Di sore hari Pangeran Jagger memerintahkan perjalanan dihentikan, menyuruh bawahannya mencari penginapan. Bagaimanapun ia dan kedua wanita yang ikut dengannya harus istirahat dan bermalam.
Setelah menemukan penginapan, Pangeran tak menunggu para Lady turun dari kereta kuda. Dia langsung berjalan masuk ke dalam, dikawal oleh pengawal pribadinya.
"Pangeran, kamar Anda di atas sesuai keinginan Anda. Lalu, wanita mana yang ingin Anda tiduri malam ini? Apa saya harus mencari ke rumah bordir?"
"Hm, atur saja. Bagiku wanita manapun sama saja, asalkan jangan lupa beri mereka pil penghalang kandungan. Jangan sampai wanita itu hamil anakku, kau sudah paham betul."
"Baik, Pangeran."
"Wanita terakhir kali yang aku tiduri aman, bukan?"
"Aman, Pangeran."
Pangeran lalu berjalan ke arah tangga, saat menaiki dua anak tangga sudut matanya tak sengaja melihat wanita tempo hari yang ia cari, wanita si penawar racunnya.
"Itu dia, bukan?" tanyanya pada si pengawal pribadi.
"Siapa, Pangeran?"
"Si penawar racun."
Si pengawal pribadi menoleh ke arah tatapan sang Pangeran, benar saja itu adalah wanita tempo hari.
"Anda benar, itu dia," pengawal mengiyakan.
Si wanita yang sedang dibicarakan sedang beradu argumen dengan pemilik penginapan, seorang wanita paruh baya yang berpenampilan sangat menor dan menyebalkan.
"Aku bilang akan membeli budak ini! Aku akan membayarmu! Katakan saja harganya!"
Eleena berteriak kesal pada si pemilik penginapan. Beberapa hari lalu ia pergi dari penginapan sebelumnya karena tidak ingin berhubungan lebih lama dengan Guapo, kini ia sudah menginap di penginapan barunya selama dua hari. Ia menyaksikan seorang anak lelaki kecil berkulit hitam yang adalah seorang budak melayani di penginapan, tapi anak lelaki itu selalu disiksa oleh si pemilik. Akhirnya Ia berinisiatif untuk membeli anak lelaki itu agar bisa membebaskannya.
"Nona! Melihat penampilanmu saja aku yakin kau tidak mempunyai uang! Lihatlah gaun lusuhmu!"
Perkataan si pemilik penginapan memang benar, gaunnya lusuh. Lebih tepatnya ia harus menghemat uang pemberian dari Pangeran dengan membeli gaun lusuh untuk ganti, dirinya bisa saja bekerja tapi di zaman ini seorang wanita sangat susah mencari pekerjaan. Bahkan kebanyakan para wanita hanya dijadikan para budak.
"Memang nya berapa harga budak itu?"
Eleena membuka mulutnya ingin menawar harga, tapi sebuah suara yang terdengar dingin bicara dari arah belakangnya. Dia menengok ke arah belakang, mulutnya malah menganga tak percaya.
Pangeran! Apa dia mengenaliku? Tidak mungkin, bukan? Penampilanku sangat berbeda dengan gaun lusuh ini!
"Anda siapa, Sir?" tanya si wanita pemilik penginapan, matanya memeriksa pakaian yang melekat pada tubuh pria tampan di depannya. Itu adalah pakaian mewah dari kalangan atas.
"Beri hormatmu! Dia adalah Pangeran Jagger!" ujar si pengawal.
Si wanita pemilik penginapan buru-buru memberi hormat membungkukkan setengah badannya, " Maaf, Pangeran. Saya tidak mengenali Anda."
"Cukup! Aku bertanya, memangnya berapa harga budak itu?!" masih dengan suara dinginnya.
"Saya membelinya seharga 120 pound, Pangeran."
"Aku bayar 500 pound! Berikan budak itu pada wanita ini."
"B-baik, Pangeran."
Pangeran menoleh pada wanita yang akhirnya ditemukannya, "Nona, bawa anak ini. Aku memberikannya padamu."
Eleena tak menjawab, ia berjongkok menarik anak lelaki yang berusia 9 tahun itu ke dalam pelukannya. Mengusap darah di dahi si anak kecil yang terbentur meja saat tadi didorong oleh si pemilik penginapan.
"Terima kasih, Pangeran," Eleena menarik berdiri tubuh anak kecil yang bernama Rodrigo agar bangun dari tanah.
"Kalau begitu saya pergi," Eleena berbalik ingin secepatnya kabur dari penginapan.
"Nona, itu tidak gratis," bibir Pangeran melengkung ke atas.
Sial! Memang benar dimanapun hidup semuanya tidak ada yang gratis!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
lily
emang yah dri dlu smpe skrng gak gratis
2025-01-18
0
Kartika Lina
terciduk deh 😂
2024-05-16
0
🌸 Airyein 🌸
Nah loh kena kan
2024-03-01
2