Menemui Danar

“Elin kamu di sana kan? Elin aku kangen banget sama kamu. Aku minta maaf karena ini semua salahku, kalau aku tidak pergi saat itu kamu pasti masih berada di rumah ini,” ucap Juna berbicara dengan boneka itu sembari menitikkan air mata.

“Jun itu bukan aku! Aku di sini Jun!” teriakku.

Tiba-tiba boneka jelangkung itu bergetar seakan merespon ucapan dari Juna.

Di hadapan Juna sudah ada sosok wanita dengan wajah yang hancur, dia berjalan merangkak sambil menyeringai melihat ke arah Juna yang mengira boneka itu adalah aku.

“Pergi kamu! Jangan ganggu adikku!” ucapku.

Makhluk itu menatap tajam ke arahku, dia seakan marah atas kehadiranku.

Aku tidak menyangka jika Juna bisa bertindak senekat ini, di tambah lagi yang terpanggil bukan aku tapi sosok makhluk mengerikan yang saat itu menghilangkan nyawaku.

Aku bingung harus bagaimana dan meminta pertolongan kepada siapa bahkan tidak ada seorang pun yang bisa aku ajak bicara.

Juna menyimpan boneka jelangjung itu di dalam lemarinya, dengan wajah semringah ia seakan berpamitan denganku untuk keluar.

“Elin, aku keluar dulu ya, kamu aku taruh di sini dulu,” ucap Juna.

Ia pun pergi keluar kamar, saat Juna pergi ada hal yang kembali membuatku terkejut.

Di belakang Juna terdapat sesosok makhluk yang mengikutinya dari belakang. Aku tidak bisa mendekati Juna karena adanya makhluk itu.

“Gimana ini? Aku harus minta tolong ke siapa?” ucapku.

Makhluk itu seakan memblokade Juna agar aku tidak bisa mendekati Juna.

Aku pun mencoba mendatangi wanita yang bernama Jesy itu, tapi lagi-lagi aku tidak bisa masuk ke rumahnya. 

Dan entah kenapa Katrine seperti menghilang entah kemana, aku kebingungan dan memilih duduk di depan pagar rumah Jesy.

Hingga sebuah motor berhenti di depan pagar, lampu motor itu bahkan menembus tubuhku.

“Ngapain kamu di sini?” tanya Jesy.

“Kamu harus menolongku, aku mohon,” ucapku.

“Gak. Aku gak mau lagi berantem sana Juna,” sahutnya.

“Tapi Jes.”

Jesy berlalu pergi menghiraukanku, padahal aku belum sempat menceritakan apa yang terjadi. Hingga aku mengingat seseorang yang dulu pernah membantuku yaitu Danar.

Aku mendatanginya, saat itu di rumahnya tidak ada siapa-siapa, rumahnya kosong dan sepi.

‘Kak Danar kemana? Semenjak berantem sama Juna dia gak pwrnah datang ke rumah lagi,' batinku.

Aku menunggunya cukup lama hingga larut malam namun tidak ada tanda-tanda datangnya kak Danar.

Hingga hampir menjelang subuh, sebuah mobil terlihat berhenti di depan teras rumah kak Danar.

‘Apa itu dia?’ pikirku.

Aku menunggunya di depan pintu, pintu pun terbuka.

“Astagfirullah!” pekik Danar.

Sepertinya aku salah berdiri di depan pintu harusnya aku berdiri di pojokan saja.

“Mau apa kamu mendatangiku?” ucap kak Danar Ketus.

“Kak Elin mau minta tolong,” ucapku.

“Gak. Apa pun masalahnya itu bukan urusanku. Kita sudah berbeda alam!” ucapnya sembari melewatiku.

“Ini bukan tentang aku kak, tapi ini tentang Juna,” ucapku sembari menangis.

“Kenapa? Bukannya dia tidak terima dengan ucapanku lalu kenapa aku harus membantunya?” sahut Danar.

“Aku mohon kak,” ucapku.

“Apa? Aku bisa apa? Aku gak punya kemampuan untuk membuatmu nyata agar terlihat oleh Juna!” 

“Bukan. Bukan itu kak!”

“Juna berusaha memanggilku dengan  jelangkung kak!”

“Hah? Apa dia gila?” ucap Danar terkejut.

“Dan bukan aku yang masuk ke boneka itu tapi ....”

“Tapi apa Lin?” 

“Tapi yang masuk adalah makhluk yang menenggelamkanku sampai mati di kolam renang itu.”

Danar terkejut bukan kepalang, langkahnya terhenti dan Danar langsung menghampiriku.

Aku sangat takut Juna akan menjadi korban selanjutnya, aku tidak ingin hal itu terjadi pada saudara kembarku itu.

Beberapa kali aku memohon kepada Danar untuk bisa menolongku, hingga akhirnya ia mau menolongku dan membantu menjelaskan kepada Juna.

Terpopuler

Comments

Aiko_azZahwa

Aiko_azZahwa

aduhhhh si Juna cari perkara az...
susah banget si d bilangin.....

2023-06-12

0

jenny

jenny

semoga ada pencerahan ya thor

2023-04-15

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!