Seharian Eleena hanya bergerak di atas ranjangnya, Rodrigo masuk ke kamar. Anak itu terus berceloteh betapa sangat menyenangkan berada di Paviliun Istana bersamanya. Setidaknya ia bisa membuat anak kecil itu senang, sambil merencanakan pelariannya dari Pangeran dia bisa membahagiakan Rodrigo.
"Ka- kak, a... ku dibawa berkeliling oleh Pa.. Pa-man Tua. Dia adalah pengurus Paviliun ini," ujar Rodrigo berkata terbata - bata tapi sudah terdengar lancar.
Eleena tersenyum, tangannya terangkat mengusap lembut kepala anak itu. "Ohya, lalu?"
"Di belakang Paviliun ini a.. a-da tempat benda yang pernah kakak inginkan," timpal Rodrigo.
"Benarkah?" seketika mata Eleena berbinar.
Rodrigo mengangguk, " Tapi Pa.. Pa-man tua mengatakan, tempat itu sangat penting dan hanya beberapa orang yang bisa masuk kesana."
Aku harus bisa masuk kesana! Eleena bersemangat.
"Rodrigo, biarkan Nyonya istirahat lagi. Ayo pergi bersamaku," ajak Neri.
"Dah, kakak. Cepat sembuh dan bermain denganku lagi," anak lelaki itu turun dari ranjang Eleena berlari keluar dengan wajah ceria juga tubuh sehatnya.
Malam itu Pangeran tidak datang, Bibi Weni mengatakan pesan dari Pangeran jika Tuan-nya itu sedang rapat bersama para petinggi di Istana Raja.
Eleena bersyukur dirinya malam itu terlepas dari jeratan Pangeran gila, ia tidur sangat nyenyak malam itu.
Siang hari Eleena menemui Paman tua yang dibicarakan Rodrigo kemarin dan mengatakan keinginannya untuk masuk ke tempat penting itu.
"Maaf, Nyonya. Di dalam sana hanya ada para pekerja lelaki, bahkan pelayan wanita tidak diperkenankan masuk apalagi Anda." Paman tua yang bernama Peter itu menolak.
"Paman Peter, nanti aku akan meminta ijin pada Pangeran. Bisakah sekali saja aku masuk, aku mohon," pinta Eleena.
"Tapi, Nyonya--"
"Kita rahasiakan ini atau begini saja, apa aku harus menyamar jadi laki - laki?"
"Nyonya, Anda akan membuat saya kesulitan," Paman Peter tetap dengan penolakannya.
"Paman, aku hanya ingin melihat dengan mata kepalaku sendiri. Apa benar disana ada baja dan alumunium?"
Paman Peter terkejut, kenapa Nyonya-nya yang seorang wanita mengetahui tentang bahan - bahan seperti itu.
"Kenapa Anda bisa tau?"
Wajah Eleena berubah cerah, "Jadi benar ada."
Paman Peter menggeleng, "Bahan alumunium tidak ada, yang ada hanya baja tapi itu pun terbatas. Pangeran masih mencari peta tempat keberadaan alumunium ini disembunyikan oleh orang - orang terdahulu."
"Peta? Disembunyikan?"
"Ya, itu--"
"Paman Peter! Jaga mulutmu!" Santos tiba - tiba datang, lelaki itu berteriak dengan wajah garangnya.
Paman Peter gemetar ketakutan, sepertinya ia sudah terlalu banyak bicara. Tubuh pria tua itu gemetar ketakutan, keringat membanjiri punggung si pria tua.
"Pergi!" bentak Santos.
Paman Peter dengan cepat pergi menjauh, sekali dia menoleh ke belakang tapi segera memalingkan kepalanya kembali karena melihat pengawal pribadi Pangeran itu masih menatapnya garang.
"Santos, Paman Peter tidak salah. Jangan marahi atau hukum dia, ya. Aku yang menanyainya tadi, aku ingin..." Eleena menghentikan ucapannya.
"Ingin? Anda ingin apa, Nyonya?"
Sepertinya Eleena tidak mempunyai pilihan lain selain bertemu dengan Pangeran dan meminta ijin secara langsung untuk melihat tempat dimana baja - baja itu berada.
"Apa malam ini Pangeran ada waktu? Bisakah aku bertemu dengannya?"
"Sebenarnya malam ini keluarga dari Duke akan datang, keluarga dari Lady Dayana akan makan malam bersama Pangeran. Jadi, sepertinya Pangeran tidak akan mempunyai waktu untuk Anda, Nyonya."
Harapan Eleena sirna, padahal dia ingin secepatnya melihat ke dalam sana. "Baiklah."
Dengan tidak bersemangat Eleena pergi menuju dapur, tadi dia melewati tempat memasak itu dan melihat Rodrigo sedang makan dengan tertawa disana bersama para pelayan.
"Lebih baik aku menggemukkan tubuh gadis ini dulu, tubuh ini terlalu kecil dan tidak berisi. *********** saja sangat kecil, sungguh tidak memuaskanku yang berdada besar," gumamnya sembari berjalan terus ke arah dapur.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Yaser Levi
si elena di dunia aslinya juga pecinta sexs liar..cocok lah tu sm pangeran maniak sexs
2024-07-17
0
🌸 Airyein 🌸
Yaudah gedein di bantu kan itu
2024-03-01
0
Sandisalbiah
ayolah Eleena be a strong woman... taklukkan si Jager setelah itu hempaskan...
2024-01-25
0