Bab 6. Adopsi

3 tahun telah berlalu

Humaira dan Farhan telah tumbuh menjadi anak-anak yang baik juga berbakat, Farhan memiliki bakat di bidang musik, ia sering secara diam-diam memainkan gitar milik "Stefani" anak asuh yang senior di panti asuhan itu karena berumur 17tahun. Stefani tidak memarahi Farhan bahkan mengajarinya memainkan gitar hingga mahir dan dapat memainkan gitar dengan irama yang indah. terkadang Humaira dan anak-anak panti lain yang bisa bernyanyi ikut bergabung memeriahkan permainan gitar mereka. melihat kebersamaan mereka pasti semua orang ikut gembira. namun kegembiraan itu seakan musnah untuk Humaira maupun Farhan mana kala mereka harus berpisah.

sore itu ada sepasang suami istri mendatangi panti asuhan dengan tujuan ingin mengadopsi salah satu anak asuh di sana. setelah anak-anak mandi sore dan berpakaian rapi, mereka dikumpulkan di ruang keluarga. untuk anak-anak bayi dan di bawah umur 2 tahun tetap dibiarkan di kamar mereka di dampingi beberapa pengasuh.

"selamat sore,,, dengan ibu pemilik panti asuhan ini?"

"benar dengan saya sendiri, nama saya Hasanah, anak-anak disini sering memanggil dengan Ummi Hasanah"

"perkenalkan saya Gilang Pradana, ini istri saya Laura. kedatangan kami kesini bermaksud untuk mengadopsi seorang anak dari sini akan kami rawat dengan penuh kasih sayang dan akan kami beri pendidikan yang layak agar kelak dapat menjadi anak yang sukses dan menjadi kebanggaan orang tua dan bangsa.

"bisakah saya melihat dokumen-dokumen yang diperlukan juga identitas bapak dan ibu. mohon maaf saya hanya mengikuti peraturan yang ada sebelum mengadopsi seorang anak, agar nantinya anak-anak yang telah di adopsi tidak ditelantarkan oleh orang tua asuh.

"ini dokumen yang diperlukan Bu. silahkan di cek terlebih dahulu."

tak lama kemudian Ummi Hasanah mengecek kelengkapan dokumen dan hal-hal yang diperlukan untuk mengadopsi seorang anak asuh.

"Alhamdulillah dokumen yang diperlukan sudah lengkap, lalu berapa kisaran umur anak-anak yang akan bapak dan ibu adopsi?"

" kami memilih anak-anak yang memiliki rentan usia 4-8 tahun ibu baik itu cewek atau cowok ajaklah mereka keluar agar kami dapat memilih mereka.

"baiklah jika demikian."

"Parto,," panggil Ummi

"iya Ummi " jawab Parto setelah sampai ke ruangan tempat pertemuan itu berlangsung

"ada tamu yang ingin mengadopsi anak asuh kita, bawa kemari anak-anak dengan rentan usia 4-8 tahun baik laki-laki maupun perempuan."

"baik Ummi".

setelah menunggu selama 15 menit semua anak kisaran umur 4-8 tahun telah berkumpul.

"anak-anak ku semua, hari ini pak Gilang dan Bu Laura datang kemari bermaksud untuk mengadopsi salah satu dari kalian. untuk yang tidak dipilih jangan berkecil hati"

"baik Ummi "

"silahkan Pak Gilang dan Bu Laura melihat dan memilih siapa diantara anak-anak ini yang mungkin menarik perhatian kalian"

"baik Bu"

setelah 20 menit memilih dan berkomunikasi dengan anak-anak tersebut, Pak Gilang dan Bu Laura memilih Farhan.

"Bu kami memilih anak laki-laki ini siapakah namamu anak manis"

"nama saya Farhan tuan,"

"berapa umurmu?"

"saya berusia 5 tahun."

"apakah engkau mau menjadi bagian dari keluarga kami dan menjadi anak kami berdua"

"tapi,,"

"kenapa nak? apakah kamu tidak suka jika kami adopsi? tenanglah nak kami akan menyayangi mu seperti anak kami sendiri karena hingga pernikahan kami yang ke 27 tahun belum mempunyai keturunan. istri saya sering sakit-sakitan karena ingin mempunyai anak. dan ketika melihatmu ia menyukai mu.

"Ummi" seru Farhan dengan menangis menghampiri Ummi Hasanah.

"mengapa nak?"

"apakah Mai juga akan di adopsi? saya tidak mau berpisah dengannya. sejak kecil kami bersama, kami kembar pasti saling melengkapi. aku tak dapat membayangkan hidup jauh dari Mai."

sedangkan Humaira yang berada di samping Farhan ikut menangis sambil memeluknya.

"Abang jangan seperti ini, ada keluarga baik yang akan mengurus Abang. Abang ingat pernah berkata jika ingin menjadi orang sukses agar kelak dapat menemukan orang tua kandung kita. walau kita tak bisa bersama mereka paling tidak kita mengetahui jika mereka masih hidup dan bahagia pasti kita akan bahagia."

semua orang di ruangan itu ikut terharu atas ucapan Humaira yang baru berusia 5 tahun.

"maafkan kami nak Farhan jika engkau meminta kami untuk mengadopsi adikmu, kami takut tak mampu memberikan yang terbaik untuk kalian berdua. tapi kami berjanji jika engkau bisa berkunjung kembali kemari."

"pak,, Bu,, bolehkah saya meminta waktu 3 hari untuk menentukan keputusan dan meyakinkan Abang saya tentang rencana adopsi ini." ucap Humaira

"baiklah Humaira kami akan datang 3 hari lagi, semoga keputusan yang kalian buat adalah yang terbaik"

"baik pak terimakasih telah memberikan waktu kami untuk berpikir menentukan hal yang terbaik" balas Ummi Hasanah

"jika demikian kami pamit pulang Bu, insyaallah 3 hari lagi kami akan kembali dan menunggu keputusan dari Humaira dan Farhan"

"baik pak, Bu,"

Terpopuler

Comments

Happyy

Happyy

😥😥😥

2023-04-06

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!