“Kamu jangan terus bersedih, jaga kesehatan, jalani hidup dengan bahagia,” ucap wanita itu.
Juna menatap tajam wanita di sebelahnya itu, “Sampai kapan pun aku gak rela. Kalau bisa aku bangkitkan dia dari kubur itu!” ucap Juna dengan mata yang memerah.
Wanita itu menggelengkan kepalanya, “ Kamu gila ya? Kamu gak tahu dengan kamu seperti ini arwahnya menderita,” ucapnya.
“Ah udahan deh mainnya. Aku mau balik aja. Kak Birma makasih ya undangan mabarnya,” sambungnya sembari mengambil tas dan berlalu pergi.
Aku pun mengikuti wanita itu, dia naik ke atas motornya dan melaju menuju rumah sederhananya.
Rumahnya tidak terlalu besar, namun ada sesuatu yang menyelimuti rumah itu.
Aku tidak bisa leluasa masuk, seperti ada pagar pembatas yang mengelilingi rumah itu.
Wanita itu berhenti di depan pagar rumahnya lalu turun dari motornya.
“Kamu kenapa mengikuti aku?” tanya wanita itu kepadaku.
“Aku tidak bisa menolongmu lebih dari itu. Ini juga bukan urusanku,” sambungnya.
Ia membuka pagar rumahnya lalu masuk ke dalam rumah tersebut, aku hanya bisa berdiri di depan pagar itu. Namun tidak dengan Katrine.
Kakakku itu bisa dengan mudah menembus dan masuk melewati pembatas itu, sedangkan aku tidak masuk lebih jauh.
Aku melihat Katrine mengikuti wanita itu hingga masuk ke dalam rumah.
‘Kenapa Katrine bisa? Sedangkan aku tidak bisa. Apa karena aku mati penasaran?’ batinku.
Tidak lama Katrine kembali dan mengajakku kembali ke rumah tua itu.
“Kamu bilang apa ke dia?” tanyaku.
“Aku hanya bilang ke dia untuk menolongmu itu saja,” sahutnya
“Lalu?”
“Dia diam dan menghiraukanku,” sahut Katrine.
Aku dan Katrine pun kembali ke rumah tua itu, kami duduk di kolam itu.
Saat malam, kolam itu sangat ramai. Mungkin di mata orang awam kolam itu sunyi tak ada aktifitas apapun.
Namun, tidak di duniaku kolam dan sekitar rumah sangat ramai ada banyak makhluk-makhluk serta arwah berkeliaran ke sana kemari.
Bahkan aku bisa melihat wujud-wujud aneh dan Katrine bilang itu bukanlah sejenis arwah sepertiku melainkan jin.
Di dalam air kolam itu pun aku melihat ada sesosok jin wujudnya cukup membingungkan. Dia seperti bisa menyerupai apa saja.
Terkadang ikan, wanita cantik, arwah menyeramkan dan lain sebagainya.
“Katrine apa itu yang di sebut hantu air?” tanyaku pada Katrine.
“Begitulah. Dia bisa mengambil wujud apa saya yang ia inginkan karena pada dasarnya dia sebenarnya tidak memiliki wujud.”
“Maksudnya?”
“Transparan hanya sekumpulan energi, tapi karena pemikiran manusia dan lingkungan sekitarnya dia bisa mengambil wujud apa saja,” tutur Katrine.
“Bagaimana kamu bisa tahu?”
“Dia sendiri yang bercerita, kamu tanya saja dia akan menjawab.”
Saat itu aku teringat dengan ucapan Juna, dia sama sekali tidak merelakan kepergianku. Apa itu sebabnya aku masih gentayangan sampai sekarang tapi, entah lah aku saja masih bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi.
Bahkan aku belum melihat ada malaikat maut yang menjemputku saat aku tenggelam, yang aku lihat malah wujud makhluk mengerikan itu.
“Apa kamu punya janji yang belum kamu tepati? Atau ada urusan yang belum kamu selesaikan saat sebelum kamu meninggal?” tanya Katrine.
Aku menggeleng, “aku gak ingat. Aku hanya ingat hari disaat aku meregang nyawa dan beberapa ingatan saat aku bermimpi itu saja,” sahutku.
“Itu wajar. Bahkan ada yang tidak ingat kalau dia sudah mati.”
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 27 Episodes
Comments
jenny
harapan ku, ELin bisa kembali.
2023-04-14
0