BAB 14 : Kecurigaan Danar

Hari ini Alexander harus kembali ke kota karena ada pekerjaan yang harus diselesaikannya. Sebelum pergi dia sudah berpesan kepada Bi Suri dan beberapa orang pelayan untuk menjaga Nisha dengan baik. Dan harus memastikan jika Nisha tidak boleh kabur dari villa itu. Sebelum pergi Alexander juga telah menyiapkan keperluan yang diperlukan oleh Nisha tanpa terkecuali.

"Madam Suri, aku pergi dulu. Tolong pastikan jika Nisha apa yang diinginkan Nisha terpenuhi. Aku sudah membelanjakan semua yang dia perlukan. Saat ini mobilnya sedang dalam perjalanan," ujar Alexander sebelum meninggalkan villanya.

"Anda tenang saja, Tuan. Saya akan menjaga Nona Nisha dengan baik," ujar Madam Suri.

*

*

Hilangnya Nisha dari rumah Danar membuat pria itu sangat marah besar kepada semua pelayan yang ada di rumahnya. Bahkan tak ada CCTV yang merekam detik-detik Nisha meninggalkan rumahnya. Menurut pengakuan beberapa pelayan mereka mengatakan jika Alexander adalah orang yang terakhir berbicara dengan Nisha, sebelum wanita itu menghilang. Namun, Danar tidak percaya begitu saja kepada kakaknya. Tidak mungkin sang kakak akan mengambil apa yang telah menjadi miliknya, sementara dia sendiri sudah mempunyai wanita yang bisa menghangatkannya.

Hampir satu hari Danar menunggu kakak tertuanya sampai di rumahnya, sebelumnya Alexander mengatakan jika saat ini dia sedang memiliki pekerjaan di luar kota.

"Apakah kalian yakin jika Alexander adalah orang yang telah membawa Nisha?" tanya Danar pada salah seorang pelayan rumah yang sempat melihat Alexander menyeret Niha keluar dari rumah.

"Saya tidak bisa memastikan dengan jelas, tetapi saya melihat Tuan Alexander menyeret nona Nisha keluar."

Sejenak Danar terdiam dan berpikir Apakah kakak tertuanya itu benar-benar menikung dirinya dari belakang. Padahal Danar sangat menghargai dan menghormati Kakak tertuanya itu.

"Aku tidak yakin jika Alexander membawa Nisha pergi. Bukannya dia baru saja bercerita jika ada seorang wanita yang selalu saja menghantui pikirannya. Tidak mungkin Alexander menikah dari belakang." Sebisa mungkin Danar berusaha untuk menepis prasangkanya pada Alexander.

Di sisi lain Nisha yang baru saja bangun harus segera berlari ke kamar mandi karena rasa mual yang terus bergejolak di dalam perutnya.

Di dalam kamar mandi, Nisha mengeluarkan semua cairan dari perutnya. Rasanya Nisha ingin menyerah saat dia harus merasakan rasa mual yang sangat menyiksa setiap paginya.

Beberapa pelayan yang mendengar Nisha muntah di kamar mandi, langsung menghampiri Nisha.

"Nona, Anda kenapa?" tanya seorang pelayan yang telah melihat tubuh Nisha ambruk di lantai.

"Aku tidak tahu." Lagi-lagi perut Nisha seperti sedang diaduk-aduk dan akhirnya ...

Hueek ...

Nisha pun mengeluarkan cairan bening dari dalam perutnya.

Karena sang pelayan merasa takut, dia langsung mencari keberadaan Bi Suri untuk memberitahu keadaan Nisha saat ini.

"Madam Suri! Nona Nisha, Madam," teriak pelayan itu sambil menuruni anak tangga.

Wanita yang dipanggil madam Suri itu langsung menatap seorang pelayan yang berjalan mendekat ke arahnya.

"Ada apa dengan Nona Nisha?" tanya madam Suri.

"Nona Nisha muntah-muntah di kamar mandi. Sepertinya dia sakit."

Madam sore yang mendengarkan aduan dari pelayanan langsung bergegas menuju ke kamar Nisha. Dia sangat takut jika terjadi sesuatu kepada wanita itu, karena Wanita itu adalah wanita milik Tuanya, dan dia sudah diamanatkan untuk menjaga Nisha dengan baik.

"Nona, Anda kenapa?" tanya madam Suri panik.

Rasanya Nisha tak sanggup untuk menjawab pertanyaan dari Medan Suri, karena saat ini itu punya benar-benar lemas.

"Ya sudah, mari saya bantu untuk keluar." Madam Suri langsung memapah Nisha untuk keluar dari kamar mandi.

"Apakah Anda sedang sakit, Nona. Jika Iya, katakan saja, agar Tuan Alex mengirimkan seorang dokter."

"Tidak. Aku tidak apa-apa. Aku sudah biasa seperti ini. Mungkin asam lambungku yang naik. Tolong jangan beritahu pria itu!"

"Baik, saya tidak akan mengadu pada Tuan Alexander, tetapi Anda harus makan dengan baik agar asam lambung anda tidak naik. Kami tidak akan bisa tidur dengan nyenyak jika Nona Nisha sakit, karena Tuan Alexander sudah menitipkan sepenuhnya atas Anda kepada kami. Jika sesuatu terjadi kepada anda, maka yang akan disalahkan oleh Alexander," jelas madam Suri.

Nisha yang tidak mengetahui saat ini Alexander kemana langsung bertanya kepada Madam Suri. "Memangnya pria itu kemana?"

"Taun Alexander sedang kota untuk menyelesaikan urusannya."

Sejenak, Nisha terdiam. Sebenarnya ini adalah sebuah kesempatan yang paling bagus untuk dirinya kabur dari villa. Namun rasanya sangat sulit karena Nisha tidak akan menemukan jalan keluar dari villa yang berada di tengah-tengah kebun seperti ini.

"Madam, bisakah kamu membantuku?" tanya Nisha ragu-ragu.

"Apa itu, Nona?"

Nisha pun langsung membersihkan sesuatu kepada Madam Suri. Namun, dengan cepat Madam Suri langsung menolaknya.

"Maaf, Nona. Saya tidak bisa."

Terpopuler

Comments

💘💞Ratunya Bo Qingang💕💘.

💘💞Ratunya Bo Qingang💕💘.

Kan nisha sbnerny emng udh mlik alex danar....

2023-04-22

0

Pujiastuti

Pujiastuti

udah Nisha diam aja divilla nya Alex jangan kemana² karena sebenarnya kamu tu dalam bahaya lepas dari Alex masih ada Danar yang mencari mu dan lebih bahaya lagi dari Alex tu orang

2023-04-12

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!