Bab 20 - Mendapatkan Apapun Yang Dia Mau

Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba.

Malam ini adalah malam Minggu, tim 1, Ariana dan Sean siap mendatangi tempat hiburan Mario untuk memulai penyelidikan mereka.

Club malam itu tidak nampak mewah, hanya terdiri dari 3 lantai dan sudah nampak cukup lusuh, sudah lama tidak direnovasi. Tapi entah apa yang menjadikan magnet bagi orang-orang. Tempat hiburan itu tak pernah sepi dari pengunjung.

Lantai 1 digunakan untuk Bar, lantai 2 untuk karaoke dan lantai 3 untuk diskotek.

Biasanya sore hingga malam hari tamu akan mengunjungi Bar di club tersebut untuk minum, kemudian lebih malam lagi mereka akan berkunjung ke karaoke. Setelah lewat tengah malam, mereka akan menyambangi diskotek.

Mereka tidak mengenal siang, dunia seperti hanya berputar di malam hari.

Ariana lebih dulu berkumpul bersama tim 1 di sebuah cafe tak jauh dari tempat hiburan Mario, sementara Sean menunggu Sherina di dalam mobil. Tim 1 tida ada yang tau bahwa Sherina membawa Sean dalam misi mereka.

Ariana sebenarnya tidak berniat untuk bergabung dengan tim 1 dalam misi ini, dia datang sekarang hanya ingin melihat ide boddoh Brandon.

"Deasy lihat dari pintu depan, ambil gambar pengunjung yang mencurigakan. Sherina dan Lucas berkeliling tempat hiburan itu. Perhatikan apa ada pintu rahasia di belakang gedung ini, aku dan Jeremy akan masuk ke dalam," ucap Brandon.

Ariana malah menguap setelah Brandon selesai bicara memberi instruksi.

Sebuah sikap yang membuat Jeremy dan Lucas hanya mampu geleng-geleng kepala, Deasy menatap penuh benci dan Brandon menatap tajam.

"Kalau hanya instruksi seperti itu, sampaikan saja lewat telepon tidak perlu berkumpul," balas Ariana remeh. Dia bangkit dan langsung pergi dari sana.

"Sherina!" panggil Lucas, dia juga mengejar hingga bisa mengimbangi langkah gadis itu. Gadis lemah lembut yang kini berubah jadi begitu keras kepala dan semaunya.

"Sher, berhenti memprovokasi Brandon, dia hanya akan terus menindas kamu jika seperti ini," ucap Lucas diantara langkah mereka yang keluar dari cafe tersebut.

Ariana lantas menghentikan langkah saat mereka tiba di luar, dari tempat mereka berdiri sekarang Sean mampu melihatnya.

"Jangan mengaturku, lagipula aku tidak pernah takut pada kemarahan Brandon," balas Ariana, lengkap dengan kedua matanya yang menatap begitu dingin.

Sampai berhasil membuat Lucas terdiam seribu bahasa.

Ariana lantas melanjutkan langkah, dia akan mengambil jalan sendiri untuk misi ini, tidak butuh Lucas ataupun tim 1.

Ariana masuk ke dalam mobil dan pergi.

Sementara Lucas hanya mampu menatap dengan hati yang entah, dari sorot mata Sherina dia melihat banyak amarah. Entahlah, Lucas selalu merasa ada sebuah rahasia dalam gadis itu.

"Ayo," ajak Jeremy dan yang lainnya yang sudah menyusul.

Lucas mengangguk.

Tepat di jam 9 malam, misi itu di mulai.

Tim 1 bergerak sesuai rencana mereka, sementara Ariana membawa Sean untuk rencana mereka sendiri.

"Kenapa kita di sini?" tanya Sean bingung, bukannya mendatangi Club malam Mario, mereka malah datang ke hotel di samping Club malam itu, Hotel yang jaraknya begitu dekat, hanya 1 meter. Gedung-gedung memang berjejer seperti tak ada ruang lagi.

Ariana tersenyum sebelum menjawab pertanyaan itu.

"Kita panjat Hotel ini, dan melompat ke atap club malam itu," jelas Ariana, masih dengan senyum yang terukir di bibirnya, seperti sebuah senyum meledek di mata Sean.

"Baiklah," jawab pria itu tanpa keraguan. Dia tidak suka diremehkan oleh Sherina.

"Kita hanya punya waktu 1 menit untuk memanjat dan melompat, setelah 1 menit semua lampu akan menyala dan itu akan membahayakan untuk kita, paham?" tanya Ariana dan Sean mengangguk.

"Langsung bergerak, saat aku memasang pemutus aliran listrik ini," ucap Ariana lagi. Dia menggunakannya slime ajaib untuk memutus sambungan listrik sementara, hanya bertahan selama 1 menit sebelum slime itu hilang jadi air. Cara gunanya, hanya cukup menempelkan Slime itu pada salah satu kabel aliran listrik.

Jangan tanya Ariana dapat darimana alat canggih seperti itu, dengan uang milik Sean dia bisa mendapatkan apapun yang dia mau.

1

2

3

BLAM!! seketika lampu kota mendadak padam.

Ariana dan Sean pun mulai memanjat dengan kecepatan yang begitu tinggi.

Aku datang Pa. batin Ariana, dia tersenyum miring.

Terpopuler

Comments

Yatinah

Yatinah

kecerdasan ariana mampu membungkam timnya agar tak meremehkan sherina

2024-04-19

0

R yuyun Saribanon

R yuyun Saribanon

keren nih cerita... ga can omong doang mau balas dendam.... tp sering tetap kena bully

2024-03-15

0

Lita

Lita

kereeen woiiiii cerita nya

2024-02-19

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Kesempatan Hidup Sekali Lagi
2 Bab 2 - Sherina Foster
3 Bab 3 - Sean Aditama
4 Bab 4 - Kesal Dan Kesakitan
5 Bab 5 - Password Apartemen
6 Bab 6 - Akan Memanfaatkannya
7 Bab 7 - Karena Kita Teman
8 Bab 8 - Mulai Menunjukkan Diri
9 Bab 9 - Ini Masih Permulaan
10 Bab 10 - Dia Bukan Sherina
11 Bab 11 - Permintaan Pertama
12 Bab 12 - Sudah Mulai Butuh
13 Bab 13 - Siapa Kamu?
14 Bab 14 - Sumber Uang
15 Bab 15 - Jadi Partnerku
16 Bab 16 - Pura-pura Ciium Aku
17 Bab 17 - Ada Rasa Syukur
18 Bab 18 - Lucu Sekali
19 Bab 19 - Menular Kepada Sean
20 Bab 20 - Mendapatkan Apapun Yang Dia Mau
21 Bab 21 - Menghancurkan Secara Perlahan
22 Bab 22 - Begitu Frustasi
23 Bab 23 - Pintu Rahasia
24 Bab 24 - Dia Kembalikan
25 Bab 25 - Calon Istri
26 Bab 26 - Penyusup
27 Bab 27 - Mengingatkannya Pada Sang Anak
28 Bab 28 - Telah Mengetahui Semuanya
29 Bab 29 - Akal Sehat Ariana
30 Bab 30 - Debar Yang Tak Biasa
31 Bab 31 - Sampai Tak Terasa Lagi
32 Pawang Tuan Impoten by Dhevis Juwita
33 Bab 32 - Sambutan
34 Bab 33 - Mengambil Semua Keberuntunganmu
35 Bab 34 - Alasan Yang Begitu Apik
36 Bab 35 - Kurang Kecuppan
37 Bab 36 - Kebobrokan Tim 1
38 Bab 37 - Kak Sherina Dimana?
39 Bab 38 - Sup Iga
40 Bab 39 - Jangan Minta Lagi
41 Bab 40 - Kaluarga Foster
42 Bab 41 - Sudah Seperti Menyerahkan Diri
43 Bab 42 - Mengambil Aksi
44 Bab 43 - Menjadi Perisai
45 Bab 44 - Kamu Adalah Adikku
46 Bab 45 - Terasa Begitu Nyata
47 Bab 46 - Air Mata Dan Kata Maaf
48 Bab 47 - Jellek
49 Bab 48 - Mendapatkan Pendukung
50 Bab 49 - Layak Mendapatkannya
51 Bab 50 - Mulai Menyusun Puzzle
52 Bab 51 - Yang Sekarang Ingin Aku Dengar
53 Bab 52 - Selalu Berakhir Di Kamar Sean
54 Bab 53 - Memberanikan Diri
55 Bab 54 - Sangat Mendadak
56 Bab 55 - Kado Pernikahanmu
57 Bab 56 - Bukan Gadis Kecil
58 Bab 57 - Siang Menjelang Sore Perttama
59 Bab 58 - My Beautiful Police
60 Bab 59 - Ariana Aditama
61 Epilog
62 Tawanan Sang Mafia karya baru Lunoxs
63 Dream Wedding
64 The Magical My Wife
Episodes

Updated 64 Episodes

1
Bab 1 - Kesempatan Hidup Sekali Lagi
2
Bab 2 - Sherina Foster
3
Bab 3 - Sean Aditama
4
Bab 4 - Kesal Dan Kesakitan
5
Bab 5 - Password Apartemen
6
Bab 6 - Akan Memanfaatkannya
7
Bab 7 - Karena Kita Teman
8
Bab 8 - Mulai Menunjukkan Diri
9
Bab 9 - Ini Masih Permulaan
10
Bab 10 - Dia Bukan Sherina
11
Bab 11 - Permintaan Pertama
12
Bab 12 - Sudah Mulai Butuh
13
Bab 13 - Siapa Kamu?
14
Bab 14 - Sumber Uang
15
Bab 15 - Jadi Partnerku
16
Bab 16 - Pura-pura Ciium Aku
17
Bab 17 - Ada Rasa Syukur
18
Bab 18 - Lucu Sekali
19
Bab 19 - Menular Kepada Sean
20
Bab 20 - Mendapatkan Apapun Yang Dia Mau
21
Bab 21 - Menghancurkan Secara Perlahan
22
Bab 22 - Begitu Frustasi
23
Bab 23 - Pintu Rahasia
24
Bab 24 - Dia Kembalikan
25
Bab 25 - Calon Istri
26
Bab 26 - Penyusup
27
Bab 27 - Mengingatkannya Pada Sang Anak
28
Bab 28 - Telah Mengetahui Semuanya
29
Bab 29 - Akal Sehat Ariana
30
Bab 30 - Debar Yang Tak Biasa
31
Bab 31 - Sampai Tak Terasa Lagi
32
Pawang Tuan Impoten by Dhevis Juwita
33
Bab 32 - Sambutan
34
Bab 33 - Mengambil Semua Keberuntunganmu
35
Bab 34 - Alasan Yang Begitu Apik
36
Bab 35 - Kurang Kecuppan
37
Bab 36 - Kebobrokan Tim 1
38
Bab 37 - Kak Sherina Dimana?
39
Bab 38 - Sup Iga
40
Bab 39 - Jangan Minta Lagi
41
Bab 40 - Kaluarga Foster
42
Bab 41 - Sudah Seperti Menyerahkan Diri
43
Bab 42 - Mengambil Aksi
44
Bab 43 - Menjadi Perisai
45
Bab 44 - Kamu Adalah Adikku
46
Bab 45 - Terasa Begitu Nyata
47
Bab 46 - Air Mata Dan Kata Maaf
48
Bab 47 - Jellek
49
Bab 48 - Mendapatkan Pendukung
50
Bab 49 - Layak Mendapatkannya
51
Bab 50 - Mulai Menyusun Puzzle
52
Bab 51 - Yang Sekarang Ingin Aku Dengar
53
Bab 52 - Selalu Berakhir Di Kamar Sean
54
Bab 53 - Memberanikan Diri
55
Bab 54 - Sangat Mendadak
56
Bab 55 - Kado Pernikahanmu
57
Bab 56 - Bukan Gadis Kecil
58
Bab 57 - Siang Menjelang Sore Perttama
59
Bab 58 - My Beautiful Police
60
Bab 59 - Ariana Aditama
61
Epilog
62
Tawanan Sang Mafia karya baru Lunoxs
63
Dream Wedding
64
The Magical My Wife

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!