu terlebih dulu. Jika kamu naik ke ranking C. Kita bisa berburu di dungeon rangking B." Kata Deon.

"Baik, besok aku akan mengevaluasi ulang ranking hunterku." Gisella mengangguk. Gisella tahu jika hunter ranking D seperti dirinya tidak di perbolehkan masuk ke dungeon rangking B. Batas dungeon yang bisa di masuki hunter rangking D, adalah dungeon rangking C.

"Baiklah, aku akan pulang." Kata Deon melihat Gisella.

"Deon." Kata Gisella melihat Deon.

"Apa." Deon melihat Gisella.

Gisella kemudian mencium pipi Deon. "Hati-hati di jalan." Gisella tersenyum.

"Baik, aku akan hati-hati di jalan." Deon tersenyum kemudian menarik gas dan mengendarai motornya.

Melihat Deon telah pergi Gisella masuk ke dalam rumahnya. Gisella masuk ke dalam kamarnya kemudian berbaring di kasur. "Ahhh, aku mencium Deon." Kata Gisella dengan wajah merah.

Beberapa menit kemudian Deon telah kembali ke apartemennya. Deon masuk ke dalam kamarnya kemudian berbaring di kasur. "Hari ini sungguh melelahkan." Kata Deon kemudian memejamkan matanya.

Keesokan harinya. Gisella yang sedang makan bersama ibunya mendengar suara ketukan pintu. "Gisella lihat siapa yang mengetuk pintu." Kata Ibu Gisella.

"Baik bu." Gisella mengangguk kemudian membuka pintu.

"Zion." Gisella terkejut melihat Zion yang berdiri di depannya.

"Gisella ayo kita berburu bersama." Zion tersenyum kepada Gisella.

"Maaf, aku tidak akan berburu bersamamu lagi. Terlebih lagi hari ini aku akan pergi ke markas asosiasi hunter." Kata Gisella kemudian menutup pintu.

"Siapa yang mengetuk pintu." Tanya Ibu Gisella.

"Orang tanya alamat." Jawab Gisella kemudian mengigit daging.

Saat ini Deon yang sedang berbaring di sofa mendengar bel apartemennya berbunyi. "Siapa." Tanya Deon.

"Ini aku Freya." Jawab Freya.

Deon kemudian membuka pintu. "Ada apa." Tanya Deon melihat Freya.

"Apa aku tidak di perbolehkan masuk ke dalam." Tanya Freya.

"Masuklah." Kata Deon melihat Freya.

"Terimakasih." Freya tersenyum kemudian masuk ke dalam apartemen.

"Kamu ingin minum apa." Tanya Deon.

"Air putih saja." Jawab Freya. Deon kemudian mengambilkan Freya segelas air putih.

"Ada apa. Tidak biasanya kamu berkunjung ke apartemenku." Tanya Deon.

"Tidak ada, aku hanya ingin melihatmu." Freya tersenyum.

"Deon, apa kamu menyukai Gisella." Tanya Freya.

"Mengapa kamu bertanya seperti itu." Balas Deon.

"Karena sebelumnya aku tidak pernah melihatmu dekat dengan seorang perempuan." Kata Freya.

"Benar, di dalam ingatan Deon. Sejak kecil Deon tidak pernah dekat dengan seorang perempuan." Gumam Deon di pikirannya.

"Aku tidak memiliki perasaan apa-apa terhadap Gisella." Deon menggeleng. Freya tersenyum saat mendengar jawaban Deon.

"Deon, hari ini apa kamu akan berburu." Tanya Freya.

"Hari ini aku akan berburu." Balas Deon.

"Deon, ayo kita berburu bersama." Kata Freya.

"Hari ini aku akan pergi ke dungeon rangking B." Jawab Deon.

"Tidak masalah, ayo kita berburu ke dungeon ranking B." Freya tersenyum.

"Apa kamu sudah menjadi hunter rangking C." Tanya Deon.

"Benar, aku sudah menjadi hunter rangking C. Kemarin aku dan sepupuku Agnes pergi ke markas asosiasi hunter untuk mengevaluasi ulang rank kita berdua." Kata Freya menunjukan kartu identias hunternya.

"Baiklah, ayo kita berburu bersama. Ajak juga sepupumu Agnes untuk berburu bersama." Kata Deon.

"Baik." Agnes tersenyum.

Beberapa menit kemudian Deon, Freya dan Agnes berada di tempat parkir. "Agnes kamu bawa motor sendiri. Aku akan pergi bersama Deon." Kata Freya melihat Agnes.

"Iya." Balas Agnes.

"Brooom." Deon menghidupkan motor scooternya. Freya kemudian menaiki motor Deon.

Terpopuler

Comments

Abbie Jard

Abbie Jard

sungguh munafik MC nya...
sukanya sesama jenis 🤣🤣

2024-09-16

0

Nazrul

Nazrul

lanjut terus thor

2023-05-24

1

Nazrul

Nazrul

lanjut

2023-05-23

1

lihat semua
Episodes
1 1. Transmigrasi Ke Dalam Novel
2 2. Merubah Alur Cerita
3 3. Quest Bertahan Hidup
4 4. Dungeon Break
5 5. Class Necromancer
6 6. Mendaftar Menjadi Hunter
7 7. Melawan Kawanan Serigala
8 8. Menyelamatkan wanita
9 9. Freya
10 10. Skill Baru
11 11. Membunuh Beruang
12 12. Membunuh Lizard Man
13 13. Gisella
14 14. Makan Bersama Freya Dan Agnes
15 15. Skill Baru Bone Armor
16 16. Membunuh Gorila
17 17. Melawan Skeleton
18 18. Menonton Film Bersama Gisella
19 19. Membunuh Kalajengking
20 20. Membunuh Ribuan Zombie
21 21. Kathrina
22 22. Kembali Ke Jakarta
23 23. Membunuh Harimau
24 24. Merawat Kathrina
25 25. Membunuh Laba-Laba
26 26. Membunuh Orc
27 27. Apartemen Baru
28 28. Membunuh Banteng
29 29. Mengevaluasi Ranking Hunter
30 30. Pergi Ke Mall
31 31. Tawaran Ketua Asosiasi
32 32. Membunuh Gajah
33 33. Melawan Patung
34 34. Bersama Gisella
35 35. Membunuh Ular
36 36. Melawan Minotaur
37 37. Pergi Ke Taman Hiburan
38 38. Jessica
39 39. Membunuh Werewolf
40 40. Melawan Griffin
41 41. Belanja Di Mall
42 42. Studio Tatoo
43 43. Bertemu Orang Tua Freya
44 44. Pergi Ke Tempat Karaoke
45 45. Konferensi Pers
46 46. Hadiah Dari Freya
47 47. Membunuh Cerberus
48 48. Menjadi Brand Ambassador
49 49. Bersama Jessica
50 50. Chelsea
51 51. Membunuh Wyvern
52 52. Melawan Dragon
53 53. Membunuh Dragon
54 54. Aurel
55 55. Hamil
56 56. Ulang Tahun Orang Tua Freya
57 57. Bersama Chelsea
58 58. Konflik
59 59. Munculnya Dungeon Rangking S
60 60. Membunuh Titan END
Episodes

Updated 60 Episodes

1
1. Transmigrasi Ke Dalam Novel
2
2. Merubah Alur Cerita
3
3. Quest Bertahan Hidup
4
4. Dungeon Break
5
5. Class Necromancer
6
6. Mendaftar Menjadi Hunter
7
7. Melawan Kawanan Serigala
8
8. Menyelamatkan wanita
9
9. Freya
10
10. Skill Baru
11
11. Membunuh Beruang
12
12. Membunuh Lizard Man
13
13. Gisella
14
14. Makan Bersama Freya Dan Agnes
15
15. Skill Baru Bone Armor
16
16. Membunuh Gorila
17
17. Melawan Skeleton
18
18. Menonton Film Bersama Gisella
19
19. Membunuh Kalajengking
20
20. Membunuh Ribuan Zombie
21
21. Kathrina
22
22. Kembali Ke Jakarta
23
23. Membunuh Harimau
24
24. Merawat Kathrina
25
25. Membunuh Laba-Laba
26
26. Membunuh Orc
27
27. Apartemen Baru
28
28. Membunuh Banteng
29
29. Mengevaluasi Ranking Hunter
30
30. Pergi Ke Mall
31
31. Tawaran Ketua Asosiasi
32
32. Membunuh Gajah
33
33. Melawan Patung
34
34. Bersama Gisella
35
35. Membunuh Ular
36
36. Melawan Minotaur
37
37. Pergi Ke Taman Hiburan
38
38. Jessica
39
39. Membunuh Werewolf
40
40. Melawan Griffin
41
41. Belanja Di Mall
42
42. Studio Tatoo
43
43. Bertemu Orang Tua Freya
44
44. Pergi Ke Tempat Karaoke
45
45. Konferensi Pers
46
46. Hadiah Dari Freya
47
47. Membunuh Cerberus
48
48. Menjadi Brand Ambassador
49
49. Bersama Jessica
50
50. Chelsea
51
51. Membunuh Wyvern
52
52. Melawan Dragon
53
53. Membunuh Dragon
54
54. Aurel
55
55. Hamil
56
56. Ulang Tahun Orang Tua Freya
57
57. Bersama Chelsea
58
58. Konflik
59
59. Munculnya Dungeon Rangking S
60
60. Membunuh Titan END

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!