Sementara tuan muda Damon masih menunggu di rooftop berharap Lily segera datang, sayangnya sampai lewat tengah malam yang ditunggu tak kunjung muncul.
Langit malam usai turun salju memang terlihat bersih meski bintang dan aurora tidak terlihat. Tuan Damon berbaring di atas rumput dengan satu tangan dia gunakan sebagai bantal dan satu tangan lainnya mengukir ruang hampa di hadapannya, seolah mengukir wajah seseorang.
Tuan muda Damon menghela nafas mungkin sedikit merasa kecewa, "Kenapa kamu tidak datang Lily... " lirih tuan muda Damon berucap lalu memilih bangkit dan kembali ke kamarnya.
Saat berjalan melewati lorong, dia melihat Tuan muda Jonathan berdiri di dekat jendela diujung lorong sedang menatap kosong kearah luar kastil.
"Memikirkan sesuatu heumm ?" tanya Tuan muda Damon yang ikut berdiri disampingnya.
"Ya.. aku sedang memikirkan sesuatu hal ini dan itu. " jawab Tuan muda Jonathan tanpa mengalihkan pandangan.
"Apa ini tentang pernikahanmu Nathan ?" ucapan Tuan muda Damon membuat ekspresi wajah Tuan muda Jonathan berubah.
"Apakah pernikahan harus terjadi kak ? sampai detik ini aku tidak ada perasaan apapun pada Alice. Sekeras apapun aku berusaha tapi perasaanku pada Alice hanya sebatas teman main saja, aku mencari getaraan saat bersama Alice tapi tidak pernah menemukannya.. " Tuan muda Jonathan menghela nafasnya panjang.
"Tapi klan Romanov sudah memilihmu Nathan, dan kamu tahu kan seperti apa keberlangsungan bangsa vampire ditangan klan Romanov dan Salvatore. Kita semua menginginkan kejayaan yang abadi brother.. " Tuan muda Damon mencoba menguatkan adiknya.
"Jika aku bisa mengutarakan pendapatku, maka sebenarnya yang paling berhak mendapatkan Alice adalah kamu kak, Sejak kecil kita bertiga selalu bermain bersama. Setiap aku membuat Alice menangis kamu yang selalu berhasil menenangkan dia hahaa.. Aku masih ingat setiap rengekan Alice yang maunya menang sendiri, meski aku menolak dia tetap mengejarku, aku tidak bercanda saat aku bilang Aku tidak mencintainya. Tapi para orang tua sungguh tidak peduli. " kembali Tuan muda Jonathan menghela nafas kecewa.
"Anggap ini adalah wujud baktimu terhadap bangsa kita Nathan, kelak kamu juga yang akan naik tahta menggantikan ayah Claude. " ada perasaan getir saat Tuan muda Damon menyampaikan hal itu.
Jujur saja dalam diri Tuan muda Damon merasa iri, dia anak pertama tapi tidak mendapatkan apa apa. Sedangkan Nathan yang anak bungsu justru mendapatkan semuanya, harta, tahta, kejayaan abadi..
Pembicaraan dua saudara itu berlangsung sampai pagi, suatu hal yang lumrah bagi kaum vampire untuk tidak tidur. Tuan muda Jonathan memilih menghindari sinar matahari pagi dengan masuk kedalam kamarnya.
Sedangkan Tuan muda Damon memilih untuk berenang, suhu sedingin apapun tidak akan berpengaruh bagi para vampire seperti Tuan muda Damon.
Suhu air kolam hampir mencapai titik beku namun putra pertama keluarga Salvatore itu masih asik berenang bolak balik dari satu sisi ke sisi lain.
Sementara itu..
Diluar kastil terdengar suara helikopter yang mendarat di landasan helipad, Asisten Mouhan mengantarkan nona Alice yang ingin mengunjungi calon suaminya.
"Apa Nathan sudah bisa beradaptasi dengan sinar matahari seperti dulu Han ?"tanya Alice penasaran.
"Belum ada seminggu Pangeran Jonathan melakukan sesi terapi nona, tapi mungkin kondisi beliau sudah jauh lebih baik. " jawab Asisten Mouhan singkat secukupnya.
Alice Romanov adalah putri satu satunya dari pasangan fenomenal disepanjang sejarah perjalanan bangsa vampire sejak masa milenial ratusan tahun yang lalu.
...----------------...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 105 Episodes
Comments
jaran goyang
hmmmmmm.........🤔🤔🤔🤔🤔💪💪❤❤❤❤
2023-04-03
1