"Sherina!" panggil Jeremy dengan cukup kuat, langkah kakinya pun jadi lebih cepat ingin segera menyusul Sherina di depan sana. Lucas juga berada tepat di sampingnya, langkah mereka yang buru-buru beriringan.
Tapi gadis yang namanya disebut tidak peduli, tetap berjalan sesuai kemauannya sendiri.
Tujuannya adalah menemui kepala detektif di kantor pusat, kantor dimana ayah William juga bekerja. Dia berencana untuk mengajukan kasus baru tentang Mario. Selama ini belum ada satu pun yang berhasil menguak bisnis gelap pria tua itu, tapi Ariana jelas mengetahui semuanya dengan rinci.
"Sher!! berhenti dulu!" ucap Jeremy lagi, dia berhasil mencekal tangan Sherina.
Namun Ariana dengan mudah menepis tangan itu. Sherina memiliki semua ilmu bela diri yang belum dipahami oleh Ariana, sementara Ariana mempunya keberanian dan kekuatan kuat untuk mengaplikasikannya, hingga jadi lah perpaduan kedua wanita itu jadi sangat epic.
Jeremy bahkan langsung menelan ludah ketika merasakan tepisan tangan Sherina, terasa jauh lebih kuat daripada biasanya.
Entah darimana Sherina mendapatkan semua kekuatan dan keberanian itu. Sehabis tragedi jatuh ke dalam sungai, Sherina jadi berubah.
"Jangan menyentuh ku dengan tangan kotor mu itu," balas Sherina, tak ada ramah-ramahnya sedikit pun, bahkan menatap secara bergilir Jeremy dan Lucas dengan tatapan yang sangat tajam.
Tatapan yang jelas bukan milik Sherina beberapa waktu lalu.
"Dengarkan aku dulu," balas Jeremy.
"Apa yang bisa aku dengarkan dari mulut sampah milik kalian berdua? tidak ada!" balas Sherina pula, sungguh kalimat sekasar itu tidak akan mungkin keluar dari mulut Sherina.
Siapa wanita ini? itulah yang ada dipikiran Lucas dan Jeremy.
"Kasus Danuarta sudah selesai, pihak kepolisian umum sudah mengambil alih untuk dibawa ke pengadilan. Kita sedang membahas untuk kasus yang baru," jelas Jeremy pula, itulah yang ingin dia katakan. Dipikirnya dan Lucas kondisi Sherina masih belum memungkinkan untuk tugas selanjutnya, karena itulah mereka rapat tanpa menunggu Sherina lebih dulu.
Jeremy dan Lucas sebenarnya selama ini tidak tergabung dalam kebencian Brandon dan Deasy atas Sherina.
Tapi mereka juga tidak punya keberanian untuk melawan secara terang-terangan ketua tim.
Apalagi selama ini Sherina pun tidak pernah meminta bantuan secara langsung pada mereka berdua, selalu mengatakan bahwa dia baik-baik saja.
Peristiwa Sherina jatuh ke sungai juga tidak diketahui bagaimana pastinya oleh Jeremy dan Lucas. Malam itu mereka segera pulang setelah tugas selesai.
"Tidak perlu menjelaskan apapun padaku, aku akan mengajukan kasus baru pada pak Johan," balas Sherina, pak Johan adalah kepala deteksif di kota ini.
"Apa maksudmu?" tanya Lucas.
"Mario pemilik hiburan malam di pinggir kota, aku akan menangkap dia," balas Ariana dengan mantap.
Sebuah ucapan yang membuat Jeremy dan Lucas sama tercengangnya. Mario adalah orang lama dalam dunia hiburan malam, dan selama ini tak ada satu pun yang bisa menangkap pria tersebut.
Entah siapa yang berada di belakang pria itu, namun Mario selalu lepas dari jerat hukum. Semua bukti selalu tidak kuat untuk mejeratnya.
"Jangan gila kamu Sher, Brandon tidak akan mau mengambil kasus itu. Dia hanya akan mengambil kasus yang bisa dia tangani, Brandon tidak ingin ada yang gagal ditiap tugas," balas Lucas dengan segera.
Namun mendengar itu Ariana malah tertawa.
"Tapi sayangnya aku tidak peduli lagi pada pendapat Brandon, sekarang dia yang harus mendengarkan aku," balas Ariana, tanpa keraguan sedikitpun pun.
Jeremy sudah tidak bisa berkata-kata, dia tetap diam sampai akhirnya Sherina meninggalkan mereka berdua.
"Dia bukan Sherina," ucap Lucas.
Sementara Jeremy masih betah dengan diam dan bingung yang dia rasakan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 64 Episodes
Comments
aas
mantaaaps 👍👍
2025-02-28
0
Bila D
kalo di kampungku orang ky Sherina sdh viral kerasukan arwah 😀
2024-05-15
1
Yatinah
saatnya kamu menjlankan misimu agar ora"yg menghinamu bisa menatapmu dg dua matanya ariana ataupun sherina ayo jlnkan misimu
2024-04-19
1