Yuji segera mendatangi bagian pelayanan di rumah sakit untuk menanyakan tempat kolam renang.
"Tidak ada kolam renang umum disini, Tuan. Rumah sakit ini hanya memiliki beberapa kolam renang khusus yang hanya digunakan untuk terapi saja. Dan itupun tidak boleh digunakan oleh sembarang orang. Dan hanya khusus dan tertutup saja." jawab petugas bagian pelayanan dengan ramah.
Kolam renang khusus? Mungkinkah anak kecil yang sedang tenggelam itu sedang mengalami sebuah cedera? Jika memang seperti itu, maka akan sangat berbahaya! Aku harus segera menemukan dia secepat mungkin! Jika terlambat, bukan hanya misiku yang akan gagal, namun nyawa anak kecil itu juga berada dalam bahaya.
Batin Yuji mulai panik.
"Kalau boleh tau, ada dimana kolam renang khusus itu?" tanya Yuji tak sabaran.
"Ada di lantai 18, Tuan. Ketika keluar dari elevator maka ikuti saja lorong sebelah kanan. Ruangan kolam renang khusus itu berada di ujung lorong itu, Tuan." ucap wanita pelayan itu dengan ramah.
Tak menjawabnya lagi, Yuji langsung berlari. Dia mengerahkan seluruh kekuatannya untuk berlari dan memasuki sebuah elevator yang kebetulan baru saja terbuka.
Bahkan Yuji tak menyadari jika saat ini dia salah memasuki elevator. Dia memasuki VIP elevator, dimana elevator itu biasanya hanya digunakan oleh tim eksekutif dan para bos saja.
Namun Yuji masih beruntung, karena saat ini elevator itu kosong dan hanya dia yang berada di dalamnya. Namun saat berada di lantai 8, elevator itu berhenti dan terbuka.
Seorang wanita muda cantik dengan pakaian formalnya yang rapi dan anggun berdiri di balik pintu elevator itu. Dia menatap Yuji aneh, menatapnya dari ujung kaki hingga ujung kepala.
Yuji yang sedang terburu-buru akhirnya menarik tangan wanita cantik itu untuk memasuki elevator, dengan maksud agar dia segera mencapai lantai 18 yang merupakan lantai tujuannya saat ini.
Dengan cepat Yuji segera menekan tombol close lagi. Dan membuat elevator itu kembali beroprasi lagi. Namun wanita cantik itu masih menatap Yuji dengan tatapan aneh, menelisiknya seakan sedang mencari tau sesuatu.
Siapa dia? Dan mengapa mengenakan VIP elevator? Dan mengapa dia sangat berani menyentuh dan menarik tangannya? Padahal hampir semua orang selalu menjaga sikap saat berada di hadapan gadis itu.
Mungkin seperti itulah yang sedang dibayangkan oleh gadis cantik berpakaian formal itu.
"Maaf jika aku lancang, Nona. Tapi aku sedang terburu-buru." ucap Yuji membungkukkan badannya menghadap wanita yang mungkin berusia sekitar 17 hingga 19 tahun itu.
TRINGG ...
Belum sempat ada perbincangan di antara mereka, kini pintu elevator itu terbuka disaat mencapai lantai 18. Namun disaat Yuji mau keluar dari elevator, dia melihat beberapa pria dengan setelan jas super rapi dan mewah berdiri berjejer di depan elevator.
Tanpa ada rasa curiga sedikitpun, Yuji segera melalui mereka semua dan sedikit menundukan kepalanya sebagai rasa hormat.
Setelah itu dia mulai berlari menyusuri lorong sebelah kanan untuk mencari ruangan khusus kolam renang itu.
"Nona, kami mohon jangan melarikan diri lagi! Atau tuan besar akan menghukum kami. Saat ini adalah waktunya untuk nona melakukan pemeriksaan kesehatan. Jadi ..." ucap salah satu pria dengan setelan jas itu menggantung karema gadis itu memotong ucapannya.
"Aku tau! Kalian tenang saja! Aku tidak akan kabur lagi!" sahut gadis cantik itu yang sudah keluar dari elevator, namun pandangannya masih menatap ke arah Yuji berlalu.
Sementara itu setelah mencari ruangan renang khusus selama beberapa saat. Akhirnya Yuji mulai menemukan ruangan khusus renang itu. Dia memastikan sekitarnya dan mulai masuk ketika sudah aman dan tidak ada seorangpun yang melihatnya masuk.
Di dalam ada 4 kolam renang yang cukup luas dengan masing-masing memiliki kedalaman yang berbeda-beda. Yuji menebarkan pandangannya untuk segera mencari sosok anak kecil itu, namun semua kolam renang terlihat tenang.
Bahkan sangat sepi dan hanya ada 2 wanita paruh baya yang sedang berendam sambil berbincang bersama di salah satu kolam renang tersebut.
Yuji semakin panik karena tak menemukan anak kecil itu. Dia kembali mengamati semua kolam renang itu dengan lebih seksama. Hingga akhirnya dia menemukan beberapa udara yang bergerumul di salah satu kolam renang.
Yuji yang menyadari itu, tak berpikir panjang lagi dan segera menceburkan dirinya di dalam kolam renang tersebut dan membuat percikan kuat di sekitarnya.
BYUR ...
Dua orang wanita paruh baya itu seketika menoleh ke arah suara. Bahkan penjaga tempat ini mulai mendekati kolam tersebut karena kebingungan. Yuji tiba-tiba saja menceburkan diri ke dalam kolam renang masih dengan pakaian yang lengkap.
Setelah beberapa saat Yuji sudah kembali ke permukaan dengan membawa seorang gadis kecil yang sudah tak sadarkan diri. Semua orang yang menyaksikan hal itu tentu saja sangat terkejut dan mulai berdatangan.
Ada seorang wanita berpakaian khusus berlari mendekat dan terlihat sangat panik.
"Oh tidak! Bagaimana mungkin ini bisa terjadi? Akari, bangunlah! Maafkan kakak karena lalai dalam menjagamu ..." wanita dengan pakaian khusus rumah sakit itu terlihat sangat khawatir.
Dia berusaha untuk memeriksa pernafasan dan denyut nadi dari gadis kecil itu. Namun belum sempat dia melakukannya, gadis itu sudah tersadar. Semua orang yang berada di tempat ini seketika mulai bernafas lega. Termasuk Yuji.
[ Misi berhasil dilakukan. Selamat, Tuan. ]
Ucap Zero membuat Yuji juga bernafas lega.
"Terima kasih karena telah menyelamatkan adikku. Aku tidak tau bagaimana jika kamu tidak menyelamatkannya. Mungkin aku akan ..." ucap wanita itu tak kuasa untuk melanjutkan ucapannya dengan sempurna.
Ucapan dari wanita itu membuatnya kembali teringat dengan sosok Yor. Dan tentu saja Yuji sangat memahami apa yang dirasakan oleh wanita itu saat ini. Sebuah rasa takut akan kehilangan.
Namun beruntungnya Yuji karena dia mengalami sebuah kecakaan maut saat itu, dan membuatnya bertemu dengan sistem. Hingga akhirnya dia mendapatkan sebuah kesempatan untuk bersama dengan dang adik.
"Mengapa aku sampai tidak menyadari jika ada yang tenggelam ya? Apa kita terlalu asyik berbincang?" celutuk salah satu wanita paruh baya itu menatap temannya.
"Hal itu sebenarnya sangat wajar. Anak kecil yang terjatuh ke dalam air dan tenggelam. Dia tak akan panik dan membuat keributan seperti lataknya orang dewasa. Maka dari itu kita semua tak menyadari semua itu." ucap wanita itu menatap kedua wanita paruh baya itu.
...🍁🍁🍁...
Zero, tampilkan statusku! Aku ingin melihat hadiah uang yang aku dapatkan!
Titah Yuji dalam hati saat dia sudah duduk di dalam busway paling belakang.
Dia sudah sangat tidak sabar untuk melihat hadiah untuknya. Dan tentu saja Yuji sangat berharap akan mendapatkan hadiah uang yang cukup besar untuk segera memenuhi biaya oprasi untuk Yor.
[ Baik, Tuan. Namun sebelum menampilkan status, silakan tuan memilih 1 kartu di hadapan tuan. ]
Sahut Zero diiringi dengan beberapa kartu berwarna hitam dan bercahaya kebiruan di pinggirannya mulai terlihat di hadapan Yuji.
Yuji memilih salah satu dan segera melihat isi di dalamnya.
90 ribu yen? Apakah ini hadiah untukku?
Batin Yuji masih mengamati kartu hitam yang menampilkan nominal uang sejumlah 90 yen itu dengan cahaya kebiruan.
[ Benar, Tuan. Untuk hadiah lainnya silakan tuan memeriksanya. ]
Oke, tampilkan statusku sekarang!
Titah Yuji dalam hati.
DING ...
《《《《《《 Billionare System 》》》》》》
Nama : Yuji Kamiya
Usia : 17 Tahun
Ras : Manusia
Ketampanan : 50
Kepintaran : 60
Ketangkasan : 15
Kecepatan : 18
Kekuatan : 22
Ketahanan : 22
Kharisma : 26
Kemampuan Spesial : Tidak tersedia
Poin sistem : 15
Poin kemampuan : 15
Hadiah Misi 1 : Beberapa dana, beberapa penambahan poin
Dana : 90 ribu yen ( kira-kira 10 juta rupiah )
Misi : 2 ( belum dibuka )
Aset dan Investasi : Tidak tersedia
Sistem pemandu : Zero
《《《《《《 Billionare System 》》》》》》
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 116 Episodes
Comments
Nurul Pky
ini yg kedua kalinya ku membaca novel ini...
2024-12-20
1
The Lord of the Universe
penguasa ini penasaran, dimana hadiahnya ?
2024-01-14
5
lumayan lah 🤭
2023-12-21
0