"Aku tidak lama menunggumu." Deon tersenyum.
"Baiklah, ayo kita pergi." Kata Freya berjalan ke arah motor Deon.
"Apa kamu ingin naik motor bersamaku." Tanya Deon.
"Benar, sudah lama aku tidak naik motor." Freya tersenyum.
"Baiklah, ayo naik." Deon tersenyum dan menaiki motornya.
"Baik." Freya mengangguk kemudian menaiki motor.
"Broom." Deon menarik gas dan mengendarai motor.
30 Menit kemudian Deon berhenti di depan sebuah restoran. Deon memarkir motornya kemudian masuk ke dalam restoran bersama Freya.
"Freya kamu ingin makan apa." Tanya Deon.
"Aku ingin makan steak." Jawab Freya.
"Minumnya." Tanya Deon.
"Cocktail." Jawab Freya.
"Aku pesan 2 steak dan 2 cocktail." Kata Deon melihat pelayan restoran.
"Baik, silakan duduk dan tunggu pesanan anda." Kata pelayan restoran.
Deon dan Freya kemudian duduk di kursi yang kosong.
Tidak lama kemudian Deon melihat pesanannya datang. "Ayo kita makan." Kata Deon melihat Freya.
"Baik." Freya mengangguk. Deon dan Freya kemudian mulai makan.
Beberapa menit kemudian Deon dan Freya telah selesai makan. "Permisi, ini tagihannya." Pelayan restoran memberikan bill kepada Deon.
"5 Juta." Deon terkejut melihat tagihan makanannya. Deon mengambil dompetnya kemudian membayar tagihan makanan.
"Freya ayo pulang." Kata Deon melihat Freya.
"Emm." Freya mengangguk. Deon dan Freya kemudian keluar dari restoran.
"Deon, apa besok kamu akan hunting monster lagi." Tanya Freya.
"Memangnya kenapa." Tanya Deon.
"Jika kamu besok hunting. Ajak aku hunting bersamamu." Jawab Freya.
"Baik, jika aku ingin berburu. Aku akan mengajakmu." Deon mengangguk.
"Bagus." Freya tersenyum.
30 menit kemudian Deon telah kembali ke apartemen. "Kak, kamu dari mana." Clara melihat Deon yang masuk ke apartemen.
"Makan bersama seorang wanita." Kata Deon.
"Ibu, kakak akhirnya kencan dengan wanita." Teriak Clara. Deon tersenyum kecut melihat Clara.
"Deon, semua teman ibu mempunyai cucu. Jadi cepatlah menikah dan mempunyai seorang anak." Kata Ibu Deon. Deon menghela nafas dan masuk ke dalam kamarnya.
Keesokan harinya Deon sedang berada di dalam apartemennya. "Hari ini aku akan berburu monster. Apa kamu ingin ikut." Deon mengirim pesan kepada Freya.
"Ting!!" Tidak lama kemudian Deon melihat Freya membalas pesannya. "Aku ikut."
"Baiklah, aku akan menunggumu di tempat parkir." Deon mengirim pesan.
"Ting!!" Freya membalas pesan Deon. "Baik."
Deon keluar dari apartemennya kemudian berjalan menuju tempat parkir. "Deon." Deon melihat Freya berjalan ke arahnya.
"Freya cari dungeon tingkat D atau C terdekat dari sini." Kata Deon melihat Freya.
"Baik." Freya mengangguk kemudian membuka aplikasi hunter.
"900 meter dari sini ada dungeon tingkat C." Kata Freya menunjukan lokasi dungeon tingkat C kepada Deon.
"Brroomm." Deon menghidupkan motor scooternya. "Ayo naik." Kata Deon melihat Freya.
"Baik." Freya mengangguk kemudian menaiki motor. "Broomm." Deon menarik gas dan mengendarai motor.
Beberapa menit kemudian Deon dan Freya tiba di lokasi dungeon tingkat C. Deon memarkir motornya kemudian berjalan ke arah dungeon di ikuti Freya.
"Kami berdua ingin masuk ke dalam dungeon." Kata Deon melihat pria berpakaian hitam yang bertugas menjaga dungeon.
"Tunjukan kartu identitas hunter kalian berdua." Kata pria berpakaian hitam melihat Deon dan Freya. Deon dan Freya kemudian menunjukan kartu identitas hunter mereka berdua.
"Kalian berdua adalah hunter rangking D." Kata pria berpakaian melihat Deon dan Freya.
"Level kami berdua cukup tinggi. Jadi kami tidak akan mati jika bertarung dengan monster rangking C." Kata Deon melihat pria berpakaian hitam.
Pria berpakaian hitam melihat Deon dan Freya kemudian berkata. "Kalian berdua bisa masuk."
"Freya ayo masuk." Kata Deon masuk ke dalam dungeon.
"Baik." Freya mengangguk kemudian masuk ke dalam dungeon.
Saat masuk ke dalam dungeon. Deon melihat dirinya bereda di tengah hutan. "Deon." Deon melihat seseorang memanggilnya.
"Zion." Deon berbalik dan melihat Zion bersama seorang wanita berkulit putih, berambut hitam panjang.
"Deon, bagaimana kabarmu." Zion tersenyum.
"Kabarku baik Zion." Deon tersenyum dan berjabat tangan dengan Zion.
"Deon, apa dia temanmu." Freya melihat Zion.
"Benar, dia adalah temanku Zion." Balas Deon.
"Halo, aku Zion teman Deon." Zion tersenyum.
"Aku Freya teman Deon." Freya tersenyum dan menjabat tangan Zion.
"Zion, apa kamu tidak mengenalkannya kepada kami berdua." Kata Deon melihat wanita berambut hitam di samping Zion.
"Dia adalah Gisella pacarku." Kata Zion.
"Halo. Namaku Gisella." Kata wanita berambut hitam panjang.
"Deon." Kata Deon.
"Freya." Freya tersenyum.
"Deon, ayo kita berburu monster bersama." Kata Zion.
"Terimakasih. Tapi aku akan berburu berdua bersama Freya." Balas Deon.
"Baiklah jika itu kemauanmu." Balas Zion.
"Monster di dungeon ini adalah beruang yang lebih kuat dari boss goblin yang pernah kita lawan. Jadi berhati-hatilah." Kata Zion.
"Kamu tidak perlu khawatir Zion. Kami berdua sudah pernah menyelesaikan dungeon rangking C." Balas Deon.
"Seperti yang aku harapkan darimu Deon. Percuma aku mengkhawatirkan dirimu." Zion tersenyum.
"Deon, mengapa kita tidak berlomba. Siapa yang lebih dulu membunuh boss monster akan di traktir makan oleh yang kalah." Kata Zion.
"Baiklah, jangan menangis jika kamu kalah." Deon tersenyum kemudian masuk ke dalam hutan.
"Deon tunggu aku." Teriak Freya mengejar Deon.
Zion tersenyum dan berkata. "Gisella ayo pergi."
"Baik." Gisella mengangguk. Zion dan Gisella kemudian masuk ke dalam hutan.
Tidak lama setelah masuk ke dalam hutan. Deon melihat 2 beruang hitam sebesar 2,5 meter. "Roaaarrr." 2 Beruang meraung dan berlari ke arah Deon dan Freya.
"Lightning ball." Freya kemudian menembakan 2 bola petir sebesar bola basket ke arah 2 beruang. "Booomm!!" "Rooaaarrr." 2 beruang meraung setelah terkena bola petir.
"Bangkit." Kata Deon kemudian 6 arwah babi hutan muncul di depannya.
"Bunuh 2 beruang itu." Kata Deon memberi perintah.
"Ngoookk." 6 babi hutan kemudian menyerang 2 beruang. "Rooaarrr." Beruang meraung kemudian menyerang arwah babi hutan.
"Crasshh." "Arwah telah kembali ke kematian abadi." Deon melihat 2 prajurit arwah babi hutan di bunuh oleh 2 beruang. "Buukk." "Buukk." 4 arwah babi hutan menyerang 2 beruang.
Tidak lama kemudian Deon melihat prajurit arwahnya berhasil membunuh 2 beruang hitam.
"Level Up." "Poin +5." "Silakan pilih hadiah anda. New Skill / Poin +10."
"Di dalam cerita, setiap hunter yang mencapai level 20, 30, 40 dan seterusnya akan mendapat hadiah." Kata Deon melihat notifikasi yang muncul di depannya.
"Aku akan memilih new skill." Kata Deon kemudian menekan new skill.
"Confession of the dead. Skill yang membuat anda untuk mengintip ke dalam ingatan orang mati." Notifikasi muncul di depan Deon.
"Skill yang cukup bagus. Aku bisa melihat ingatan orang yang telah meninggal." Kata Deon melihat skill baru yang dia dapatkan.
"Freya saat level 20 kemarin. Hadiah apa yang kamu dapatkan." Tanya Deon.
"Saat level 20 kemarin. Aku mendapat pilihan hadiah skill baru atau tambahan 10 poin." Jawab Freya.
"Lalu apa yang kamu pilih." Tanya Deon.
"Aku memilih 10 poin." Jawab Freya.
"Jika kamu mencapai level 30. Cobalah memilih skill baru." Kata Deon.
"Baik, saat mencapai level 30. Aku akan memilih skill baru." Freya tersenyum.
"Benar, apa kamu sudah mencapai level 20." Tanya Freya.
"Aku baru saja mencapai level 20 dan mendapatkan skill baru." Jawab Deon.
"Skill apa yang kamu dapatkan." Freya penasaran.
"Skill yang bisa membuatku membaca ingatan orang yang telah mati." Kata Deon.
"Ahhh." Freya terkejut mendengar skill baru Deon. "Deon, kamu mendapatkan skill yang luar biasa." Kata Freya.
"Skill yang aku dapatkan bagus. Tapi tidak berguna di pertempuran." Kata Deon.
"Rooaarrr." Deon melihat 4 beruang hitam berlari ke arahnya. "Freya bersiap bertarung." Kata Deon dengan serius.
"Baik." Freya mengangguk.
"Bangkit." Kata Deon melihat 2 beruang hitam yang mati. "Wuusshh." 2 Bayangan hitam keluar dari mayat 2 beruang hitam dan membentuk bayangan beruang sebesar 2,5 meter.
"Anda berhasil membangkitkan arwah." "Arwah yang bisa di summon 6/6." Notifikasi biru muncul di depan Deon.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 60 Episodes
Comments
Nazrul
lanjut terus thor
2023-05-16
1