Langit yang cerah dengan berhiaskan awan putih yang bergerumul. Segerombolan burung juga terlihat terbang seakan sedang menikmati keindahan pagi hari ini.
Terlihat Yuji yang baru saja melewati gerbang utama sekolahannya. Wajahnya terlihat begitu berseri dan lebih bersemangat dibandingkan dengan dirinya yang belum bertemu dengan Zero.
Tidak buruk, setidaknya aku memiliki tambahan uang untuk biaya oprasi Yor. Pokoknya dalam pekan ini semua harus sudah terkumpul sejumlah 1.400.000 yen! Yor tidak boleh pergi! Aku akan melakukan apapun untuk oprasi Yor! Dan aku akan merawatnya lebih baik lagi!! Dan aku juga akan mencari uang lebih banyak lagi! Setidaknya agar aku tidak diberhentikan dari sekolah! Tunggakan SPP ku sudah 2 tahun belum aku bayar. Huft ... Zero! Berikan misi lagi untukku! Aku harus mengumpulkan lebih banyak uang lagi! Misi saat berada di sekolahan juga diperbolehkan bukan?
Batin Yuji sangat bersemangat dan masih melenggang melewati halaman utama sekolahannya sambil menggendong ransel hitam lusuhnya hanya dengan satu pundak saja.
[ Baiklah, misi akan segera dimulai. Siapkan tuan menyiapkan mental tuan. ] sahut Zero menanggapi Yuji.
Menyiapkan mental? Memang misi apa kali ini? Asalkan dapat hadiah uang yang banyak, aku pasti akan melakukan misi itu dengan sepenuh hati, Zero! Ayo katakan padaku! Misi apa itu?
Batin Yuji semakin tidak sabaran.
[ Baiklah. Misi kali ini adalah memutuskan Ai, kekasih tuan Yuji saat ini. Selain itu, tuan Yuji harus membuat Ai merasa sangat kesal dengan tuan. Semakin dia kesal, maka hadiah yang akan tuan dapatkan akan semakin besar. Misi dimulai dari sekarang dan akan dianggap gagal jika tuan tidak bisa menyelesaikannya hingga jam sekolah berakhir. Selamat mencoba dan semoga beruntung. ]
Ucap Zoro sang pemandu sistem menjelaskan tentang misi kali ini.
Huft, benar juga ya. Saat ini aku masih berpacaran dengan Ai. Bahkan kami baru menjalin ikatan selama 3 hari. Itupun aku yang memohon-mohon saat itu karena aku sangat tergila-gila padanya. Namun setelah melihat dia di masa depan, aku merasa lebih yakin untuk mengakhiri hubungan itu dengannya! Dia bukan gadis yang baik dan hanya memandang materi dan dunia. Huft ... baiklah! Sekarang juga aku akan mencari dan memutuskan dia!
Batin Yuji melihat ponselnya untuk memastikan tanggal hari ini dan segera mencari Ai di kelas. Karena biasanya Ai akan berangkat lebih pagi jika dibandingkan dengan dirinya.
Sementara itu di dalam kelas 2 jurusan seni, segerombolan gadis cantik sedang duduk dan asyik berbincang bersama. Sesekali mereka juga tertawa bersama.
"Bagaimana kamu bisa menerima Yuji untuk menjadi kekasihmu, Ai? Kamu tau kan dia sangat miskin, bodoh, kolot, dan tampangnya juga biasa-biasa saja? Apa yang kamu lihat dia darinya? Dia sama sekali tak bisa diandalkan loh ..." celutuk salah satu gadis berambut sebahu dengan tawa meremehkan.
"Benar! Masih banyak pemuda lain yang lebih baik, mengapa kamu malah menerima Yuji? Kamu itu cantik lo. Banyak yang menyukaimu, Ai." timpal gadis lainnya lagi yang berambut panjang dan lurus.
"Setidaknya akan ada yang selalu membawakanku bekal. Kalian apa kalian tau, masakan Yuji sangat enak loh. Dia juga suka untuk mentraktirku di restoran kesukaanku. Meskipun baru sekali, namun aku sangat senang! Hehe ..." sahut gadis cantik bernama Ai itu yang tampaknya masih menikmati masa-masa pacarannya yang berusia sebiji jagung.
"Dia juga sangat penurut dan akan melakukan apapun yang aku inginkan. Itu seru sekali! Bahkan dia juga membelikan aku ini!!" imbuh Ai sambil mengangkat tangan kirinya.
Terlihat sebuah gelang indah yang melingkar manis pada pergelangan tangannya.
"Wow! Bukankah itu gelang keluaran terbaru dari Ruby Shine? Darimana dia mendapatkan uang sebanyak itu? Bukankah dia miskin?" ucap sang gadis berambut sebahu itu takjub.
"Aku tidak peduli dia mendapatkan uang darimana! Asalkan dia bisa membahagiakanku dan memberikan apa yang aku mau, maka itu sudah cukup." jawab Ai dengan santai dan memandangi gelang berliannya.
Sementara itu, rupanya Yuji sudah sampai dan berdiri di dekat pintu kelasnya. Yuji mendengarkan semua perbincangan mereka dan merasa semakin muak dan kesal. Terlebih dengan dirinya sendiri. Bagaimana mungkin dia bisa jatuh cinta pada Ai yang begitu metrealistis dan mengesampingkan Yor begitu saja?
Aku sudah menghabiskan seluruh uang tabunganku hanya untuk membeli gelang itu! Aku bahkan tidak mengantarkan Yor untuk berobat karena aku sudah tidak memiliki uang sama sekali! Aku benar-benar bodoh sekali! Hanya demi wanita ini aku malah mengesampingkan Yor!! Kali ini aku tak akan tunduk lagi padamu! Aku akan segera mengakhirinya!!
Batin Yuji dengan aura kelam dan mengepalkan tangannya.
Dia segera melenggang dengan langkah tegasnya untuk mendatangi Ai dan teman-temannya. Kedatangan Yuji sukses membungkam mereka semua. Dengan cepat kedua gadis itu meninggalkan Ai dan Yuji.
"Yuji. Selamat pagi ..." sapa Ai dengan wajah berbinar. "Apa kamu sudah membelikan jam tangan terbaru yang sudah kamu janjikan padaku kemarin?"
"Aku tidak akan membelinya untukmu!" jawab Yuji lirih namun penuh dengan penekanan.
Yuji menatap dalam Ai, namun tatapannya kali ini begitu tegas dan dingin.
"Eh? Kenapa? Bukankah kamu sudah mengatakannya padaku akan membelinya untukku?" tanya Ai tak mengerti.
"Karena mulai hari ini kita PUTUS!" tandas Yuji dengan tegas dan cukup keras.
Seluruh isi kelas yang mendengarnya seketika melongo tak percaya dan tercengang, seolah tak mempercayainya. Selama ini Yuji yang selalu tergila-gila dengan Ai. Bahkan Yuji rela melakukan apapun untuk Ai.
Namun kini tiba-tiba Yuji memutuskan Ai begitu saja. Tentu saja hal ini cukup mengejutkan semua orang.
"Yu-Yuji ... apa yang kamu katakan? Apa kamu sedang bercanda? Haha ... i-ini lucu sekali." sahut Ai kaku dengan tawa kecilnya.
"Aku tidak sedang bercanda! Mulai sekarang kita putus! Dan kita tidak ada hubungan apa-apa!" tandas Yuji mengulurkan tangannya dan mulai melepaskan gelang berlian itu dari pergelangan tangan Ai.
Hal itu tentu saja membuat Ai sangat syok luar biasa dan dia ingin merebut kembali gelang itu dari Yuji. Namun belum sempat Ai merebutnya kembali, Yuji mengangkatnya tinggi di udara.
"Yuji! Itu milikku. Kamu bahkan sudah memberikannya untukku! Kembalikan padaku!" Ai berusaha untuk merebutnya kembali, namun Yuji semakin mengangkatnya lebih tinggi.
"Sorry, jika kamu menginginkannya maka kamu harus membayarnya dulu ..."
"Apa maksudmu?" tanya Ai tak kengerti.
Yuji tersenyum misterius dan mendekati wajah cantik yang sedang kebingungan itu, "Apa kamu benar-benar menginginkan gelang ini?"
"Aku hanya memintanya karena kamu sudah memberikannya untukku!" jawab Ai dengan sepasang mata yang bergetar karena kini Yuji sudah menunduk dan sangat dekat dengannya.
Bahkan jarak diantara wajah mereka berdua hanya tinggal beberapa lembar jari saja.
"Baiklah. Aku rasa satu ciuman dari bibirmu sudah cukup untuk membayarnya! Ayo berikan untukku!" ucap Yuji dengan senyuman smirk-nya dan semakin mendekat.
Semua orang yang menyaksikan hal ini seketika melongo karena tiba-tiba saja Yuji yang biasanya polos dan baik, kini tiba-tiba berubah menjadi sangat berani dan sedikit kurang ajar.
DUAKK ...
Ai mendorong tubuh Yuji karena merasa sangat kesal dan merasa dipermalukan di depan semua orang. Mungkin Ai memang tipikal gadis matrealistis, namun tentu saja dia merasa sangat malu jika diperlakukan seperti ini oleh seorang pemuda seperti Yuji yang biasanya terkenal kolot dan sangat biasa-biasa saja.
"Kamu sangat keterlaluan, Yuji!" pekik Ai menahan rasa kesal dan malu, hingga akhirnya dia memilih untuk berlari meninggalkan kelas.
Yuji tersenyum misterius dan memandangi kepergian Ai.
Siapa yang sebenarnya keterlaluan? Kamu jauh lebih keterlaluan!! Selama 6 bulan aku selalu menomorsatukan kamu! Selama 6 bulan aku selalu menghormatimu dan menjagamu!! Namun apa yang telah kamu lakukan padaku? Kamu malah mengkhianatiku bersama dengan sahabatku sendiri!! Dasar wanita gila!!
Geram Yuji di dalam hati.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 116 Episodes
Comments
🔵❤️⃟Wᵃf🇸🇦🇷🇦🇸①
bagus Yuji
wanita mata duitan hrs di kasih pljran 🤣
2025-02-05
0
🎀
waduh zoro 😁
2024-04-27
2
The Lord of the Universe
oi oi oiii, aku tidak pernah melihat system yg seperti ini, menarik
2024-01-14
4