tidak memakai

.

.

.

"ibuu? ibu udah bangun? ". tanya Bella dengan sesegukan.

"dimana Belle nak? katakan pada Ibu ini semua mimpi kan? ini tidak nyata kan?". tanya Ibu Ita dengan nada bergetar.

Bella hanya menangis tanpa menjawab, "maafkan Bella Ibu, maafkan Bella, hiks... hiks".

Ibu Ita kembali menangis, mereka berpelukan sedih karna penderitaan kehilangan keluarga.

Alex mengepalkan tangannya, Ia kejam pada orang yang pantas saja untuk dibunuh saja tapi jika orang tidak bersalah terbunuh diri Alex merasa ditipu dan merasa bersalah.

"kakakmu nak..? Ibu merasa bersalah padanya, bagaimana ibu tidak sedih? kakakmu tiada karna Ibu nak, karna Ibu yang tidak bisa membahagiakan kalian". Ibu Ita terus saja menyalahkan dirinya sendiri.

Endang dan Dewi Par masuk ke Ruangan Ibu Ita yang tengah berpelukan dengan Putri bungsunya,

"bagaimana Pelayan bernama Belle bisa meninggal Ma? apa yang sedang terjadi di Mansion kita? ". tanya Dewi Par berbisik.

Oma Endang dan Alex saling melirik satu sama lain,

"kita bahas nanti Ma". kata Alex lalu berjalan ke arah Ibu Ita.

Dewi Par semakin yakin ada sesuatu tapi mertua dan anaknya sepertinya sengaja menutupi semua padanya, entah apa alasannya tapi Ia berjanji akan mencari tau.

Alex menundukkan kepalanya dengan sopan ke Ibu Ita dan Bella, "aku berjanji akan menegakkan keadilan untuk Putri mu".

"te. terimakasih Tuan, ternyata yang dibilang anakku benar kalau anda orang yang baik". jawab Ibu Ita menghapus air matanya.

"saya akan bekerja di Mansion itu Tuan, saya tidak bisa kuliah saat kakak saya tidak lagi bekerja disana". Bella menghapus air matanya.

"kau harus kuliah sesuai dengan permintaan Kakakmu, berapa semester lagi Kuliahmu? ". tanya Alex dengan wajah es nya itu.

Bella menghapus air matanya, "sudah tahap akhir Tuan, saya sudah menyusun tes akhir sebagai lulusan dokter dikampus saya". jawab Bella yang sudah sembab.

"tanggung..! kamu harus selesaikan semuanya, biar aku yang tanggung biaya hidup kalian sebagai sampai kami bisa mencari kebenaran tentang kematian keluarga kalian". Endang berkata tegas.

"aku tidak tau permasalahan ini tapi aku minta kamu harus tetap lanjutkan sekolahmu lalu setelah tamat kamu bisa hidup sesuai yang kamu inginkan". Dewi Par akhirnya bersuara.

Ibu Ita dan Bella saling berpelukan, mereka tidak bisa berkata-kata sekedar berterimakasih pada keluarga yang dikenal kejam dan tanpa ampun itu, mereka tanpa ragu meminta maaf dan bertanggung jawab atas kematian keluarga mereka yang tidak tau apa penyebabnya.

setelah berpamitan pada keluarga itu Ibu Ita dan Bella bisa menenangkan diri selama 1 harian di Ruangan itu karna biaya sewanya sudah dibayar oleh Alex.

"apa itu keluarga yang dikenal kejam itu Bu? kenapa mereka baik sekali? ". tanya Bella berkaca-kaca menatap Ibu nya.

"nak..! dalam bekerja hal yang paling utama bagi kebanyakan orang adalah kerja keras dan kesetiaan, orang kejam juga punya hati nak, mereka pasti tau Kakakmu bukan penghianat". Ibu Ita menangis meratapi penderitaan Putri sulungnya.

"pokoknya Bella akan kuliah sampai selesai, ini impian kak Belle, Bella akan bertahan sampai akhir kalau sudah tamat Bella akan bekerja di Mansion itu Bu, Bella akan cari tau pembunuhnya dan menghajarnya sampai mati hiks.. hiks". Bella menangis sesegukan dan matanya bengkak.

Ibu Ita tidak berbicara, mereka menangis karna takdir yang begitu kejam pada mereka padahal hidup susah saja sudah menderita sekarang harus ditimpa masalah seperti itu.

mereka terlihat menyedihkan saat kehilangan sosok malaikat dalam hidup mereka.

.

di dalam Mobil,

Alex mencengkram setir mobilnya mengingat keteledorannya sehingga terjadi kematian orang tidak bersalah di Mansionnya.

"kamu tidak akan cerita apa-apa pada Mommy nak?". tanya Dewi Par memicing curiga.

"tidak ada masalah Nak..! kami hanya curiga ada sesuatu antara Ismi sehingga menyalahkan Pelayan yang tidak bersalah". jawab Endang.

"Ma aku tau ada sesuatu, apa kalian tidak akan memberitauku? ". tanya Dewi Par menatap Endang dan Alex bergantian.

Dewi Par menganggukkan kepalanya tanda mengerti karna tidak ada respon sama sekali,

"aku akan cari tau sendiri". ucap Dewi Par dengan angkuh sambil memejamkan matanya.

sesampainya di Mansion Dewi Par meninggalkan Alex dan tidak mau berbicara dengan Alex karna Ia merasa tidak dipercayai.

Alex menghela nafas melihat punggung Mommynya lalu Oma Endang mendekat dan mengelus punggung Alex.

"kenapa tidak beritau Mommymu hmm? nanti dia akan tau juga kan kalau dia mencari tau". tanya Oma Endang.

"aku tidak sanggup memberitaunya Oma, biarkan Mommy tau dari orang lain". jawab Alex.

Endang mengerti bahwa Alex tidak mau menyakiti hati Dewi Par jika kebenarannya bersangkutan dengan Viola, Dewi Par pasti yang paling tersakiti jika tau kalau mereka meragukan Viola.

.

malam hari,

acara berlangsung meriah, namun Indiro merasa ada yang berbeda dengan Istrinya (Dewi Par).

"ada apa sayang? kenapa sejak tadi kamu menghindari Putramu? ". tanya Indiro.

"dia menyembunyikan sesuatu dariku, dia tidak mempercayaiku". jawab Dewi Par dengan datar.

Indiro mengerutkan dahinya, "sebenarnya aku sudah dengar masalah Pelayan Ismi menghianati Mama tapi bagaimana Mama dan Alex bisa tau kalau pelayan Ismi penghianat? bukankah semua baik-baik saja? tidak ada masalah dengan Mansion kita kan?".

"Pelayan bernama Belle meninggal dan itu karna Ismi tapi aku juga tidak tau apa masalah mereka, aku akan mencari tau kebenarannya". jawab Dewi Par.

"artinya jika dia memberitaumu kamu akan terluka sayang, dia pasti ada alasan kenapa tidak memberitaumu". kata Indiro.

"apaa?? apa yang melukaiku? apa salahnya jujur?". Dewi Par malah membentak suaminya saking geramnya Ia saat ini sang suami pun jadi kena getahnya.

"tenang sayang.. tenang..! lihatlah menantu kesayanganmu sudah datang". kata Indiro menunjuk ke Viola yang tengah tersenyum manis melambaikan tangannya pada orang sekitar dirangkul oleh Ola dan Sordi.

Viola tiba di hadapan Alex yang tersenyum mengulurkan tangannya ke Viola, Alex menarik tangan Viola ke tengah acara dan mengajak Kekasihnya berdansa.

Ola dan Sordi tersenyum melihat kemesraan mereka,

"kamu cantik sekali Violaku". puji Alex dengan senyuman.

Viola tersenyum lebar, "aku sangat merindukanmu, cepat nikahi aku Alex, aku bosan dikurung terus".

Alex tertawa pelan, "kita akan lakukan pernikahan dengan cepat, nanti aku akan mengumumkan semuanya ke semua orang".

"benarkah? ". tanya Viola tersenyum lebar.

mereka sibuk dengan dunia mereka sementara Oma Endang melihat Heels yang Ia berikan pada Viola tidak dikenakan olehnya.

"kenapa dia tidak memakainya? apa dia tau ada alat pelacak didalam sana? aku yakin semua sudah ditempah dengan baik". batin Oma Endang sambil fokus dengan minumannya seolah tidak terpengaruh oleh kemesraan Cucunya itu.

Endang menoleh ke Ola yang menyapa nya juga meminta maaf pada Endang karna Viola tidak bisa mengenakan heels pemberian Endang sebab terlalu sayang jadi menyimpannya di lemari kaca.

Endang terkekeh, Ia tidak boleh terlihat mencurigakan didepan Ola yang licik jika memang Viola bukan gadis yang mereka cari.

.

.

.

Terpopuler

Comments

devaloka

devaloka

mending tau dri awal dripda hancur semua

2023-07-18

1

Mahayabank

Mahayabank

Lanjuutt lagii

2023-05-10

1

Mahayabank

Mahayabank

betul...👌

2023-05-10

1

lihat semua
Episodes
1 awal
2 telah lahir
3 ritual?
4 sepasang kekasih
5 mengabaikan
6 teka-teki
7 rencana yang harus disusun
8 anak nakal
9 mencari
10 mencurigai
11 hampir ketahuan
12 kembali
13 tanpa ampun
14 menemukan setitik terang
15 tidak memakai
16 diajak pergi
17 sudah dipersiapkan
18 balasan
19 hilang
20 pria asing terdampar
21 bertemu
22 kembali
23 berkumpul
24 kabur
25 hadiah
26 hewan berbulu
27 hantu pengacau
28 hantu cantik
29 gegara kalung
30 sinar itu
31 ingin menyerah
32 senjata untuk Tuannya
33 balas
34 manusia terbang
35 cerita
36 terperangah
37 malam ritual
38 pulang
39 di usir gegara Artikel
40 kamu siapa?
41 bus
42 naik benda berjalan
43 heran
44 taman bermain
45 gadis aneh itu
46 terlalu banyak celah
47 motor
48 mbah
49 senang bermain
50 kenapa tidak bisa tumbuh besar?
51 terawangan
52 dewimu
53 ketinggalan
54 ikan kecil
55 penghianat
56 tidak mengerti sikap baik
57 tanpa sadar
58 bukan hantu
59 anak tidak sopan
60 menyusahkan
61 drama si anak nakal
62 taman
63 ingatan aneh
64 datang
65 dia nakal
66 peringatan?
67 dilepas
68 belajar di dunia manusia
69 kenal
70 trik kecil
71 lemah
72 diam-diam
73 tidak dikenali
74 rayuan
75 melawan
76 besi?
77 ganggu
78 membawa
79 apa maksudnya
80 mengancam
81 Feny
82 tidak berhasil
83 apa pesona nya?
84 bayaran
85 masalah itu ada
86 senjata makan tuan
87 berlawanan
88 mimpi lagi
89 lukisan jelek
90 sedikit terkuak
91 cari masalah
92 salah sangka
93 menakuti
94 kebetulan
95 masih belum mengerti
96 terluka
97 Putra disembuhkan
98 sedikit lagi
99 ingatan kelam
100 terpuruk
101 Hilang
102 mencari Putra
103 memancing
104 marah
105 menyelamatkan
106 bawa
107 lebih dekat
108 perubahan Crystal
109 mengadu
110 dikerjai
111 kesal
112 biarkan saja
113 tidak mau bertemu
114 balas dendam part. 1
115 balas dendam part. 2
116 dadakan
117 ajakan
118 bertanya
119 hadiah?
120 sederhana
121 sebagai Ratu
122 dibantu
123 mengutus seseorang
124 serangan
125 tau
126 cepat
127 datang
128 mengundang
129 cepat
130 beri nama
131 marah-marah
132 bahagia
133 Pemberitahuan Novel Baru,
Episodes

Updated 133 Episodes

1
awal
2
telah lahir
3
ritual?
4
sepasang kekasih
5
mengabaikan
6
teka-teki
7
rencana yang harus disusun
8
anak nakal
9
mencari
10
mencurigai
11
hampir ketahuan
12
kembali
13
tanpa ampun
14
menemukan setitik terang
15
tidak memakai
16
diajak pergi
17
sudah dipersiapkan
18
balasan
19
hilang
20
pria asing terdampar
21
bertemu
22
kembali
23
berkumpul
24
kabur
25
hadiah
26
hewan berbulu
27
hantu pengacau
28
hantu cantik
29
gegara kalung
30
sinar itu
31
ingin menyerah
32
senjata untuk Tuannya
33
balas
34
manusia terbang
35
cerita
36
terperangah
37
malam ritual
38
pulang
39
di usir gegara Artikel
40
kamu siapa?
41
bus
42
naik benda berjalan
43
heran
44
taman bermain
45
gadis aneh itu
46
terlalu banyak celah
47
motor
48
mbah
49
senang bermain
50
kenapa tidak bisa tumbuh besar?
51
terawangan
52
dewimu
53
ketinggalan
54
ikan kecil
55
penghianat
56
tidak mengerti sikap baik
57
tanpa sadar
58
bukan hantu
59
anak tidak sopan
60
menyusahkan
61
drama si anak nakal
62
taman
63
ingatan aneh
64
datang
65
dia nakal
66
peringatan?
67
dilepas
68
belajar di dunia manusia
69
kenal
70
trik kecil
71
lemah
72
diam-diam
73
tidak dikenali
74
rayuan
75
melawan
76
besi?
77
ganggu
78
membawa
79
apa maksudnya
80
mengancam
81
Feny
82
tidak berhasil
83
apa pesona nya?
84
bayaran
85
masalah itu ada
86
senjata makan tuan
87
berlawanan
88
mimpi lagi
89
lukisan jelek
90
sedikit terkuak
91
cari masalah
92
salah sangka
93
menakuti
94
kebetulan
95
masih belum mengerti
96
terluka
97
Putra disembuhkan
98
sedikit lagi
99
ingatan kelam
100
terpuruk
101
Hilang
102
mencari Putra
103
memancing
104
marah
105
menyelamatkan
106
bawa
107
lebih dekat
108
perubahan Crystal
109
mengadu
110
dikerjai
111
kesal
112
biarkan saja
113
tidak mau bertemu
114
balas dendam part. 1
115
balas dendam part. 2
116
dadakan
117
ajakan
118
bertanya
119
hadiah?
120
sederhana
121
sebagai Ratu
122
dibantu
123
mengutus seseorang
124
serangan
125
tau
126
cepat
127
datang
128
mengundang
129
cepat
130
beri nama
131
marah-marah
132
bahagia
133
Pemberitahuan Novel Baru,

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!