Ariana tersenyum begitu lebar, dengan begitu rinci dia menjelaskan misi yang ada di dalam kepalanya pada kak Sean.
Tim 1 bukanlah sebuah tim bagi Sherina, itu lebih seperti musuh dalam selimut. Ariana bahkan akan menghancurkannya juga.
Sean selama ini sudah menebak seperti itu, tapi baru sekarang Sherina menceritakan semuanya secara gamblang seperti ini.
Ariana akan mengajari beberapa teknik sederhana pada Sean dalam misi mereka nanti, Ariana juga akan membeli semua peralatan jadi double. Satu untuk dia dan satu untuk kak Sean.
Nanti malam Ariana juga mengatakan bahwa mereka akan berlatih menembak, menggunakan senjatta tajam dengan benar. Ariana benar-benar butuh kak Sean untuk mendampingi dia, setidaknya Sean bisa jadi umpan untuk mengalihkan semua target mereka nanti.
Mario dan semua anak buahnya itu.
Sepanjang mendengarkan penjelasan Sherina, Sean terus tercengang. Baru kali ini dia mendengar Sherina bicara panjang lebar seperti ini, semakin nampak bahwa Sherina adalah wanita yang cerdas
Seorang polisi rahasia yang begitu cantik dan hebat.
"Sekarang kak Sean telepon asisten Rion, katakan dalam 1 bulan ini kak Sean tidak akan datang ke kantor. Kak Sean punya misi bersama ku," ucap Ariana setelah dia menjelaskan panjang lebar. Dia tidak ingin Sean sibuk dengan pekerjaannya.
Kali ini saja, sampai semuanya selesai dia ingin kak Sean ada disampingnya.
"Baiklah," jawab Sean patuh, sudah sangat terbiasa menuruti semua keinginan Sherina.
Selama ini dia selalu mengatakan bahwa Sherina bisa meminta apapun padanya, tapi Sherina tidak pernah mengutarakan apa maunya.
Jadi sekarang saat Sherina akhirnya berani meminta, maka Sean tak akan menolaknya sekali pun.
Di hadapan Sean langsung, Ariana pun memesan semua peralatan yang dia mau. Softlens infrared 2, sepatu penambah kecepatan 2 pasang dengan ukuran mereka masing-masing, kancing untuk kamera 2, jam tangan untuk GPS dan penembak bius 2, sarung tangan cicak 2 hingga membuat mereka bisa menempel dengan kuat di dinding, serta 3 alat lainnya lagi.
Di hadapan Sean langsung, Ariana menguras uang milik pria itu.
Tapi Sean tida marah, hanya mengangguk-anggukan kepala tanda paham, karena disaat membeli Ariana juga menjelaskan apa fungsinya alat itu.
Huh! setelah rapat mereka berdua selesai, Sean pun membuang nafasnya dengan kasar. Jika bukan karena Sherina, dia tidak akan senam adrenalin seperti ini. Sang CEO yang mendadak jadi asisten polisi rahasia.
"Aku pamit dulu, jam 8 kita bertemu lagi," ucap Sean, sekarang waktu sudah menunjukkan jam 4 sore.
Sean juga mengelus puncak kepala Sherina sebelum dia benar-benar pergi.
Sentuhan yang sebenarnya ingin Ariana tepis, namun sekuat tenaga dia Manahan tangannya agar tidak melakukan itu.
Dulu, kak Sherina juga kepalanya sering di elus seperti ini, jadi sekarang Ariana harus pasrah daripada membuat pria itu kembali curiga.
Ariana juga mengantarkan kak Sean hingga di ambang pintu, namun saat itu langkah Sean terhenti ketika dia melihat seorang pria berjalan ke arah mereka, Brandon, Sean hanya tau saja jika dia adalah ketua tim 1, tapi tidak mengenalnya.
Melihat kak Sean yang jalannya berhenti, Ariana pun bingung, dia melongok dari balik tubuh kak Sean dan melihat Brandon datang.
Cih! akhirnya datang juga. batin Ariana.
Tanpa pikir panjang, dia langsung memeluk lengan kak Sean. Lalu maju dan ganti memeluk tubuh pria ini. Memeluk erat hingga membuat langkah Brandon di ujung sana terhenti.
"Kak pura-pura ciium aku," bisik Ariana.
Sean tidak menjawab itu, dia hanya menangkup wajah Sherina menggunakan kedua tangannya dan menempelkan hidung mereka.
Sherina sudah mengatakan padanya, bahwa Brandon adalah musuh utama. Pria itu pasti datang untuk meluapkan amarah tentang kasus Mario yang harus mereka tangani.
Di ujung sana, Brandon mengepalkan kedua tangannya kuat. Mana bisa dia maju disaat wanita itu malah bercumbbu.
Menjijjikan. Batin Brandon.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 64 Episodes
Comments
aas
laaah masa Sean jadi umpan siih 😅
2025-02-28
0
andi hastutty
Kenapa ngga maju?
2024-08-20
0
Yatinah
apa mingkin brandon mencintai sherina
2024-04-19
2