Eleena membalikkan tubuhnya kembali, tangannya masih memeluk Rodrigo dalam pelukannya.
"Bagaimana saya harus membayar Anda, Pangeran?"
"Kenapa bersikap asing? Kita sudah pernah..."
Tangan Eleena segera menutup telinga Rodrigo, takut anak kecil itu mendengar sesuatu yang seharusnya tidak boleh di dengar.
"Santos! Bawa anak ini denganmu, bawa makan dan obati lukanya. Aku ada urusan dengan Nona ini. Ucapanku benar bukan, Nona?"
Eleena tau dirinya terjebak, tapi dia bukan seorang pencuri yang akan mengambil sesuatu tanpa membayar. "Ya, Anda benar."
Eleena menarik dagu kecil Rodrigo, kepala anak itu terangkat, "Kakak akan kembali, kamu ikut dengan pria tampan itu. Mengerti?"
Kepala anak kecil itu mengangguk, tubuhnya sangat kurus terlihat sangat menyedihkan.
"Tuan tampan, kalau begitu aku menitipkannya. Tolong jaga dan obati dia saat aku harus memanaskan sesuatu. Betul bukan, Pangeran?"
Ada rasa terkejut dari mata Pangeran saat mendengar keberanian mamutar balikkan perkataan dari wanita di depannya, tapi wajahnya berubah kesal mengingat wanita di depannya itu memanggil pria lain tampan.
Aku lebih tampan! Dan aku seorang Pangeran! Lancang sekali wanita ini memanggil pria lain tampan tepat di wajahku!
"Benar, Nona," ucapnya dingin, ia tidak suka wanita yang pintar bersilat lidah tapi sayangnya ia membutuhkan wanita itu untuk membuktikan firasatnya.
"Santos, perlakukan anak itu dengan baik." Lalu Pangeran menoleh ke pemilik penginapan, "Bawa aku ke kamarku," Pangeran membalikkan tubuhnya dengan angkuh, wajahnya kembali mengeras tidak ada senyuman lagi di bibirnya.
Eleena mengikuti langkah Pangeran, ia merasakan hawa dingin di seluruh tubuh lelaki yang berjalan di depannya. Ia mempunyai firasat jika Pangeran tidak terlihat baik seperti diluar, ada suatu aura kejam dari dalam dirinya.
"Ini, Pangeran. Silahkan..." Nyonya pemilik penginapan membuka pintu kamar.
Pangeran masuk tanpa menoleh ke arah belakangnya, ia sudah yakin wanita itu akan mengikutinya masuk.
"Tutup pintunya!"
Eleena menutup pintu, ia adalah wanita yang berpikiran dewasa dan sudah menduga apa yang di inginkan sang Pangeran. Tanpa diminta dia mulai membuka gaun lusuhnya dengan cekatan, kini ia berdiri tanpa secuil pun pakaian menempel di tubuhnya.
"Aku hanya ingin memastikan--" Pangeran berbalik tapi ucapannya terhenti saat melihat tubuh telanjang yang disuguhkan di depan wajahnya. "Apa yang kau lakukan?"
Eleena menaikkan sebelah alisnya berani, "Bukankah Anda menginginkan tubuh saya?"
"Aku belum memerintahmu apapun! Beraninya!" Pangeran maju mendekat mencekal kasar dagu wanita di depannya.
Eleena kesakitan tapi dia tidak meringis sedikit pun, matanya menatap tajam dengan berani. "Jadi benar dugaanku, kau tidak seperti yang terlihat. Aku bisa merasakan dan melihatnya! Jiwa kejammu itu, Pangeran." Eleena tersenyum tipis mengejek.
Pangeran menatap tajam, dia melepaskan cekalannya lalu menarik kasar lengan wanita itu dan melemparkan tubuh wanita itu ke ranjang.
"Kau hanya seorang pelacur! Beraninya menilaiku dengan bibir kotormu itu!"
Pangeran mulai melucuti pakaiannya, dia ingin mencoba firasatnya jika saat tubuh panasnya bersentuhan dengan tubuh wanita sama yang pernah ditidurinya dia akan mengalami kelumpuhan di beberapa bagian tubuhnya. Dia hanya ingin mengetes wanita yang terbaring di atas ranjang, apakah firasatnya benar?!
Pangeran naik ke atas ranjang, mengukung tubuh kecil telanjang perempuan itu. Dua kulit saling menempel, saling menyalurkan kehangatan dari tubuh yang berbeda.
Pangeran Jagger menunggu bagian tubuhnya yang mana akan lumpuh tapi beberapa waktu menunggu itu tidak terjadi. Ada kegembiraan menyeruak dalam hatinya, tapi ia tidak ingin terlalu gembira. Ia mendekatkan bibirnya mendekati bibir si wanita menempelkan dengan hati-hati dan pelan membuka bibir si wanita menerobos dengan lidah menautkan lidahnya air liur hangat si wanita terasa di lidahnya. Ia menunggu reaksi tubuhnya, tapi sekali lagi tidak ada yang terjadi.
Ternyata aku benar! Wanita ini adalah penawar racunku!
Seketika matanya berbinar senang, jantungnya berpacu hebat bukan karena ia menyukai wanita yang berada dalam kungkungannya tapi akhirnya ia menemukan obat untuk tubuhnya.
Aku takkan melepasmu... Wanita penawar racunku!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
lily
haduh sulit kbur klo udh diklaim gni
2025-01-18
0
Hilmiya Kasinji
penawar racun ya
2024-07-12
0
Kartika Lina
lama lama juga kamu akan menyukainya jegger 😏
2024-05-16
0