BAB 12 : Pingsan

Air mata yang sudah mengering kini mulai membasahi perginya lagi. Entah apa yang akan dilakukan Alexander kepada Nisha, tetapi kali ini Alexander membawa Nisha jauh dari kota agar Nisha tidak bisa kabur lagi.

Kini Alexander telah membawa Nisha ke sebuah villa pribadi miliknya yang berada di puncak. Dia tidak ingin keberadaan Nisha ditemukan oleh seseorang, termasuk Danar.

"Selamat datang Nisha ... ditempat inilah kamu akan menghabiskan sisa hidupmu. Kamu sudah tidak bisa lari lagi," ucap Alexander ketika telah sampai di villa miliknya.

Tak ada kata yang keluar dari mulut Nisha karena setiap tadi wanita itu sudah menahan rasa aman di dalam perutnya, terlebih saat masuk ke dalam villa, aroma pengharum ruangan terasa begitu menyengat.

"Tuan ... dimana kamar mandi?" Nisha bertanya sambil menutup mulutnya.

"Baru juga sampai sudah bertanya kamar mandi. Dasar wanita!" gerutu Alexander. "Lurus saja. Kamar mandi ada di dekat dapur."

Nisha pun langsung bergegas menuju tempat yang telah ditunjukkan oleh Alexander. Sesampainya di kamar mandi bisa langsung mengeluarkan segala rasa yang telah bergejolak di dalam perutnya. Hampir semua cairan yang tersimpan di dalam perut keluar begitu saja.

Huekk Huekk

Tubuh Nisha rasanya sangat lemas ketika semua cairan itu telah keluar. Seketika tubuh Nisha luruh ke lantai karena tak sanggup untuk berdiri lagi.

Awalnya Alexander tak ingin peduli dengan apa yang sedang terjadi kepada Nisha. Namun, saat Nisha tak kunjung keluar dari kamar mandi, Alexander pun memutuskan untuk mengecek Nisha.

Tanpa mengetuk pintu, Alexander langsung masuk ke kamar mandi. Dilihatnya saat ini tugu Nisha telah ambruk di lantai.

"Hai ... bangun! Gak lucu tidur disini!" kata Alexander dengan datar. Namun, tak ada respon dari Nisha sehingga Alexander memutuskan untuk menggoyangkan tubuhnya. "Nisha, kamu jangan bercanda! Aku bisa menyakitimu detik ini juga jika kamu ingin mempermainkanku!"

Namun, nyatanya tak ada pergerakan dari Nisha dan Alexander pun yakin jika saat ini Nisha sedang pingsan.

"Astaga .... menyebalkan sekali!" gerutu Alexander yang pada akhirnya mengangkat tubuh Nisha untuk di bawah ke sebuah kamar.

Para pelayan yang sudah bekerja di Villa merasa sangat terkejut dengan kedatangan Tuan mereka yang secara tiba-tiba. Lebih mengejutkan lagi jika kedatangan tuannya itu membawa seorang wanita dan saat ini sedang pingsan.

"Tuan, kapan Anda sampai? Dan ada apa dengan wanita ini?" tanya Bibi Suri orang kepercayaan Alexander yang ditugaskan untuk menjaga Villanya.

"Aku baru saja datang, Bi. Aku juga tidak tahu mengapa wanita ini tiba-tiba pingsan di kamar mandi," jelas Alexander.

"Anda pasti lelah. Beristirahatlah, saya yang akan menangani wanita ini," ujar Bibi Suri.

"Tidak, Bi. Aku harus memastikan jika wanita ini baik-baik saja."

Bibi Suri pun langsung mengambil minyak kayu putih untuk dioleskan ke hidung dan pelipis. "Dia tidak apa-apa, Tuan. Mungkin karena kelelahan karena perjalanan jauh," terang Bibi Suri.

"Mungkin saja, Bi!"

Untuk kali pertama Alexander memiliki rasa cemas dan khawatir akan keadaan seseorang. Terlebih saat melihat wajah Nisha yang terpejam dengan damai. Rasanya terlalu kejam jika dirinya terus menyiksa gadis polos yang tidak tahu apa-apa. Yang bermasalah dengannya adalah bapaknya, lalu mengapa Alexander harus melampiaskan kesalahannya itu kepada wanita yang tak tahu apa-apa. Bibir Alexander ditarik dengan paksa.

"Apakah aku sudah gila karena telah mengkhawatirkan wanita ini! Ingat Alex, wanita ini sudah menghancurkan bisnismu! Jadi untuk apa kamu merasa iba dengan nasib wanita ini." Hati Alexander sedang berperang antara rasa peduli dan rasa benci.

"Sial!" umpat Alexander yang malah merasa pusing karena memikirkan Nisha.

Hampir lima belas menit Nisha pun akhirnya membuka matanya. Saat pertama kali dilihat adalah wajah Alexander yang sudah tepat berada di depan wajahnya.

"Mau apa kamu!" sentak Nisha dengan mendorong tubuh Alexander agar menjauh.

Alexander tersenyum tipis saat melihat wajah panik dari Nisha. "Memangnya kamu pikir mau apa? Aku ingin bersenang-senang denganmu lagi, Honey!"

Terpopuler

Comments

💘💞Ratunya Bo Qingang💕💘.

💘💞Ratunya Bo Qingang💕💘.

Jgn" mngandung anaknu alex...

2023-04-22

0

Pujiastuti

Pujiastuti

ya Allah kasihan Nisha malah lebih jauh lagi Alex menyembunyikannya, semoga Alex ngak maksa Nisha lagi melakukan perbuatan dosa,,,,,
kasihan benar nasibmu Nisha,,,,,,,,,
kapan nih kak author Nisha nya bgak tersiksa lagi

2023-04-10

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!