Bukan tanpa alasan kenapa Ariana berniat memanfaatkan pria baik ini. Sekarang Ariana hanya sendirian, dia membutuhkan seorang partner untuk membalaskan semua dendam yang ada di dalam hatinya, membalas Mario dan tim 1 sekaligus.
Ariana akan membuat semua kejahatan Mario sebagai batu loncatan untuk menunjukkan diri di kepolisian, untuk menepis semua pandangan atas dia yang dinilai sebagai polisi tidak berguna.
Untuk mengembalikan semua ucapan jahat Tim 1.
Dia akan jadikan kasus Mario ini untuk menunjukkan diri bahwa dia mampu.
Dengan begitu, Ariana akan mendapatkan dua lalat sekaligus dalam 1 kali pukulan.
Dan Kak Sean adalah pria yang sempurna untuk partnernya, terlebih tentang uangnya. Ariana bisa menggunakan semua uang itu untuk membeli peralatan yang bagus.
Ariana menatap kak Sean lekat, hingga membuat keduanya jadi saling tatap dengan intens.
Sean makin dibuat bingung, selama ini mana pernah Sherina membalas tatapannya selama ini. Wanita itu selalu memalingkan wajah, seperti takut Sean bisa membaca isi hatinya melalui tatapan seperti ini.
Sekarang pun sorot mata Sherina nampak lebih berani, tak ada lagi ketakutan yang menggebu.
"Kamu tidak takut gelap lagi?" tanya Sean, dia tau tentang trauma itu.
"Tidak," balas Ariana dengan santainya.
"Bagaimana bisa?" kedua mata Sean makin terbuka lebar. Trauma itu telah sangat menyiksa setengah hidup Sherina.
"Saat aku tenggelam di sungai, itu adalah kegelapan paling pekat, tapi ternyata aku masih selamat. Jadi untuk apa takut lagi?" balas Ariana pula.
Sean terdiam, semakin dia bicara dengan Sherina semakin banyak dia melihat perbedaan.
Ini bukan Sherina-nya yang dulu.
Huh! Sean membuang nafasnya perlahan, dia juga memutus tatapannya dengan Sherina, lalu mengusap wajahnya menggunakan satu tangan.
"Baiklah, aku akan membantu mu. Apapun yang kamu inginkan, aku akan menurutinya. Tapi setelah misi ini berhasil, aku ingin kamu berhenti jadi polisi," balas Sean pula.
Ariana terdiam, sedikit keberatan mendengar syarat itu. Pasalnya untuk jadi polisi adalah cita-cita Ariana sejak lama, dan sekarang dia bisa mendapatkannya melalui identitas kak Sherina.
Tapi memperdebatkan hal itu sekarang bukanlah keputusan yang tepat.
Yang terpenting sekarang adalah mendapatkan persetujuan dari pria ini lebih dulu, masalah nanti bisa dipikirkan belakangan.
Ariana terbiasa mempunyai pemikiran licik seperti itu, dia belajar dari ayahnya sendiri.
"Baiklah, aku akan menyetujui keinginan kak Sean itu," balas Ariana.
Tapi jawaban yang terdengar begitu mudah keluar dari mulut Sherina membuat Sean jadi tidak percaya.
Dia seperti harus membuat perjanjian yang lebih mengikat.
"Setelah kamu keluar dari kepolisian, ayo kita menikah," ucap Sean dengan suara yang terdengar lebih tegas.
Ucapan yang membuat Ariana seketika mendelik dengan jantung yang berdegup hebat.
Bagaimana bisa dia menyetujui keinginan itu, disaat hatinya sedikit pun tidak berpaut pada pria ini.
Yang dia punya hanya kenangan kak Sherina atas Sean, kenangan yang memang bagus semua.
Tapi itu tidak membuat hati Ariana berubah, baginya pria ini tetaplah pria asing.
"Kita kan teman, mana bisa menikah," balas Ariana, coba berkilah.
"Karena kita teman, aku jadi tidak perlu repot-repot mengenal mu lagi. Kita sudah saling tau sejak kecil, jadi dilanjut menikah tidak akan masalah bukan?"
Ariana makin tercengang ketika mendengar kalimat itu, dia merasa seperti diintimidasi.
"Jawab Iya atau aku tidak akan membantu mu sedikit pun," putus Sean.
Ariana ternganga, dia kira dia telah menemukan jalan keluar. Tapi ternyata dia malah masuk ke dalam jebakan baru.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 64 Episodes
Comments
andi hastutty
Menikah saja
2024-08-20
2
Yatinah
iya in aja ariana sean kan pria mapan mau bantu kamu jg jgn ber tele tele
2024-04-19
5
KMFDL
sat setttt
2024-02-26
1