2. Merubah Alur Cerita

"Aku akan membayar biaya masuk kedalam dungeon." Kata Deon melihat pria berpakaian hitam.

"Karena ini adalah dungeon tingkat D. Maka biaya memasuki dungeon adalah 10 Juta untuk 1 orang." Kata pria berpakaian hitam.

"Baiklah, aku akan membayar 20 juta." Kata Deon kemudian mentransfer 20 juta rupiah ke rekening Asosiasi Hunter.

"Aku sudah akan mentransfernya uangnya." Kata Deon menunjukan bukti Transfer.

"Apa kami berdua boleh masuk ke dungeon lagi." Tanya Deon.

"Kalian boleh masuk. Tapi kalian berdua tidak boleh membunuh boss Dungeon." Kata pria berpakaian hitam.

"Aku tahu." Deon mengangguk kemudian masuk kembali ke dalam dungeon. Zion melihat pria berpakaian hitam kemudian masuk ke dalam dungeon.

"Deon, terimakasih sudah membayar biaya masuk ke dungeon." Zion berterimakasih.

"Your Welcome." Deon tersenyum.

"Deon, mengapa kita tidak di perbolehkan membunuh boss dungeon." Tanya Zion.

"Pemerintah mendapatkan uang dari Hunter yang masuk ke dalam dungeon. Jika boss dungeon terbunuh, dungeon akan menghilang. Maka pemerintah tidak akan mendapatkan uang lagi. Jadi pemerintah melarang hunter untuk membunuh boss dungeon." Jawab Deon.

"Pemerintah sungguh buruk. Menjadikan dungeon sebagai ladang bisnis." Kata Zion dengan kesal.

"Baiklah, ayo kita berburu goblin." Kata Deon melihat Zion.

"Baik." Zion mengangguk.

Beberapa menit telah berlalu. Saat ini Deon dan Zion sedang bertarung melawan goblin. "Mati!!" kata Deon menusuk kepala goblin menggunakan pisau. "Cepp."

"Level up." "Poin + 5." Notifikasi biru muncul di depan Deon.

"Open status window." Kata Deon kemudian status window muncul di depannya.

Nama : Deon

Usia : 25 tahun

Ras : Manusia

Class :

Level : 3

Health : 6

Strength : 6

Agility : 6

Stamina : 3/6

Mana : 1

Poin : 5

"Aku akan menambahkan 1 Poin di Health, 1 Poin di Strength, 1 Poin di Agility, 1 Poin di Stamina dan 1 Poin di Mana." Kata Deon mulai menambahkan statusnya.

"Singg!!" Cahaya biru menyelimuti tubuh Deon.

"Apa kamu sudah menambahkan poin." Kata Deon melihat Zion.

"Aku sudah menambahkan poin." Zion mengangguk.

"Jika begitu, ayo kita lanjut berburu." Kata Deon berjalan pergi.

"Baik." Zion mengangguk kemudian mengikuti Deon.

"Waaaa." Deon melihat 8 goblin yang berlari ke arahnya. "Ayo bunuh 8 goblin itu." Kata Deon berlari ke arah 8 goblin.

"Baik." Zion mengangguk kemudian berlari ke arah 8 goblin.

"Ceeepp." Deon menusuk kepala goblin menggunakan pisau. "Setelah meningkatkan Strength dan Agility. Mengalahkan goblin semakin mudah." Kata Deon kemudian menusuk kepala goblin yang hendak menyerangnya. "Ceeppp."

Tidak lama kemudian Deon dan Zion berhasil mengalahkan 8 goblin. "Deon, ayo kita istirahat sebentar." Kata Zion duduk di sebuah batu.

"Baiklah." Balas Deon kemudian duduk di batu.

"Deon Class apa yang ingin kamu ambil." Tanya Zion.

"Aku masih belum memikirkan. Tentang Class apa yang ingin aku ambil." Balas Deon.

"Aku sudah selesai beristirahat. Ayo kita lanjut berburu." Kata Zion berdiri.

"Baiklah, ayo kita lanjut berburu." Kata Deon berdiri.

Beberapa jam telah berlalu. Saat ini Deon dan Zion sedang bertarung melawan goblin. "Mati!!" Kata Deon kemudian menusuk leher goblin menggunakan pisau. "Ceepp." "Level Up." "Poin + 5." Notifikasi biru muncul di depan Deon.

"Open status window." Kata Deon kemudian status window muncul di depannya.

Nama : Deon

Usia : 25 tahun

Ras : Manusia

Class :

Level : 9

Health : 11

Strength : 11

Agility : 11

Stamina : 6/11

Mana : 11

Poin : 5

Melihat statusnya Deon berkata. "Di dalam cerita tidak di jelaskan Class apa yang di dapat oleh seorang awakener yang memiliki status rata. Jadi aku akan mencoba untuk meratakan statusku."

Deon kemudian mulai menambahkan 1 Poin di Health, 1 Poin di Strength, 1 Poin di Agility, 1 Poin di Stamina dan 1 Poin di Mana.

"Singg!!" Cahaya biru menyelimuti tubuh Deon.

"Kruukkk." Deon mendengar sebuah suara. "Maaf, itu suara perutku. Aku belum makan sejak pagi." Kata Zion.

"Ayo kita keluar dari dungeon untuk membeli makanan." Kata Deon.

"Baik." Zion mengangguk. Deon dan Zion kemudian keluar dari dungeon.

"Apa kalian berdua sudah selesai berburu." Pria berpakaian hitam melihat Deon dan Zion yang keluar dari dungeon.

"Kami berdua sudah selesai berburu." Deon mengangguk.

"Zion, ambil roti yang kamu mau. Aku akan membayarnya." Kata Deon.

"Terimakasih Deon, Tapi aku akan membeli roti dengan uangku sendiri." Zion menggeleng.

"Benar, aku lupa Clara ingin di belikan es cream." Kata Deon kemudian membeli es cream.

"Deon, aku minta nomor teleponmu." Kata Zion. Deon kemudian memberikan nomor teleponnya kepada Zion.

"Baiklah, aku akan pulang." Kata Zion.

"Aku juga akan pulang." Kata Deon. Deon dan Zion kemudian keluar dari supermarket.

"Deon, jika kamu mempunyai masalah hubungi aku. Aku pasti akan membantumu." Kata Zion naik ke sepeda motornya.

"Baik, jika aku mempunyai masalah. Aku akan menghubungimu." Deon tersenyum. Zion mengangguk kemudian mengendarai sepeda motornya.

"Bagus, alur cerita telah berubah. Aku tidak di pukuli oleh Zion. Dan justru aku menjadi temannya." Deon tersenyum kemudian berjalan ke arah apartemennya.

Beberapa menit kemudian Deon kembali ke apartemennya. "Kak, mengapa kamu sangat lama." Clara melihat Deon yang baru saja kembali.

"Tadi aku bertemu dengan temanku. Kemudian aku mengobrol dengannya." Balas Deon.

"Apa kamu membelikanku es cream." Tanya Clara.

"Aku membelikanmu es cream kesukaanmu." Kata Deon memberikan es cream kepada Clara.

"Terimakasih kak." Clara tersenyum saat menerima es cream dari Deon.

"Benar kak, aku dengar ada dungeon yang muncul di supermarket dekat apartemen kita." Kata Clara membuka bungkus es cream.

"Benar, dungeon tingkat D muncul di supermarket dekat apartemen kita." Balas Deon.

"Itu bagus, jika dungeon yang muncul di supermarket hanya dungeon tingkat D." Kata Clara menjilati es cream.

Deon masuk ke dalam kamarnya dan berbaring di kasur. "Apa anda tertarik untuk berpatisipasi ke dalam game. Ya/Tidak." Notifikasi biru muncul di depan Deon.

"Huuhh." Deon bingung melihat notifikasi yang muncul di depannya. "Di dalam novel tidak di ceritakan bahwa Zion mendapatkan notifikasi seperti ini." Kata Deon.

Deon terdiam beberapa detik kemudian berkata. "Tidak ada salahnya berpatisipasi ke dalam game." Deon kemudian menekan Ya.

"Aku tiba-tiba mengantuk." Kata Deon kemudian tertidur di kasurnya.

"Apa ini." "Ada di mana aku sekarang." Saat membuka mata Deon terkejut melihat dirinya berada di dalam ruangan bersama 4 orang.

"Jangan bingung, saat ini kita berada di dalam permainan." Kata seorang pria berusia 40an berambut hitam pendek.

"Permainan apa yang kamu maksud." Tanya wanita berusia 20an dengan kulit putih berambut hitam pendek yang memakai kacamata.

"Bukankah sebelumnya kalian mendapatkan notifikasi tentang ajakan berpatisipasi ke dalam game." Kata pria berusia 40an berambut hitam pendek.

"Benar, sebelumnya aku mendapatkan notifikasi tentang berpatisipasi ke dalam game." Kata pria botak berkulit coklat.

"Ayo kita mengenalkan diri terlebih dulu. Namaku adalah Andrew." Kata pria berusia 40an berambut hitam pendek.

"Namaku Agnes." Kata wanita berkacamata.

"Namaku Henry." Kata pria botak berkulit coklat. Andrew, Agnes dan Henry kemudian melihat ke arah Deon.

"Kalian bisa memanggilku Deon." Kata Deon bersandar di dinding.

"Apa kalian bertiga adalah seorang hunter." Tanya Andrew.

"Aku masih belum mendaftar menjadi seorang Hunter. Karena aku belum memiliki Class." Kata wanita berkacamata.

"Aku juga sama dengannya. Aku belum memiliki Class. Jadi aku belum menjadi seorang hunter." Kata pria botak berkulit coklat.

"Aku sama seperti kalian berdua." Kata Deon melihat wanita berkacamata dan pria botak berkulit coklat.

Terpopuler

Comments

Tidak Jr.

Tidak Jr.

status mulu

2025-01-13

0

TeryKing

TeryKing

bbgsd Pemerintahan ni rakus kli sma uang

2023-11-16

0

Shadow

Shadow

semangat

2023-06-02

1

lihat semua
Episodes
1 1. Transmigrasi Ke Dalam Novel
2 2. Merubah Alur Cerita
3 3. Quest Bertahan Hidup
4 4. Dungeon Break
5 5. Class Necromancer
6 6. Mendaftar Menjadi Hunter
7 7. Melawan Kawanan Serigala
8 8. Menyelamatkan wanita
9 9. Freya
10 10. Skill Baru
11 11. Membunuh Beruang
12 12. Membunuh Lizard Man
13 13. Gisella
14 14. Makan Bersama Freya Dan Agnes
15 15. Skill Baru Bone Armor
16 16. Membunuh Gorila
17 17. Melawan Skeleton
18 18. Menonton Film Bersama Gisella
19 19. Membunuh Kalajengking
20 20. Membunuh Ribuan Zombie
21 21. Kathrina
22 22. Kembali Ke Jakarta
23 23. Membunuh Harimau
24 24. Merawat Kathrina
25 25. Membunuh Laba-Laba
26 26. Membunuh Orc
27 27. Apartemen Baru
28 28. Membunuh Banteng
29 29. Mengevaluasi Ranking Hunter
30 30. Pergi Ke Mall
31 31. Tawaran Ketua Asosiasi
32 32. Membunuh Gajah
33 33. Melawan Patung
34 34. Bersama Gisella
35 35. Membunuh Ular
36 36. Melawan Minotaur
37 37. Pergi Ke Taman Hiburan
38 38. Jessica
39 39. Membunuh Werewolf
40 40. Melawan Griffin
41 41. Belanja Di Mall
42 42. Studio Tatoo
43 43. Bertemu Orang Tua Freya
44 44. Pergi Ke Tempat Karaoke
45 45. Konferensi Pers
46 46. Hadiah Dari Freya
47 47. Membunuh Cerberus
48 48. Menjadi Brand Ambassador
49 49. Bersama Jessica
50 50. Chelsea
51 51. Membunuh Wyvern
52 52. Melawan Dragon
53 53. Membunuh Dragon
54 54. Aurel
55 55. Hamil
56 56. Ulang Tahun Orang Tua Freya
57 57. Bersama Chelsea
58 58. Konflik
59 59. Munculnya Dungeon Rangking S
60 60. Membunuh Titan END
Episodes

Updated 60 Episodes

1
1. Transmigrasi Ke Dalam Novel
2
2. Merubah Alur Cerita
3
3. Quest Bertahan Hidup
4
4. Dungeon Break
5
5. Class Necromancer
6
6. Mendaftar Menjadi Hunter
7
7. Melawan Kawanan Serigala
8
8. Menyelamatkan wanita
9
9. Freya
10
10. Skill Baru
11
11. Membunuh Beruang
12
12. Membunuh Lizard Man
13
13. Gisella
14
14. Makan Bersama Freya Dan Agnes
15
15. Skill Baru Bone Armor
16
16. Membunuh Gorila
17
17. Melawan Skeleton
18
18. Menonton Film Bersama Gisella
19
19. Membunuh Kalajengking
20
20. Membunuh Ribuan Zombie
21
21. Kathrina
22
22. Kembali Ke Jakarta
23
23. Membunuh Harimau
24
24. Merawat Kathrina
25
25. Membunuh Laba-Laba
26
26. Membunuh Orc
27
27. Apartemen Baru
28
28. Membunuh Banteng
29
29. Mengevaluasi Ranking Hunter
30
30. Pergi Ke Mall
31
31. Tawaran Ketua Asosiasi
32
32. Membunuh Gajah
33
33. Melawan Patung
34
34. Bersama Gisella
35
35. Membunuh Ular
36
36. Melawan Minotaur
37
37. Pergi Ke Taman Hiburan
38
38. Jessica
39
39. Membunuh Werewolf
40
40. Melawan Griffin
41
41. Belanja Di Mall
42
42. Studio Tatoo
43
43. Bertemu Orang Tua Freya
44
44. Pergi Ke Tempat Karaoke
45
45. Konferensi Pers
46
46. Hadiah Dari Freya
47
47. Membunuh Cerberus
48
48. Menjadi Brand Ambassador
49
49. Bersama Jessica
50
50. Chelsea
51
51. Membunuh Wyvern
52
52. Melawan Dragon
53
53. Membunuh Dragon
54
54. Aurel
55
55. Hamil
56
56. Ulang Tahun Orang Tua Freya
57
57. Bersama Chelsea
58
58. Konflik
59
59. Munculnya Dungeon Rangking S
60
60. Membunuh Titan END

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!