Sepasang mata Yuji masih membelalak sempurna melihat Yor, sang adik yang beberapa waktu yang lalu dikabarkan oleh pihak medis meninggal. Bahkan Yuji juga mengantarkan pemakaman sang adik saat itu. Hingga akhirnya malah mengalami kecelakaan maut.
Tu-tunggu! Sebenarnya apa yang sudah terjadi? Mengapa Yor ada disini? Apakah aku ... juga sudah mati?
Batin Yuji malah menatap kedua tangannya dan membolak-balikkannya dengan kening berkerut.
"Kak Yuji, aku membawakan makanan kesukaan kakak loh!" gadis itu meletakkan sebuah bingkisan di atas nakas lalu membukanya.
Seketika aroma gurih memenuhi ruangan ini dan menyeruak memasuki indra penciuman mereka berdua.
"Okonomiyaki kesukaan kakak dari kedai Kazu! Ayo dimakan, Kak!" seru Yor bersemangat dan menyodorkannya untuk Yuji.
Namun bukannya bersemangat saat melihat makanan kesukaannya itu, Yuji malah hanya memandanginya bingung.
"Yy-Yor ... i-ini ..."
"Ayo dimakan, Kak! Ini masih hangat, dan pasti sangat lezat!"
Yuji akhirnya mengambil sepotong okonomiyaki itu dan mulai menggigitnya karena Yor terus saja memaksanya.
"Okonomiyaki ini rasanya sama persis dengan yang biasanya dijual di kedai Kazu. Rupanya di alam akhirat, aku masih bisa menikmati makanan seperti ini ya ..." gumam Yuji kembali menikmati okonomiyakinya penuh rasa haru, seakan tak mau melewatkan kesempatan ini.
"Alam akhirat apanya?" tanya Yor sambil membukakan tirai jendela kamar, dan terlihat sebuah menara baja tinggi menjulang berwarna merah putih.
"Me-menara Tokyo? Jadi kita masih di bumi?" tanya Yuji membulatkan sepasang matanya menatap Menara Tokyo yang terletak tak terlalu jauh dari tempat dia berada.
"Tentu saja, Kak! Memang berada dimana lagi kita?"
Jadi sebenarnya ini apa?
Batin Yuji lalu berusaha mengingat apa yang terjadi sebelumnya, hingga akhirnya dia mengingat ucapan dari makhluk tak kasat mata yang mengatakan jika dia adalah sistem.
Mendapatkan 6 bulan masa perbaikan? Apakah itu artinya aku kembali ke masa lalu? Batin Yuji berpikir keras.
[ Benar sekali, Tuan Yuji. Tuan kembali di masa 6 bulan yang lalu. Bahkan tuan juga mendapatkan beberapa hadiah sistem lainnya. ]
Suara yang menyerupai seperti suara robot tapi tanpa wujud itu kembali terdengar oleh Yuji dengan sangat jelas, seperti di dalam kepalanya.
Ja-jadi ini adalah benar-benar Yor?
Batin Yuji penuh binar menatap Yor. Dia segera melompat dari brankar lalu menghampiri Yor dan memeluknya erat.
"Yor!! Kakak senang sekali bisa melihat dan bertemu denganmu lagi! Kali ini kakak akan menjagamu dengan lebih baik! Kakak berjanji padamu!!" ucap Yuji kegirangan dan masih memeluk erat Yor, sehingga membuat Yor malah kesulitan untuk bernafas.
"Kak, aku kesulitan untuk bernafas ... "
"Haha ... maaf! Kakak terlalu bahagia karena bisa melihatmu lagi!" ucap Yuji akhirnya melepaskan pelukannya dan mengusap lembut kepala Yor.
"Bukankah kakak selalu melihatku setiap hari? Hufftt ..." celutuk Yor menggerutu.
Belum ada perbincangan lagi diantara mereka, tiba-tiba saja ponsel Yor berdering, dan dia segera meminta ijin untuk mengangkat panggilan itu. Karena panggilan itu berasal sari ketua kelasnya.
"Hei, makhluk aneh! Sekarang jelaskan padaku tentang semua ini!" titah Yuji menatap ke sekelilingnya untuk mencari tau keberadaan makhluk yang mengatakan dirinya sebagai sistem itu.
[ Aku adalah sistem, Tuan. Bukan makhluk aneh. Dan namaku adalah Zero. Seperti yang telah kujelaskan sebelumnya kepada tuan. Namun untuk melihat semuanya lebih detail, tuan bisa memeriksa status terbaru milik tuan saat ini. ]
Sahut Zero sang pemandu sistem yang berbicara tanpa emosi dan sangat datar.
"Baiklah-baiklah! Zero, sekarang dimana aku bisa melihat status itu? Biar bagaimanapun kamu sudah membuatku bisa bertemu dengan Yor lagi, jadi keberadaanmu seharusnya sangat luar biasa!"
[ Tuan akan segera melihatnya. Aku akan segera menampilkannya. ]
DING ...
Sahut Zero disertai sebuah suara notifikasi lalu mulai terlihat beberapa berkas cahaya putih kebiruan cerah berkelebat tepat di hadapan Yuji, hingga akhirnya beberapa berkas cahaya itu mulai membentuk sebuah layar hologram berwarna kebiruan.
Sebuah tampilan layar seperti Oled transparent dengan beberapa informasi data dan status terbaru dari tubuh Yuji kini mulai terlihat. Yuji mulai memperhatikannya dengan seksama dan membacanya.
《《《《《《 Billionare System 》》》》》》
Nama : Yuji Kamiya
Usia : 17 Tahun
Ras : Manusia
Ketampanan : 50
Kepintaran : 60
Ketangkasan : 10
Kecepatan : 15
Kekuatan : 20
Ketahanan : 20
Kharisma : 25
Kemampuan Spesial : Tidak tersedia
Poin sistem : 10
Poin kemampuan : 10
Hadiah : Tidak tersedia
Dana : 600 ribu yen ( kira-kira 68 juta rupiah )
Misi : 1 ( belum dibuka )
Aset dan Investasi : Tidak tersedia
Sistem pemandu : Zero
《《《《《《 Billionare System 》》》》》》
Sepasang mata Yuji membulat sempurna saat melihat statusnya, terlebih saat dia melihat jika saat ini dia memiliki sejumlah uang yang menurutnya nominalnya cukup banyak.
"U-uang ini ... apakah ini semua milikku?" tanya Yuji antara percaya dan tidak percaya.
[ Benar, semua dana ini akan secara otomatis dikirimkan langsung ke rekening tuan. ]
Karena penasaran, akhirnya Yuji segera memeriksa rekeningnya menggunakan ponselnya. Dan benar saja, kini di dalam rekeningnya sudah ada uang tersebut.
Wajahnya seketika mulai berbinar dan dia mulai memiliki sebuah rencana untuk menggunakan uang tersebut.
"Zero, apakah aku bisa mendapatkan uang lebih banyak lagi?"
[ Tentu saja, Tuan. Tuan bahkan bisa mendapatkan berkali-kali lipat dari nominal itu. ]
Jawaban Zero sang pemandu sistemnya, sukses membuat senyuman Yuji semakin terlihat jelas di wajahnya.
...🍁🍁🍁...
Keesokan harinya, Yuji yang sudah pulang ke kontrakan kecilnya mengajak Yor untuk ke rumah sakit kembali. Kali ini mereka akan menemui seorang Dokter Spesialis Pulmonologi dan Respirasi di salah satu rumah sakit di prefektur Yokohama.
"Kak, apa yang akan kita lakukan di tempat ini? Sudah aku katakan jangan terlalu memikirkanku, Kak. Kita tidak punya banyak uang, jadi sebaiknya kita pulang saja." Yor menahan lengan Yuji ketika mereka sudah berada di depan ruangan Dokter Spesialis Pulmonologi dan Respirasi.
Yuji memiringkan wajahnya menatap wajah Yor dengan senyum hangatnya, "Kamu tenang saja dan tidak udah membingungkan soal uang. Kakak yang akan mengurus semuanya. Jangan khawatirkan hal lain, Yor! Kamu hanya fokus untu sehat saja!"
Tak bisa menolaknya, akhirnya mereka memasuki ruangan tersebut. Setelah berkonsultasi cukup lama, mereka juga membuat sebuah janji untuk pelaksanaan oprasi. Dan Yuji juga sudah memberikan uang muka terlebih dulu oprasi tersebut. Dia berjanji akan segera melunasi kekurangannya dalam beberapa hari ini.
...🍁🍁🍁...
[ Misi akan segera dimulai, misi kali ini adalah menyelamatkan seorang anak kecil yang tenggelam di sebuah kolam renang rumah sakit. Semoga beruntung, Tuan! ]
Disaat Yuji dan Yor mau menaiki busway, tiba-tiba saja suara Zero terdengar. Yuji menghentikan langkahnya dan mengurungkan niatnya untuk menaiki busway itu. Sementara Yor sudah lebih dulu masuk.
"Yor, kamu pulanglah dulu! Ada sesuatu yang harus lakukan saat ini! Hati-hati dan langsung pulang!"
Setelah mengucapkannya, Yuji segera berbalik dan memasuki rumah sakit kembali. Dia berlari dan terlihat sangat terburu-buru.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 116 Episodes
Comments
S Property
50 berarti itu tuh bukan pas2an yh standar artinya woy nitizen .... lah kalo 100% tampan dalam sistem mau seperfect apa orgnya?? 60 jg sebenrnya udh lumayan pinter klo 100 nanti jd profesor dia
2025-02-01
0
irenxmanis
.
2024-08-08
1
AL
mata uang yen tapi di jepang😅
2024-03-09
4